Feature
Kampus
KKN
Mahasiswa
Pendidikan
Malam Lailatul Ijtima, Warga Rejosari Bersama Mahasiswa KKN Gelar Istighosah
Mahasiswa KKN MIT ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 205 bersama warga Resari saat istighosah di masjid terdekat desa Rejosari, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal (Dok. KKN)
APERO FUBLIC I SEMARANG.-- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 205 bersama masyarakat mengikuti kegiatan Malam Lailatul Ijtima’ yang berlangsung di musholla setempat pada Jumat Malam (28/8/2026).
Kegiatan tersebut diisi dengan pembukaan, istighosah, dan tahlil yang diikuti oleh masyarakat serta mahasiswa KKN Posko 205.
Kegiatan diawali dengan pembukaan yang disampaikan oleh KH. Zainuddin. Dalam pembukaannya, beliau mengajak jamaah untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan khusyuk. Lailatul Ijtima’ menjadi salah satu kegiatan keagamaan yang mempertemukan masyarakat dalam suasana ibadah dan doa bersama.
“Mari kita ikuti kegiatan ini dengan khusyuk. Semoga melalui istighosah dan tahlil bersama, kita mendapatkan keberkahan dan hubungan silaturahmi antarwarga semakin erat,” ujar KH. Zainuddin.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan istighosah yang dipimpin oleh KH. Ansori. Jamaah mengikuti bacaan istighosah secara bersama-sama dengan suasana yang tenang dan khidmat. Rangkaian doa dan dzikir tersebut menjadi bagian utama dalam kegiatan malam tersebut, dengan jamaah memanjatkan doa untuk memohon keberkahan, keselamatan, dan kebaikan bagi masyarakat.
Selanjutnya, jamaah melaksanakan tahlil bersama. Dalam rangkaian tahlil tersebut, masyarakat turut mendoakan orang-orang terdahulu yang telah meninggal dunia, termasuk para pendahulu yang memiliki jasa dalam kehidupan masyarakat Desa Rejosari.
Doa tersebut menjadi salah satu bentuk penghormatan kepada generasi sebelumnya yang telah berperan dalam membangun dan menjaga kehidupan desa. Selain mendoakan para pendahulu, rangkaian doa juga menjadi pengingat bagi jamaah untuk menghargai jasa orang-orang yang telah mendahului mereka.
Ustadz Abdul Lahab selaku pengurus musholla menyampaikan apresiasi atas keikutsertaan mahasiswa KKN Posko 205. Menurutnya, kehadiran mahasiswa dalam kegiatan keagamaan menunjukkan bahwa mahasiswa turut mengikuti aktivitas yang ada di tengah masyarakat selama menjalankan KKN.
“Kami sangat senang mahasiswa KKN bisa ikut berbaur bersama masyarakat dalam kegiatan seperti ini. Semoga selama berada di Desa Rejosari, mahasiswa KKN bisa terus bersama-sama dengan warga,” ungkap Ustadz Abdul Lahab.
Keikutsertaan mahasiswa KKN dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari proses mengenal kehidupan masyarakat Desa Rejosari secara lebih dekat. Selama mengikuti kegiatan, mahasiswa tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga mengikuti rangkaian acara bersama jamaah hingga selesai.
Bagi mahasiswa KKN Posko 205, kegiatan keagamaan seperti Lailatul Ijtima’ memberikan pengalaman untuk memahami tradisi dan kebiasaan masyarakat setempat. Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan tokoh agama, pengurus musholla, serta warga yang hadir.
Kegiatan berlangsung dengan tertib sejak pembukaan hingga selesai. Masyarakat dan mahasiswa KKN mengikuti setiap rangkaian acara dengan khusyuk. Suasana musholla dipenuhi lantunan doa dan dzikir yang dilakukan secara bersama-sama.
Kegiatan kemudian ditutup setelah seluruh rangkaian istighosah dan tahlil selesai dilaksanakan. Keterlibatan tersebut menjadi salah satu bentuk partisipasi mahasiswa dalam kegiatan masyarakat selama melaksanakan KKN MIT ke-22 UIN Walisongo Semarang di Desa Rejosari.
Penulis: Tim Mahasiswa KKN MIT ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 205 Desa Rejosari.
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment