12/20/2019

Makna di Balik Chet, Sudah Makan, Belum???

Apero Fublic.- Sebelum masuk pembahasan, kita bahas dahulu pengertian dari kata chet. Kata chet diambil dari kosa kata bahasa Inggris, chat. Yang bermakna obrolan dalam bahasa Indonesia. Kata chat dieja dengan chet. Lalu turunan kata yang menjelaskan peristiwa yang sedang terjadi, chating. Kalau kamu belum paham juga. Kata chet dimaknai oleh masyarakat, sama saja dengan pesan singkat (SMS) atau inbox. Yang jelas sejenis itulah secara umum.

Kamu mungkin punya teman (cewek atau cowok) yang selalu chet yang tidak penting. Misalnya, assalamualikum adik/kakak. Lagi Apa?. Trus dijawab, “lagi santai aja atau dutai (duduk santai). Kemudian dia chet lagi, “Sudah makan belum? Atau  “jangan lupa makan ya, nanti kena sakit maag. Ada juga chet tidak penting lagi, “Uda mandi belum?. Kalau chet malam, “jangan tidur malam-malam ya, dik/kak?. Chet besoknya ditanyai lagi. “sudah mandi belum?. Capekkan.

Pertanyaan-pertanyaan seperti itu. Adalah pertanyaan basa-basi yang umum di Indonesia. Baik itu chet melalui media sosial, SMS, whatsApp, telegram dan sebaginya. Kalau kita pikir-pikir kenapa coba. Menanyakan urusan pribadi kita, dan hal sepeleh begitu, “sudah makan belum?. Padahal kita ini sudah besar, sudah kuliah, sudah sarjana, ada juga sudah kerja.

Lucu juga saat cowok bertanya pada cewek, sudah makan belum.  Padahal si cewek masak trus dirumahnya. Pokoknya kita itu tidak perlulah ditanyakan sudah makan atau belum. Kita ini sudah besar, kalau lapar pasti makanlah.  Kalau gerah, badan kotor mandi. Pengen juga balas, “hehhh, nasi dan makanan di rumah saya banyak, gak pernah habis. Jadi tidak perlu ditanyakan sudah makan atau belum. Tapi kata itu cuma di dalam hati loh, gak berani berkata begitu.

Kita balas sebab tak enak. Sebagai manusia berperasaan dan berakal sehat. Kesal juga chet dan pesan cuma bertanya seperti itu-itu saja. Kalau  cuma sekali tidak mengapalah. Ini kadang hampir tiap hari, tanya dan ingati. “sudah makan atau belum?. Dijawab belum. “makanlah, dek/kak nanti sakit. Gak baik untuk lambung. Ehhhh, sudah jadi dokter juga dia. Kulia jurusan sejarah juga, tau apa tentang sakit dalam.

Begitupun dengan chet-chet tema lainnya. Bilang jangan tidur malam-malamlah. Padahal memang siangnya banyak tidur jadi malam susa tidur. Tanya masalah mandi. "Sudah mandi belum? Memang kita gak pernah mandi apa. Gak lucu istilah orang zaman now.

Memang realita, begitulah isi pesan (SMS) atau chet basa-basi di Indonesia. Begitu juga saat menelpon atau video call. Tapi mengapa orang Indonesia budaya begitu. Apa mereka tidak ada sesuatu yang lain diucapkan atau ditanyakan. Kalau orang Mesir ditanya sudah mandi apa belum?, mereka tersinggung dan marah. Sebab mandi adalah urusan pribadi, kenapa juga coba bertanya begitu.

Aku sering memikirkan hal demikian, mengapa  kebiasaan chet orang Indonesia demikian. Suatu hari aku memperhatikan kehidupan sekitar. Saya perhatikan tetangga-tetangga, keluarga-keluarga. Kita perhatikan, saat ibu-ibu membujuk anak-anaknya agar makan. Ada anak yang disuapin, lalu sendok diterbangkan seperti pesawat terbang, ngeong-ngeong gitu. Baru anaknya membuka mulut dan makan. Ada ibu-ibu yang sambil berlari-lari mengejar anak-anaknya agar makan. Saat kita pulang sekolah atau kuliah. Ibu kita berkata, "makanlah dahulu, baru tidur. Ibu masak makanan kesukaan kamu, makanlah.

Kalau masih TK atau PAUD ibu-ibu juga selalu buatkan bekal untuk anak-anaknya. Aku ingat dahulu waktu masih TK (Taman Kanak-Kanak). Kalau kita bertamu keruma teman, saudara kita. Kita diajak makan atau di suguhi makanan. Kalau saya amati dari semua ini. Ternyata pertanyaan "sudah makan belum?? atau jangan lupa makan!!. Adalah perkataan rutin ibu-ibu pada anak-anaknya. Karena ibu sangat menyayangi anak-anaknya. Selalu berusaha menjaga makan putra-putrinya. Makan akan menyehatkan tubuh dan sebagai kebutuhan pokok manusia.

Begitupun dengan pertanyaan sepele lainnya. Seperti, sudah madi belum? Jangan tidur malam-malam!!. Hati-hati di di jalan!. Semua juga perkataan ibu pada anak-anaknya. Kalau kita lagi nonton atau bermain henpon malam hari. Ibu kita bilang, "jangan tidur malam-malam. Besok mau sekolah nanti terlambat. Kata-kata ”nanti terlambat" hanya alasan saja. Sebab kalau suka bergadang nanti sakit. Ibu tidak mau anaknya sakit. Apalagi kalau main henpon sambil berbaring, bisa rusak mata.

Jadi kalau kamu punya teman yang suka tanya-tanya sudah makan apa belum. Sudah mandi apa belum. Jangan tidur malam-malam. Jangan merasa aneh dan marah, ya. Itu tandanya dia peduli dan sayang padamu. Kalau seorang cewek, punya teman cowok yang suka tanya-tanya sudah makan apa belum. Jawaban yang tepat bukan "sudah atau belum." Tapi jawaban yang tepat itu “Kak, kalau mau taa’ruf dengan adek. Adek sudah siap. Datang kerumah, gihh!! temuai bapak. Gitu.

Begitupun dengan cowok, kalau punya teman cewek yang suka tanya-tanya hal sepele seperti itu. Jawabnya yang tepat. “Dek, sudah siap apa, ibadah sama kakak!!!. Nikah yuk.

Kalau punya sahabat yang suka chet atau SMS Seperti itu. Tandanya sahabatmu menyayangimu. Tentu persahabatan di dunia cewek-cewek, atau antara cewek dan  cowok. Kalau cowok sama cowok, kan jadi tanda tanya!!. Jangan pula langsung baperan dan salah anggapan, kalau ada cewek/cowok yang chet demikian. Ada baiknya biarkan semua mengalir seperti air. Sekarang tahukan kamu makna dari chet yang sepele itu. Chet tanda peduli dan tanda sayang. Sayang belum tentu cinta. Tapi kalau cinta sudah pasti sayang.
#Salam cerita kita. Kirimkan cerita seru harianmu ke Apero Fublic.

Oleh. Joni Apero
Palembang, 20 Desember 2019.
Editor. Desti. S. Sos.
Sumber foto. Internet.

Sy. Apero Fublic

0 komentar:

Post a Comment