Feature
Kampus
Mahasiswa
Pendidikan
Serang
Kenalkan PHBS Sejak Dini, KKM 37 UNIBA Sosialisasikan Cuci Tangan di KB NURUL ISLAM
APERO FUBLIC I SERANG.– Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 37 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) melaksanakan program kerja di bidang kesehatan melalui kegiatan Sosialisasi Cuci Tangan dan Kesehatan Dasar kepada anak-anak PAUD Nurul Islam Desa Undar Andir, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, pada Jumat (24/7/2026).
Kegiatan ini bertujuan menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat (PHBS) sejak usia dini dengan mengenalkan pentingnya mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir sebagai langkah sederhana untuk mencegah penyebaran kuman serta berbagai penyakit menular.
Sosialisasi dipandu oleh mahasiswa KKM Kelompok 37, Mutia Abidah dan Salsa Alifia Ramadani, dengan pendekatan yang menyenangkan dan mudah dipahami oleh anak-anak. Materi disampaikan melalui komunikasi interaktif, permainan edukatif, serta penayangan video animasi yang menjelaskan pentingnya menjaga kebersihan diri dan cara mencuci tangan yang benar.
Suasana kegiatan berlangsung meriah sejak awal hingga akhir. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara, mulai dari menyaksikan animasi edukasi, menjawab pertanyaan, hingga mempraktikkan enam langkah mencuci tangan yang benar sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Dengan pendampingan mahasiswa KKM, seluruh peserta mengikuti praktik cuci tangan secara tertib dan penuh semangat. Selain mengajarkan teknik mencuci tangan, mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan tubuh, membiasakan mencuci tangan sebelum makan, setelah bermain, dan setelah menggunakan toilet.
Edukasi tersebut diharapkan mampu membentuk kebiasaan positif yang dapat diterapkan anak-anak dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah.
Koordinator kegiatan, Salsa Alifia Ramadani, mengatakan bahwa pembiasaan perilaku hidup bersih harus dimulai sejak usia dini agar menjadi kebiasaan yang melekat hingga dewasa.
"Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak anak-anak memahami bahwa mencuci tangan bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan langkah sederhana yang sangat penting untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyebaran penyakit. Kami berharap ilmu yang diberikan hari ini dapat terus dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari," ujar Salsa Alifia Ramadani.
Sementara itu, Mutia Abidah menambahkan bahwa penggunaan media animasi dipilih agar materi kesehatan lebih mudah dipahami oleh anak-anak.
"Anak-anak cenderung lebih mudah memahami materi melalui gambar bergerak dan praktik langsung. Karena itu, kami menggabungkan animasi, permainan, dan praktik cuci tangan agar proses belajar menjadi menyenangkan sekaligus bermakna," katanya.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari guru maupun peserta didik. Antusiasme anak-anak selama mengikuti sosialisasi menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang interaktif mampu meningkatkan minat belajar sekaligus menanamkan pentingnya menjaga kebersihan sejak usia dini.
Melalui program ini, KKM Kelompok 37 Universitas Bina Bangsa berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak, mengenai pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat. Edukasi sejak usia dini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan generasi yang lebih sehat, disiplin, dan peduli terhadap kebersihan diri serta lingkungan.
Oleh: Kelompok 37
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment