7/17/2019

BAYUMI. Kewenangan dan Kriteria Badan Perwakilan Desa (BPD)

Apero Fublic.- Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara demokrasi terbesar ketiga di dunia. Wujud demokrasi tertuang dalam UUD 45 dan Pancasila. Dalam perjalanan bangsa Indonesia yang mendekati satu abad telah mengembangkan metode demokrasi kebersamaan (kerakyatan).

Walau dalam perjalanan tersebut selalu banyak menemui cobaan. Demokrasi Rakyat terus menguat setelah berakhirnya Pemerintahan Otoriter Orde Baru. Memasuki tahun 2000-an demokrasi menguat dengan dimulainya pemilihan presiden secara langsung oleh rakyat. Kemudian disusul dengan otonomi daerah. Maka pemilihan Kepala Daerah secara langsung juga di terapkan pada rakyat di daerah-daerah.

Di pedesaan wujud demokrasi juga diterapkan. Badan Permusyawaratan Desa atau sering di sebut BPD. BPD sama halnya dengan Parlemennya Desa. BPD lembaga baru tersebut dalam pemerintahan desa sebagai upaya perwujudan demokrasi secara merata di Negara Indonesia.  BPD juga sebagai bentuk pendidikan politik untuk rakyat secara langsung. Masyarakat dituntut untuk mengerti demokrasi sebesar-besarnya. Turut serta dalam membangun negara.

Bagi yang belum tahu wewenang BPD (Badan Perwakilan Desa) dapat mengikuti wawancara Apero Fublic melalui via whatsApp pada seorang calon anggota BPD Desa Lubuk Rengas, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, dengan nomor Urut Satu (1), Bayumi S. Hum. Mewakili Dusun III dengan keterwakilan suara RT. 6. RT. 7, dan RT. 09. Bayumi S. Hum menjelaskan bahwah kewenangan anggota BPD diantaranya: Pertama, membahas rancangan peraturan desa bersama Kepala Desa.

Kedua, melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan Peraturan Desa dan Peraturan Kepala Desa. Ketiga, mengusulkan pengangkatan dan pemberhentian Kepala Desa. Keempat, menggali, menampung, menghimpun, merumuskan dan menyalurkan aspirasi masyarakat.  Tugas-tugas pokok tersebut adalah bentuk tanggung jawab dari BPD. Anggota BPD bertanggung jawab terhadap suara dan aspirasi masyarakat. Demikian menurut penjelasannya.

Sedangkan menurut hemat saya beberapa kriteria untuk menjadi seorang anggota BPD. Pertama, memiliki pendidikan cukup minimal SMA sederajad. Kedua, memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Sehingga dia memiliki perhatian cukup untuk mengurusi permasalahan masyarakat.

Ketiga, memiliki integritas tinggi dalam mengambil sikap. Dalam artian tidak berpihak, selalu bertindak objektif, jujur, ikhlas, dan pandai mengambil hati masyarakat. Keempat, menguasai situasi dan memahami kebudayaan di desanya. Sehingga dapat menjaga moral dan melestarikan kebudayaan desa. Kebudayaan sangat penting bagi kebaikan moral dan jatidiri bangsa.

Kelima, memiliki inisiatif dan kreatifitas seni berpikir dan bertindak. Agar keputusan yang diambil menjadi keputusan bijaksana. Seorang Bayumi S. Hum saya rasa memiliki lima kriteria tersebut. Sehingga dukungan masyarakat adalah bentuk keinginan masyarakat mendukung kemajuan di Desa Lubuk Rengas.

Oleh. Arip Muhtiar
Editor. Desti. S.Sos
Palembang, 18 Juli 2019.
Penulis dan Publikasi.
Sumber dan sumber foto. Bayumi. S. Hum.
Catatan: Bagi teman-teman yang ingin membangun karir dalam kepemimpinan. Atau memiliki sebuah usaha dan bisnis. Dapat menghubungi Apero Fublic dalam mengembangkan kepopuleran dari usaha tersebut.

Apero Fublic adalah wadah untuk mempublikasi, pengenalan, mempopulerkan di tengah masyarakat era digital. Apero Fublic sebuah perusahaan digital yang bergerak dalam layanan jasa publikasi. Seperti penulisan e-biografi, e-Artikel, publikasi aktivitas, liputan terkini, karir politik, entertaiment, music, binis, produk, UKM dan sebagainya.

Sy. Apero Fublic

0 komentar:

Post a Comment