Fisioterapi
JATIM
Kampus
Kesehatan
Mahasiswi
Malang
Opini
Psikologi
Pengetahun dan Kesehatan Sebagai Investasi
APERO FUBLIC I Masa depan merupakan suatu yang perlu disiapkan sejak sekarang. Selama ini, investasi sering dikira dengan uang, tabungan, atau kekayaan. Padahal, ada bentuk investasi yang pentik, contoh nya yaitu, mengembangkan pengetahuan, menjaga kesehatan, dan membangun dengan hal-hal yang baik.
Bahkan hal yang terlihat sederhana sering terabaikan karena kesibukan sehari-hari. Padahal, cara merawat seorang dirinya saat ini dapat berpengaruh terhadap dikehidupan masa yang mendatang. Dampak besar pada masa depan membahas pada pentingnya merawat tubuh, pikran dan jiwa.
Mengembangkan Pengetahuan
Salah satu bentuk investasi seorang diri yang dapat dimulai sejak sekarang yaitu mengembangkan pengetahuan dan kemampuan intelektual.
Pendidikan menjadi sarana penting, dan dapat memberikan kesempatan untuk memperoleh ilmu. Peroses belajar sebaiknya berlangsung lebih berkelanjutan, bukan hanya melalui kegiatan pembelajaran atau persiapan diri menghadapi ujian.
Membaca buku, mencari reverensi ilmiah, mengikuti diskusi, serta bertukar gagasan dapat memperluas wawasan. Hal tersebut dapat membantu melatih pola pikir kritis, dan dapat memahami suatu hal secara lebih mendalam.
Sebagai sarana pengembangan pengetahuan, saya memahami bahwa beberapa materi membutuhkan ketekunan dan konsentrasi dalam proses pembelajaran.
Kebiasaan perlu terus dikembangkan untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru. Proses ini di lakukan secara mandiri melalui kegiatan membaca, mencari informasi, dan mempelajari hal-hal yang belum diketahui.
Dengan menambah wawasan, seorang dapat mengembangkan potensi, memperluas cara pandang, dan menyesuaikan diri terhadap perubahan. Pembelajaran berkelanjutan juga membantu meningkatkan kualitas diri sebagai bekal dalam menghadapi kebutuhan dan tantangan pada masa depan.
Menjaga Batasan Diri
Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang sering merasa perlu memenuhi harapan orang lain. Ada keinginan untuk membantuteman, mengikuti berbagai kegiatan, dan menjaga hubungan sosial.
Namun, terlalu banyak mengambil tanggung jawab juga dapat membuat kebutuhan pribadi terabaikan. Jika hal tersebut terus berlangsung, kelelahan bisa juga muncul dari mengganggu kegiatan belajar maupun aktivitas lainnya.
Kemampuan ini berkaitan dengan cara seorang mengenali kapasitas dirinya. Setiap orang memiliki waktu, tenaga, dan kemampuan yang berbeda. Memahami batasan tersebut dapat membantu seorang menentukan kegiatan yang perlu didahulukan.
Memperhatikan Pola Makan
Kesehatan tubuh juga diperhatikan sebagai bagian investasi jangka panjang. Salah satu cara menjaganya yaitu memilih makanan yang dikonsumsi setiap hari. Sayangnya, jadwal yang padat terkadang membuat seorang lebih memilih makanan berdasarkan kepraktisannya. Kandungan gizi pun sering kurang diperharikan.
Pemenuhan nutrisi dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, serta air dalam jumlah sesuai kebutuhan. Zat gizi memiliki fungsi tersendiri. Karbohidrat menjadi salah satu sumber energi, sedangkan protein berperan dalam pembentukan dan perbaikan jaringan tubuh.
Sebagai pelajar bahwasannya mempelajari asupan nutrisi dapat berkaitan dengan pemeliharaan fungsi otot dan kemampuan tubuh dalam bergerak. Pengetahuan ini dapat membuat memahami bahwa memilih makanan perlu menjadi perhatian dalam kehidupan sehari-hari.
Memelihara Kesehatan Fisik dan Mental
Selain menjaga pola makan, kesehatan fisik dan mental juga perlu mendapat perhatian. Keduanya berhubungan dengan kemampuan seorang dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.
Tubuh yang terpelihara dapat mendukung aktivitas, sedangkan kondisi mental yang baik membantu seseorang menghadapi tekanan dan mengelola emosi.
Saya sendiri terkaang merasa kesulitan membagi waktu jika terlalu fokus pada tugas, waktu tidur dan kesempatan untuk beristirahat bisa berkurang. Keadaan tersebut dapat membuat tubuh terasa lelah dan konsentrasi belajar menurun.
Menjaga kesehatan dapat dimulai dari kegiatan sederhana, seperti jalan kaki, bersepeda, melakukan peregangan, dan mengatur waktu tidur. Selain aktivitas fisik, seorang perlu membagi waktu untuk melakukan yang disukai. Hal ini dapat menjaga suasana hati ketika menghadapi kesibukan.
Merawat diri sebaiknya menjadi bagian dari rutinitas, bukan hanya dilakukan saat tubuh mulai terasa lelah. Kebiasaat tersebut perlu diterapkan secara konsisten sebagai bentuk perhatian terhadap keseimbangan tubuh dan pikiran, sehingga kualitas hidup dapat terpelihara dalam jangka panjang.
Penutup
Dari pembahasan tersebut, saya semakin memahami bahwa investasi diri memiliki bentuk yang luas daripada sekedar mempersiapkan kondisi keuangan.
Mengembangkan pengetahuan, mengenali batas kemampuan diri, memperhatikan asupan makanan, serta menjaga kesehatan fisik dan mental merupakan hal yang perlu dibangun sejak muda.
Kebiasaan tersebut terlihat sederhana, tetapi manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Membangun kebiasaan baik membutuhkan proses. Mempersiapkan masa depan perlu belajar bertanggung jawab terhadap diri sendiri.
Pencapaian akademik memang penting, tetapi kesehatan dan kemampuan mengembangkan potensi juga memiliki peran besar. Dengan bekal ilmu dan kepedulian terhadap kesehatan, bisa menjadi pribadi yang lebih siap menghadapi kehidupan sekaligus mampu memberikan manfaat bagi orang lain.
Oleh: Thalita Rohima
Mahasiswi S1 Fisioterapi, Universitas Muhammadiyah Malang.
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Fisioterapi

Post a Comment