-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Esai Kampus Mahasiswa Pendidikan Mengkritisi Ketimpangan Akses Pendidikan dan Solusi Anak Putus Sekolah di Pedesaan Terpencil
Esai Kampus Mahasiswa Pendidikan

Mengkritisi Ketimpangan Akses Pendidikan dan Solusi Anak Putus Sekolah di Pedesaan Terpencil

Penulis: Chessya Oktariani
PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
21 May, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Penulis: Chessya Oktariani

APERO FUBLIC  I  ESAI.-   Pendidikan adalah hak dasar yang harus dimiliki oleh setiap anak dan menjadi hal yang fundamental untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Akan tetapi, akses pendidikan di Indonesia masih belum merata.

Anak-anak yang tinggal di daerah pedesaan terpencil menghadapi lebih banyak kesulitan serta tantangan dalam menempuh pendidikan atau bersekolah dibandingkan anak-anak yang tinggal di kota, seperti harus menempuh perjalanan jauh ke sekolah, tersedianya uang yang lebih sedikit bagi keluarga, fasilitas dan infrastruktur pendidikan yang terbatas bahkan terkadang tidak memadai, serta turut membantu ayah dan ibu untuk mencari nafkah.

Akibatnya, terlalu banyak anak yang putus sekolah, atau meninggalkan pendidikan jauh sebelum memperoleh kualifikasi apa pun. Data BPS tahun 2023 menunjukkan bahwa, terutama di pedesaan dibandingkan perkotaan, persentase anak tidak bersekolah cenderung meningkat seiring dengan jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Angka SD tetap rendah, yaitu 0,67% secara nasional (0,32% di kota dan 1,12% di pedesaan), SMP naik menjadi 6,93% (5,82%) di kota dan 8,45% di pedesaan). SMA mencapai 21,61% (18,50% di kota dan 26,06% di desa). Hal ini menunjukkan kemungkinan putus sekolah yang meningkat pada jenjang lebih tinggi, terutama di daerah pedesaan.

Isu ini sangat penting dibahas karena berdampak langsung pada masa depan generasi berikutnya dan kemajuan bangsa. Akses yang tidak memadai pada pendidikan akan meningkatkan kesenjangan sosial dan ekonomi.

Anak-anak yang tidak lulus sekolah memiliki peluang kerja yang lebih sedikit dan berisiko terjebak dalam lingkaran kemiskinan. Untuk mencapai kesejahteraan yang sama, kondisi ini akan menjadi sangat sulit jika terus dibiarkan. Akibatnya, untuk memastikan bahwa hak pendidikan diberikan secara merata dan adil kepada semua anak, diperlukan kebijakan dan perhatian yang serius.

Berbagai kajian literatur telah banyak membahas ketimpangan akses pendidikan sebagai masalah struktural. Salah satunya yang saya lihat pada  kajian literatur dari artikel yang dipublikasikan oleh UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Bahwa ketimpangan akses pendidikan dipengaruhi oleh faktor ekonomi, geografis dan juga keterbatasan infrastruktur. perbedaan akses pendidikan antara wilayah perkotaan dan perdesaan masih sangat besar.

Sebagian besar sekolah yang terpencil yang ditemui sering kali banyak mengalami kekurangan tempat belajar, kurangnya fasilitas yang mendukung bahkan ada juga yang mempunyai ruang kelas yang tidak layak untuk belajar, serta kurangnya tenaga pendidik yang masih terbatas. Kondisi ini akan berpengaruh pada proses dan kualitas pembelajaran.

Berdasarkan kajian tersebut, salah satu faktor yang menjadi kendala tersebut adalah faktor geografis, jarak rumah dan sekolah biasanya jauh, akses jalan tidak selalu berfungsi dengan baik, situasi ini akan mempersulit keadaan siswa untuk sekolah, mengurangi minat siswa dan kehadiran mereka disekolah.

Dalam beberapa kasus, anak - anak lebih memilih untuk meninggalkan sekolah karena merasa sulit untuk menjangkaunya setiap hari. Selain itu, ada juga faktor ekonomi juga memiliki kekuatan yang paling signifikan.

Keluarga yang memiliki pendapatan yang rendah lebih memilih memprioritaskan kebutuhan dasar daripada pendidikan. Hasilnya, anak terpaksa membantu orang tua mereka, dan jumlah waktu yang dihabiskan untuk belajar menjadi lebih sedikit dan kemungkinan putus sekolah meningkat.

Selain dari hasil kajian tersebut ada juga faktor yang sangat berpengaruh yaitu faktor sosial yang berpengaruh terhadap rendahnya pendidikan di pedesaan terpencil. Di beberapa pedesaan terpencil, pendidikan tidak menjadi prioritas utama dikarenakan rendahnya tingkat pemahaman akan pentingnya pendidikan.

Menurut teori reproduksi sosial Pierre Bourdieu (1970), latar belakang sosial dan lingkungan keluarga sangat mempengaruhi cara anak melihat pendidikan, dan orang tua yang memiliki tingkat pendidikan rendah cenderung tidak mementingkan pendidikan, mereka lebih memilih untuk mendorong anak tetap bekerja membantu keluarga dibandingkan melanjutkan sekolah.

Hal ini menunjukkan ketimpangan akses pendidikan bukan karna disebabkan oleh fasilitas yang terbatas tapi pola pikir dan lingkungan sosial yang tidak mendukung.

Situasi ini juga sesuai dengan teori modal manusia Gary Becker (1964), menurut teori ini, pendidikan adalah investasi yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, pengetahuan, dan produktivitas individu, di masa depan hal ini akan berdampak langsung pada tingkat pendapatan dan peluang kerja.

Namun, banyak masyarakat di pedesaan terpencil tidak melihat pendidikan itu sebagai prioritas yang penting. Sering kali alasan untuk tidak sekolah bahkan putus sekolah didasarkan pada kebutuhan uang jangka pendek, seperti bekerja dan membantu keluarga.

Dan berdasarkan data terbaru dari Kemendikdasmen ditahun 2026, bahwa didaerah pedesaan terpencil, kekurangan akses pendidikan bukan hanya keterbatasan fasilitas tetapi juga oleh fakta bahwa banyak anak yang tidak melanjutkan sekolah, terdiri dari 3.966.858 anak, yang terdiri dari anak-anak yang belum pernah bersekolah, putus sekolah, atau tidak melanjutkan sekolah, merupakan jumlah anak tidak sekolah (ATS) yang sangat luar biasa.


Angka ini menunjukkan bahwa masalah pendidikan tidak hanya berkaitan dengan akses dan keberlanjutan, terutama di pedesaan terpencil. Jika dikaitkan dengan kondisi di pedesaan terpencil, anak yang putus sekolah paling relevan, jarak yang jauh, kondisi jalan yang buruk, serta keterbatasan ekonomi keluarga adalah alasan mengapa mereka memilih untuk berhenti sekolah.

Solusi yang harus diberikan harus mengacu pada permasalahan kondisi ini. Solusi yang pertama, menurut saya adalah perbaikan infrastruktur jalan menuju sekolah, jika jalan yang rusak dan sulit dilalui, transportasi tidak akan berjalan dengan baik.

Oleh karena itu, pembangunan dan perbaikan jalan desa, terutama jalan utama yang membawa siswa ke sekolah, harus menjadi prioritas utama, selain itu, transportasi sekolah diperlukan juga untuk memudahkan siswa untuk pergi ke sekolah. 

Solusi yang kedua juga harus melihat dari segi perspektif keuangan, peningkatan sasaran Program Indonesia Pintar (PIP) yang harus tepat. Sebagian besar, siswa yang benar- benar membutuhkan bantuan tidak dapat menerima program tersebut.

Oleh karna itu, harus ada peningkatan dalam pendataan akurat yang harus melibatkan sekolah dan juga pemerintah desa. Bantuan perlu adanya biaya tambahan selain biaya sekolah, yaitu biaya transportasi dan perlengkapan pendidikan.

Solusi yang ketiga, untuk mengatasi anak yang putus sekolah, diperlukan peningkatan program yang lebih menyesuaikan dengan kondisi mereka, seperti pendidikan kesetaraan dan kelas alternatif untuk mereka. Program ini penting agar anak tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan tanggung jawab mereka seperti membantu keluarga.

Dan solusi yang keempat yang harus diperhatikan juga,  yaitu solusi dalam faktor sosial, di beberapa pedesaan masih menganggap bahwa lebih baik memilih untuk bekerja daripada mementingkan pendidikan. Selain itu, praktik pernikahan dini masih sering dilakukan, ada juga kasus bullying, yang masih marak hingga sekarang yang membuat siswa kehilangan kepercayaan diri dan lebih memilih untuk tidak melanjutkan sekolah.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan, diperlukan pendekatan langsung ke masyarakat melalui edukasi yang melibatkan orang tua, anak-anak, lalu tokoh masyarakat dan untuk menciptakan lingkungan yang aman, perlu juga ada peningkatan dalam program pencegahan dan penanganan perundungan yang harus diterapkan dan ditegaskan oleh sekolah.

Tujuan dari upaya ini untuk menciptakan lingkungan sosial yang baik dan mengubah cara pikir masyarakat terhadap pendidikan serta untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik untuk aset masa depan mereka.

Ketimpangan akses pendidikan di pedesaan terpencil masih tinggi, terutama pada jenjang sekolah menengah pertama dan atas, dari data Badan Pusat Statistik tahun 2023, menunjukkan bahwa semakin tinggi jenjang pendidikan, semakin tinggi juga risiko anak putus sekolah.

Menurut pendapat saya, bukan hanya disebabkan oleh keterbatasan akses dan fasilitas, tetapi faktor sosial juga berpengaruh penting pada pendidikan. Dan solusi terbaik untuk hal itu semua, adalah menjamin bantuan pendidikan yang tepat, memperbaiki akses jalan dan menyediakan transportasi, program yang fleksibel untuk anak putus sekolah, dan upaya menciptakan lingkungan sosial yang aman dan nyaman untuk siswa. Jika dilakukan secara bersamaan, ketimpangan akses pendidikan dapat dikurangi didaerah pedesaan terpencil.


Daftar Pustaka


Badan Pusat Statistik. (2023). Angka anak tidak sekolah menurut jenjang pendidikan daerah tempat tinggal.

 https://www.bps.go.id/assets/statistics-table/2/MTk4NCMy/angka-anak-tidak-sekolah-menurut-jenjang-pendidikan-dan-daerah-tempat-tinggal.html⁠.

Becker, G. S. (1964). Human capital: A theoretical and empirical analysis, with special reference to education. University of Chicago Press.

Bourdieu, P., & Passeron, J. C. (1970). Reproduction in education, society and culture. Les Éditions de Minuit.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. (2026). Kemendikdasmen perkuat data anak tidak sekolah. https://puslapdik.kemendikdasmen.go.id/kemendikdasmen-perkuat-data-anak-tidak-sekolah/⁠

Nadziroh, N., Chairiyah, C., & Pratomo, W. (2018). Hak warga negara dalam memperoleh pendidikan dasar di Indonesia. Trihayu, 4(3).

UIN Sunan Kalijaga. (2025). Ketimpangan akses pendidikan di Indonesia: Tantangan dan solusi. https://kegiatan.pkimuin-suka.ac.id/⁠.


Penulis: Chessya Oktariani
Editor. Tim Redaksi

Sy. Apero Fublic

Via Esai
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Antrean BBM di Jember: Masalah yang Tak Cukup Dijawab Dengan Janji

Antrean BBM di Jember: Masalah yang Tak Cukup Dijawab Dengan Janji

Saturday, October 17, 2026
Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat

Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat

Thursday, October 01, 2026
Pagelaran “SOTYA: Chapter Shinta Ilang”, Memadukan Keindahan Tarian dan Pelestarian Budaya

Pagelaran “SOTYA: Chapter Shinta Ilang”, Memadukan Keindahan Tarian dan Pelestarian Budaya

Friday, October 16, 2026
Transformasi Digital SDM di Toko Kopi Tuku: Strategi Pelatihan dan Pengembangan Karyawan di Tengah Ekspansi Bisnis F&B

Transformasi Digital SDM di Toko Kopi Tuku: Strategi Pelatihan dan Pengembangan Karyawan di Tengah Ekspansi Bisnis F&B

Saturday, October 17, 2026
Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha“Tentang mental health dan proses menerima diri”

Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha“Tentang mental health dan proses menerima diri”

Monday, February 16, 2026

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Pementasan Sendratari “Tumbuhnya Suryapura,Lahirnya Karna”: Sinergi Lintas Generasi Crivitas Academica di Dies Natalis ke-72 UM

PT. Media Apero Fublic- Wednesday, October 21, 2026 0
Pementasan Sendratari “Tumbuhnya Suryapura,Lahirnya Karna”: Sinergi Lintas Generasi Crivitas Academica di Dies Natalis ke-72 UM
APERO FUBLIC  I  Gedung Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang di penuhi ribuan pasang mata pada minggu malam (18/10) saat gelaran Sendratari Ra…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20262200
  • 20251140
  • 2024217
  • 2023142
  • 2022105
  • 2021367
  • 2020435
  • 2019282
  • 20183

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Tengah Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua Australia BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Balikpapan Banda Aceh Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkalan Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Bantaeng Banten Bantul Banyuasin Banyuwangi Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan Berita Berita anggal Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Berita Nasionalis Betul Daerah Binjai Biologi Bireuen Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bojonegoro Bola Bolaang Mongondow BOLMONGUT BOLTARA Bone Bosnia Boven Digoel BPD Brand Brazil Brebes Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cilegon Cililin Cina Cirebon Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Demak Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Geografi Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra India Indragiri Hulu Indramayu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jember Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karanganyar Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kendal Kepahiang Kepemimpinan Kepulauan Riau Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Klaten Kolaka Kolaka Timur Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kulon Progo Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Labusel Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lhokseumawe Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makalah Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Mesir Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Dua Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna Ngawi Nias Nias Selatan NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang PALI Palopo Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Paringi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekalongan Pekanbaru Pelalawan Pematangsiantar Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Perternakan Pesisir Selatan Peternakan Pidie Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purwokerto Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen Sastra Modern SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Seluma Semarang Seminar SEMSEL Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Siak Sibolga Sidenreng Rappang Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Singkawang Skil Wanita Sleman SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Sragen Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara Sukoharjo SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang Sumenep SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surakarta Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Bumbu Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Tebo Tegal Teknologi Temanggung Tenaga Kerja Thailand TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Antrean BBM di Jember: Masalah yang Tak Cukup Dijawab Dengan Janji
    APERO FUBLIC  I   Antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jember kembali me...
  • Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat
    APERO FUBLIC  I  Kebakaran hutan dan lahan (Sumber: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)  Kebakaran hutan dan lahan (kar...
  • Pagelaran “SOTYA: Chapter Shinta Ilang”, Memadukan Keindahan Tarian dan Pelestarian Budaya
    APERO FUBLIC   I  MALANG.--  Pagelaran seni bertajuk SOTYA: Chapter Shita Ilang diselenggarakan di Taman Krida Budaya, Malang, ...
  • Transformasi Digital SDM di Toko Kopi Tuku: Strategi Pelatihan dan Pengembangan Karyawan di Tengah Ekspansi Bisnis F&B
    Gambar:  Ilustrasi modul pelatihan digital dan pertumbuhan tim barista. Sumber: ilustrasi orisinal untuk artikel ini (dibuat dengan bantuan ...
  • Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha“Tentang mental health dan proses menerima diri”
    Dok. Penulis Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha “Tentang mental health dan proses menerima diri” APERO FUBLIC    I  SASTRA KITA .-  Aku pern...
  • WACANA KOALISI PERMANEN: Demokrasi Tanpa Oposisi?
    APERO FUBLIC  I  Ada satu angka yang cukup menjelaskan arah politik Indonesia hari ini: dari delapan partai politik yang lolos ...
  • Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya
    APERO FUBLIC   I  KAMPUS .--  Dunia kampus itu, kalau boleh jujur, adalah sebuah miniatur negara. Semuanya tersistem dengan rapi...
  • Hukum Tata Negara sebagai Fondasi Mewujudkan Smart & Good Citizenship di Indonesia
    Vani Satya Puspita Anggraeni APERO FUBLIC  I  Perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang semakin cepat membawa tantangan baru bagi ke...
  • Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan
    Penulis :   Muliana Putri APERO FUBLIC   I  OPINI. --   Pernahkah Anda berada di situasi ketika sedang berkendara, tiba-tiba mat...
  • Hidup Harus Tetap Berjalan Meskipun Kamu Sendirian
    ILUSTRASI: Oleh Penulis “ Hidup Harus Tetap Berjalan Meskipun Kamu Sendirian ” APERO FUBLIC   I  SASTRA KITA .-  Malam ditemanin cahaya kehi...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Prasasti Persumpahan Telaga Batu 1: Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Prasasti Persumpahan Telaga Batu 1: Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Thursday, October 03, 2024
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
Kisah Inspiratif : Mandiri Finansial di Usia 20-an

Kisah Inspiratif : Mandiri Finansial di Usia 20-an

Monday, February 16, 2026
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Mengenal Piagam Leiden : Piagam Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Mengenal Piagam Leiden : Piagam Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Tuesday, October 08, 2024

Popular Post

Antrean BBM di Jember: Masalah yang Tak Cukup Dijawab Dengan Janji

Antrean BBM di Jember: Masalah yang Tak Cukup Dijawab Dengan Janji

Saturday, October 17, 2026
Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat

Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat

Thursday, October 01, 2026
Pagelaran “SOTYA: Chapter Shinta Ilang”, Memadukan Keindahan Tarian dan Pelestarian Budaya

Pagelaran “SOTYA: Chapter Shinta Ilang”, Memadukan Keindahan Tarian dan Pelestarian Budaya

Friday, October 16, 2026
Transformasi Digital SDM di Toko Kopi Tuku: Strategi Pelatihan dan Pengembangan Karyawan di Tengah Ekspansi Bisnis F&B

Transformasi Digital SDM di Toko Kopi Tuku: Strategi Pelatihan dan Pengembangan Karyawan di Tengah Ekspansi Bisnis F&B

Saturday, October 17, 2026
Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha“Tentang mental health dan proses menerima diri”

Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha“Tentang mental health dan proses menerima diri”

Monday, February 16, 2026
WACANA KOALISI PERMANEN: Demokrasi Tanpa Oposisi?

WACANA KOALISI PERMANEN: Demokrasi Tanpa Oposisi?

Saturday, September 26, 2026
Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Wednesday, June 17, 2026
Hukum Tata Negara sebagai Fondasi Mewujudkan Smart & Good Citizenship di Indonesia

Hukum Tata Negara sebagai Fondasi Mewujudkan Smart & Good Citizenship di Indonesia

Thursday, October 01, 2026
Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Wednesday, June 17, 2026
Hidup Harus Tetap Berjalan Meskipun Kamu Sendirian

Hidup Harus Tetap Berjalan Meskipun Kamu Sendirian

Monday, February 16, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 74 Berita 1968 Berita Daerah 1841 Berita Internasional 45 Berita Nasional 1253 Brand 117 Budaya Daerah 44 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 70 Cerita Rakyat 12 Cerpen 34 Dongeng 67 Ekonomi 132 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 9 Flora 67 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 27 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 21 Kampus 1436 Kesehatan 56 Kisah Legenda 10 Kuliner 35 Mitos 15 Opini 851 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 62 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 8 Puisi 70 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 64 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 25 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 224 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 56 Video 19 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us