e-Biografi
Opini
Tokoh
Kenalan Sama Kayla Syaza Zahira, Instruktur Pilates Termuda di Bekasi
APERO FUBLIC I e-BIOGRAFI.- Bekasi, 5 Februari 2026 - Kayla Syaza Zahira adalah contoh nyata anak muda yang berani jalanin hidup dengan caranya sendiri. Lahir di Bekasi Barat pada 26 Mei 2007 dan sekarang tinggal di Kota Bekasi, Kayla dikenal sebagai instruktur Pilates termuda di Bekasi.
Usianya memang masih muda, tapi soal dedikasi dan komitmen di dunia olahraga dan kebugaran, nggak bisa dianggap remeh.
Semasa sekolah di SMA Negeri 12 Bekasi, Kayla sudah punya ketertarikan besar sama dunia olahraga. Dari pelajaran senam lantai, ia mulai jatuh cinta sama gerak tubuh, keseimbangan, dan kekuatan.
Nggak berhenti di situ, Kayla juga aktif sebagai atlet squash, ditambah lagi lingkungan keluarga yang memang lekat banget dengan dunia olahraga. Bisa dibilang, dunia gerak sudah jadi bagian dari hidupnya sejak lama.
Perjalanan Kayla makin bermakna saat ia harus berhadapan dengan kondisi skoliosis. Dari situ, pandangannya soal tubuh dan kesehatan berubah total. Pilates bukan cuma sekadar olahraga, tapi jadi cara buat lebih kenal, memahami, dan merawat tubuh dengan aman dan berkelanjutan.
Pengalaman pribadi ini yang akhirnya membentuk Kayla jadi instruktur yang nggak cuma fokus ke gerakan, tapi juga ke rasa, kesadaran tubuh, dan kenyamanan tiap orang.
Sekarang, Kayla dikenal sebagai instruktur Pilates muda yang dekat banget dengan kliennya. Gayanya santai, komunikatif, dan penuh empati, bikin sesi latihan terasa lebih nyaman dan menyenangkan.
Dalam waktu kurang dari satu tahun, Kayla sudah mengantongi 11 sertifikat dari berbagai pelatihan dan workshop, termasuk dari Japan Conditioning Academy (JCA) dan International Pilates Yuliner Academy (IPYA). Bahkan, ia dikenal sebagai lulusan termuda di JCA sampai saat ini.
Di luar Pilates, Kayla adalah tipe orang yang aktif dan suka coba banyak hal. Ia percaya kalau eksplorasi gerak itu penting banget buat terus berkembang.
Nggak cuma olahraga, Kayla juga punya ketertarikan besar di dunia makeup dan kecantikan, sampai akhirnya sering dipercaya jadi model brand dan makeup. Buat Kayla, olahraga dan beauty itu bisa jalan bareng, saling melengkapi.
Bagi Kayla, berkembang itu soal berani ambil jalan yang beda, tapi tetap bertanggung jawab sama pilihan sendiri. Ia percaya, semua harus dibuktikan lewat proses dan hasil nyata.
Karena jadi yang termuda, Kayla merasa masih punya "gelas kosong" yang harus terus diisi dengan ilmu, pengalaman, sertifikasi, dan pembelajaran tanpa henti.
Dengan mimpi besar untuk jadi master trainer, punya banyak sertifikasi Pilates, dan terus berkembang sebagai model di dunia olahraga dan kecantikan, Kayla Syaza Zahira melangkah pelan tapi konsisten.
Bukan cuma sebagai instruktur Pilates termuda, tapi juga sebagai sosok muda yang berani, rendah hati, dan terus bertumbuh.
PENULIS: Ghefira Putri Prisilia
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
e-Biografi

Post a Comment