-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Filsafat Kampus Kupang Mahasiswa Opini Pendidikan Shame Culture: Ketika Rasa Malu Menjadi Belenggu Kreativitas Generasi Muda
Filsafat Kampus Kupang Mahasiswa Opini Pendidikan

Shame Culture: Ketika Rasa Malu Menjadi Belenggu Kreativitas Generasi Muda

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
24 Dec, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

APERO FUBLIC  I  OPINI.-  Dalam lingkungan sosial Indonesia yang kental dengan nilai-nilai tradisional, konsep shame culture atau budaya malu telah mengakar kuat dalam kehidupan sehari-hari. Shame culture adalah sebuah budaya dimana seseorang enggan untuk melakukan sesuatu karena didasari oleh rasa malu, yang didasarkan pada konsep rasa malu atau 'kehilangan wajah' di hadapan orang lain.

Namun, di era digital dan globalisasi ini, pertanyaan mengemuka: apakah budaya malu yang selama ini dianggap sebagai bentuk kesopanan dan kedisiplinan justru menjadi penghalang bagi kreativitas dan inovasi generasi muda? Fenomena ini perlu dikaji secara mendalam mengingat dampaknya yang signifikan terhadap perkembangan potensi anak muda Indonesia.

Generasi muda Indonesia saat ini berada pada posisi yang unik dalam sejarah. Mereka tumbuh dalam era digital yang menawarkan kebebasan ekspresi dan ruang kreativitas yang hampir tak terbatas, namun tetap hidup dalam masyarakat yang memegang teguh nilai-nilai tradisional. Generasi Z memiliki peran strategis dalam pemertahanan budaya lokal di tengah arus budaya asing, dengan kreativitas, inovasi, dan pemanfaatan teknologi. Paradoks ini menciptakan ketegangan internal yang tidak jarang menghambat ekspresi kreatif mereka. Ketika setiap langkah harus dipertimbangkan dengan matang demi menghindari "kehilangan muka" di hadapan masyarakat, spontanitas dan keberanian untuk bereksperimen, dua elemen krusial dalam proses kreatif menjadi terkikis.

Dampak negatif shame culture terhadap kreativitas dapat dilihat dari berbagai aspek kehidupan generasi muda. Dalam konteks pendidikan, siswa seringkali enggan untuk bertanya atau menyampaikan pendapat berbeda karena takut dianggap bodoh atau tidak sopan. Rasa malu ini menjadi pengendali utama dalam berperilakunya seseorang. Fenomena ini menciptakan lingkungan belajar yang pasif, di mana kreativitas dan pemikiran kritis tidak berkembang optimal. Siswa lebih memilih untuk "aman" dengan mengikuti apa yang sudah ada daripada berani mencoba hal-hal baru yang mungkin mendapat kecaman sosial.

Di ranah seni dan budaya, pengaruh shame culture semakin terasa. Akibatnya, generasi muda kehilangan kesempatan untuk memperoleh pengetahuan dan apresiasi yang cukup terhadap seni budaya, dan tanpa minat yang kuat, kelangsungan dan perkembangan seni budaya tradisional terancam. Ketika ekspresi artistik dibatasi oleh norma-norma sosial yang kaku, seniman muda kesulitan untuk mengeksplorasi tema-tema kontroversial atau menggunakan medium-medium baru yang mungkin dianggap "tidak pantas" oleh masyarakat. Hal ini ironisnya justru menjauhkan mereka dari akar budaya mereka sendiri, karena kreativitas dalam berkesenian menjadi terhambat.

Dalam era media sosial, shame culture mengambil wujud baru yang lebih kompleks. Platform digital yang seharusnya menjadi ruang kebebasan berekspresi justru menjadi arena di mana generasi muda semakin waspada terhadap "social judgment". Meskipun sering dipandang negatif, fenomena alay juga memiliki beberapa aspek positif: mendorong kreativitas dalam penggunaan bahasa, menjadi sarana ekspresi diri bagi remaja, dan menciptakan rasa kebersamaan dan identitas kelompok di kalangan penggunanya. Ketakutan akan kritik dan cemoohan membuat banyak dari mereka memilih untuk mengikuti trend yang sudah aman daripada menciptakan konten yang benar-benar orisinal. "Cancel culture" yang berkembang di media sosial semakin memperkuat efek menakutkan dari shame culture tradisional.

Aspek psikologis dari shame culture juga tidak bisa diabaikan. Shame culture dan guilt culture membuat seseorang lebih sensitif terhadap perasaan, perilaku, pendapat, dan tugas yang harus mereka jalankan. Ketika seseorang terus-menerus hidup dalam ketakutan akan penilaian negatif dari orang lain, hal ini dapat menimbulkan kecemasan kronis dan menurunkan kepercayaan diri. Generasi muda yang seharusnya berada dalam fase eksplorasi dan penemuan jati diri malah terjebak dalam pola pikir yang terlalu hati-hati dan konservatif. Mereka kehilangan keberanian untuk mengambil risiko yang diperlukan dalam proses kreatif.

Perbandingan dengan negara-negara yang menerapkan "guilt culture" menunjukkan perbedaan yang mencolok dalam tingkat inovasi dan kreativitas. Sebaliknya suatu bangsa yang menganut shame culture, orang akan terus melakukan sesuatu perbuatan yang salah dan merasa nyaman saja dan akan merasa malu (shame) kalau ketahuan, sementara di Dunia Barat etika yang berkembang adalah Guilt Culture atau etika kebersalahan. Dalam guilt culture, individu lebih fokus pada pertanggungjawaban internal atas tindakan mereka, sehingga memberikan ruang yang lebih besar untuk eksperimentasi dan pembelajaran dari kesalahan. Sementara dalam shame culture, fokus pada "apa kata orang" seringkali mengalahkan dorongan internal untuk berkreasi dan berinovasi.

Namun, penting untuk dicatat bahwa shame culture bukanlah sesuatu yang sepenuhnya negatif. Shame culture menyembunyikan kesalahan pada aspek yang sangat ditekankan seperti "hormat", "reputasi", "nama baik", "status", "pesona". Dalam konteks yang tepat, budaya malu dapat membantu menjaga kohesi sosial dan mencegah perilaku yang merugikan masyarakat. Masalahnya adalah ketika budaya ini menjadi begitu dominan sehingga menghambat perkembangan individu, terutama dalam hal kreativitas dan inovasi. Yang diperlukan adalah keseimbangan antara menjaga nilai-nilai sosial dan memberikan ruang bagi ekspresi individual.

Solusi untuk mengatasi belenggu shame culture terhadap kreativitas generasi muda memerlukan pendekatan yang holistik. Sistem pendidikan perlu direformasi untuk lebih menghargai keragaman pemikiran dan mendorong siswa untuk berani bertanya serta mengeksplorasi ide-ide baru. Teknologi memiliki dampak yang besar terhadap kreativitas anak muda, baik secara positif maupun negatif, dan penggunaan teknologi harus dilakukan dengan bijaksana, dengan memanfaatkan manfaatnya untuk meningkatkan kreativitas. Orang tua dan pendidik harus belajar untuk memberikan ruang bagi anak-anak muda untuk bereksperimen tanpa takut akan konsekuensi sosial yang berlebihan. Media massa dan influencer juga memiliki peran penting dalam menciptakan narasi yang lebih mendukung terhadap kreativitas dan inovasi.

Pada akhirnya, transformasi dari shame culture menuju budaya yang lebih mendukung kreativitas bukanlah tentang menghilangkan sama sekali nilai-nilai tradisional, melainkan tentang mencari keseimbangan yang tepat. Era globalisasi dapat menimbulkan perubahan pola hidup masyarakat yang lebih modern, dan salah satu faktor yang menyebabkan budaya lokal dilupakan adalah kurangnya generasi penerus yang memiliki minat untuk belajar dan mewarisi kebudayaannya sendiri.

Generasi muda Indonesia memiliki potensi luar biasa untuk menjadi pionir dalam berbagai bidang, namun potensi ini hanya dapat terwujud jika mereka diberi kebebasan untuk berkreasi, bereksperimen, dan belajar dari kesalahan tanpa harus terus-menerus khawatir akan stigma sosial. Sudah saatnya kita sebagai masyarakat mulai mengubah perspektif: dari melihat kesalahan sebagai aib yang harus disembunyikan, menjadi melihatnya sebagai bagian natural dari proses pembelajaran dan pertumbuhan. Hanya dengan demikian, kreativitas generasi muda Indonesia dapat berkembang optimal dan berkontribusi pada kemajuan bangsa.

Oleh: Maria Velisita Funan
Mahasiswa Universitas Timor
Fakultas Pertanian Sains Dan Kesehatan (faperta).
Editor. Tim Redaksi

Sy. Apero Fublic

Via Filsafat
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Tuesday, June 09, 2026
Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Wednesday, June 17, 2026
Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?

Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?

Wednesday, June 17, 2026
Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980

Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980

Friday, October 18, 2019
Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Wednesday, June 17, 2026

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Silaturahmi dan Prosesi Adat Antara Lembaga Adat Besar Tidung Kabupaten Malinau Bersama Kerukunan Keluarga Batak Malinau

PT. Media Apero Fublic- Sunday, July 05, 2026 0
Silaturahmi dan Prosesi Adat Antara Lembaga Adat Besar Tidung Kabupaten Malinau Bersama Kerukunan Keluarga Batak Malinau
APERO FUBLIC   I  MALINAU. -   Silahturahmi dan Prosesi Adat antara Lembaga Adat Besar Tidung Kabupaten Malinau bersama Kerukunan Keluarga Batak Ma…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20261343
  • 20251140
  • 2024205
  • 2023142
  • 2022103
  • 2021365
  • 2020435
  • 2019282

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Banten Bantul Banyuasin Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan BENGSEL Berita Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bola BOLMONGUT BOLTARA Bosnia Boven Digoel Brand Brazil Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra Indragiri Hulu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kepahiang Kepemimpinan Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Kolaka Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Opini Pertanian Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang Palopo Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Pesisir Selatan Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Semarang Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Skil Wanita SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tailan Tamiang Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Teknologi Temanggung Tenaga Kerja TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja
    APERO FUBLIC  I  ESAI . -  Data BPS per Februari 2025 mencatat bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) untuk lulusan perguruan ...
  • Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan
    Penulis :   Muliana Putri APERO FUBLIC   I  OPINI. --   Pernahkah Anda berada di situasi ketika sedang berkendara, tiba-tiba mat...
  • Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?
    APERO FUBLIC   I  OPINI .--  Berdasarkan data yang telah saya kumpulkan, Tingkat inflasi Kota Padang mencapai 0,79% secara tahun...
  • Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980
    Apero Fublic.- Harimau Sumatera adalah subspesies harimau di dunia. Habitat aslinya adalah Pulau Sumatera. Harimau sumatera dalam bahas...
  • Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya
    APERO FUBLIC   I  KAMPUS .--  Dunia kampus itu, kalau boleh jujur, adalah sebuah miniatur negara. Semuanya tersistem dengan rapi...
  • Hilangnya Arsitektur Asli Atap Masjid Sumatera Selatan.
    Apero Fublic.- Arsitektur Masjid Agung Palembang Adalah Induk Dari Atap Masjid-Masjid Ttradisional di Sumatra Selatan. Mengapa demiki...
  • Mismatch Tenaga Kerja Masih Jadi Tantangan Besar di Jawa Barat
    APERO FUBLIC   I  BANDUNG .— Tingginya jumlah angkatan kerja di Jawa Barat belum diimbangi dengan ketersediaan lapangan pekerjaan yang memad...
  • Tradisi Lokal yang Hilang Bukan Karena Modernisasi, tetapi Karena Kurang Diceritakan
    APERO FUBLIC   I  FEATURE .-  Di tengah arus globalisasi yang semakin kuat, modernisasi sering kali dituding sebagai penyebab ut...
  • Kasus Kolusi Pemasok Logistik Menganti Bahan Bergizi Menjadi Substitusi Rendah Kualitas dan Keterlambatan Distribusi
    Latifa Rahmawati Kebijakan Publik MBG Dalam Persefektif Sosiologi Hukum: Kasus Kolusi Pemasok Logistik Menganti Bahan Bergizi Menjadi Substi...
  • Bahaya Kecanduan Media Sosial Bagi Remaja
    Evarista Ina APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Di era digital yang serba terhubung ini, media sosial telah menjadi bagian tak terpisah...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Thursday, June 04, 2026
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Wednesday, June 03, 2026
Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Tuesday, June 09, 2026

Popular Post

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Tuesday, June 09, 2026
Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Wednesday, June 17, 2026
Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?

Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?

Wednesday, June 17, 2026
Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980

Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980

Friday, October 18, 2019
Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Wednesday, June 17, 2026
Hilangnya Arsitektur Asli Atap Masjid Sumatera Selatan.

Hilangnya Arsitektur Asli Atap Masjid Sumatera Selatan.

Sunday, June 30, 2019
Mismatch Tenaga Kerja Masih Jadi Tantangan Besar di Jawa Barat

Mismatch Tenaga Kerja Masih Jadi Tantangan Besar di Jawa Barat

Monday, June 15, 2026
Tradisi Lokal yang Hilang Bukan Karena Modernisasi, tetapi Karena Kurang Diceritakan

Tradisi Lokal yang Hilang Bukan Karena Modernisasi, tetapi Karena Kurang Diceritakan

Saturday, June 06, 2026
Kasus Kolusi Pemasok Logistik Menganti Bahan Bergizi Menjadi Substitusi Rendah Kualitas dan Keterlambatan Distribusi

Kasus Kolusi Pemasok Logistik Menganti Bahan Bergizi Menjadi Substitusi Rendah Kualitas dan Keterlambatan Distribusi

Saturday, June 13, 2026
Bahaya Kecanduan Media Sosial Bagi Remaja

Bahaya Kecanduan Media Sosial Bagi Remaja

Friday, June 05, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 69 Berita 1685 Berita Daerah 1643 Berita Internasional 39 Berita Nasional 1212 Brand 117 Budaya Daerah 37 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 60 Cerita Rakyat 12 Cerpen 30 Dongeng 67 Ekonomi 101 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 4 Flora 65 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 11 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 20 Kampus 873 Kesehatan 41 Kisah Legenda 10 Kuliner 31 Mitos 15 Opini 640 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 47 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 7 Puisi 64 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 56 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 24 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 196 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 36 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us