7/17/2019

Sendiri Itu Istimewa

Apero Fublic.- Buat sahabat yang merasa sendiri. Jangan merasa sedih dengan kesendirian itu. Disanalah kita dapat banyak belajar tentang kehidupan. Kita dapat melihat kehidupan dengan hati kita, tanpa sandiwara dan kebohongan. Kesendirian juga mengajarkan kita arti kesetiaan.

Bagaimana tidak, saat kita tahu bagaimana sendiri itu, tentu kita akan menyayangi seseorang dengan baik agar dia tetap bersama kita. Jangan merasa iri dan malu saat melihat orang-orang nampak mesrah dengan pasangan mereka. Terkadang hati mereka lebih sendiri dari hati kita.

Mereka bertahan di posisi yang sulit. Menghabiskan waktu dengan perasaan yang berubah-ubah. Sehingga tertekan oleh rasa yang pahit. Mereka tampak bersama tetapi jiwa mereka berpisah. Mereka menipu diri sendiri dan dunia di sekeliling mereka. 

Sedangkan kesendirian kita, kesendirian yang murni. Sehingga kita bebas dalam bersikap. Sesungguhnya banyak orang-orang sendiri seperti kita. Mereka tinggal di dalam kamar dan tempat damai. Berdoa menanti jodoh pada Allah. Mereka memelihara diri dalam kesucian dan keimanan.

Tanpa kita tahu mereka berdoa untuk dipertemukan dengan kita yang sendiri ini. Mereka kirimkan doa yang tulus, sambil meneteskan air mata. Orang-orang yang sendiri tersebar di setiap tempat di bumi ini. Tugas kita adalah saling menemukan. Tapi dengan cara-cara halal. Untuk mengenal, dan kemudian menikah.

Kita tidak perlu banyak sandiwara dan membuang waktu sia-sia. Kita tidak menumpuk-numpuk dosa dan jauh dari kata zina. Kalian tahu, kesendirian yang sejati itu adalah, ketika hati kita sudah tidak ada iman lagi. Bagaimana tidak, jauh dari orang-orang dan jauh dari sang pencipta.


Semoga kita dipertemukan dengan orang yang sendiri. Dia yang selalu berdoa pada Allah meminta dipertemukan dengan kita. Istiqomah. Satu hal, orang yang tidak pernah pacaran lebih banyak menghabiskan waktunya dengan hal-hal kreatif.

Karena waktunya dia pergunakan dengan baik pada aktivitasnya. Belajar, berorganisasi, bersahabat, bekerja dan sebagainya. Jauh dari kata setres, tidak memiliki prasangkah-prasangkah. Tidak perlu bekorban untuk orang yang tidak jelas. Orang yang lebih sering sendiri jutrus mandiri dan bebas.

Orang yang menghabiskan masa lajangnya dengan sendiri nantinya akan menjadi orang yang setia. Sebab dia tahu bagaimana sendiri itu. Tidak pernah tersakiti atau menyakiti. Punya banyak sahabat baik yang nantinya merekomendasikan orang baik untuk taaruf dengannya. Karena yang baik untuk yang baik. Semangat untuk yang hijrah baik cewek atau cowok. Mari kita menuju jalan Allah.

Oleh. Joni Apero.
Editor. Selita. S.Pd.
Foto. Dadang Saputra.
Palembang, 3 Februari 2019.

Sy. Apero Fublic

0 komentar:

Post a Comment