Feature
Kampus
KKN
Mahasiswa
Pendidikan
Menyambung Tali Silaturahmi, KKN UIN Walisongo Mengikuti Perkumpulan Rutinan Ibu-ibu Kader Posyandu ILP
Foto bersama dengan ibu-ibu kader, Sabtu, 22 Agustus 2026.
APERO FUBLIC I KENDAL.-- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatof Terprogram (MIT) ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 205 Mengikuti Perkumpulan rutinan bulanan ibu-ibu kader posyando ILP di rumah ibu Koyum salah satu dari kader tersebut, di Dukuh Jati, Desa Rejosari, Kecamatan Ngampel (22/08/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa KKN UIN walisongo posko 205 yang berjumlah 15 orang, dan ibu-ibu kader sejumlah 17 orang. Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan khidmah.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk untuk mempererat hubungan baik dengan warga dan keakraban antara mahasiswa dan masyarakat sekitar, khususnya dengan ibu-ibu kader. Kegiatan diisi dengan pembacaan maulid Nabi Muhammad SAW yang kemudian dilanjutkan dengan sharing dan diskusi bersama mahasiswa serta ibu-ibu kader.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan maulid dan shalawat bersama yang di pimpin oleh mahasiswa KKN, dan di ikuti bersama sama oleh ibu-ibu kader.
Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh kekeluargaan, karena mahasiswa dan ibu-ibu kader mengikuti kegiatan keagamaan secara bersama-sama.
Setelah acara kegiatan maulidan, acara di lanjutkan dengan sesi sharing mengenai agama Islam di era globalisasi. Dalam sesi tersebut, mahasiswa dan ibu-ibu kader saling berbagi pandangan mengenai bagaimana umat Islam dapat tetap berpegang pada nilai-nilai agama Islam ditengah perkembangan teknologi, informasi dan perubahan sosial yang semakin cepat.
Kegiatan sharing berlangsung secara interaktif. Ibu-ibu kader turut menyampaikan pengalaman dan pandangan mereka mengenai tantangan dalam menjaga nilai-nilai keagamaan di lingkungan bermasyarakat, sementara mahasiswa turut memberikan perspektif dari generasi muda mengenai perkembangan kehidupan Islam ditengah era digital.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN tidak hanya hadir dalam perkumpulan ini tetapi juga menjadi bagian dari proses pertukaran pengetahuan dan pengalaman bersama masyarakat.
Bagi mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 205, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga dalam membangun komunikasi dan keterlibatan langsung dengan masyarakat. Sementara bagi ibu-ibu kader, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk bersilaturahmi, memperdalam wawasan keagamaan, serta berdiskusi mengenai berbagai tantangan kehidupan beragama di era globalisasi.
Kegiatan di tutup dengan doa dan ramah tamah antara mahasiswa dan Ibu-ibu kader. Kebersamaan yang terbangun diharapkan tidak berhenti pada kegiatan tersebut, tetapi dapat terus terjalin selama pelaksanaan KKN di Desa Rejosari.
Melalui Kegiatan Maulidan dan sharing keagamaan ini, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Posko 205 berupaya menghadirkan kegiatan yang tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memberikan ruang edukasi dan refleksi bersama mengenai pentingnya menjaga nilai-nilai Islam ditengah Perkembangan Zaman.
Oleh: Posko 205
Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Posko 205.
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment