-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Ilmu Kesastraan Kampus Mahasiswi Pendidikan Resensi Sastra Klasik Ketika Perempuan Memilih Nahkoda Hidupnya Sendiri: Membaca Ulang Pada Sebuah Kapal di Tengah Generasi Hari Ini
Ilmu Kesastraan Kampus Mahasiswi Pendidikan Resensi Sastra Klasik

Ketika Perempuan Memilih Nahkoda Hidupnya Sendiri: Membaca Ulang Pada Sebuah Kapal di Tengah Generasi Hari Ini

Oleh : Nazwa Adhira Reswara
PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
13 Jun, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

APERO FUBLIC  I  RESENSI BUKU.--  Di tengah maraknya novel romansa yang menawarkan kisah cinta manis dan akhir yang membahagiakan, Pada Sebuah Kapal karya Nh. Dini justru datang dengan arah yang berbeda. Novel ini tidak berusaha membuat pembacanya jatuh cinta pada kisah romantis tokohnya, melainkan mengajak kita melihat bagaimana cinta, kebebasan, dan identitas perempuan sering kali berada dalam tarik-menarik yang rumit.

Meski pertama kali diterbitkan puluhan tahun lalu, novel ini terasa mengejutkan karena banyak persoalan yang diangkat masih relevan dengan kehidupan saat ini. Bahkan, beberapa bagian terasa seperti kritik yang masih ditujukan kepada masyarakat modern.

Cinta yang Tidak Selalu Menyelamatkan


Tokoh utama dalam novel ini adalah Sri, seorang perempuan yang memiliki impian, bakat, dan cara pandang hidupnya sendiri. Namun, kehidupan pernikahannya tidak berjalan sesuai harapan. Ia terjebak dalam hubungan yang secara sosial dianggap ideal, tetapi secara emosional justru membuatnya merasa kehilangan dirinya sendiri.

Di sinilah kekuatan utama novel ini. Nh. Dini tidak menampilkan cinta sebagai solusi atas segala masalah. Sebaliknya, cinta digambarkan sebagai sesuatu yang bisa menjadi sumber kebahagiaan sekaligus penderitaan.

Sebagai pembaca, kita diajak mempertanyakan satu hal sederhana: apakah mempertahankan hubungan yang tidak lagi membuat seseorang bahagia merupakan bentuk kesetiaan, atau justru bentuk pengorbanan yang berlebihan?.

Pertanyaan tersebut terasa dekat dengan realitas saat ini. Banyak orang masih menganggap bahwa bertahan adalah pilihan paling benar, meskipun kebahagiaan pribadi perlahan hilang. Novel ini menunjukkan bahwa persoalan hubungan tidak sesederhana hitam dan putih.

Suara Perempuan yang Berani Berbeda

Salah satu hal yang membuat Pada Sebuah Kapal terasa istimewa adalah keberanian Nh. Dini menghadirkan tokoh perempuan yang tidak selalu mengikuti harapan masyarakat. Sri bukan sosok perempuan yang pasrah menerima keadaan. Ia berpikir, mempertanyakan, dan berusaha menentukan arah hidupnya sendiri. Dalam konteks zamannya, karakter seperti ini bisa dianggap kontroversial.

Melalui Sri, Nh. Dini seolah ingin menunjukkan bahwa perempuan juga memiliki hak untuk merasa kecewa, marah, ragu, bahkan mengambil keputusan yang bertentangan dengan norma yang berlaku.

Hal ini menjadi menarik karena hingga sekarang masih ada anggapan bahwa perempuan yang terlalu vokal sering dianggap bermasalah, sementara laki-laki yang bersikap serupa justru dipandang tegas. Ketimpangan cara pandang tersebut secara tidak langsung disoroti dalam novel ini.

Ada yang Salah dengan Cara Kita Memandang Perempuan?


Jika dibaca lebih dalam, Pada Sebuah Kapal bukan sekadar novel tentang cinta dan rumah tangga. Novel ini juga merupakan kritik terhadap budaya patriarki yang menempatkan perempuan dalam posisi yang serba terbatas.

Dalam kehidupan Sri, terlihat bagaimana perempuan sering kali dituntut untuk menjadi istri yang baik, menjaga citra keluarga, dan mengorbankan kepentingan pribadi demi kenyamanan orang lain. Sementara itu, kebutuhan emosional dan kebahagiaan mereka kerap dianggap sebagai hal yang tidak terlalu penting.

Kondisi tersebut mungkin terdengar seperti cerita masa lalu. Namun, kenyataannya masih banyak perempuan yang menghadapi tekanan serupa hingga hari ini. Bentuknya saja yang berubah. Jika dulu tekanan datang dari lingkungan keluarga atau adat, sekarang tekanan sering muncul melalui media sosial, standar masyarakat, hingga ekspektasi publik tentang bagaimana perempuan "seharusnya" menjalani hidup.

Novel ini mengingatkan bahwa kemajuan zaman tidak selalu berarti hilangnya ketimpangan sosial.

Sebuah Kapal dan Perjalanan yang Tidak Pernah Benar-Benar Tenang


Judul Pada Sebuah Kapal bukanlah pilihan yang kebetulan. Kapal dalam novel ini dapat dimaknai sebagai simbol perjalanan hidup manusia yang terus bergerak, terkadang tanpa arah yang benar-benar pasti.

Di atas kapal, seseorang tidak selalu bisa mengendalikan ombak, cuaca, atau tujuan perjalanan. Namun, ia tetap harus menentukan sikap terhadap keadaan yang dihadapi. Sri menjalani hidup dengan kondisi yang kurang lebih serupa. Ia berada dalam perjalanan panjang untuk menemukan dirinya sendiri, meskipun harus berhadapan dengan berbagai konflik batin dan tekanan sosial.

Simbolisme ini membuat novel terasa lebih dalam dibanding sekadar kisah percintaan biasa.

Tidak Sempurna, Tapi Justru Itu Menarik Tentu Tidak.


Bagi pembaca generasi sekarang, alur novel mungkin terasa lebih lambat dibandingkan novel populer masa kini. Beberapa bagian dipenuhi refleksi dan monolog batin yang cukup panjang sehingga membutuhkan kesabaran untuk menikmatinya.

Selain itu, gaya bahasa yang digunakan masih mencerminkan periode ketika novel ini ditulis. Pembaca yang terbiasa dengan narasi cepat dan dialog ringan mungkin memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri.

Namun justru di situlah kekuatannya. Novel ini tidak berusaha memanjakan pembaca dengan konflik yang sensasional. Ia mengajak pembaca masuk ke dalam pikiran tokohnya dan memahami pergulatan emosional yang dialami secara perlahan.


Kenapa Novel Ini Masih Menarik Dibaca Hari Ini?


Jujur saja, ketika mendengar novel lama, banyak orang langsung membayangkan cerita yang berat, bahasanya kaku, dan sulit dinikmati. Namun, Pada Sebuah Kapal justru memberikan pengalaman yang berbeda. Konflik yang dihadirkan terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari, terutama bagi generasi muda yang sedang berusaha memahami hubungan, pilihan hidup, dan proses menemukan jati diri.

Yang membuat novel ini menarik adalah kemampuannya mengajak pembaca melihat bahwa tidak semua persoalan hidup memiliki jawaban yang sederhana. Ada kalanya seseorang dihadapkan pada pilihan yang sama-sama sulit, antara memenuhi harapan lingkungan atau mengikuti suara hatinya sendiri. Dilema semacam ini masih sering ditemui hingga sekarang, meskipun konteks zamannya sudah berubah.

Selain itu, novel ini juga menunjukkan bahwa karya sastra tidak hanya berbicara tentang masa lalu. Banyak isu yang diangkat Nh. Dini, seperti kebebasan individu, tekanan sosial, dan posisi perempuan dalam masyarakat, masih menjadi perbincangan hingga hari ini. Karena itu, Pada Sebuah Kapal bukan hanya menarik untuk dibaca sebagai cerita, tetapi juga sebagai bahan refleksi tentang bagaimana kita memandang kehidupan dan orang-orang di sekitar kita.

Atau kalau mau lebih "media online" ala Kumparan, bisa dibuat lebih menarik seperti ini:

Lebih dari Sekadar Cerita Cinta


Ada alasan mengapa Pada Sebuah Kapal masih sering dibicarakan hingga sekarang. Meskipun lahir dari generasi yang berbeda, persoalan yang dihadirkan dalam novel ini terasa sangat akrab dengan kehidupan masa kini. Tentang ekspektasi keluarga, hubungan yang tidak berjalan sesuai harapan, hingga keinginan untuk menentukan jalan hidup sendiri.

Membaca novel ini seperti melihat bahwa beberapa persoalan manusia ternyata tidak banyak berubah. Zaman boleh berganti, teknologi boleh berkembang, tetapi pergulatan antara kebahagiaan pribadi dan tuntutan sosial masih terus terjadi. Karena itulah, Pada Sebuah Kapal tetap relevan dan mampu membuat pembacanya berpikir bahkan setelah halaman terakhir selesai dibaca.

Judul Buku:  Pada Sebuah Kapal
Penulis: Nh. Dini
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
Tahun Terbit: 1985
Jumlah Halaman: 352 Halaman. 
Peresensi : Nazwa Adhira Reswara

Penulis :  Nazwa Adhira Reswara


Biografi singkat:
Saya Nazwa Adhira Reswara Mahasiswi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Besar dan lahir di Kota Tangerang 15 September 2005, memiliki satu orang kakak perempuan dan Saya anak kedua dari dua bersaudara. Saya memiliki hobi membaca puisi, juga sesekali membuat puisi bahkan menulis cerita cerita pendek, selain di bidang kepenulisan, Saya juga memiliki hobi mencari tempat-tempat teduh dan tenang untuk sesekali mencari ketenangan dan untuk mengumpulkan motivasi serta menciptakan imajinasi di pikiran Saya.

Oleh :  Nazwa Adhira Reswara
Mahasiswi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Editor. Tim Redaksi

Sy. Apero Fublic

Via Ilmu Kesastraan
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Tuesday, September 08, 2026
Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Monday, August 17, 2026
Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Thursday, September 10, 2026
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Menyongsong Kemandirian Ternak: Pelatihan Pembuatan UMMB “Permen Sapi” Bekali Calon Transmigran Poso

PT. Media Apero Fublic- Saturday, September 26, 2026 0
Menyongsong Kemandirian Ternak: Pelatihan Pembuatan UMMB “Permen Sapi” Bekali Calon Transmigran Poso
APERO FUBLIC  I  Kegiatan Pelatihan Calon Transmigran (Catrans) Poso dilaksanakan pada Rabu, 23 September 2026, bertempat di Balai Besar Pelatihan…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20261974
  • 20251140
  • 2024217
  • 2023142
  • 2022105
  • 2021367
  • 2020435
  • 2019282
  • 20183

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Tengah Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua Australia BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Banda Aceh Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkalan Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Bantaeng Banten Bantul Banyuasin Banyuwangi Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan Berita Berita anggal Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Bireuen Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bojonegoro Bola BOLMONGUT BOLTARA Bone Bosnia Boven Digoel BPD Brand Brazil Brebes Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cilegon Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Demak Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Geografi Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra India Indragiri Hulu Indramayu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jember Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karanganyar Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kendal Kepahiang Kepemimpinan Kepulauan Riau Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Klaten Kolaka Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kulon Progo Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Labusel Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lhokseumawe Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Dua Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna Ngawi Nias Selatan NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Olaraga Opini Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang PALI Palopo Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Paringi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekalongan Pekanbaru Pelalawan Pematangsiantar Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Perternakan Pesisir Selatan Peternakan Pidie Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purwokerto Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen Sastra Modern SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Seluma Semarang Seminar SEMSEL Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Siak Sibolga Sidenreng Rappang Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Singkawang Skil Wanita Sleman SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Sragen Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara Sukoharjo SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang Sumenep SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Bumbu Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Tebo Tegal Teknologi Temanggung Tenaga Kerja Thailand TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi
    APERO FUBLIC   I  SLEMAN.--  Sebuah kegiatan outing kelas bertajuk "Pelestarian Budaya Lewat Permainan Tradisional" s...
  • Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa
    Sumber: pribadi/pedaljuara APERO FUBLIC   I  BEKASI.— Suasana di sekitar stan Bazaar Karya Juara perlahan berubah ketika siswa SMP Adisa mu...
  • Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017
    APERO FUBLIC  I  JAKARTA.—   Pemkab Musi Banyuasin menegaskan tetap mempedomani dan memberlakukan Permendagri Nomor 126 Tahun 2017 s...
  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Mengenal Buah Raman
    APERO FUBLIC.- Buah raman atau dikenal juga dengan nama buah aman, dan gandario. Buah asli endemik Indonesia ini banyak tumbuh di pulau ...
  • Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly
    Sepeda Motor Listrik Produksi U^Winfly APERO FUBLIC.- U^Winfly merupakan Perusahaan Industrial pada sektor bergerak industri kendaraan list...
  • KKN MIT 22 Posko 202 UIN Walisongo Resmikan Fasilitas Pengolahan Sampah dan Briket Janggel Jagung di Desa Jatirejo
    APERO FUBLIC   I  KENDAL.–   Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Walisongo Semarang secara resmi mere...
  • Kunjungi Kandang Bebek Pak Senari: KKN MIT 167 UIN Walisongo Intip Perjalanan Telur Bebek dari Kandang Hingga Pemasok
    APERO FUBLIC   I  KENDAL.-   Aktivitas peternakan bebek menjadi perhatian mahasiswa KKN MIT Posko 167 UIN Walisongo Semarang saa...
  • Warisan Leluhur yang Tetap Terjaga, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Mengenal
    APERO FUBLIC   I  KENDAL.–   Di tengah perkembangan zaman, masyarakat Desa Wonotenggang, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, m...
  • Hijaukan Lingkungan Desa, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bersama Masyarakat Wonotenggang Tanam Bibit Pohon
    APERO FUBLIC   I  KENDAL.–   Mahasiswa KKN MIT ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 167 bersama masyarakat Desa Wonotenggang, Keca...

Editor Post

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

Wednesday, December 06, 2023
Mata Cantik Aisyah Part III: Aisyah dan Geng Mio

Mata Cantik Aisyah Part III: Aisyah dan Geng Mio

Sunday, August 18, 2019

Popular Post

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Tuesday, September 08, 2026
Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Monday, August 17, 2026
Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Thursday, September 10, 2026
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
KKN MIT 22 Posko 202 UIN Walisongo Resmikan Fasilitas Pengolahan Sampah dan Briket Janggel Jagung di Desa Jatirejo

KKN MIT 22 Posko 202 UIN Walisongo Resmikan Fasilitas Pengolahan Sampah dan Briket Janggel Jagung di Desa Jatirejo

Monday, September 07, 2026
Kunjungi Kandang Bebek Pak Senari: KKN MIT 167 UIN Walisongo Intip Perjalanan Telur Bebek dari Kandang Hingga Pemasok

Kunjungi Kandang Bebek Pak Senari: KKN MIT 167 UIN Walisongo Intip Perjalanan Telur Bebek dari Kandang Hingga Pemasok

Thursday, August 06, 2026
Warisan Leluhur yang Tetap Terjaga, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Mengenal

Warisan Leluhur yang Tetap Terjaga, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Mengenal

Saturday, August 29, 2026
Hijaukan Lingkungan Desa, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bersama Masyarakat Wonotenggang Tanam Bibit Pohon

Hijaukan Lingkungan Desa, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bersama Masyarakat Wonotenggang Tanam Bibit Pohon

Saturday, August 29, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 72 Berita 1941 Berita Daerah 1818 Berita Internasional 45 Berita Nasional 1251 Brand 117 Budaya Daerah 41 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 69 Cerita Rakyat 12 Cerpen 33 Dongeng 67 Ekonomi 128 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 4 Flora 65 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 14 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 21 Kampus 1246 Kesehatan 53 Kisah Legenda 10 Kuliner 34 Mitos 15 Opini 711 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 59 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 7 Puisi 70 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 64 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 25 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 215 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 50 Video 19 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us