-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Islam dan Budaya Sedekah Uban-Uban: Tradisi dan Nilai-Nilai Budaya Masyarakat Melayu
Islam dan Budaya

Sedekah Uban-Uban: Tradisi dan Nilai-Nilai Budaya Masyarakat Melayu

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
13 Jan, 2024 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

APERO FUBLIC.- Sebuah tradisi yang bercampur dalam sistem kepercayaan masyarakat kuno, dimana segala sesuatu memiliki hubungan dengan alam lain (ghaib). Manusia hidup berdampingan dengan mahluk yang tidak kasat mata. Mahkluk-mahkluk tersebut menjadi penyebab-penyebab yang terjadi pada manusia, seperti sakit, sial, musibah dan sesuatu hal yang tidak sesuai harapan.

Masyarakat Melayu mengistilahkan ritual yang menjadi penghubung antara alam gaib dan alam nyata dengan ritual atau sedekah. Sedekah ini, selalu dilengkapi dengan doa, persembahan atau hidangan, mantra disertai membakar kemenyan. Kata sedekah adalah kosa kata yang masuk saat Islam menyebar pada masyarakat Melayu (sodaqoh). Kosa kata bahasa asli Melayu-Sumatera Selatan tentang sedekah ini (ritual) diistilahkan dengan, Nyambat.

Begitu juga dengan istilah sedekah uban-uban. Hal-hal demikian juga terdapat dalam sedekah uban-uban yang masih dilaksanakan oleh masyarakat Melayu di Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin. Ritual atau sedekah uban-uban khusus untuk kaum wanita, terdiri dari ibu-ibu, gadis dan anak-anak (laki-laki dan perempuan).

Tradisi sedekah uban-uban dilaksanakan setelah beberapa hari ibu melahirkan. Jangka waktu pelaksanaan sedekah uban-uban kurang dari satu minggu atau lebih. Tapi tidak boleh terlalu lama lewat sepuluh hari dari kelahiran bayi. Yang biasa dilaksanakan sedekah uban-uban, yaitu dua atau tiga hari setelah melahirkan.

Nama uban-uban diambil dari hidangan wajib atau punjung dalam ritual sedekah uban-uban. Punjung dalam sedekah uban-uban terdiri dari, nasi padi pulut, nasi padi arang yang dimasukkan kedalam wadah melebar dan dibentuk meninggi seperti bukit. Lalu, diatas padi arang ditaburi kelapa parut. Simbol hitam padi arang yang ditaburi kelapa parut menyimbolkan rambut orang tua. Dimana rambut yang sudah beruban.

Kalau rambut sudah beruban tentu manusia sudah tua. Sudah pantas menjadi seorang ibu dan seorang bapak. Maka muncul istilah ibu-bape dalam tradisi sedekah uban-uban. Kata Ibu berarti ibu, dan kata bape berarti bapak. Kata ulangan “uban-uban” memberi tahu kalau bukan uban yang sebenarnya atau uban tiruan.

Sedekah uban-uban yang dilaksanakan oleh masyarakat beralasan supaya “ibu-bape” dari anak yang dilahirkan tidak lagi mengganggu anak yang sudah dilahirkan. Menurut kepercayaan masyarakat, bayi sewaktu di dalam kandungan ibunya ada yang merawat juga, yang diistilahkan ibu-bape. Karena ibu-bape si bayi akan mengganggu bayi yang sudah dilahirkan. Akibat gangguan ibu-bape si anak menyebabkan bayi menjadi rewel, suka menangis dan sakit-sakitan. Dengan dilaksanakannya sedekah uban-uban. Ibu-bape bayi sewaktu di alam kandungan tidak lagi mengganggu atau menggoda bayi yang sudah lahir ke alam dunia. Bayi akan menjadi tenang, tidak suka menangis dan sehat selalu.

Ibu-bape adalah istilah penyebutan untuk sepasang mahluk halus sebangsa jin atau malaikat. Setiap anak-anak menurut kepercayaan masyarakat memiliki ibu-bape masing-masing. Ibu-bape setelah sedekah uban-uban akan melepas bayi dengan ikhlas dan diurus ayah ibu yang di dunia.

Kepercayaan ini berdasarkan kepercayaan asli masyarakat Melayu purba zaman kuno. Namun praktek sekarang sudah jauh berbeda, karena mendapat pengaruh Islam. Doa yang dipanjatkan doa pada Allah, membaca surah yasin, diawali basmalah, diakhiri hamdalah. Pembakaran kemenyan hanya sebatas tradisi saja, tidak ada kata-kata syrik. Zaman kuno para pawang sedekah uban-uban memanjatkan doa-doa pada arwah leluhur (puyang).

Muncul juga pemahaman masyarakat dahulu, bahwa saat sedang mengandung ibu disarankan tidak banyak berbuat aneh-aneh. Banyak pantangan dalam bertingkah laku dalam kesehariannya. Seperti tidak boleh membunuh hewan apa pun. Tidak boleh duduk di pertengahan pintu. Tidak makan sesuatu berwadah tutup perabotan, misalnya tutup panci. Hal-hal demikian akan menyebabkan kemarahan ibu-bape si anak yang berdampak susa melahirkan atau musibah lain. Ibu bape menganggap calon ibu manusia jahat. Sedekah uban-uban adalah wujud persembahan pada ibu-bape yang telah membantu menjaga ibu hamil, janin atau bayi dalam kandungan serta membantu proses persalinan ibu yang melahirkan.

Tanda bayi diganggu oleh ibu-bapeNya, bayi tersebut suka menangis dan sakit-sakitan. Biasanya, apa bilah bayi suka menangis dan sakit-sakitan, sementara sedekah uban-uban sudah dilaksanakan. Maka keluarga tersebut akan melaksanakan sedekah lanjutan yaitu, sedekah bobo belantan (bubur belantan). Belantan berarti bubur yang tidak ada rasanya. Sakit ini, diistilahkan dengan, kemarahan ibu-bape. Atau ritual nyambat puyang, dan penyembelihan ayam biring kuning, ayam kumbang atau sejenisnya sesuai petunjuk pawang.


Proses Sedekah Uban-Uban.

Pertama, sedekah uban-uban dimulai dengan persiapan memasak padi pulut dan padi arang, memarut kelapa, menyiapkan wadah berlapis daun pisang dan kemenyan. Kemudian memasak makanan ringan untuk makanan setelah ritual selesai. Misalnya pisang goreng, kerupuk, kue dan lain-lain. Sesuai kemampuan dan selera tuan rumah.

Kedua, mempersiapkan hidangan sedekah yaitu punjung sedekah uban-uban. Satu wadah khusus berupa ketan hitam yang diwadahi piring dibuat padat dan membentuk membukit. Ditaburi dengan parutan kelapa pada bagian atas nasi padi arang (ketan hitam). Lalu ditutup dengan daun pisang. Inilah yang disebut punjung sedekah uban-uban (persembahan).

Wadah hidangan sedekah uban-uban disandingkan dengan wadah pembakar kemenyan. Setelah itu, orang tua yang mengerti (pawang), akan duduk di dekat wadah bara api pembakar kemenyan. Sebelumnya, tuan rumah sudah meminta tetangga untuk datang ke rumahnya.

Ketiga, diawali dengan pembakaran kemenyan dan dilanjutkan pembacaan mantra oleh orang tua. Setelah itu, bayi digendong di dekat pemimpin ritual, lalu asap kemenyan di syaratkan mengenakan bayi. Syarat maksudnya hanya sedikit saja karena khawatir pada bayi oleh paparan asap. Kemudian, kepala bayi ditaburi kelapa parut yang diwadah hidangan uban-uban. Itu juga hanya syarat saja, hanya beberapa butir.

Keempat, proses ritual selesai dan bayi kembali dibawa ketempat tidurnya. Orang tua yang mengerti kembali memimpin acara sedekah. Dilanjutkan dengan pembacaan surah yasin, doa selamat dan doa lainnya untuk bayi yang baru lahir. Kemudian dilanjutkan makan bersama. Setelah acaran makan bersama selesai sedekah uban-uban pun selesai.

Sedekah uban-uban khusus untuk kaum perempuan. Mulai dari memasak, pelaku ritual, pemimpin ritual, yang hadir dalam acara ritual hanya kaum perempuan dan anak-anak (permepuan atau laki-laki).

Nilai-Nilai Budaya Sedekah Uban-Uban.


1.Ucapan rasa syukur pada Allah SWT (Tuhan Yang Maha Esa) atas lahirnya anak mereka dengan baik, sehat dan selamat.

2.Bergembira bersama-sama atas kelahiran anak mereka. Menyambut kehadiran anak mereka dengan bahagia.

3.Mendapat doa yang baik dari orang banyak. Dengan demikian anak mereka akan sehat selalu, tidak rewel, tidak nakal, dan menjadi anak yang shaleh.

4.Secara tidak langsung mengabarkan dan memberi tahu masyarakat sekitar atas lahirnya seorang anak dari keluarga tersebut.

5.Menghargai seorang ibu yang melahirkan; Pertama, menghargai ibu yang baru saja berjuang melahirkan anaknya. Juga menghargai para ibu-ibu yang lainnya yang juga pernah melahirkan. Begitu juga dengan wanita yang akan melahirkan mereka tidak takut akan melahirkan (ibu hamil dan gadis-gadis yang akan menikah), yang dikatakan sangat menyakitkan. Sebab semua orang berbahagia kalau mereka melahirkan anak. Sehingga para wanita tidak takut melahirkan, tidak takut menjadi seorang ibu.

6.Menghibur ibu yang baru melahirkan, karena dirumahnya ramai banyak tamu, banyak keluarga yang datang. Sehingga dia dapat melupakan masa-masa perjuangannya beberapa hari lalu saat melahirkan yang sangat sulit itu.


Oleh. Tim Apero Fublic
Editor. Tim Redaksi

Sy. Apero Fublic

Via Islam dan Budaya
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

PWI Sumatera Selatan

PWI Sumatera Selatan
Seluruh Wartawan PWI Sumatera Selatan Mengucapkan Selamat HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 80 Tahun

Post Populer

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Tegaskan Komitmen Sinkronisasi Pembangunan Daerah

Tegaskan Komitmen Sinkronisasi Pembangunan Daerah

Sunday, June 15, 2025
e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

Sunday, June 23, 2019
PERJUANGAN: Kisah Akan Terukir Bagi Yang Tak Pernah Menyerah

PERJUANGAN: Kisah Akan Terukir Bagi Yang Tak Pernah Menyerah

Tuesday, August 05, 2025
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Kunjungan Tim 1 Patriot Universitas Diponegoro ke Pustu UPT 2 Trans Air Balui

PT. Media Apero Fublic- Friday, August 29, 2025 0
Kunjungan Tim  1 Patriot Universitas Diponegoro ke Pustu UPT 2 Trans Air Balui
APERO FUBLIC . MUSI BANYUASIN .- Musi Banyuasin, 29 Agustus 2025 – Tim 1 Patriot Universitas Diponegoro (UNDIP) melaksanakan kunjungan pra-survei ke Puskesmas …

PUBLIKASI PEMKAB

PUBLIKASI PEMKAB
Kabupaten Musi Banyuasin

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
BPD Lumpatan II Serahkan langsung proposal usulan ke anggota DPRD MUBA pada reses II.

BPD Lumpatan II Serahkan langsung proposal usulan ke anggota DPRD MUBA pada reses II.

Thursday, April 23, 2020
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 2025323
  • 2024203
  • 2023142
  • 2022103
  • 2021365
  • 2020435
  • 2019281

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Andai-Andai APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Berita Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Biruisme Bola Brand Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Daratan Daratan dan Hutan Dongeng Dongeng Dunia Dunia Anak e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi Islam Elektronik Energi FASHION Fauna Film Flora Fotografi Gatget Healthy & Fitness Himpunan Muslim Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ilmu Kesastraan Info Desa Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Masyarakat Islam dan Negara Islam dan Sosial Jurnal AF Jurnalisme Kita Kabar Buku Kampus Kata Mutiara Kepemimpinan Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita kesenian Kisah Legenda Kriminal Kuliner Laporan Penelitian Majalah Kaghas Mask Mitos Musik Olah Raga Opini Otomotif Pantun Pariwisata PDF Pemerintahan Pendidikan Penyakit Masyarakat Pertanian dan Alam Politik Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PraLeader Problematika Seks Propaganda Public Figure Puisi Puisi Akrostik Pustakawan PWI PWI SumSel Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen SDA Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Seniman Sepeda Listrik Sepeda Motor Skil Wanita Smart TV Sosial dan Masyarakat Sport Sudut Pandang Sumber Air Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Teknologi Tokoh Wanita UKM-Bisnis Video Women World

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal
    APERO FUBLIC. MUBA.- Setelah berhasil melakukan peralihan pengelolaan kelistrikan dari PT MEP ke PLN, Bupati Muba H M Toha bersama Wakil Bup...
  • Tegaskan Komitmen Sinkronisasi Pembangunan Daerah
    APERO FUBLIC. SUMATERA SELATAN.- Palembang – Bupati Muba H. M Toha, didampingi Kepala Dinas Kominfo Muba Herryandi Sinulingga dan Kepala Ba...
  • e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II
    Apero Fublic.- Ilalang atau juga sering di sebut alang-alang memiliki nama ilmiah  imperata cylindrica . Ilalang jenis rumput berdaun ...
  • PERJUANGAN: Kisah Akan Terukir Bagi Yang Tak Pernah Menyerah
    APERO FUBLIC. OPINI.- Perkenalkan saya Nurkarima, lahir 24 tahun silam. Anak kedua dari empat bersaudara. Perjumpaan kita melalui tulisan k...
  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Malam Grand Final Pelopor Anak Muba 2025: Selamat Alya dan Rakha Terpilih sebagai "Pelopor Anak Muba 2025"
    APERO FUBLIC. MUSI BANYUASIN.- Malam gemilang Grand Final Pemilihan Pelopor Anak Muba Tahun 2025 di Gedung Dharma Wanita Sekayu, Kamis (21/...
  • JAWA BARAT: PWI Sumatera Selatan Terima Undangan Kongres 2025
    Kurnaidi Ketua PWI SumSel Saat Menyerahkan Bantuan Bersama Pengurus PWI SumSel beberapa waktu lalu (Doc: PWI Sumsel) APERO FUBLIC. PALEMBANG...
  • Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.
    APERO FUBLIC.- Raden Kamandaka sebuah cerita rakyat dari dari daerah Banyumas, Jawa Tengah. Cerita Rakyat ini bercerita tentang Keraja...
  • Kisah Singkat Perjuangan Seorang Penjaga Sekolah dan Penjual Makanan di Kantin Sekolah yang Berusaha Untuk Menyekolahkan Anak-Anaknya
    APERO FUBLIC. OPINI.- Perkenalkan Nama saya Nurkarima, saya berusia 24 tahun dan merupakan anak kedua dari empat bersaudara Ini adalah kisa...
  • Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan
    Apero Fublic.- Pantun Daerah dari Dataran Negeri Bukit Pendape ini adalah warisan pantun berbahasa Melayu. Hadir dari buah pemikiran ne...

Editor Post

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
BPD Lumpatan II Serahkan langsung proposal usulan ke anggota DPRD MUBA pada reses II.

BPD Lumpatan II Serahkan langsung proposal usulan ke anggota DPRD MUBA pada reses II.

Thursday, April 23, 2020
Mengenal Masjid Berkubah Tertua di Indonesia

Mengenal Masjid Berkubah Tertua di Indonesia

Tuesday, April 21, 2020
Dongeng si Kera dan si Bangau. Dari Sulawesi Utara

Dongeng si Kera dan si Bangau. Dari Sulawesi Utara

Saturday, January 18, 2020
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Legenda Kisah Cinta  I Jayaprana dan Ni Layonsari dari Bali

Legenda Kisah Cinta I Jayaprana dan Ni Layonsari dari Bali

Tuesday, January 14, 2020
e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

Sunday, June 23, 2019
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025

Popular Post

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Tegaskan Komitmen Sinkronisasi Pembangunan Daerah

Tegaskan Komitmen Sinkronisasi Pembangunan Daerah

Sunday, June 15, 2025
e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

Sunday, June 23, 2019
PERJUANGAN: Kisah Akan Terukir Bagi Yang Tak Pernah Menyerah

PERJUANGAN: Kisah Akan Terukir Bagi Yang Tak Pernah Menyerah

Tuesday, August 05, 2025
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Malam Grand Final Pelopor Anak Muba 2025: Selamat Alya dan Rakha Terpilih sebagai "Pelopor Anak Muba 2025"

Malam Grand Final Pelopor Anak Muba 2025: Selamat Alya dan Rakha Terpilih sebagai "Pelopor Anak Muba 2025"

Saturday, August 23, 2025
JAWA BARAT: PWI Sumatera Selatan Terima Undangan Kongres 2025

JAWA BARAT: PWI Sumatera Selatan Terima Undangan Kongres 2025

Friday, August 08, 2025
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Kisah Singkat Perjuangan Seorang Penjaga Sekolah dan Penjual Makanan di Kantin Sekolah yang Berusaha Untuk Menyekolahkan Anak-Anaknya

Kisah Singkat Perjuangan Seorang Penjaga Sekolah dan Penjual Makanan di Kantin Sekolah yang Berusaha Untuk Menyekolahkan Anak-Anaknya

Tuesday, August 05, 2025
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020

Populart Categoris

Andai-Andai 1 Artikel 38 Berita 319 Berita Daerah 494 Berita Internasional 20 Berita Nasional 396 Brand 117 Budaya Daerah 29 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 23 Cerita Rakyat 12 Cerpen 10 Dongeng 66 Ekonomi 14 Elektronik 21 FASHION 9 Fauna 4 Flora 62 Healthy & Fitness 14 Ibu dan Anak 1 Islam dan Budaya 11 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Islam dan Masyarakat 2 Jurnalisme Kita 17 Kampus 107 Kesehatan 6 Kisah Legenda 10 Kuliner 20 Mitos 15 Olah Raga 41 Opini 61 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 36 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 6 Puisi 47 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 1 Sastra Kita 22 Sastra Klasik 53 Sastra Lisan 12 Sejarah Daerah 24 Sejarah Kebudayaan 28 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 7 Tablet 20 Teknologi 126 Tokoh Wanita 9 UKM-Bisnis 12 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23 kesenian 3
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us