Feature
Kampus
KKN
Mahasiswa
Pendidikan
Semarang
Sulap Botol Bekas Jadi Gantungan Kunci, Cara Kreatif Siswa SDN Brongkol 01 Peduli Lingkungan
APERO FUBLIC I SEMARANG.– Tim Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa Inisiator Terpadu (KKN MIT) ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 53 mengadakan pelatihan pembuatan gantungan kunci dari botol bekas bagi siswa kelas 4 dan 5 SDN Brongkol 01, Desa Brongkol, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Selasa (18/8/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja unggulan tim KKN yang mengangkat isu pengelolaan sampah plastik melalui pendekatan yang ramah anak.
Pelatihan berlangsung melalui dua tahap, yakni demonstrasi, dan praktik langsung. Siswa diajak mengubah botol plastik bekas pakai menjadi gantungan kunci yang unik dan bernilai jual. Melalui kegiatan ini, siswa dilatih kreativitasnya, dikenalkan pada kepedulian terhadap lingkungan secara ramah anak, sekaligus diasah keterampilan motorik halusnya lewat pemanfaatan barang bekas.
Guru Kelas 4 SDN Brongkol 01, Catur Ayu Pratiwi, mengungkapkan bahwa antusiasme siswa terlihat jelas selama kegiatan berlangsung, mengingat membuat kerajinan dari botol bekas menjadi pengalaman baru bagi mereka.
“Anak-anak sangat senang, karena ini pengalaman baru bagi mereka bisa membuat kerajinan tangan dari botol bekas. Nilai yang ditanamkan tentunya kreativitas, karena mereka bisa berkreasi sesuai keinginan masing-masing. Kalau hasilnya bagus, bahkan bisa dijual dan menambah uang saku anak-anak. Anak-anak juga jadi tahu, botol plastik yang semula sampah, kalau diolah dengan tepat bisa bermanfaat dan punya nilai ekonomis,” ujar Catur Ayu Pratiwi.
Antusiasme juga tampak dari para siswa yang mengikuti pelatihan. Salah satunya Orlin, siswa Kelas 4 SDN Brongkol 01, yang mengaku senang bisa membuat gantungan kunci dari botol plastik untuk pertama kalinya.
“Aku senang, ini pertama kalinya aku bikin gantungan kunci dari botol plastik. Biasanya botol plastik cuma aku pakai buat wadah pensil, sekarang jadi tahu bisa dibuat kerajinan lain juga. Aku mau coba bikin lagi di rumah,” kata Orlin.
Melalui pelatihan pembuatan gantungan kunci dari botol bekas ini, tim KKN MIT ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 53 berharap siswa SDN Brongkol 01 tidak hanya terampil berkreasi, tetapi juga tumbuh kesadarannya untuk mengelola sampah plastik di lingkungan sekitar menjadi barang yang lebih bermanfaat.
Oleh: KKN Posko 53
Mahasiswa KKN MIT ke-22 UIN Walisongo.
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment