-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Esai Kampus Mahasiswa Pendidikan Mengkritisi Ketimpangan Akses Pendidikan dan Solusi Anak Putus Sekolah di Pedesaan Terpencil
Esai Kampus Mahasiswa Pendidikan

Mengkritisi Ketimpangan Akses Pendidikan dan Solusi Anak Putus Sekolah di Pedesaan Terpencil

Penulis: Chessya Oktariani
PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
21 May, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Penulis: Chessya Oktariani

APERO FUBLIC  I  ESAI.-   Pendidikan adalah hak dasar yang harus dimiliki oleh setiap anak dan menjadi hal yang fundamental untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Akan tetapi, akses pendidikan di Indonesia masih belum merata.

Anak-anak yang tinggal di daerah pedesaan terpencil menghadapi lebih banyak kesulitan serta tantangan dalam menempuh pendidikan atau bersekolah dibandingkan anak-anak yang tinggal di kota, seperti harus menempuh perjalanan jauh ke sekolah, tersedianya uang yang lebih sedikit bagi keluarga, fasilitas dan infrastruktur pendidikan yang terbatas bahkan terkadang tidak memadai, serta turut membantu ayah dan ibu untuk mencari nafkah.

Akibatnya, terlalu banyak anak yang putus sekolah, atau meninggalkan pendidikan jauh sebelum memperoleh kualifikasi apa pun. Data BPS tahun 2023 menunjukkan bahwa, terutama di pedesaan dibandingkan perkotaan, persentase anak tidak bersekolah cenderung meningkat seiring dengan jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Angka SD tetap rendah, yaitu 0,67% secara nasional (0,32% di kota dan 1,12% di pedesaan), SMP naik menjadi 6,93% (5,82%) di kota dan 8,45% di pedesaan). SMA mencapai 21,61% (18,50% di kota dan 26,06% di desa). Hal ini menunjukkan kemungkinan putus sekolah yang meningkat pada jenjang lebih tinggi, terutama di daerah pedesaan.

Isu ini sangat penting dibahas karena berdampak langsung pada masa depan generasi berikutnya dan kemajuan bangsa. Akses yang tidak memadai pada pendidikan akan meningkatkan kesenjangan sosial dan ekonomi.

Anak-anak yang tidak lulus sekolah memiliki peluang kerja yang lebih sedikit dan berisiko terjebak dalam lingkaran kemiskinan. Untuk mencapai kesejahteraan yang sama, kondisi ini akan menjadi sangat sulit jika terus dibiarkan. Akibatnya, untuk memastikan bahwa hak pendidikan diberikan secara merata dan adil kepada semua anak, diperlukan kebijakan dan perhatian yang serius.

Berbagai kajian literatur telah banyak membahas ketimpangan akses pendidikan sebagai masalah struktural. Salah satunya yang saya lihat pada  kajian literatur dari artikel yang dipublikasikan oleh UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Bahwa ketimpangan akses pendidikan dipengaruhi oleh faktor ekonomi, geografis dan juga keterbatasan infrastruktur. perbedaan akses pendidikan antara wilayah perkotaan dan perdesaan masih sangat besar.

Sebagian besar sekolah yang terpencil yang ditemui sering kali banyak mengalami kekurangan tempat belajar, kurangnya fasilitas yang mendukung bahkan ada juga yang mempunyai ruang kelas yang tidak layak untuk belajar, serta kurangnya tenaga pendidik yang masih terbatas. Kondisi ini akan berpengaruh pada proses dan kualitas pembelajaran.

Berdasarkan kajian tersebut, salah satu faktor yang menjadi kendala tersebut adalah faktor geografis, jarak rumah dan sekolah biasanya jauh, akses jalan tidak selalu berfungsi dengan baik, situasi ini akan mempersulit keadaan siswa untuk sekolah, mengurangi minat siswa dan kehadiran mereka disekolah.

Dalam beberapa kasus, anak - anak lebih memilih untuk meninggalkan sekolah karena merasa sulit untuk menjangkaunya setiap hari. Selain itu, ada juga faktor ekonomi juga memiliki kekuatan yang paling signifikan.

Keluarga yang memiliki pendapatan yang rendah lebih memilih memprioritaskan kebutuhan dasar daripada pendidikan. Hasilnya, anak terpaksa membantu orang tua mereka, dan jumlah waktu yang dihabiskan untuk belajar menjadi lebih sedikit dan kemungkinan putus sekolah meningkat.

Selain dari hasil kajian tersebut ada juga faktor yang sangat berpengaruh yaitu faktor sosial yang berpengaruh terhadap rendahnya pendidikan di pedesaan terpencil. Di beberapa pedesaan terpencil, pendidikan tidak menjadi prioritas utama dikarenakan rendahnya tingkat pemahaman akan pentingnya pendidikan.

Menurut teori reproduksi sosial Pierre Bourdieu (1970), latar belakang sosial dan lingkungan keluarga sangat mempengaruhi cara anak melihat pendidikan, dan orang tua yang memiliki tingkat pendidikan rendah cenderung tidak mementingkan pendidikan, mereka lebih memilih untuk mendorong anak tetap bekerja membantu keluarga dibandingkan melanjutkan sekolah.

Hal ini menunjukkan ketimpangan akses pendidikan bukan karna disebabkan oleh fasilitas yang terbatas tapi pola pikir dan lingkungan sosial yang tidak mendukung.

Situasi ini juga sesuai dengan teori modal manusia Gary Becker (1964), menurut teori ini, pendidikan adalah investasi yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, pengetahuan, dan produktivitas individu, di masa depan hal ini akan berdampak langsung pada tingkat pendapatan dan peluang kerja.

Namun, banyak masyarakat di pedesaan terpencil tidak melihat pendidikan itu sebagai prioritas yang penting. Sering kali alasan untuk tidak sekolah bahkan putus sekolah didasarkan pada kebutuhan uang jangka pendek, seperti bekerja dan membantu keluarga.

Dan berdasarkan data terbaru dari Kemendikdasmen ditahun 2026, bahwa didaerah pedesaan terpencil, kekurangan akses pendidikan bukan hanya keterbatasan fasilitas tetapi juga oleh fakta bahwa banyak anak yang tidak melanjutkan sekolah, terdiri dari 3.966.858 anak, yang terdiri dari anak-anak yang belum pernah bersekolah, putus sekolah, atau tidak melanjutkan sekolah, merupakan jumlah anak tidak sekolah (ATS) yang sangat luar biasa.


Angka ini menunjukkan bahwa masalah pendidikan tidak hanya berkaitan dengan akses dan keberlanjutan, terutama di pedesaan terpencil. Jika dikaitkan dengan kondisi di pedesaan terpencil, anak yang putus sekolah paling relevan, jarak yang jauh, kondisi jalan yang buruk, serta keterbatasan ekonomi keluarga adalah alasan mengapa mereka memilih untuk berhenti sekolah.

Solusi yang harus diberikan harus mengacu pada permasalahan kondisi ini. Solusi yang pertama, menurut saya adalah perbaikan infrastruktur jalan menuju sekolah, jika jalan yang rusak dan sulit dilalui, transportasi tidak akan berjalan dengan baik.

Oleh karena itu, pembangunan dan perbaikan jalan desa, terutama jalan utama yang membawa siswa ke sekolah, harus menjadi prioritas utama, selain itu, transportasi sekolah diperlukan juga untuk memudahkan siswa untuk pergi ke sekolah. 

Solusi yang kedua juga harus melihat dari segi perspektif keuangan, peningkatan sasaran Program Indonesia Pintar (PIP) yang harus tepat. Sebagian besar, siswa yang benar- benar membutuhkan bantuan tidak dapat menerima program tersebut.

Oleh karna itu, harus ada peningkatan dalam pendataan akurat yang harus melibatkan sekolah dan juga pemerintah desa. Bantuan perlu adanya biaya tambahan selain biaya sekolah, yaitu biaya transportasi dan perlengkapan pendidikan.

Solusi yang ketiga, untuk mengatasi anak yang putus sekolah, diperlukan peningkatan program yang lebih menyesuaikan dengan kondisi mereka, seperti pendidikan kesetaraan dan kelas alternatif untuk mereka. Program ini penting agar anak tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan tanggung jawab mereka seperti membantu keluarga.

Dan solusi yang keempat yang harus diperhatikan juga,  yaitu solusi dalam faktor sosial, di beberapa pedesaan masih menganggap bahwa lebih baik memilih untuk bekerja daripada mementingkan pendidikan. Selain itu, praktik pernikahan dini masih sering dilakukan, ada juga kasus bullying, yang masih marak hingga sekarang yang membuat siswa kehilangan kepercayaan diri dan lebih memilih untuk tidak melanjutkan sekolah.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan, diperlukan pendekatan langsung ke masyarakat melalui edukasi yang melibatkan orang tua, anak-anak, lalu tokoh masyarakat dan untuk menciptakan lingkungan yang aman, perlu juga ada peningkatan dalam program pencegahan dan penanganan perundungan yang harus diterapkan dan ditegaskan oleh sekolah.

Tujuan dari upaya ini untuk menciptakan lingkungan sosial yang baik dan mengubah cara pikir masyarakat terhadap pendidikan serta untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik untuk aset masa depan mereka.

Ketimpangan akses pendidikan di pedesaan terpencil masih tinggi, terutama pada jenjang sekolah menengah pertama dan atas, dari data Badan Pusat Statistik tahun 2023, menunjukkan bahwa semakin tinggi jenjang pendidikan, semakin tinggi juga risiko anak putus sekolah.

Menurut pendapat saya, bukan hanya disebabkan oleh keterbatasan akses dan fasilitas, tetapi faktor sosial juga berpengaruh penting pada pendidikan. Dan solusi terbaik untuk hal itu semua, adalah menjamin bantuan pendidikan yang tepat, memperbaiki akses jalan dan menyediakan transportasi, program yang fleksibel untuk anak putus sekolah, dan upaya menciptakan lingkungan sosial yang aman dan nyaman untuk siswa. Jika dilakukan secara bersamaan, ketimpangan akses pendidikan dapat dikurangi didaerah pedesaan terpencil.


Daftar Pustaka


Badan Pusat Statistik. (2023). Angka anak tidak sekolah menurut jenjang pendidikan daerah tempat tinggal.

 https://www.bps.go.id/assets/statistics-table/2/MTk4NCMy/angka-anak-tidak-sekolah-menurut-jenjang-pendidikan-dan-daerah-tempat-tinggal.html⁠.

Becker, G. S. (1964). Human capital: A theoretical and empirical analysis, with special reference to education. University of Chicago Press.

Bourdieu, P., & Passeron, J. C. (1970). Reproduction in education, society and culture. Les Éditions de Minuit.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. (2026). Kemendikdasmen perkuat data anak tidak sekolah. https://puslapdik.kemendikdasmen.go.id/kemendikdasmen-perkuat-data-anak-tidak-sekolah/⁠

Nadziroh, N., Chairiyah, C., & Pratomo, W. (2018). Hak warga negara dalam memperoleh pendidikan dasar di Indonesia. Trihayu, 4(3).

UIN Sunan Kalijaga. (2025). Ketimpangan akses pendidikan di Indonesia: Tantangan dan solusi. https://kegiatan.pkimuin-suka.ac.id/⁠.


Penulis: Chessya Oktariani
Editor. Tim Redaksi

Sy. Apero Fublic

Via Esai
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Tuesday, June 09, 2026
Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Wednesday, June 17, 2026
Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?

Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?

Wednesday, June 17, 2026
Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980

Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980

Friday, October 18, 2019
Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Wednesday, June 17, 2026

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Bupati Panca Wijaya Akbar Dukung Pelestarian Budaya dan Pendidikan Melalui Audiensi Bersama Berbagai Organisasi

PT. Media Apero Fublic- Monday, July 06, 2026 0
Bupati Panca Wijaya Akbar Dukung Pelestarian Budaya dan Pendidikan Melalui Audiensi Bersama Berbagai Organisasi
APERO FUBLIC   I  OGAN ILIR.--    Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, didampingi sejumlah Kepala Perangkat Daerah terkait, menerima dan menyambut…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20261346
  • 20251140
  • 2024205
  • 2023142
  • 2022103
  • 2021365
  • 2020435
  • 2019282

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Banten Bantul Banyuasin Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan BENGSEL Berita Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bola BOLMONGUT BOLTARA Bosnia Boven Digoel Brand Brazil Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra Indragiri Hulu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kepahiang Kepemimpinan Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Kolaka Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Opini Pertanian Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang Palopo Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Pesisir Selatan Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Semarang Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Skil Wanita SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tailan Tamiang Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Teknologi Temanggung Tenaga Kerja TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja
    APERO FUBLIC  I  ESAI . -  Data BPS per Februari 2025 mencatat bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) untuk lulusan perguruan ...
  • Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan
    Penulis :   Muliana Putri APERO FUBLIC   I  OPINI. --   Pernahkah Anda berada di situasi ketika sedang berkendara, tiba-tiba mat...
  • Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?
    APERO FUBLIC   I  OPINI .--  Berdasarkan data yang telah saya kumpulkan, Tingkat inflasi Kota Padang mencapai 0,79% secara tahun...
  • Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980
    Apero Fublic.- Harimau Sumatera adalah subspesies harimau di dunia. Habitat aslinya adalah Pulau Sumatera. Harimau sumatera dalam bahas...
  • Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya
    APERO FUBLIC   I  KAMPUS .--  Dunia kampus itu, kalau boleh jujur, adalah sebuah miniatur negara. Semuanya tersistem dengan rapi...
  • Hilangnya Arsitektur Asli Atap Masjid Sumatera Selatan.
    Apero Fublic.- Arsitektur Masjid Agung Palembang Adalah Induk Dari Atap Masjid-Masjid Ttradisional di Sumatra Selatan. Mengapa demiki...
  • Mismatch Tenaga Kerja Masih Jadi Tantangan Besar di Jawa Barat
    APERO FUBLIC   I  BANDUNG .— Tingginya jumlah angkatan kerja di Jawa Barat belum diimbangi dengan ketersediaan lapangan pekerjaan yang memad...
  • Tradisi Lokal yang Hilang Bukan Karena Modernisasi, tetapi Karena Kurang Diceritakan
    APERO FUBLIC   I  FEATURE .-  Di tengah arus globalisasi yang semakin kuat, modernisasi sering kali dituding sebagai penyebab ut...
  • Kasus Kolusi Pemasok Logistik Menganti Bahan Bergizi Menjadi Substitusi Rendah Kualitas dan Keterlambatan Distribusi
    Latifa Rahmawati Kebijakan Publik MBG Dalam Persefektif Sosiologi Hukum: Kasus Kolusi Pemasok Logistik Menganti Bahan Bergizi Menjadi Substi...
  • Kesejahteraan Sosial: Mengenal Apa Itu Profesi Pekerjaan Sosial?
    Kesejahteraan Sosial: Mengenal Apa Itu Profesi Pekerjaan Sosial? Oleh: Muhammad Izaz Alhafiz Dosen Pengampu: Apriani Riyanti, S....

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Thursday, June 04, 2026
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Wednesday, June 03, 2026
Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Tuesday, June 09, 2026

Popular Post

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Tuesday, June 09, 2026
Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Wednesday, June 17, 2026
Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?

Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?

Wednesday, June 17, 2026
Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980

Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980

Friday, October 18, 2019
Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Wednesday, June 17, 2026
Hilangnya Arsitektur Asli Atap Masjid Sumatera Selatan.

Hilangnya Arsitektur Asli Atap Masjid Sumatera Selatan.

Sunday, June 30, 2019
Mismatch Tenaga Kerja Masih Jadi Tantangan Besar di Jawa Barat

Mismatch Tenaga Kerja Masih Jadi Tantangan Besar di Jawa Barat

Monday, June 15, 2026
Tradisi Lokal yang Hilang Bukan Karena Modernisasi, tetapi Karena Kurang Diceritakan

Tradisi Lokal yang Hilang Bukan Karena Modernisasi, tetapi Karena Kurang Diceritakan

Saturday, June 06, 2026
Kasus Kolusi Pemasok Logistik Menganti Bahan Bergizi Menjadi Substitusi Rendah Kualitas dan Keterlambatan Distribusi

Kasus Kolusi Pemasok Logistik Menganti Bahan Bergizi Menjadi Substitusi Rendah Kualitas dan Keterlambatan Distribusi

Saturday, June 13, 2026
Kesejahteraan Sosial: Mengenal Apa Itu Profesi Pekerjaan Sosial?

Kesejahteraan Sosial: Mengenal Apa Itu Profesi Pekerjaan Sosial?

Monday, June 29, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 69 Berita 1688 Berita Daerah 1646 Berita Internasional 39 Berita Nasional 1212 Brand 117 Budaya Daerah 37 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 60 Cerita Rakyat 12 Cerpen 30 Dongeng 67 Ekonomi 101 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 4 Flora 65 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 11 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 20 Kampus 874 Kesehatan 41 Kisah Legenda 10 Kuliner 31 Mitos 15 Opini 640 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 47 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 7 Puisi 64 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 56 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 24 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 196 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 36 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us