Feature
Magang
Mahasiswa
Pendidikan
Peserta Didik Baru Labschool Mengikuti LASPIN: Mahasiswa PJKR Mendampingi dan AAU Memberikan Edukasi
APERO FUBLIC I Bina Karakter dan Mental, Mahasiswa PJKR Praktik Kependidikan Mendampingi Peserta Didik Baru SMA Labschool UNY di AAU dalam Program Sekolah “LASPIN”. selama dua hari satu malam, pada tanggal 5 dan 6 Agustus 2026, bertempat di daerah dengan sebutan terkenal yaitu “Bumi Maguwo” atau di lingkungan Akademi Angkatan Udara (AAU).
Dalam program ini peserta didik baru / X menjadi peserta kegiatan. Dalam rangka peningkatan karakter kepemimpinan dan kedisiplinan, sekolah berkolaborasi dengan Akademi Angkatan Udara (AAU). Program ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke- 4 dengan fokus tujuan salah satunya adalah mewujudkan pendidikan berkualitas serta berkelanjutan guna menghadapi masa depan global dengan mempersiapkan peserta didik dari aspek karakter siswa.
Program ini merupakan salah satu program wajib sekolah yang harus diikuti oleh peserta didik baru. Kegiatan LASPIN merupakan kegiatan yang bertujuan untuk membentuk karakter kepemimpinan dan meningkatkan kedisiplinan peserta didik.Selama kegiatan, peserta didik mendapatkan pendampingan dan pelatihan langsungdari para pelatih Akademi Angkatan Udara (AAU).
Mereka dibina dan dididik untuk lebih siap menghadapi dunia luar dengan karakter diri yang lebih siap. Peserta didik mendapatkan pendidikan karakter disiplin seperti bangun pagi, mengikuti jadwal kegiatan dengan tertib sesuai jadwal serta pendidikan kepemimpinan seperti memimpin kelompok, baris berbaris, memimpin kerja secara kelompok dan ain-lain.
Kegiatan yang dirancang dalam program ini guna meningkatkan karakterkepemimpinan dan kedisiplinan peserta didik. Kegiatan LASPIN yang dilaksanakan di Akademi Angkatan Udara (AAU) bernuansa kegiatan militer yang disesuaikan dengan kondisi peserta yaitu peserta didik SMA kelas X dan SMP sehingga pendekatan yang dilakukan juga menyesuaikan.
Kegiatan yang dilaksanakan diantaranya latihan baris berbaris, guna mempersiapkan peserta didik dalam kegiatan di sekolah misalnya upacara bendera , upacara hari nasional dan sebagainya. Mereka dilatih seperti layaknya seorang prajurit TNI denganketegasan agar lebih disiplin.
Lalu ada kegiatan mountaineering dan tanda-tanda SAR, melatih peserta didik untuk berani menghadapi tantangan dan kekompakan dalam kegiatan kelompok. Selain itu juga berkegiatan malam hari yaitu caraka malam, peserta didik berjalan malam mengelilingi kompleks Akademi Angkatan Udara (AAU)untuk menumbuhkan jiwa keberanian menghadapi sesuatu.
Peserta didik berkegiatan dari pagi hingga larut malam dengan aktivitas yang selalu diawasi oleh pelatih dari Akademi Angkatan Udara (AAU) sehingga kedisiplinan dan mental peserta didik akan terbentuk dan meningkat. Program kegiatan LASPIN berkontribusi pada SDGs poin ke-4 yaitu (Pendidikan Berkualitas).
Pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik namun juga secara kompleks pada diri peserta didik baik karakter, mental dan jasmani. Selain itu juga memberikan kesempatan yang sama pada setiap kegiatan tidak membedakan antara peserta didik putra maupun putri mendapatkan pendidikan layak yang sama.
Menurut kepala SMA Labschool UNY, kegiatan ini mendapat respon bagus dari orang tua/wali siswa seperti “kegiatan ini bagus untuk peserta didik dalam membina karakter mereka”, “Kegiatan LASPIN selama dua hari satu malam kurang lama” dan respon positif lainnya. Sehingga sekolah mendapatkan respon positif dari orang tua atau wali murid atas program LASPIN yang telah dilaksanakan.
Dari program LASPIN ini nantinya dapat menciptakan program-program yang bermanfaat lainnya terutamabagi peserta didik dan bagi sekolah.Tak hanya bertujuan untuk meningkatkan karakter kepemimpinan dan kedisiplinansemata, program ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan rasa kekeluargaan dan kebersamaan peserta didik kelas X satu sama lain. Harapannya program ini menjadi sarana bagi peserta didik untuk meningkatkan karakter peserta didik menjadi lebih baik.
Via
Feature

Post a Comment