Kampus
Mahasiswa
Opini
Pendidikan
Tokoh
Satria Bagaskoro Raih Duta Prestige dan Best Intelegensia Bro pada Ajang Duta Kampus 5.0 Universitas Muhammadiyah Jember
APERO FUBLIC I JEMBER.— Universitas Muhammadiyah Jember sukses menyelenggarakan rangkaian Pemilihan Duta Kampus 5.0 yang dilaksanakan secara sistematis dan berkelanjutan. Kegiatan ini dimulai dari tahap pendaftaran peserta pada 15–31 Desember 2025 dan ditutup dengan malam puncak Grand Final pada 4 Februari 2026.
Tahapan awal pemilihan diawali dengan Opening dan Technical Meeting yang dilaksanakan pada 8 Januari 2026 sebagai penanda resmi dimulainya rangkaian seleksi Duta Kampus 5.0. Selanjutnya, para peserta mengikuti tes Computer Based Test (CBT) pada 12 Januari 2026, yang dirancang untuk mengukur kemampuan dasar, wawasan umum, serta kapasitas intelektual peserta.
Proses seleksi kemudian berlanjut ke sesi wawancara yang dilaksanakan pada 15 Januari 2026, sebelum panitia mengumumkan 15 besar finalis pada 20 Januari 2026. Para finalis terpilih selanjutnya mengikuti masa karantina selama empat hari, yakni pada 22–25 Januari 2026, yang menjadi fase krusial dalam pembentukan karakter, pendalaman materi, serta penguatan mental dan kemampuan berbicara di depan umum.
Dari rangkaian proses tersebut, Satria Bagaskoro, mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan, berhasil menembus Top 8 Duta Kampus 5.0 dengan menyandang gelar Duta Prestige, sekaligus meraih penghargaan Best Intelegensia Bro. Capaian ini menempatkannya sebagai salah satu finalis dengan performa menonjol, khususnya dalam aspek intelektual dan konsistensi selama mengikuti proses seleksi.
Bagas menegaskan bahwa gelar yang diraihnya bukan sekadar simbol pencapaian, melainkan hasil dari kerja keras dan proses panjang yang dijalani sepanjang tahapan seleksi. Ia mengakui sempat merasa minder ketika melihat kualitas peserta lain yang memiliki latar belakang serta kemampuan yang tidak kalah kuat. Namun, kondisi tersebut justru menjadi motivasi untuk terus memperbaiki diri dan membuktikan kemampuan hingga malam puncak grand final.
“Pada malam grand final, saya berusaha memberikan yang terbaik, bukan semata untuk mengejar gelar, melainkan untuk membuktikan bahwa proses, konsistensi, dan keberanian menghadapi keraguan memiliki makna yang besar. Ajang ini mengajarkan saya bahwa intelektualitas bukan hanya soal pengetahuan, tetapi juga tentang etika, konsistensi, serta keberanian mempertanggungjawabkan gagasan,” ujarnya.
Malam puncak Grand Final Duta Kampus 5.0 yang digelar pada 4 Februari 2026 berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Acara ini dihadiri oleh Ketua BPH Universitas Muhammadiyah Jember Prof. Dr. Ir. M. Sasmito Djati, MS., IPU., ASEAN Eng., Rektor Universitas Muhammadiyah Jember Dr. Hanafi, M.Pd., serta Wakil Rektor III Dr. Sofyan Rofi, M.Pd.I. Kehadiran jajaran pimpinan universitas tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan potensi dan prestasi mahasiswa.
Selain pimpinan universitas, kegiatan grand final juga dihadiri oleh duta eksternal, para pendukung finalis, serta civitas akademika dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Muhammadiyah Jember. Antusiasme yang hadir mencerminkan tingginya perhatian terhadap peran duta kampus sebagai representasi nilai, citra, dan karakter universitas.
Melalui penyelenggaraan Duta Kampus 5.0, Universitas Muhammadiyah Jember menegaskan komitmennya dalam mencetak mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif, berdaya saing, serta siap menjadi agen perubahan di era Society 5.0.
Prestasi yang diraih Satria Bagaskoro diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berani berproses, mengambil peran, dan membuktikan kapasitas diri melalui ruang-ruang prestasi yang tersedia.
PENULIS: Sabaro Satria
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Kampus

Post a Comment