11/09/2020

AKA GANI: Pengabdian, Perjuangan dan Harapan.

Apero Fublic.- Aka Gani putra asli dari Kecamatan Sungai Keruh yang berkerja di instansi pertanian Kabupaten Musi Banyuasin, sebagai tenaga Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

PPL merupakan petugas dari Badan Penyuluh Pertanian Kecamatan (BP2K), Kabupaten-Kota yang diperbantukan untuk memberikan pengarahan, pembinaan, penyuluhan dibidang pertanian pada basis tingkat kecamatan.

Aka Gani, Lulus dari Sekolah Menengah Kejuruan pada bidang Pertanian di Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu. Pemuda kelahiran 19 Juni 1977 silam itu, memiliki misi pribadi dalam memilih sekolah.

Mungkin orang-orang akan lebih memilih sekolah bergengsi, kenamaan yang dianggap memiliki masa depan gemilang. Namun berbeda dengannya. Dia lebih memilih sekolah pertanian untuk menata masa depan. Banyak sekali orang-orang meremehkan sekolah pertanian. Padahal, dunia pertanian adalah tulang punggung suatu bangsa.

Ada hal yang dia cita-citakan saat memutuskan masuk SMK Pertanian. Yaitu, ingin memajukan dunia pertanian daerah tanah kelahiran, yaitu Kabupaten Musi Banyuasin terkhusus di daerah Kecamatan Sungai Keruh. Sebab, menurut penilaiannya sistem pertanian masyarakat yang masih sangat tradisional. Sehingga kehidupan petani tidak mencapai tingkat sejahterah.

Saat memulai mengabdi sebagai tenaga PPL di Dinas Pertanian Daerah. Aka Gani tidak berharap banyak akan mendapatkan kesejahteraan hidup. Baginya ada tiga yang penting dalam perjalanannya sebagai putra daerah, yaitu pengabdian, perjuangan dan harapan.

Pengabdian adalah jalan pertama dimana dia menyalurkan pengetahuannya pada aktivitas langsung seperti membimbing para petani. Perjuangan adalah tindakan yang berlangsung secara terus menerus tanpa mengenal lelah, ikhlas. Tidak menghitung dan menilai dari pendapatan atau kedudukan.

Tapi terus berbuat untuk masyarakat pada bidang pertanian. Sedangkan harapan adalah doa-doa dimana kehidupan para petani akan meningkat. Meningkat dalam bidang pengetahuan pertanian, meningkat dari hasil pertanian dan meningkat pada tarap kesejahteraan hidup.

Walau perjalanan mungkin sulit dan banyak halangan. Memang telah siap dengan kesabaran dan terus belajar. Akan menjadi jalan ibadah pada Allah SWT.

Sehingga keikhlasan terus menemani disepanjang perjalanan pengabdian, perjuangan dan sembari menanti harapan terwujud. Walaupun harapan itu nantinya akan dinikmati oleh generasi mendatang. Namun satu hal yang perlu di catat. "Itulah perjuanganku, itulah yang dapat aku berikan pada negara ini," ujarnya.

Aka Gani saat meninjau lokasi KWT (Kelompok Tani Wanita) di Desa Tebing Bulang Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Oleh. Totong  Mahipal.
Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Sungai Keruh, 9 November 2020.

Sy. Apero Fublic.

0 komentar:

Post a Comment