-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Artikel Tania Depani: PEMANFAATAN FASILITAS KOREAN CORNER
Artikel

Tania Depani: PEMANFAATAN FASILITAS KOREAN CORNER

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
01 Dec, 2023 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

PEMANFAATAN FASILITAS KOREAN CORNER
DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

Tania Depani

Jl. Prof.K.H. Zainal Abidin Fikri KM.3,5 Palembang, Sumatera Selatan,30126 Prodi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN RADEN FATAH

Taniadefani07@gmail.com


Abstract

Various services are provided by the library of the Indonesian University of Education (UPI) with the aim of meeting the needs of users. One of the services provided is the Korea-Indonesia Cultural Corner or what is often called the Korean Corner, where a service was established as a result of collaboration between UPI and the Korean Embassy who then looked for the right place, then chose the UPI library as the manager of the Korean Corner. The Korean Corner is in the form of a service equipped with several collections about Korea and also other facilities in it, therefore the Korean Corner can help the library meet the needs of the library users. So in this article we will discuss how to use Korean corner collection materials in the Library of the Indonesian University of Education. This study aims to find out and deepen our knowledge regarding the use of Korean corner collection materials for users. The method used in this study was an interview with a qualitative approach, the results of which were obtained from 1 informant, namely the librarian. Data collection techniques were carried out by means of interview literature studies.

Keywords: Collection Material, Korean Corner, Library.

Abstrak

Berbagai layanan disediakan oleh perpustakaan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan pemustaka. Salah satu layanan yang diberikan adalah Korea-Indonesia Cultural Corner atau yang sering disebut juga Korean Corner, dimana suatu layanan yang didirikan dari hasil kerjasama antara pihak UPI dengan Kedutaan Besar Korea yang kemudian mencari tempat yang tepat, lalu kemudian memilih perpustakaan UPI sebagai pengelola Korean Corner tersebut. Korean Corner yaitu berupa layanan dengan dilengkapi beberapa koleksi tentang korea dan juga fasilitas lain didalamnya, maka dari itu Korean Corner dapat membantu perpustakaan dalam memenuhi kebutuhan pemustaka. Maka pada artikel ini akan membahas tentang bagaimana pemanfaatan bahan koleksi korean corner di Perpustakaan Universitas Pendidikan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendalami pengetahuan kita mengenai pemanfaatan bahan koleksi korean corner bagi pemustaka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dengan pendekatan kualitatif, yang hasilnya didapatkan dari 1 orang informan yaitu Pustakawan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara studi literatur wawancara.

Kata Kunci : Bahan Koleksi, Korean Corner, Perpustakaan.


PENDAHULUAN

Perpustakaan merupakan salah satu tempat dimana masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dengan berbagai sumber di dalamnya. Perpustakaan tidak hanya sebuah gedung saja, namun, berbagai bentuk sumber informasi yang juga dikelola oleh perpustakaan. Sebagaimana dijelaskan dalam Undang-undang Nomor 43 Tahun 2007 bahwa perpustakaan merupakan suatu lembaga atau institusi pengelola berbagai jenis koleksi dengan sistem yang baku dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan perguruan tinggi dan juga fungsi lain dari perpustakaan.

Selain sebagai sumber informasi, perpustakaan juga haruslah memenuhi kebutuhan pemustakanya dengan meningkatkan pelayanan yang cepat, tepat waktu, dan benar.Perpustakaan perlu meningkatkan layanan yang ada di perpustakaan, dengan begitu kebutuhan pemustaka akan semakin terpenuhi dan membuat pemustaka akan menjadi lebih puas. Salah satu cara atau strategi dalam memgembangkan layanan yaitu mengadakan kerjasama antara pihak perpustakaan baik dengan program studi maupun dengan lembaga lain.

Tentu saja dalam kerjasama ini juga perlu disesuaikan dengan karakteristik pemustaka yang ada di perpustakaan tersebut.Berbagai layanan disediakan oleh perpustakaan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan pemustaka. Salah satu layanan yang diberikan adalah Korea-Indonesia Cultural Corner atau yang sering disebut juga Korean Corner, dimana suatu layanan yang didirikan dari hasil kerjasama antara pihak UPI dengan Kedutaan Besar Korea yang kemudian mencari tempat yang tepat, lalu kemudian memilih perpustakaan UPI sebagai pengelola Korean Corner tersebut. Korean Corner

yaitu berupa layanan dengan dilengkapi beberapa koleksi tentang korea dan juga peralatan lain didalamnya, maka dari itu Korean Corner dapat membantu perpustakaan dalam memenuhi kebutuhan pemustaka khususnya dengan keberadaan prodi Pendidikan Bahasa Korea yang berada di Universitas Pendidikan Indonesia dan juga mendukung beberapa masukkan dari Berbagai layanan disediakan oleh perpustakaan Universitas Pendidikan indonesia (UPI) dengan tujuan untuk Memenuhi kebutuhan pemustaka.

Salah satu layanan yang diberikan adalah Korea-Indonesia Cultural Corner atau yang sering disebut juga Korean Corner,dimana suatu layanan yang dididirikan dari hasil kerjasama antara pihak UPI dengan Kedutaan Besar Korea yang kemudian mencari tempat yang tepat, lalu kemudian memilih perpustakaan UPI sebagai pengelola Korean Corner tersebut.

Korean Corner yaitu berupa layanan dengan dilengkapi beberapa koleksi tentang korea dan juga peralatan lain didalamnya, maka dari itu Korean Corner dapat membantu perpustakaan dalam memenuhi kebutuhan pemustaka khususnya dengan keberadaan prodi Pendidikan Bahasa Korea yang berada di Universitas Pendidikan Indonesia dan juga mendukung beberapa masukkan dari pemustaka ditengah perkembangan kebudayaan korea yang semakin meningkat di Indonesia terutama dikalangan mahasiswa.

Dengan begitu pihak UPI terutama pihak dari prodi Pendidikan Bahasa Korea berinisiatif mengajukan kerja sama kepada Duta Besar Korea dan juga mendiskusikannya dengan pihak perpustakaan UPI untuk memenuhi kebutuhan akademiknya dan juga meningkatkan komunikasi dengan Duta Besar Korea itu sendiri. Akan tetapi selain layanan ini juga berguna untuk prodi Pendidikan Bahasa Korea, layanan ini sering dimanfaatkan oleh pemustaka lain dengan berbagai faktor dan juga tujuannya masing-masing.

Perpustakaan merupakan suatu hal yang sangat sering kita temui. Perpustakaan dapat kita jumpai disetiap negara, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, bahkan desa. Secara umum, perpustakaan di indonesia terbagi menjadi beberapa jenis yaitu: Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Badan Perpustakaan Daerah, Perpustakaan Umum, Perpustakaan Perguruan Tinggi, Perpustakaan Sekolah, Perpustakaan Khusus, Perpustakaan Lembaga Keagamaan, Perpustakaan Internasional, Perpustakaan Kantor Perwakilan Negara-Negara Asing, Perpustakaan Pribadi, dan Perpustakaan Digital (Sutarno NS.2006:37).

Perpustakaan juga memiliki tugas dan fungsi yang sama yaitu menghimpun, memelihara, dan memberdayakan koleksi yang dimilikinya. Selanjutnya fungsi spesifik perpustakaan dapat kita temukan dalam Undang-Undang Perpustakaan No.43 Tahun 2007 Bab I Ketentuan Umum Pasal 3. Dalam Undang-Undang tersebut dijelaskam bahwa perpustakaan berfungsi sebagai wahana pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi untuk meningkatkan kecerdasan dan keberdayaan bangsa.

Peran perpustakaan perguruan tinggi, tidak hanya fokus pada bagaimana mengolah informasi akademik dan menyajikannya kepada publik, akan tetapi memberikan layanan juga merupakan salah satu tugas yang sangat penting dan perlu diperhatikan untuk memberikan kenyamanan dan kepuasan dengan layanan yang diberikan. Begitulah, cara untuk membuat perpustakaan menjadi salah satu tempat pusat informasi yang dibutuhkan dengan layanan yang baik dan memuaskan. Sebagaimana yang dijelaskan pada Pedoman Perpustakaan Perguruan Tinggi (2004) bahwa kewajiban yang harus dilakukan perpustakaan perguruan tinggi adalah mengembangkan, mengolah dan merawat bahan pustaka, melakukan pengadministrasian dan juga memberikan layanan kepada pemustaka.

Perpustakaan harus memperhatikan ketersedian koleksi yang ada di perpustakaan dengan kebutuhan informasi yang dibutuhkan pemustaka di perpustakaan tersebut. Kebutuhan informasi pemustaka dipengaruhi oleh kesadaran dalam dirinya dan peran yang dibutuhkan pemustaka bahwa mereka menyadari bahwa pengetahuan yang ia miliki masih kurang atau belum terpuaskan dengan sebuah informasi sehingga ada keinginan untuk memenuhi kebutuhan informasinya. Informasi tersebut dapat digunakan untuk menambah pengetahuannya mengenai lingkungan akademik, tugas pribadi sesuai dengan apa yang dibutuhkan yaitu pemustaka sebagai mahasiswa yang aktif di sivitas akademik, pendidikan, hiburan dan untuk mengambil suatu kesimpulan atau keputusan.

Suatu perpustakaan tidak hanya tentang informasi dan koleksi saja, akan tetapi juga sebagai ruang fisik. Perpustakaan sebagai ruang fisik diartikan sebagai tempat yang dapat dirasakan oleh para pemustaka secara fisik serta dapat dimanfaatkan dari beragam layanan yang disediakan oleh perpustakaan tersebut. Perpustakaan perlu menyediakan kebutuhan pemustaka yang membuat pemustaka nyaman dan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan informasinya saja, akan tetapi bagaimana pemustaka akan merasakan fasilitas yang digunakan secara psikologis. Konsep ruang fisik perpustakaan akan sangat berkaitan dengan fasilitas yang perlu disediakan di perpustakaan, dimulai dari layanan, perabotan, koleksi, teknologi dan juga desain interior yang ada di perpustakaan.

Berbagai layanan yang disediakan oleh perpustakaan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dibuat untuk memenuhi kebutuhan para pemustakanya. Salah satu layanan yang diberikan adalah Korea-Indonesia Cultural Corner (KICC) atau yang sering disebut juga Korean Corner, dimana suatu layanan yang berawal didirikan dari hasil kerjasama antara pihak Universitas Pendidikan Indonesia dengan Kedutaan Besar Korea yang kemudian mencari tempat yang tepat, lalu kemudian memilih perpustakaan UPI sebagai pengelola Korean Corner tersebut.

Korean Corner sendir yaitu layanan yang dilengkapi beberapa koleksi tentang korea dan juga Fasilitas lain didalamnya, maka dari itu Korean Corner dapat membantu perpustakaan dalam memenuhi kebutuhan pemustaka khususnya dengan keberadaan Program Studi yang berkaitan dengan bahasa korea yaitu Pendidikan Bahasa Korea yang berada di Universitas Pendidikan Indonesia dan juga mendukung beberapa masukkan dari pemustaka ditengah pengaruh Korean Wave (Gelombang Korea) dimana hal tersebut mempengaruhi gaya hidup masyarakat Indonesia. Mulai dari selera musik, gaya berpakaian, makanan, cara bersikap, produk kecantikan, dan lain sebagainya yang semakin meningkat di Indonesia terutama dikalangan mahasiswa.

Dengan begitu pihak UPI terutama pihak dari prodi Pendidikan Bahasa Korea berinisiatif mengajukan kerja sama kepada Duta Besar Korea dan juga mendiskusikannya dengan pihak perpustakaan UPI untuk memenuhi kebutuhan akademiknya dan juga meningkatkan komunikasi dengan Duta Besar Korea itu sendiri. Akan tetapi selain layanan ini juga berguna untuk prodi Pendidikan Bahasa Korea, layanan ini sering dimanfaatkan oleh pemustaka lain dengan berbagai faktor dan juga tujuannya masing-masing.

Berbagai fasilitas disediakan di Korean Corner ini seperti komputer, televisi, meja dan bantal duduk, desain menarik, sirkulasi udara yang baik, tempat yang nyaman, koleksi cetak maupun non-cetak, dan masih banyak fasilitas lainnya, sehingga membuat para pemustaka merasa nyaman berada di ruangan tersebut. Sebagaimana pernah dilakukan survey oleh salah satu pustakawan UPI yaitu Bu Dian mengenai kepuasan pemustaka terhadap Korean Corner secara umum, bahwa kebanyakan mahasiswa sudah merasa puas dengan keberadaan Korean Corner ini.

Mengacu pada uraian diatas maka tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana Pemanfaatan Fasilitas Korean Corner di Perpustakaan Universitas Pendidikan Indonesia. Melalui penelitian ini, diharapkan Para pencari informasi atau pemustakan dapat memanfaatkan fasilitas korean corner dengan baik.


METODE PENELITIAN

Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Desain penelitian kualitatif merupakan desain penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Desain penelitian kualitatif merupakan desain penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami subjek penelitian, seperti perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, dll. (Moloeng, 2013: 6).


Sedangkan, penelitian deskriptif menurut Sulistyo Basuki (2006: 110) yaitu penelitian yang mencoba mencari deskripsi yang tepat dan cukup dari semua aktivitas, objek, proses, dan manusia. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Arikunto (2010: 129) mendefinisikan bahwa sumber data dalam penelitian adalah subjek dari mana data dapat diperoleh. Adapun sumber data tersebut meliputi:


1. Data Primer

Data primer menurut Mukhtar (2013: 100) adalah data yang dihimpun langsung oleh seorang peneliti, umumnya dari hasil observasi terhadap situasi sosial dan diperoleh dari tangan pertama atau subjek (informan) melalui proses wawancara. Data primer dalam penelitian ini adalah informasi yang diberikan oleh Pustakawan Perpustakaan UPI mengenai Pemanfaatan Fasilitas Korean Corner Selain itu, data primer dalam penelitian ini juga didapat melalui observasi langsung ke tempat penelitian. Peneliti melakukan pengamatan kemudian mencatat peristiwa atau situas dan data di tempat kejadian.


2. Data Sekunder


Data sekunder adalah data yang diperoleh secara tidak langsung oleh peneliti. Data sekunder merupakan data yang berjenjang, diperoleh melalui sumber tangan kedua atau ketiga. Data sekunder dikenal juga sebagai data pendukung atau pelengkap data primer yang digunakan oleh peneliti. Data sekunder dapat berupa gambar-gambar, dokumentasi, grafik, manuskrip, tulisantulisan tangan dan berbagai dokumentasi lainnya (Mukhtar, 2013: 100). Data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari dua hal. Pertama adalah 3 penelitian sejenis yang pernah dilakukukan sebelum penelitian ini.


Penelitian Pertama, di Perpustakaan Universitas Hasanuddin Makasar yang dilakukan oleh Sari (2016), yang mendapatkan kesimpulan bahwa koleksi di Korean Corner tersebut seringkali dimanfaatkan pemustaka untuk yang memang ingin mempelajari mengenai kebudayaan Korea, ada juga yang hanya mengisi waktu luang dengan memanfaatkan koleksi non fisiknya. Karena ruang baca yang disediakan juga cukup membuat pemustaka nyaman dan juga beberapa fasilitas lainnya yang non cetak, sehingga dapat memudahkan pemustaka.


Penelitian Kedua pernah juga dilakukan oleh Nisa (2015) membahas mengenai Persepsi Pemustaka terhadap layanan Korean Corner di perpustakaan Universitas Hasanudin Makasar, hasilnya adalah data bahwa persepsi pemustaka dari sudut pandang keberadaan koleksi dan juga layanan sudah baik dan dapat dimanfaatkan oleh pemustaka. Kemudian, untuk penelitian tentang Corner lainnya terdapat peneliti meneliti tentang BI Corner yang kemudian dikaitkan dengan pemenuhan kebutuhan informasi referensi pemustaka.


Penelitian Ketiga dilakukan oleh Yuliwardani (2018) tentang “Pengaruh Pemanfaatan Koleksi BI Corner terhadap Pemenuhan Referensi Perkuliahan di Perpustakaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah”, yang menjelaskan bagaimana pemanfaatan fasilitas BI Corner dihubungkan dengan pemenuhan referensi perkuliahan, dan menghasilkan kesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kedua variabel tersebut. Sehingga BI Corner tentu saja perlu dimanfaatkan baik oleh mahasiswa tersebut agar menambah bahan referensi perkuliahan.


Informan dalam penelitian ini berjumlah 2 orang, meliputi: 1 (satu) orang Pustakawan Perpustakaan Universitas Pendidikan Indonesia dan 1 (satu) orang Pengelola Perpustakaan Korean Corner. Analisis data yang digunakan oleh peneliti yaitu analisis data model Miles dan Huberman. Terdapat tiga macam kegiatan dalam analisis data kualitatif, yaitu reduksi data, penyajian (data display), penarikan kesimpulan, berikut penjelasannya:


1. Reduksi Data

Data yang telah direduksi akan memberikan gambaran yang lebih jelas, dan mempermudah penelitian untuk melakukan pengumpulan data selanjutnya (Sugiyono, 2008:247). Analisis data pada penelitian ini, dimulai dengan membuat transkip wawancara dengan memutar kembali rekaman hasil wawancara oleh informan mengenai Pemanfaatan fasilitas Korean Corner kemudian dipilah berdasarkan informasi yang relevan mengenai tujuan penelitian.


2. Penyajian Data

Penyajian data dapat dipahami sebagai langkah penyajian data, dimana data yang telah selesai direduksi disajikan agar dapat dipahami untuk mendapatkan kesimpulan dan jawaban permasalahan penelitian. Penyajian data dapat dilakukan dengan mengelompokan data yang sesuai dengan permasalahannya masing-masing. Penyajian data yang paling sering digunakan dalam penelitian kualitatif adalah melalui teks yang bersifat naratif (Sugiyono, 2008:249). Dalam penelitian mengenai Pemanfaatan Fasilitas Korean Corner ini untuk memudahkan penarikan kesimpulan dalam setiap data yang diperoleh baik dari metode observasi, wawancara maupun studi dokumentasi, data juga disajikan dalam bentuk tabel.


3. Penarikan Kesimpulan

Langkah ketiga dalam analisis data kualitatif menurut Miles and Huberman dalam Sugiyono (2008:252), yaitu penarikan simpulan dan verifikasi. Penarikan simpulan dilakukan setelah semua data direduksi dan disajikan dengan rapi penarikan kesimpulan ini adalah untuk menjawab rumusan masalah yang dirumuskan sejak awal.


HASIL DAN PEMBAHASAN

Pada bagian ini akan dijelaskan tentang hasil penelitian yang telah dilakukan berdasarkan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Penelitian dengan judul “Pemanfaatan Fasilitas Korean Corner di Perpustakaan Universitas Pendidikan Indonesia” dilakukan dengan teknik analisis data kualitatif. Subjek dalam penelitian ini merupakan informan yang memberikan data saat wawancara yakni satu orang Pengelola Fasilitas Korean Corner Perpustakaan Universitas Indonesia yaitu Ibu Dian Arya Susanti, S. Sos., M.T. Adapun objek dalam penelitian ini adalah Pemanfaatan Fasilitas Korean Corner.


Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan bersama dengan 1 orang pengelola fasilitas Korean Corner yaitu Ibu Dian Arya Susanti, S.Sos.,M.T. bahwa Korean corner sendiri sudah berdiri sejak bulan Februari 2017 dan salah satu tujuan dari adanya fasilitas ini karena keberadaan program studi yang ada di Universitas Pendidikan Indonesia yaitu Pendidikan Bahasa Korea.


Selain karena keberadaan prodi, salah satu keberadaan fasilitas Korean Corner ini dikarenakan faktor budaya korea atau korean wave yang baru-baru ini marak dan semakin trend dikalangan anak muda khususnya mahasiswa. Korean Corner sendiri memiliki kira-kira koleksi buku sekitar 120 Judul buku, dan Majalah terdapat 7 judul yang merupakan koleksi bulanan terhitung dimulai di tahun 2019 yang mana koleksi tersebut berasal dari hibahan langsung oleh Korean Cultural Corner.

 

Data Pengunjung Korean Corner.


Berdasarkan pengamatan dan pernyataan Pengelola perpustakaan, Pemustaka yang Paling banyak berkunjung ke Korean Corner adalah para Pemustaka yang memang berkuliah di UPI. Bu Dian mengatakan bahwa untuk statistik data pengunjung kita belum membuat, namun dari data yang ada di buku tamu pengunjung setidaknya ada 8-10 orang setiap harinya yang memanfaatkan fasilitas Korean Corner di Perpustakaan UPI.


Kunjungan pemustaka yang memanfaatkan Fasilitas Korea Corner pada tahun 2022 memiliki minat baca yang tinggi pada fasilitas korean corner dibuktikan dengan data buku tamu pengunjung. Berikut adalah hasil dari data buku tamu pengunjung per-Tahun :


Tahun

UPI

NON UPI

2017

910 Orang

5 Orang

2018

855 Orang

7 Orang

2019

765 Orang

3 Orang

2020

615 Orang

2 Orang

2021

750 Orang

3 Orang

2022

820 Orang

4 Orang

2023

740 Orang

3 Orang

Tabel 1. Data Pengunjung Per-Tahun

Pemanfaatan Fasilitas Korean

Corner Bagi Pemustaka.  


Dengan berbagai fasilitas yang telah disediakan di Korean Corner seperti; komputer,televisi, meja dan bantal duduk, desain yang menarik, wifi, sirkulasi udara yang sejuk, koleksi cetak maupun non-cetak, dll menjadikan para pemustaka merasa nyaman berada di ruangan tersebut menurut survey yang telah dilakukan pada tahun 2017.


Namun, terdapat beberapa alasan yang membuat pemustaka kurang nyaman di ruangan tersebut. Faktor kurang nyamannya pemustaka seperti colokan yang rusak,komputer yang terkunci, jaringan internet atau wifi yang terbatas yang membuat kurangnya antusias pemustaka untuk berkunjung ke ruangan Korean Corner.


Gambar 1. Name Plate Peresmian KICC (Korean Indonesia Culture Corner)

Gambar 2. Fasilitas komputer yang disediakan di Korean Corner

Gambar 3. Rak bahan koleksi Korean Corner

Gambar 4. Fasilitas meja dan sofa duduk bagi Pemustaka Korean Corner

KESIMPULAN

Berdasarkan hasil wawancara penelitian tentang pemanfaatan fasilitas Korean Corner di Perpustakaan Universita Pendidikan Indonesia diperoleh kesimpulan sebagai berikut :

1) Layanan fasilitas Korean Corner sudah cukup baik, namun terdapat beberapa kendala yaitu fasilitas yang sebagian rusak seperti, colokan yang rusak,komputer yang terkunci, jaringan internet atau wifi yang terbatas yang membuat kurangnya antusias pemustaka untuk berkunjung ke ruangan Korean Corner.

2)  Minat pemustaka Korean Corner setiap tahunnya mengalami naik turun dibuktikan         dengan adanya data buku tamu pengunjung setiap tahunnya.

3) Sedikitnya jumlah koleksi Korean Corner membuat para pemustaka menjadi tidak memanfaatkan dengan baik fasilitas yang di sediakan ruangan Korean Corn.


DAFTAR PUSTAKA

Moloeng, Lexy J.2013. Metode Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Mukhtar.2013. Metode Penelitian Deskriptif Kualitatif. Jakarta: GP Press Group

Qori Rahmi Fauziah Ismaya, 2019 “Pemanfaatan Korean Corner Di Perpustakaan Universitas  Pendidikan Indonesia (Studi Kasus Pada Mahasiswa Pendidikan Bahasa Korea)”

Sutarno N.S. 2003 Perpustakaan dan Masyarakat

Soekanto, Soerjono. 2003.Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Standar Nasional Perpustakaan. 2011 Standar Pengelolaan Perpustakaan Desa atau kelurahan

Sulistyo -Basuki. Pengantar Ilmu Perpustakaan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Sugiyono. 2008. Metode Penelitian kuantitatif. Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. 2011. Metode penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.


Sy. Apero Fublic

Via Artikel
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Natal: Saat Kasih Menyapa Kaum Miskin sebagai Jantung Injil. (Renungan Natal berdasarkan Lukas 2:1–20)

Natal: Saat Kasih Menyapa Kaum Miskin sebagai Jantung Injil. (Renungan Natal berdasarkan Lukas 2:1–20)

Thursday, December 18, 2025
Banjir Dayeuhkolot Kenapa Kita Masih Kena Bencana yang Sama?

Banjir Dayeuhkolot Kenapa Kita Masih Kena Bencana yang Sama?

Thursday, December 18, 2025
Hustle Culture di Balik Begadang Mahasiswa: Prestasi Dikejar, Atensi Menghilang

Hustle Culture di Balik Begadang Mahasiswa: Prestasi Dikejar, Atensi Menghilang

Thursday, December 18, 2025

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Dari Instagram ke TikTok : “Mengapa Platform Video Pendek Lebih Bebas dari Tekanan Pencapaian Sosial ?”

PT. Media Apero Fublic- Thursday, January 08, 2026 0
Dari Instagram ke TikTok : “Mengapa Platform Video Pendek Lebih Bebas dari Tekanan Pencapaian Sosial ?”
APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Di era serba media sosial saat ini, platform seperti instagram maupun TikTok menjadi dua aplikasi yang paling sering di…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
BPD Lumpatan II Serahkan langsung proposal usulan ke anggota DPRD MUBA pada reses II.

BPD Lumpatan II Serahkan langsung proposal usulan ke anggota DPRD MUBA pada reses II.

Thursday, April 23, 2020
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 202642
  • 20251139
  • 2024203
  • 2023142
  • 2022103
  • 2021365
  • 2020435
  • 2019281

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Alor Amerika Serikat Andai-Andai Angkat Besi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua BABEL Badan Pemerintah Bali Bandung Bangka Barat Bangkinang Banten Banyuasin Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Beladiri Belanda Belu Belum Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Berita Berita Daerah Berita Daerah Berita Nasional Berita Internasional Berita Nasional Binjai Biruisme Bisnis BNN Bogor Bola BOLMONGUT BOLTARA Brand Brazil Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Cililin Dairi Daratan Daratan dan Hutan Deli Serdang Desa Dongeng Dongeng Dunia DPR RI DPRD DRPD Dunia Anak e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Fotografi Gatget Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ilmu Kesastraan Indragiri Hulu Info Desa Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Masyarakat Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jembrana Jepang Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik KABAR Kabar Buku Kabar Desa Kabupaten HST KALBAR KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolisian Karo Kata Mutiara Katolik Keislaman Kekristenan Kepemimpinan Kepolisian Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita kesenian Ketapang Kisah Legenda Kolaka Konawe Selatan Korupsi Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu Labuhanbatu LABURA Lamandau Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lingkungan Hidup Lombok Lubuk Linggau Lubuk Pakam Lubuklinggau Mahasiswa Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Mappi Marinir Mask Medan Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Morowali Morut MORUT Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara MUSI Musi Rawas Musik Nasional NTT Ogan Ilir OKI OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Palangkaraya Palembang Panjat Tebing Pantun Papua Barat Daya Papua Selatan Parigi Moutong Pariwisata Partai Pasuruan PDF Pekanbaru Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Pesisir Selatan Pinrang Politik Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purworejo Pustakawan PWI PWI Sumatera Selatan PWI Sumsel PWI SumSel Renang Riau Rote Ndao Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Semarang Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Silat Simalungun Singapura Skil Wanita Smart TV Solok Solok Kota Sorong Sosial dan Masyarakat Sosial Masyarakat Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SUMBAR SUMBER Sumber Air Sumedang SUMSEL SUMUT Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Datar TANAH DATAR Tangerang TANJABAR Tanjung Selor Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPUT Tebing Tinggi Teknologi Temanggung TNI TNI AD TNI AL TNI AU Tokoh Wanita Tradisi UKM UKM-Bisnis UMKM Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly
    Sepeda Motor Listrik Produksi U^Winfly APERO FUBLIC.- U^Winfly merupakan Perusahaan Industrial pada sektor bergerak industri kendaraan list...
  • Natal: Saat Kasih Menyapa Kaum Miskin sebagai Jantung Injil. (Renungan Natal berdasarkan Lukas 2:1–20)
    APERO FUBLIC    I    MAHASISWA .-  Natal selalu membawa pesan sukacita, namun sukacita itu tidak lahir dari kemegahan dunia. Da...
  • Banjir Dayeuhkolot Kenapa Kita Masih Kena Bencana yang Sama?
    Banjir Dayeukolot (dok. internet) APERO FUBLIC  I    OPINI .-  Banjir besar yang melanda Dayeuhkolot lagi-lagi bikin warga kerepotan. Cura...
  • Hustle Culture di Balik Begadang Mahasiswa: Prestasi Dikejar, Atensi Menghilang
    “Burnout is not the price you have to pay for success” — Arianna Huffington APERO FUBLIC   I    ESAI . -  Tuntutan untuk selalu ...
  • Remaja di Era Media Sosial: Aktivitas Fisik, Kecemasan, dan Kebugaran Tubuh
    “ Ketika jari terus bergerak di layar, tubuh perlahan berhenti bergerak di dunia nyata ” APERO FUBLIC   I  ESAI .-  Kemudahan akses teknolog...
  • Shame Culture: Ketika Rasa Malu Menjadi Belenggu Kreativitas Generasi Muda
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Dalam lingkungan sosial Indonesia yang kental dengan nilai-nilai tradisional, konsep shame culture atau budaya m...
  • Jangan Stres Saat Sakit: Fakta Ilmiah yang Harus Kamu Tahu
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Sakit bukan cuma soal fisik. Ia juga menguji pikiran dan kesabaran kita. Makanya, setiap kali flu, d...
  • Media Sosial: Manfaat Besar atau Risiko Nyata bagi Remaja ?
    Perubahan Interaksi Sosial Remaja di Era Digital APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Media sosial kini menjadi ruang utama bagi remaja Indonesia . D...
  • Membangun Ekosistem Cerdas melalui Transformasi Digital
    APERO FUBLIC  I  OPINI .-  Di era globalisasi dan kemajuan teknologi yang pesat, transformasi digital menjadi keniscayaan bagi pembangunan...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

Sunday, June 23, 2019
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Dongeng si Kera dan si Bangau. Dari Sulawesi Utara

Dongeng si Kera dan si Bangau. Dari Sulawesi Utara

Saturday, January 18, 2020
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020

Popular Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Natal: Saat Kasih Menyapa Kaum Miskin sebagai Jantung Injil. (Renungan Natal berdasarkan Lukas 2:1–20)

Natal: Saat Kasih Menyapa Kaum Miskin sebagai Jantung Injil. (Renungan Natal berdasarkan Lukas 2:1–20)

Thursday, December 18, 2025
Banjir Dayeuhkolot Kenapa Kita Masih Kena Bencana yang Sama?

Banjir Dayeuhkolot Kenapa Kita Masih Kena Bencana yang Sama?

Thursday, December 18, 2025
Hustle Culture di Balik Begadang Mahasiswa: Prestasi Dikejar, Atensi Menghilang

Hustle Culture di Balik Begadang Mahasiswa: Prestasi Dikejar, Atensi Menghilang

Thursday, December 18, 2025
Remaja di Era Media Sosial: Aktivitas Fisik, Kecemasan, dan Kebugaran Tubuh

Remaja di Era Media Sosial: Aktivitas Fisik, Kecemasan, dan Kebugaran Tubuh

Tuesday, December 23, 2025
Shame Culture: Ketika Rasa Malu Menjadi Belenggu Kreativitas Generasi Muda

Shame Culture: Ketika Rasa Malu Menjadi Belenggu Kreativitas Generasi Muda

Tuesday, December 23, 2025
Jangan Stres Saat Sakit: Fakta Ilmiah yang Harus Kamu Tahu

Jangan Stres Saat Sakit: Fakta Ilmiah yang Harus Kamu Tahu

Tuesday, December 30, 2025
Media Sosial: Manfaat Besar atau Risiko Nyata bagi Remaja ?

Media Sosial: Manfaat Besar atau Risiko Nyata bagi Remaja ?

Wednesday, December 10, 2025
Membangun Ekosistem Cerdas melalui Transformasi Digital

Membangun Ekosistem Cerdas melalui Transformasi Digital

Wednesday, December 10, 2025

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 56 Berita 1073 Berita Daerah 1184 Berita Internasional 32 Berita Nasional 1115 Brand 117 Budaya Daerah 33 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 28 Cerita Rakyat 12 Cerpen 12 Dongeng 67 Ekonomi 25 Elektronik 21 FASHION 12 Fauna 4 Flora 62 Healthy & Fitness 14 Ibu dan Anak 1 Islam dan Budaya 11 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Islam dan Masyarakat 3 Jurnalisme Kita 17 Kampus 224 Kesehatan 18 Kisah Legenda 10 Kuliner 22 Mitos 15 Opini 170 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 39 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 6 Puisi 48 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 1 Sastra Kita 24 Sastra Klasik 53 Sastra Lisan 13 Sejarah Daerah 24 Sejarah Kebudayaan 28 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 7 Tablet 20 Teknologi 147 Tokoh Wanita 9 UKM-Bisnis 12 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23 kesenian 4
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us