-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Hukum Opini Pendidikan Sosial Masyarakat Sosiologi 81 Tahun Indonesia Merdeka: Menagih Janji Keadilan Sosial dalam Konstitusi
Hukum Opini Pendidikan Sosial Masyarakat Sosiologi

81 Tahun Indonesia Merdeka: Menagih Janji Keadilan Sosial dalam Konstitusi

Oleh: Muh. Andrai Mamas, S.H.
PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
17 Aug, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Muh. Andrai Mamas, S.H.

APERO FUBLIC  I  Setiap bulan Agustus, Indonesia kembali dipenuhi warna merah putih. Jalan-jalan dihiasi umbul-umbul, berbagai perlombaan digelar, dan pidato tentang kemerdekaan terdengar di banyak tempat. Semua itu tentu penting. Bangsa yang merdeka memang perlu merawat ingatan tentang perjuangannya.

Namun, setelah 81 tahun Indonesia merdeka, ada pertanyaan yang rasanya tidak boleh terus kita hindari: apa sebenarnya ukuran kemerdekaan itu?

Apakah cukup dengan terbebas dari penjajahan? Apakah cukup dengan memiliki bendera sendiri, pemerintahan sendiri, dan konstitusi sendiri? Atau kemerdekaan seharusnya juga diukur dari seberapa jauh negara mampu memastikan setiap warga negara memperoleh perlindungan hukum, perlakuan yang adil, dan kesempatan yang layak untuk hidup sejahtera?

Pertanyaan tersebut menjadi penting karena sejak awal kemerdekaan, konstitusi Indonesia sesungguhnya tidak hanya berbicara mengenai kedaulatan negara. Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 memuat cita-cita yang jauh lebih besar: melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan mewujudkan keadilan sosial.

Artinya, kemerdekaan bukanlah tujuan yang berhenti pada 17 Agustus 1945. Kemerdekaan adalah pekerjaan yang terus menerus harus diwujudkan melalui penyelenggaraan negara. Di sinilah hukum memiliki posisi yang sangat penting.

Indonesia secara tegas menempatkan dirinya sebagai negara hukum. Pasal 1 ayat (3) UUD 1945 menyatakan bahwa Indonesia adalah negara hukum. Konsekuensinya, kekuasaan tidak boleh berjalan semata-mata berdasarkan kehendak penguasa. Setiap tindakan negara harus memiliki dasar hukum, dan hukum seharusnya menjadi instrumen untuk memastikan hak warga negara terlindungi.

Tetapi persoalannya tidak berhenti pada pertanyaan apakah hukum sudah dibuat. Pertanyaan yang jauh lebih penting adalah: untuk siapa hukum itu bekerja? Sebab hukum yang baik di atas kertas belum tentu menghasilkan keadilan dalam kenyataan. Kita bisa memiliki begitu banyak undang-undang, lembaga penegak hukum, prosedur peradilan, dan berbagai kebijakan negara. 

Namun, keberadaan perangkat tersebut belum otomatis menjamin bahwa masyarakat merasakan keadilan. Bagi sebagian warga negara, hukum mungkin hadir sebagai pelindung. Tetapi bagi sebagian lainnya, hukum justru terasa jauh, rumit, mahal, dan sulit dijangkau.

Di titik inilah refleksi kemerdekaan menjadi lebih serius.

Keadilan sosial tidak boleh dipahami hanya sebagai pembagian bantuan atau pembangunan fisik. Keadilan sosial juga menyangkut bagaimana negara memperlakukan warganya ketika berhadapan dengan hukum. Orang yang memiliki sumber daya ekonomi besar tidak semestinya memiliki peluang yang jauh lebih besar untuk memperoleh keadilan dibandingkan masyarakat yang secara ekonomi lemah.

Prinsip persamaan di hadapan hukum bukan sekadar kalimat normatif. Ia harus dirasakan dalam praktik. Jika seseorang yang memiliki kekuasaan dapat memperoleh akses hukum dengan cepat, sementara masyarakat biasa harus berhadapan dengan prosedur yang panjang dan sulit, maka kita patut bertanya apakah prinsip kesetaraan di hadapan hukum telah benar-benar bekerja.

Namun, kita juga harus berhati-hati. Tidak semua ketimpangan sosial dapat serta-merta disebut sebagai kegagalan hukum. Hukum bukan satu-satunya faktor yang menentukan keadilan. Ada persoalan kemiskinan, pendidikan, birokrasi, kualitas kelembagaan, budaya hukum, politik, bahkan ketimpangan akses terhadap informasi.

Justru karena itulah persoalan keadilan sosial tidak dapat diselesaikan hanya dengan membuat undang-undang baru. Indonesia tidak kekurangan aturan. Yang sering menjadi persoalan adalah jarak antara hukum sebagai norma dan hukum sebagai kenyataan.

Konstitusi telah memberikan arah. Pemerintah memiliki kewenangan. Lembaga negara memiliki fungsi. Tetapi semua itu pada akhirnya diuji oleh satu hal sederhana: apakah masyarakat merasakan manfaatnya? Dalam konteks inilah kita perlu membedakan antara negara yang sekadar memiliki hukum dan negara yang benar-benar menegakkan hukum.

Memiliki hukum relatif mudah. Membentuk undang-undang dapat dilakukan melalui proses politik. Membentuk lembaga juga dapat dilakukan melalui regulasi. Tetapi memastikan hukum bekerja secara adil membutuhkan sesuatu yang jauh lebih sulit: konsistensi, integritas, independensi lembaga, keberanian menegakkan hukum, serta kemauan politik untuk memperlakukan setiap warga negara secara setara.

Karena itu, peringatan HUT ke-81 RI seharusnya tidak hanya menjadi momentum untuk mengingat bagaimana bangsa ini memperoleh kemerdekaan, tetapi juga kesempatan untuk mengevaluasi bagaimana kemerdekaan itu dikelola.

Kita perlu bertanya dengan jujur: apakah hukum masih menjadi sarana untuk mencapai keadilan, atau dalam situasi tertentu justru hanya menjadi instrumen administratif untuk membenarkan keputusan yang telah dibuat? Pertanyaan tersebut mungkin terdengar keras. Tetapi negara hukum memang membutuhkan kritik.

Kritik terhadap hukum dan penyelenggara negara bukanlah bentuk ketidaksetiaan kepada negara. Sebaliknya, kritik justru merupakan bagian dari kehidupan demokratis karena kekuasaan harus selalu dapat dipertanggungjawabkan.

“Menagih” janji keadilan sosial dalam konstitusi juga bukan berarti menuntut negara memberikan kehidupan yang serba sempurna. Tidak ada negara yang mampu menghapus seluruh ketimpangan. Tidak ada sistem hukum yang dapat menjamin bahwa setiap orang akan memperoleh hasil yang sama.

Yang harus dituntut adalah sesuatu yang lebih mendasar: kesetaraan kesempatan, kepastian hukum, perlindungan terhadap hak warga negara, dan penegakan hukum yang tidak diskriminatif.

Sebab kemerdekaan akan kehilangan sebagian maknanya apabila warga negara hanya merdeka secara formal, tetapi belum sepenuhnya merasakan keadilan dalam kehidupan sehari-hari.

Kita tentu boleh bangga dengan perjalanan Indonesia selama 81 tahun. Tetapi nasionalisme tidak seharusnya membuat kita kehilangan kemampuan untuk mengoreksi diri. Mencintai negara bukan berarti selalu mengatakan bahwa semuanya baik-baik saja.

Justru bangsa yang matang adalah bangsa yang mampu merayakan pencapaiannya sekaligus mengakui kekurangannya. Pada akhirnya, ukuran keberhasilan kemerdekaan bukan hanya seberapa meriah kita merayakan 17 Agustus, tetapi seberapa serius negara menjalankan mandat konstitusinya setelah perayaan itu selesai.

Bendera akan kembali diturunkan. Umbul-umbul akan dilepas. Perlombaan akan berakhir. Pidato-pidato akan dilupakan. Tetapi persoalan keadilan tetap tinggal bersama masyarakat.

Karena itu, pada 81 tahun Indonesia merdeka, mungkin sudah waktunya kita tidak hanya bertanya “apa yang telah kita capai sebagai bangsa?”, tetapi juga bertanya lebih kritis: “sudah sejauh mana negara memenuhi janji yang dibuatnya sendiri melalui konstitusi?”

Jika kemerdekaan adalah jalan menuju kesejahteraan dan keadilan, maka perjalanan itu jelas belum selesai. Dan tugas kita bukan sekadar merayakannya. Tugas kita adalah terus memastikan agar kemerdekaan benar-benar dirasakan sebagai keadilan.

Oleh: Muh. Andrai Mamas, S.H.
Editor. Tim Redaksi

Sy. Apero Fublic

Via Hukum
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Urbanisasi Tinggi di Batam, Pemerintah Soroti Kesenjangan Tenaga Kerja

Urbanisasi Tinggi di Batam, Pemerintah Soroti Kesenjangan Tenaga Kerja

Saturday, July 25, 2026
Konser Gebyar Kewirausahaan Pemuda Semarakkan HUT ke 344 Kota Bandar Lampung

Konser Gebyar Kewirausahaan Pemuda Semarakkan HUT ke 344 Kota Bandar Lampung

Saturday, July 25, 2026
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Refleksi HUT ke-81 Kemerdekaan RI: Memaknai Kemerdekaan dengan Pengabdian dan Kontribusi Generasi Muda

PT. Media Apero Fublic- Sunday, August 16, 2026 0
Refleksi HUT ke-81 Kemerdekaan RI: Memaknai Kemerdekaan dengan Pengabdian dan Kontribusi Generasi Muda
Foto 1: Muhammad Daffa Aulia, Ketua PC IPNU Kabupaten Tangerang  I  Dok. Penulis.  APERO FUBLIC   I  TANGERANG.—   Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Keme…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20261718
  • 20251140
  • 2024217
  • 2023142
  • 2022105
  • 2021368
  • 2020435
  • 2019282
  • 20183

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Tengah Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua Australia BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Bantaeng Banten Bantul Banyuasin Banyuwangi Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan Berita Berita anggal Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Bireuen Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bojonegoro Bola BOLMONGUT BOLTARA Bone Bosnia Boven Digoel Brand Brazil Brebes Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cilegon Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Demak Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Geografi Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra India Indragiri Hulu Indramayu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jember Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kendal Kepahiang Kepemimpinan Kepulauan Riau Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Klaten Kolaka Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lhokseumawe Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Dua Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna Ngawi Nias Selatan NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang PALI Palopo Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Paringi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pematangsiantar Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Perternakan Pesisir Selatan Peternakan Pidie Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purwokerto Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen Sastra Modern SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Seluma Semarang SEMSEL Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidenreng Rappang Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Singkawang Skil Wanita SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang Sumenep SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Bumbu Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Tebo Teknologi Temanggung Tenaga Kerja Thailand TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik
    Apero Fublic.- Lembar pertama dari naskah Sayir Khadamuddin, diawali dengan basmalah. Syair Khadamuddin adalah bentuk sastra lama dari ...
  • Urbanisasi Tinggi di Batam, Pemerintah Soroti Kesenjangan Tenaga Kerja
    APERO FUBLIC  I  BATAM.–   Arus urbanisasi ke Kota Batam terus menunjukkan tren peningkatan seiring berkembangnya kawasan indust...
  • Konser Gebyar Kewirausahaan Pemuda Semarakkan HUT ke 344 Kota Bandar Lampung
    APERO FUBLIC  I    BANDAR LAMPUNG.-  Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menghadiri Konser Gebyar Kewirausahaan Pemuda ya...
  • Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal
    APERO FUBLIC. MUBA.- Setelah berhasil melakukan peralihan pengelolaan kelistrikan dari PT MEP ke PLN, Bupati Muba H M Toha bersama Wakil Bup...
  • Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly
    Sepeda Motor Listrik Produksi U^Winfly APERO FUBLIC.- U^Winfly merupakan Perusahaan Industrial pada sektor bergerak industri kendaraan list...
  • Media Sosial: Manfaat Besar atau Risiko Nyata bagi Remaja ?
    Perubahan Interaksi Sosial Remaja di Era Digital APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Media sosial kini menjadi ruang utama bagi remaja Indonesia . D...
  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Tak Lagi Repot Bayar Tunai, KKN-T IPB University 2026 Dorong UMKM Desa Jayanti Go Digital melalui QRIS-J
    APERO FUBLIC  I  SUKABUMI.– Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi IPB University 2026 Desa Jayanti kembali melaksanak...
  • KPM Mandiri Kelompok 14 Uin Sultanah Nahrasiyah Kunjungi SDLB Desa Burni Bius, Bangun Kebersamaan Bersama Guru dan Siswa
    APERO FUBLIC  I  Burni Bius, Aceh Tengah, 5 Agustus 2026. Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Mandiri Kelompok 14 mela...
  • Mengapa Kecerdasan Emosional Menjadi Kunci di Era Digital?
    Mengapa Kecerdasan Emosional Menjadi Kunci di Era Digital? Oleh: Rifda Arsy Aulia Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Sib...

Editor Post

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Thursday, June 04, 2026
Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Tuesday, June 09, 2026
Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Wednesday, June 03, 2026

Popular Post

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Urbanisasi Tinggi di Batam, Pemerintah Soroti Kesenjangan Tenaga Kerja

Urbanisasi Tinggi di Batam, Pemerintah Soroti Kesenjangan Tenaga Kerja

Saturday, July 25, 2026
Konser Gebyar Kewirausahaan Pemuda Semarakkan HUT ke 344 Kota Bandar Lampung

Konser Gebyar Kewirausahaan Pemuda Semarakkan HUT ke 344 Kota Bandar Lampung

Saturday, July 25, 2026
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Media Sosial: Manfaat Besar atau Risiko Nyata bagi Remaja ?

Media Sosial: Manfaat Besar atau Risiko Nyata bagi Remaja ?

Wednesday, December 10, 2025
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Tak Lagi Repot Bayar Tunai, KKN-T IPB University 2026 Dorong UMKM Desa Jayanti Go Digital melalui QRIS-J

Tak Lagi Repot Bayar Tunai, KKN-T IPB University 2026 Dorong UMKM Desa Jayanti Go Digital melalui QRIS-J

Monday, July 27, 2026
KPM Mandiri Kelompok 14 Uin Sultanah Nahrasiyah Kunjungi SDLB Desa Burni Bius, Bangun Kebersamaan Bersama Guru dan Siswa

KPM Mandiri Kelompok 14 Uin Sultanah Nahrasiyah Kunjungi SDLB Desa Burni Bius, Bangun Kebersamaan Bersama Guru dan Siswa

Tuesday, August 04, 2026
Mengapa Kecerdasan Emosional Menjadi Kunci di Era Digital?

Mengapa Kecerdasan Emosional Menjadi Kunci di Era Digital?

Thursday, August 13, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 71 Berita 1868 Berita Daerah 1771 Berita Internasional 45 Berita Nasional 1242 Brand 117 Budaya Daerah 41 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 69 Cerita Rakyat 12 Cerpen 33 Dongeng 67 Ekonomi 127 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 4 Flora 65 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 11 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 21 Kampus 1067 Kesehatan 46 Kisah Legenda 10 Kuliner 32 Mitos 15 Opini 685 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 58 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 7 Puisi 70 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 64 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 25 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 208 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 42 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us