Feature
Kampus
KKN
Mahasiswa
Pekanbaru
Pendidikan
Riau
Mahasiswa FBN Tingkatkan Kesadaran Ibu Rumah Tangga di Perhentian Marpoyan dalam Memilah dan Mengelola Sampah
APERO FUBLIC I MARPOYAN.- Mahasiswa FBN (Fisip Berdampak untuk Negeri) Universitas Riau menggelar program kerja bertema “Sosialisasi Pemilahan dan Pengolahan Sampah Organik dan Anorganik” kepada Ibu-Ibu Majelis Taklim pada Jumat, 26 Juni 2026, pukul 16.00 WIB di Masjid Al Amin Kelurahan Perhentian Marpoyan, Pekanbaru, untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan warga dalam memilah dan mengelola sampah rumah tangga melalui sosialisasi interaktif.
Masalah sampah rumah tangga kerap menjadi perhatian utama di banyak kelurahan kota, termasuk Perhentian Marpoyan. Volume sampah yang terus meningkat, tingginya komposisi sampah organik yang mudah membusuk, serta kurangnya pemilahan dari sumber menyebabkan pencemaran lingkungan, saluran air tersumbat, dan potensi penyakit.
Kegiatan sosialisasi dibuka oleh pembawa acara (MC) yang menyampaikan susunan acara dan mengajak peserta mengikuti kegiatan dengan antusias. Ketua Majelis Taklim, Bu Lusmegawati, memberi kata sambutan yang menegaskan pentingnya partisipasi warga dalam pengelolaan sampah. Ketua Kelompok Mahasiswa FBN Perhentian Marpoyan, Tania Fiolin Aridea kemudian menyampaikan kata sambutan singkat mengenai tujuan program dan komitmen tim untuk mendampingi masyarakat.
Kegiatan ini diisi dengan pemaparan materi yang disampaikan oleh mahasiswa FBN itu sendiri, yakni Masya Ikma Febrianti, Ririn Dwi Safitri, dan Ayub Panjaitan yang membagikan penjelasan praktis mengenai pemilahan dan pengolahan sampah agar bisa langsung diterapkan di rumah.
Materi sosialisasi dimulai dengan penjelasan perbedaan sampah organik (sisa makanan, sayur, buah, sisa kebun) dan anorganik (plastik, kertas laminasi, kaleng), dilanjutkan panduan praktis memilah di rumah tempat sampah terpisah (mis. hijau untuk organik, merah/biru untuk anorganik), pelabelan, dan jadwal pengumpulan organik untuk diolah menjadi kompos serta imbauan membersihkan sampah anorganik sebelum didaur ulang; pembahasan juga mencakup konsep pembuatan kompos secara konseptual (pemilihan bahan hijau/cokelat, pengaturan kelembapan dan aerasi, ciri kompos matang) dan penerapan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle) untuk anorganik, termasuk informasi titik pengumpulan bank sampah di Pekanbaru dan potensi pendapatan dari hasil pemilahan. Sebagai output kegiatan, mahasiswa membuat tong sampah hasil daur ulang galon bekas.
Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung interaktif. Ibu-ibu majelis taklim mengajukan pertanyaan seputar tata cara mengolah sisa bahan dapur menjadi pupuk kompos dan teknik pemilahan yang efektif di rumah. Antusiasme terlihat kuat sepanjang kegiatan. Ruangan dipenuhi canda dan tanya yang menunjukkan keinginan nyata belajar.
“Program ini kami susun agar ibu-ibu bisa langsung mempraktekkan di rumah. Memulai pemilahan dan pengolahan sampah dari rumah penting agar sampah tidak menjadi beban lingkungan. Kami berharap ibu-ibu di sini menjadi agen perubahan di keluarga dan lingkungan sekitar,” ujar Tania Fiolin Aridea, Ketua Kelompok Mahasiswa FBN FISIP Berdampak untuk Negeri.
Acara ditutup dengan penyerahan tong sampah hasil daur ulang buatan mahasiswa kepada Ketua dan ibu-ibu Majelis Taklim, lalu dilanjutkan dengan foto bersama.
Oleh: FBN Marpoyan Universitas Riau
Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi, Ilmu Pemerintahan, dan Hubungan Internasional, Fakultas FISIP, Universitas Riau.
Lokasi Penyusunan Artikel: Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru.
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment