Feature
Kampus
Mahasiswa
Pendidikan
Edukasi Peduli Lingkungan, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ajak Anak-Anak Desa Jatirejo Ubah Limbah Jadi Pot Kreatif
APERO FUBLIC I KENDAL– Mahasiswa KKN UIN Walisongo menggelar aksi kepedulian lingkungan sekaligus pelatihan pembuatan pot tanaman kreatif berbasis pemanfaatan limbah bagi anak-anak di di Balai Desa Jatirejo, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal, Minggu, (9/8/2026). Kegiatan yang diikuti oleh 9 anak dari desa setempat ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran mengelola sampah sejak dini melalui pendekatan yang edukatif dan kreatif.
Program kerja ini diusung sebagai langkah nyata dalam mengedukasi generasi muda mengenai pentingnya membuang sampah pada tempatnya. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa memberikan edukasi sederhana namun mendalam mengenai klasifikasi jenis sampah serta metode pengolahannya agar lingkungan desa tetap bersih dan lestari.
Puncak kegiatan diisi dengan praktik langsung pembuatan pot tanaman dari galon bekas. Sebanyak 9 peserta anak-anak dengan penuh semangat mengubah limbah plastik yang semula tidak terpakai menjadi pot yang kokoh. Untuk menambah nilai estetika, mereka menghias pot-pot tersebut dengan lukisan karakter lucu, seperti panda dan jerapah, sehingga hasil karya tampak lebih menarik dan artistik.
Puput Ananda Permata, Kasi Pemerintahan Desa Jatirejo, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif mahasiswa KKN UIN Walisongo. Menurutnya, program ini sangat relevan untuk membentuk karakter anak yang peduli pada alam sekitar.
"Kami sangat mendukung kegiatan ini. Sosialisasi mengenai pengolahan sampah dan pemanfaatannya menjadi pot kreatif sangat bermanfaat bagi anak-anak kami, terutama dalam menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan desa sejak usia dini," ungkap Puput.
Penanggung Jawab Program Kerja Nurul Inayah selaku Divisi Ekonomi Kreatif KKN UIN Walisongo, menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang agar anak-anak memiliki keterampilan praktis dalam mengelola sampah rumah tangga dengan cara yang menyenangkan.
"Selain mengurangi penumpukan sampah plastik di lingkungan, pot kreatif ini dapat dimanfaatkan untuk penghijauan pekarangan rumah, sekaligus melatih kreativitas anak-anak agar lebih mencintai lingkungan," jelasnya.
Kegiatan diakhiri dengan sesi pameran singkat hasil karya pot yang telah selesai dibuat oleh para peserta. Melalui program ini, diharapkan kesadaran anak-anak di Desa Jatirejo terhadap lingkungan semakin meningkat dan budaya mengolah sampah menjadi barang bernilai dapat terus tumbuh di tengah generasi muda.
Oleh: KKN Posko 22
Mahasiswa Tim Publikasi KKN UIN Walisongo, Desa Jatirejo.
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment