Feature
Kampus
Mahasiswa
Pendidikan
Sinergi Lintas Ilmu: Mahasiswa Teknik Listrik Polmed Dalami Alur Produksi CPO di PTPN IV
APERO FUBLIC I GUNUNG BAYU. - 26 Maret 2026 – Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) terbukti memberikan ruang eksplorasi yang luas bagi para pesertanya. Hal ini dirasakan langsung oleh seorang mahasiswa semester 4 dari program D3 Teknik Listrik, Politeknik Negeri Medan (Polmed), yang tengah menjalani magang industri di PTPN IV Regional 2 PKS Gunung Bayu.
Tidak hanya berkutat pada panel dan kabel, ia juga dituntut untuk memahami secara komprehensif proses pengolahan kelapa sawit menjadi Crude Palm Oil (CPO).
Sejak memulai magang pada 20 Februari lalu, mahasiswa yang akrab disapa Abraham ini menyadari bahwa pemeliharaan kelistrikan tidak bisa dipisahkan dari proses operasional pabrik.
Oleh karena itu, ia secara aktif mempelajari alur produksi CPO, mulai dari stasiun penerimaan buah, perebusan (sterilizer), pemipilan (thresher), hingga stasiun ekstraksi (press) dan pemurnian (klarifikasi).
Bagi seorang teknisi kelistrikan, memahami alur pengolahan mesin mekanis ini merupakan langkah yang sangat strategis.
Dengan mengetahui beban kerja dan fungsi setiap mesin di berbagai stasiun pengolahan, analisis gangguan (troubleshooting) pada sistem kelistrikan—seperti rangkaian kontrol, motor penggerak, dan distribusi daya—dapat dilakukan dengan jauh lebih presisi dan cepat.
Bagi Abraham, kesempatan ini memberikan motivasi tersendiri dalam menjalani program MBKM. Ia menyadari bahwa di dunia industri yang sesungguhnya, kolaborasi pemahaman antar-bidang ilmu sangatlah mutlak dibutuhkan.
"Sebagai mahasiswa teknik listrik, pemahaman kita tidak boleh berhenti hanya pada komponen listrik saja. Kita harus paham mesin apa yang digerakkan oleh arus listrik tersebut. Mempelajari alur pengolahan CPO memberikan saya wawasan tentang bagaimana sistem kelistrikan menjadi urat nadi yang menopang seluruh proses produksi pabrik dari awal hingga akhir," ungkapnya.
Melalui pengalaman terjun langsung ke berbagai stasiun pengolahan ini, program magang MBKM diharapkan tidak hanya sekadar mengasah keterampilan teknis (hard skill) mahasiswa di bidang kelistrikan.
Lebih dari itu, program ini membangun pola pikir sistematis, kemampuan pemecahan masalah yang komprehensif, serta kesiapan mental untuk menjadi lulusan vokasi yang tangguh dan adaptif di dunia industri nasional.
Penulis : Simanungkalit
Mahasiswa Politeknik Negeri Medan, Fakultas Teknik Elektro, Prodi Teknik Listrik.
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment