Feature
Kampus
Mahasiswa
Pendidikan
Semarang
Teknologi
Mahasiswa Teknik Informatika USM Tingkatkan Literasi Digital Remaja RW 9 Tanjung Mas melalui Pelatihan Artificial Intelligence (AI)
APERO FUBLIC I SEMARANG.-- Belasan remaja di RW 9 Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, mengikuti pelatihan bertajuk "Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Meningkatkan Produktivitas dan Literasi Digital Remaja" yang diselenggarakan oleh mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Semarang pada minggu (12/7/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman remaja dalam memanfaatkan teknologi AI secara bijak, produktif, dan bertanggung jawab sebagai bekal menghadapi perkembangan teknologi digital.
Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja individu mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Semarang dalam rangka pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPM XXVIII Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026.
Pelatihan dilaksanakan di Balai RW 9 Kelurahan Tanjung Mas dan diikuti oleh remaja setempat yang aktif menggunakan smartphone, media sosial, dan berbagai platform digital dalam kehidupan sehari-hari.
Pelatihan diawali dengan pengenalan mengenai perkembangan Artificial Intelligence (AI) yang saat ini semakin banyak dimanfaatkan di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, pekerjaan, hingga dunia usaha. Mahasiswa menjelaskan bahwa AI bukan hanya teknologi masa depan, tetapi telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari yang dapat dimanfaatkan secara positif apabila digunakan dengan tepat.
Selanjutnya, peserta diberikan praktik langsung menggunakan aplikasi berbasis AI. Dalam sesi ini, peserta diajarkan cara membuat perintah (prompt) yang efektif agar AI dapat membantu mencari informasi, menyusun ringkasan materi pelajaran, membuat konsep presentasi, menyusun surat sederhana, menghasilkan ide konten media sosial, hingga membantu menemukan ide bisnis atau usaha kreatif.
Melalui praktik tersebut, peserta dapat merasakan secara langsung bagaimana AI mampu meningkatkan efisiensi dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan.
Selain praktik penggunaan AI, mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai etika dalam memanfaatkan teknologi digital.
Peserta diingatkan untuk tidak sepenuhnya bergantung pada hasil AI serta tetap melakukan pengecekan terhadap informasi yang diperoleh agar terhindar dari penyebaran informasi yang tidak benar. Edukasi ini bertujuan membentuk sikap kritis dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi.
Ketua RW 9 Kelurahan Tanjung Mas menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini memberikan wawasan baru bagi para remaja mengenai perkembangan teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan belajar maupun kreativitas.
"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan manfaat bagi para remaja agar mampu memanfaatkan teknologi secara positif, bukan hanya sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi diri," ujarnya.
Salah satu peserta juga mengaku memperoleh pengalaman baru setelah mengikuti pelatihan. Ia menyampaikan bahwa sebelumnya hanya mengetahui AI dari media sosial, namun setelah mengikuti praktik secara langsung menjadi lebih memahami cara memanfaatkan teknologi tersebut untuk membantu tugas sekolah maupun mencari ide kreatif.
Melalui kegiatan ini diharapkan para remaja RW 9 Kelurahan Tanjung Mas mampu meningkatkan literasi digital, memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) secara bijak, serta memiliki keterampilan yang dapat menunjang pendidikan, kreativitas, dan produktivitas di era transformasi digital.
Oleh: Adhitya Rama Saputra
Mahasiswa Universitas Semarang, Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi, Teknik Informatika.
Editor. Tim Redaksi
Boilerplate
Tentang Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK) Program Studi Teknik Informatika Universitas Semarang Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK) Universitas Semarang melalui Program Studi Teknik Informatika berkomitmen menghasilkan lulusan yang unggul, inovatif, dan mampu menerapkan teknologi informasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa didorong untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan secara langsung melalui berbagai program pemberdayaan berbasis teknologi.
Komitmen tersebut diwujudkan dengan menghadirkan kegiatan yang mendukung peningkatan literasi digital, pemanfaatan teknologi secara bijak, serta penguatan kemampuan masyarakat dalam menghadapi perkembangan transformasi digital.
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment