-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Kampus Mahasiswa Opini Pemerintahan Pendidikan Paradoks Digitalisasi Administrasi Perpajakan di Indonesia
Kampus Mahasiswa Opini Pemerintahan Pendidikan

Paradoks Digitalisasi Administrasi Perpajakan di Indonesia

Oleh: Kafka Willian Rachmanda
PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
21 Jul, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

APERO FUBLIC I  Digitalisasi administrasi perpajakan di Indonesia, yang dimanifestasikan melalui Core Tax Administration System (CTAS), sering kali dinarasikan sebagai pemecahan masalah (panacea) atas rendahnya rasio pajak negara. Berdasarkan teori New Public Management (NPM), digitalisasi dipandang sebagai instrumen vital untuk meningkatkan efisiensi operasional, transparansi, dan pelayanan publik melalui mekanisme teknologi informasi. 

Narasi pemerintah cenderung menitikberatkan pada seamless integration sebagai solusi untuk menekan tax gap dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Namun, di balik optimisme ini, terdapat sebuah paradoks empiris yang jarang dibahas: digitalisasi yang dirancang untuk mempermudah kepatuhan justru menciptakan "dinding" aksesibilitas bagi wajib pajak yang berada di luar ekosistem digital yang mapan. 

Fenomena ini menciptakan kesenjangan antara realitas kebijakan yang diidealkan dengan praktik di lapangan. Digitalisasi administrasi perpajakan di Indonesia, yang dimanifestasikan melalui Core Tax Administration System (CTAS), sering kali dinarasikan sebagai pemecahan masalah (panacea) atas rendahnya rasio pajak negara.

Berdasarkan teori New Public Management (NPM), digitalisasi dipandang sebagai instrumen vital untuk meningkatkan efisiensi operasional, transparansi, dan pelayanan publik melalui mekanisme teknologi informasi.

Transformasi digital dalam administrasi perpajakan di Indonesia bukan sekadar perpindahan platform dari manual ke digital, melainkan sebuah pergeseran paradigma yang menuntut kapasitas teknis dari wajib pajak. Namun, di balik narasi kemudahan, terdapat kesenjangan literasi digital yang nyata antara pusat ekonomi dan daerah periferi.

Kebijakan yang cenderung seragam sering kali mengabaikan disparitas infrastruktur, sehingga memaksa wajib pajak di wilayah tertinggal untuk menanggung biaya kepatuhan tambahan, seperti biaya konsultan atau perangkat IT.

Akibatnya, digitalisasi yang seharusnya menjadi alat inklusi justru berisiko menjadi filter sosial yang memarginalkan mereka yang tidak memiliki akses teknologi, mengubah kendala teknis menjadi eksklusi administratif yang sistemik.

Narasi pemerintah cenderung menitikberatkan pada seamless integration sebagai solusi untuk menekan tax gap dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Namun, di balik optimisme ini, terdapat sebuah paradoks empiris yang jarang dibahas: digitalisasi yang dirancang untuk mempermudah kepatuhan justru menciptakan "dinding" aksesibilitas bagi wajib pajak yang berada di luar ekosistem digital yang mapan. Fenomena ini menciptakan kesenjangan antara realitas kebijakan yang diidealkan dengan praktik di lapangan.

Secara teoretis, implementasi sistem perpajakan digital di Indonesia bersandar pada Technology Acceptance Model (TAM), yang mengasumsikan bahwa tingkat adopsi sistem bergantung pada perceived ease of use (persepsi kemudahan) dan perceived usefulness (persepsi kegunaan).

Namun, ketika dihadapkan dengan teori birokrasi Weberian yang menekankan pada prosedur kaku dan formalitas, sistem digital sering kali mengalami "benturan". Otoritas pajak sering kali berasumsi bahwa wajib pajak adalah entitas homogen dengan kapabilitas digital yang seragam.

Padahal, realitas empiris menunjukkan adanya heterogenitas yang ekstrem. Digitalisasi, dalam konteks ini, tidak sekadar mengotomatisasi proses manual, tetapi juga merestrukturisasi relasi kekuasaan antara negara dan subjek pajak, yang secara tidak langsung menuntut tingkat literasi digital yang tinggi sebagai syarat untuk memenuhi kewajiban hukum.

Studi kasus pada fase transisi implementasi sistem administrasi perpajakan di Indonesia menunjukkan adanya "bottleneck" administratif. Sebagai contoh, kewajiban penggunaan e-Faktur dan sistem pelaporan real-time mengharuskan infrastruktur konektivitas yang stabil.

Bagi korporasi besar (Tier-1), sistem ini memang menurunkan biaya kepatuhan (compliance cost) secara signifikan. Namun, bagi pelaku UMKM di wilayah dengan infrastruktur telekomunikasi terbatas, sistem ini menjadi beban biaya baru.
Mereka dipaksa mengeluarkan biaya tambahan untuk upgrading perangkat keras, koneksi internet, hingga jasa konsultan pajak. Inilah bentuk inefisiensi yang "tersembunyi". Secara empiris, meskipun data yang masuk ke sistem DJP menjadi lebih akurat, terjadi penurunan partisipasi pada segmen wajib pajak tertentu karena hambatan teknis yang tidak terantisipasi oleh regulator.


Namun, bila dilihat dari segi realita kondisi masyarakat sendiri juga bisa memengaruhi seberapa jauh digitalisasi perpajakan sudah berjalan dan bagaimana dari adanya kemajuan praktik bisa memengaruhi atau memberikan kesenjangan atau bahkan keterbatasan akses bagi beberapa orang, diantaranya terjadi :

1. Uniformitas Kebijakan vs. Disparitas Wilayah: Argumen utama di sini adalah kebijakan pajak digital di Indonesia bersifat sentralistik (one-size-fits-all). Anda dapat menuliskan bahwa otoritas pajak berasumsi wajib pajak memiliki akses internet stabil dan perangkat yang mumpuni secara merata. Namun, faktanya, Indonesia memiliki kesenjangan infrastruktur yang lebar antara pusat ekonomi dan daerah periferi. 

2. Munculnya 'Ekonomi Perantara' (Intermediary Economy): Karena wajib pajak di daerah tidak memiliki kapabilitas digital yang memadai, mereka terpaksa "mengalihdayakan" kewajiban pajak mereka kepada pihak ketiga atau konsultan pajak. Ini menciptakan inefisiensi baru: bukan efisiensi proses, melainkan munculnya biaya ekonomi tambahan bagi wajib pajak yang seharusnya bisa dihindari jika sistem lebih inklusif.

3. Eksklusi Sosial secara Administratif : Bahwa digitalisasi, jika tanpa dibarengi literasi, bukan lagi sekadar alat administrasi, melainkan sebuah filter sosial. Mereka yang "tidak cakap digital" secara otomatis menjadi subjek pajak yang terpinggirkan, yang berisiko terkena sanksi administratif bukan karena ketidaktundukan (willful non-compliance), tetapi karena keterbatasan akses.

Digitalisasi administrasi perpajakan di Indonesia saat ini terjebak dalam model "efisiensi yang mengisolasi". Otoritas berhasil mencapai efisiensi birokrasi, namun belum sepenuhnya mencapai inklusivitas administratif. Jalan keluarnya bukanlah dengan memperlambat digitalisasi, melainkan dengan menerapkan strategi High-Tech, High-Touch. 

Artinya, sistem harus canggih, namun harus disertai dengan pendampingan personal dan infrastruktur yang menjangkau mereka yang tertinggal. Digitalisasi harus dipandang sebagai pelengkap, bukan pengganti, dari fungsi pelayanan publik yang inklusif.

Negara perlu melakukan re-evaluasi terhadap prosedur yang menghukum wajib pajak atas kendala teknis sistem, serta memperkuat literasi digital bagi wajib pajak sebagai bagian dari "investasi kepatuhan".

Transformasi digital dalam administrasi perpajakan adalah keniscayaan di era ekonomi global. Namun, tanpa memperhatikan disparitas akses digital, kebijakan ini berisiko menciptakan eksklusi sistemik. Kepatuhan pajak seharusnya dibangun di atas fondasi kepercayaan (trust) dan kemudahan (ease of doing business), bukan sekadar tekanan administratif yang difasilitasi oleh algoritma. 

Keberhasilan digitalisasi tidak bisa hanya diukur dari seberapa cepat data terintegrasi ke dalam server, melainkan seberapa inklusif sistem tersebut bagi seluruh lapisan wajib pajak dalam menjalankan kewajiban konstitusionalnya.


Oleh:  Kafka Willian Rachmanda
Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Jurusan Administrasi Publik. 
Editor. Tim Redaksi

Sy. Apero Fublic

Via Kampus
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Ibu Ibu dan Warga Gading Kulon Ikuti Sosialisasi dan Workshop Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah

Ibu Ibu dan Warga Gading Kulon Ikuti Sosialisasi dan Workshop Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah

Monday, August 24, 2026
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Semarakkan HUT ke-81 RI, Mahasiswa KKM 17 Mekarsari Universitas Bina Bangsa Ikut Aksi Pembentangan Bendera Raksasa di Pulau Merak Besar

Semarakkan HUT ke-81 RI, Mahasiswa KKM 17 Mekarsari Universitas Bina Bangsa Ikut Aksi Pembentangan Bendera Raksasa di Pulau Merak Besar

Friday, August 14, 2026
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
KKN UMRI Kelompok 92 Kenalkan Beragam Emosi kepada Anak-anak TK Aufa Zafira

KKN UMRI Kelompok 92 Kenalkan Beragam Emosi kepada Anak-anak TK Aufa Zafira

Monday, August 24, 2026

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Presiden Prabowo Pimpin Ratas Penanganan Bencana, Tegaskan Mitigasi dan Kesiapsiagaan Nasional

PT. Media Apero Fublic- Monday, September 07, 2026 0
Presiden Prabowo Pimpin Ratas Penanganan Bencana, Tegaskan Mitigasi dan Kesiapsiagaan Nasional
APERO FUBLIC   I  JAKARTA. --  ​ Presiden RI Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas mengenai perkembangan penanganan bencana alam melalui konfere…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20261854
  • 20251140
  • 2024217
  • 2023142
  • 2022105
  • 2021368
  • 2020435
  • 2019282
  • 20183

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Tengah Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua Australia BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkalan Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Bantaeng Banten Bantul Banyuasin Banyuwangi Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan Berita Berita anggal Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Bireuen Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bojonegoro Bola BOLMONGUT BOLTARA Bone Bosnia Boven Digoel BPD Brand Brazil Brebes Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cilegon Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Demak Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Geografi Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra India Indragiri Hulu Indramayu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jember Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kendal Kepahiang Kepemimpinan Kepulauan Riau Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Klaten Kolaka Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Labusel Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lhokseumawe Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Dua Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna Ngawi Nias Selatan NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Olaraga Opini Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang PALI Palopo Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Paringi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pematangsiantar Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Perternakan Pesisir Selatan Peternakan Pidie Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purwokerto Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen Sastra Modern SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Seluma Semarang SEMSEL Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidenreng Rappang Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Singkawang Skil Wanita SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang Sumenep SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Bumbu Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Tebo Teknologi Temanggung Tenaga Kerja Thailand TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Ibu Ibu dan Warga Gading Kulon Ikuti Sosialisasi dan Workshop Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah
    APERO FUBLIC   I  SLEMAN-TURI.—   Dukuh Gading Kulon, Kalurahan Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, menjadi lokasi peny...
  • Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly
    Sepeda Motor Listrik Produksi U^Winfly APERO FUBLIC.- U^Winfly merupakan Perusahaan Industrial pada sektor bergerak industri kendaraan list...
  • Semarakkan HUT ke-81 RI, Mahasiswa KKM 17 Mekarsari Universitas Bina Bangsa Ikut Aksi Pembentangan Bendera Raksasa di Pulau Merak Besar
    APERO FUBLIC   I  CILEGON.–   Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 17 Kelurahan Mekarsari dari Universitas Bina Bangs...
  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • KKN UMRI Kelompok 92 Kenalkan Beragam Emosi kepada Anak-anak TK Aufa Zafira
    APERO FUBLIC   I  BUNUT.—  Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 92 mengadakan kegia...
  • Mahasiswa KKM 17 UNIBA Luncurkan Website Profil Desa Kelurahan Mekarsari
    APERO FUBLIC   I  CILEGON.--   Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 17 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) resmi meluncur...
  • Media Sosial: Manfaat Besar atau Risiko Nyata bagi Remaja ?
    Perubahan Interaksi Sosial Remaja di Era Digital APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Media sosial kini menjadi ruang utama bagi remaja Indonesia . D...
  • Mengapa Kecerdasan Emosional Menjadi Kunci di Era Digital?
    Mengapa Kecerdasan Emosional Menjadi Kunci di Era Digital? Oleh: Rifda Arsy Aulia Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Sib...
  • Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal
    APERO FUBLIC. MUBA.- Setelah berhasil melakukan peralihan pengelolaan kelistrikan dari PT MEP ke PLN, Bupati Muba H M Toha bersama Wakil Bup...
  • Cegah Stunting Sejak Dini: Mahasiswa UTM Kenalkan Olahan Es Loli Daun Kelor di Posyandu Anggrek
    APERO FUBLIC   I   BANGKALAN.–   Daun kelor yang selama ini lebih dikenal sebagai bahan sayuran diolah menjadi sesuatu yang berbeda oleh Tim...

Editor Post

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

Wednesday, December 06, 2023
Prasasti Persumpahan Telaga Batu 1: Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Prasasti Persumpahan Telaga Batu 1: Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Thursday, October 03, 2024

Popular Post

Ibu Ibu dan Warga Gading Kulon Ikuti Sosialisasi dan Workshop Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah

Ibu Ibu dan Warga Gading Kulon Ikuti Sosialisasi dan Workshop Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah

Monday, August 24, 2026
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Semarakkan HUT ke-81 RI, Mahasiswa KKM 17 Mekarsari Universitas Bina Bangsa Ikut Aksi Pembentangan Bendera Raksasa di Pulau Merak Besar

Semarakkan HUT ke-81 RI, Mahasiswa KKM 17 Mekarsari Universitas Bina Bangsa Ikut Aksi Pembentangan Bendera Raksasa di Pulau Merak Besar

Friday, August 14, 2026
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
KKN UMRI Kelompok 92 Kenalkan Beragam Emosi kepada Anak-anak TK Aufa Zafira

KKN UMRI Kelompok 92 Kenalkan Beragam Emosi kepada Anak-anak TK Aufa Zafira

Monday, August 24, 2026
Mahasiswa KKM 17 UNIBA Luncurkan Website Profil Desa Kelurahan Mekarsari

Mahasiswa KKM 17 UNIBA Luncurkan Website Profil Desa Kelurahan Mekarsari

Tuesday, August 18, 2026
Media Sosial: Manfaat Besar atau Risiko Nyata bagi Remaja ?

Media Sosial: Manfaat Besar atau Risiko Nyata bagi Remaja ?

Wednesday, December 10, 2025
Mengapa Kecerdasan Emosional Menjadi Kunci di Era Digital?

Mengapa Kecerdasan Emosional Menjadi Kunci di Era Digital?

Thursday, August 13, 2026
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Cegah Stunting Sejak Dini: Mahasiswa UTM Kenalkan Olahan Es Loli Daun Kelor di Posyandu Anggrek

Cegah Stunting Sejak Dini: Mahasiswa UTM Kenalkan Olahan Es Loli Daun Kelor di Posyandu Anggrek

Tuesday, August 18, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 71 Berita 1917 Berita Daerah 1799 Berita Internasional 45 Berita Nasional 1250 Brand 117 Budaya Daerah 41 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 69 Cerita Rakyat 12 Cerpen 33 Dongeng 67 Ekonomi 127 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 4 Flora 65 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 12 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 21 Kampus 1154 Kesehatan 48 Kisah Legenda 10 Kuliner 34 Mitos 15 Opini 687 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 58 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 7 Puisi 70 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 64 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 25 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 210 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 43 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us