Feature
Kampus
Magang
Mahasiswi
Pariwisata
Pendidikan
Mahasiswa Magang : Dukung Survei Lapangan Usulan Pavingisasi Punden di Desa Duren, Madiun, Jawa Timur
APERO FUBLIC I MADIUN.- Mahasiswa magang pada Bidang Destinasi Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur turut berpartisipasi dalam kegiatan survei lapangan terkait usulan pavingisasi kawasan Punden yang berada di Desa Duren, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun pada tanggal 23 Februari 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas aspirasi masyarakat setempat yang mengusulkan perbaikan sarana dan prasarana pendukung di kawasan wisata spiritual tersebut. Survei lapangan menjadi salah satu tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan karena bertujuan untuk memperoleh data dan informasi secara langsung mengenai kondisi lokasi yang akan menjadi sasaran pembangunan.
Dalam pelaksanaan kegiatan survei, mahasiswa magang berkesempatan mendampingi tim Bidang Destinasi Pariwisata yang melakukan peninjauan langsung ke kawasan Punden. Kehadiran mahasiswa magang tidak hanya sebagai peserta yang mengamati jalannya kegiatan, tetapi juga turut membantu berbagai proses yang diperlukan selama survei berlangsung.
Salah satu tugas yang dilakukan adalah membantu mengumpulkan data lapangan mengenai kondisi akses menuju kawasan Punden. Berdasarkan hasil pengamatan, diketahui bahwa sebagian akses jalan menuju lokasi masih berupa tanah berbatu dengan permukaan yang kurang rata. Kondisi tersebut berpotensi menghambat mobilitas pengunjung, terutama saat musim hujan karena jalan menjadi licin dan sulit dilalui.
Selain melakukan pengamatan terhadap kondisi fisik lokasi, mahasiswa magang juga membantu mendokumentasikan berbagai aspek yang ditemukan selama survei berlangsung. Dokumentasi dilakukan melalui pengambilan foto pada beberapa titik yang dianggap memerlukan perhatian dalam perencanaan pembangunan.
Dokumentasi tersebut berfungsi sebagai data pendukung yang dapat digunakan dalam proses penyusunan laporan hasil survei maupun sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan terkait pembangunan fasilitas pendukung destinasi wisata.
Kegiatan dokumentasi juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memahami pentingnya penyajian data visual dalam mendukung proses perencanaan pembangunan yang dilakukan oleh instansi pemerintah.
Tidak hanya itu, mahasiswa magang juga terlibat dalam pencatatan hasil diskusi yang berlangsung antara tim survei dengan perangkat desa, pengelola kawasan, dan pihak-pihak terkait lainnya.
Diskusi tersebut membahas berbagai kondisi aktual yang dihadapi kawasan wisata spiritual Punden, termasuk kebutuhan pembangunan infrastruktur yang dapat menunjang kenyamanan dan keselamatan pengunjung.
Melalui proses pencatatan tersebut, mahasiswa memperoleh pengalaman dalam menghimpun informasi lapangan secara sistematis dan memahami bagaimana masukan dari masyarakat menjadi salah satu dasar dalam penyusunan program pembangunan daerah.
Selama kegiatan berlangsung, tim survei juga membahas potensi pengembangan wisata spiritual yang dimiliki kawasan Punden. Kawasan ini dinilai memiliki nilai budaya dan spiritual yang dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung.
Oleh karena itu, peningkatan kualitas sarana dan prasarana dianggap penting untuk mendukung pengembangan kawasan wisata secara berkelanjutan. Dalam kesempatan tersebut disampaikan pula bahwa usulan bantuan pembangunan yang diajukan oleh masyarakat telah memperoleh persetujuan pendanaan sebagai langkah awal dalam upaya perbaikan fasilitas kawasan.
Informasi tersebut memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai proses perencanaan dan realisasi program pembangunan yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari masyarakat hingga pemerintah daerah.
Data dan informasi yang diperoleh selama survei lapangan kemudian dihimpun dan disusun oleh mahasiswa magang sebagai bahan dokumentasi kegiatan serta pendukung penyusunan laporan magang. Proses ini memberikan pengalaman berharga dalam pengelolaan data lapangan, mulai dari pengumpulan informasi, pencatatan hasil observasi, hingga penyusunan laporan yang sistematis.
Kegiatan tersebut juga membantu mahasiswa memahami pentingnya data yang akurat dalam mendukung perencanaan dan pengembangan destinasi wisata.
Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan survei lapangan ini, mahasiswa magang memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai proses pengelolaan dan pengembangan destinasi wisata yang dilakukan oleh pemerintah daerah.
Pengalaman tersebut tidak hanya meningkatkan wawasan mengenai perencanaan pembangunan sarana wisata, tetapi juga memberikan kesempatan untuk berkontribusi dalam proses pengumpulan data yang menjadi dasar penyusunan program pembangunan.
Dengan adanya kegiatan pavingisasi yang direncanakan, diharapkan akses menuju kawasan wisata spiritual Punden menjadi lebih baik, sehingga dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung serta mendukung pengembangan potensi wisata di Desa Duren secara berkelanjutan.
Oleh : Yohana Kezia
Mahasiswi UPN 'Veteran" Jawa Timur
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment