12/01/2019

Asal Mula Nama Indonesia

Apero Fublic.- Sebagai rakyat Indonesia apakah kamu sudah tahu tentang asal usul nama negara kita, Indonesia. Sebagai seorang rakyat yang bangga dengan negara Indonesia dan menjadi Indonesia. Sangat memalukan kalau tidak tahu dengan asal usul nama negara sendiri. Berikut cuplikan sejarah nama Indonesia, dan menjadi nama negara kita.


Pada bab pertama dalam bukunya, yang membahas Anthropologi Kebudayaan Indonesia. Dr. Fischer mencatat  bahwa pada tahun 1850 seorang berkebangsaan Inggris bernama Earl menamakan penduduk yang mendiami Malayan Archipelago dengan nama Indu-nesian atau Malaya-nesians.

Karena sebelum berdirinya negara Indonesia, negara Malaysia, negara Brunai Darussalam, negara Filipina, dan lainnya. Kita dikenal dengan identitas Bangsa Melayu. Identitas kawasan kepulauan disebut dengan jazirah Melayu. Seorang pelaut Inggri pernah berkata. "Kalau kamu mengerti bahasa Melayu maka tidak akan tersesat di kepulauan luas ini.


Pada tahun yang sama juga. Masih orang Inggris yang bernama Logan menyebut kepulauan luas di Asia Tenggara dengan Indo-Nesia. Dia orang pertama kalinya menulis nama kepulaan yang luas itu dengan Indo-Nesia walau masih bentuk dua kata. Penjajah Belanda waktu itu menamakan kepulauan luas di Nusantara dengan Indische atau Maleise Archipel van Oost-Indie. Sedangkan penamaan wilayah jajahan mereka (Indonesia), dengan Hindia Belanda atau Nederlands-Indie.

Seorang penulis Multatuli untuk keperluan menulis nama kepulaun besar membentang di katulistiwa dengan istilah Insulinde. Masa-masa itu belum dikenal kata-kata Indonesia. Dunia selalu menyebut dengan The Great Malay Archipelago atau kepulauan Melayu yang besar. Pada masa jauh sebelumnya, Melayu juga telah menjadi identitas seluruh kepulauan. Kata Nusantara juga belum populer karena belum adanya ulasan ilmia dari kitab-kitab peninggalan Kerajaan Majapahit.


Kata Indonesia baru muncul dan menjadi rujukan para penulis-penulis setelah hadirnya sebuah buku yang berjudul Indonesia. Buku di tulis oleh seorang etnolog dari Jerman bernama Bastian pada tahun 1884 M. Buku tersebut dengan tegas dan lugas berjudul, INDONESIA. Maka sejak itulah kepulauan Melayu khususnya Hindia Belanda mulai perlahan berubah disebut dengan Indonesia. Kaum pergerakan menggunakan istilah Indonesia sebagai identitas baru untuk wilayah Hindia Belanda.

Kata Indonesia dijadikan identitas geo politik di Indonesia dalam perjuangan kemerdekaan dari jajahan Belanda. Perubahan dimulai pada bidang kesusastraan, meliputi dunia tulis seperti dunia jurnalisme, propaganda, brosur dan lainnya.

Begitupun dengan nama-nama organisasi pemuda, seperti PI (Persatuan Indonesia) yang didirikan di Belanda oleh Bung Hatta dan kawan-kawan. Puncak peristiwa yaitu pada Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 diikrarkan. Sehingga kata Indonesia melekat, populer, akrab dan dimiliki oleh rakyat. Lalu dijadikan nama negara dan nama bangsa. Membuang istilah Hindia Belanda.

Nama Indonesia apabila dilihat dari sisi kebudayaan seperti bahasa dan seni mencakup wilayah yang luas. Dari pulau Madagaskar, kepulauan Indonesia, Malaysia, Filipina, pulau Papua dan sampai ke Pulau Paas di Samudera Pasifik. Maka tidak ada alasan menggunakan ras dan budaya, untuk memisahkan diri atau wilayah dari negara Indonesia,

Oleh. Joni Apero.
Editor. Desti. S.Sos.
Palembang, 2 Desember 2019.Sumber: Lothrop Stoddard. Pasang Naik Kulit Berwarna. Menteri Kordinator Kesejahteraan Rakyat. Jakarta, 1966. Edisi terbitan dan terjemahan Indonesia.

Sy. Apero Fublic

0 komentar:

Post a Comment