5/17/2021

Mengenal Ceko (Kaempferia Galanga)

Apero Fublic. Flora. Ceko atau yang dikenal dengan kencur adalah jenis tanaman obat dan rempah-rempah. Memiliki nama ilmiah kaempferia galanga, dari keluarga zingiberales dan genus kaempferia. Ceko yang terbilang unik, memiliki akar dan batang di dalam danah dan hanya daunnya yang menyembul di atas permukaan tanah. Daun ceko menempel di tanah dimana dia tumbuh. Ceko di Malaysia dikenal dengan nama cekur, dan pro hom dalam bahasa Thailand.

Di Indonesia ceko dikenal dengan nama; ceuko (Aceh), cikur (Sunda), cekuh (Bali), kencur (Jawa), cekir (Sumba). Ceko secara tradisional umbi muda dijadikan obat sakit perut dengan cara dikonsumsi langsung. Daun muda yang masih menggulung dan umbi muda dijadikan ulam makan. Daun muda juga dijadikan bumbu gulai pindang sayur, pindang cendawan, campuran sayur lainnya.

Ceko jenis tanaman obat keluarga temu-temuan seperti kunyit, jahe, lantemu, laos dan sejenisnya. Umbi atau rimpang ceko mengandung minyak atsiri dan alkoloid yang dimanfaatkan sebagai stimulan. Penduduk percaya umbi ceko dapat membuat nyaman perut. Sehingga suka di konsumsi penduduk. Perna kita mengenal minuman beras kencur yang pernah populer. Salah satu bentuk pengolahan ceko.

Di Sumatera Selatan muncul teka-teki yang menggambarkan ceko. Yaitu, “Rimba apa yang tidak dapat dimasuki, bahkan oleh burung puyuh sekalipun.” Jawabnya, ceko. Ceko dapat tumbuh di dataran rendah dan tinggi di kawasan tropis. Tumbuh subur di tanah yang gembur, dan tanah terbakar. Ceko diperbanyak dengan umbinya, dan dengan cara memecah-mecah rumpunnya.

Ceko terdiri dua jenis, yang berbeda hanya pada bentuk daunnya. Satu jenis berdaun lebar membulat terhampar di permukaan tanah, satu berdaun menyempit panjang tegak. Ceko tumbuh berumpun, dengan tunas-tunas baru sehingga rumpun semakin lebar dan menyebar. Satu rumpun memiliki daun antara tiga sampai enam helai daun.

Daun muda menggulung tegak ke atas. Bunga ceko sangat indah, dengan warna putih dan ungu pada tengah kelopak bunga. Kelopak bunga terdiri dari tiga sampai empat kelopak. Bunga muncul ditenga batang rumpunnya. Ceko dipercaya dapat mengobati masuk angin dan radang lambung.

Oleh. Alvin Aretunang, S.Hum.
Editor. Desti, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Lubuk Linggau, 17 Mei 2021.

Sy. Apero Fublic

0 komentar:

Post a Comment