Feature
Kampus
KKN
Mahasiswa
Pendidikan
KKN Undip Desa Sribit Dorong Penguatan Daya Saing BUMDes Melalui Inovasi Pangan Berbahan Tepung Beras
APERO FUBLIC I KLATEN.— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) Elisabeth Simanullang dari Program Studi Teknologi Pangan, yang bertugas di Desa Sribit, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, melaksanakan Program Kerja Multidisiplin berupa "Pengembangan Produk Pangan Berbahan Dasar Tepung Beras untuk Meningkatkan Nilai Tambah Beras Lokal". Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 30 Juli 2026, bersamaan dengan kegiatan rutin ibu-ibu PKK RT 02 RW 06 Desa Sribit.
Program ini atas dasar besarnya potensi hasil pertanian padi di Desa Sribit yang selama ini belum banyak diolah menjadi produk bernilai jual lebih tinggi. Pengolahan beras lokal menjadi tepung beras dan produk olahannya dinilai sebagai salah satu langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah komoditas tersebut sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
Edukasi Konsep Gluten Free dan Praktik Pengolahan Tepung Beras
Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai konsep gluten free kepada ibu-ibu PKK dan pelaku UMKM yang hadir. Setelah pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan produk pangan berbahan dasar tepung beras, mulai dari pengolahan bahan hingga proses akhir penyajian, yang ditutup dengan sesi tanya jawab.
Sosialisasi Peluang Usaha Berbasis Tepung Beras Lokal
Pelaksanaan program dengan memperkenalkan berbagai teknik pengolahan tepung beras menjadi produk pangan yang memiliki nilai ekonomis, sekaligus pemahaman mengenai potensi tepung beras sebagai bahan baku alternatif yang mudah didapat dan ramah biaya produksi bagi pelaku usaha rumahan.
Pendekatan ini diharapkan dapat membekali ibu-ibu PKK dan pelaku UMKM dengan keterampilan baru dalam mengolah beras lokal menjadi produk pangan yang lebih variatif dan bernilai jual, sehingga dapat menjadi peluang usaha tambahan bagi masyarakat.
Antusiasme Ibu PKK dan Pelaku UMKM
Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan berlangsung. Para ibu PKK dan pelaku UMKM aktif mengikuti setiap tahapan pembuatan produk. Kegiatan berjalan lancar dan kondusif jumlah ibu PKK yang hadir sebanyak 17 orang.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah awal penguatan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal, sekaligus mendukung program besar BUMDes Desa Sribit dalam meningkatkan daya saing melalui inovasi produk, tata kelola yang lebih baik, dan pembukuan keuangan yang tertib.
Program kerja ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan multidisiplin Tim KKN Undip di Desa Sribit yang secara keseluruhan berfokus pada penguatan kapasitas BUMDes, mulai dari sisi branding, tata kelola organisasi, hingga pembukuan keuangan yang lebih transparan dan akuntabel.
Oleh: Tim KKN Desa Sribit
Peliputan: Elisabeth Simanullang
Editor. Tim Redaksi
Artikel ini merupakan bagian dari rangkaian publikasi Program Kerja Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Tahun 2026 di Desa Sribit, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten.
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment