Kampus
Mahasiswa
Olahraga
Opini
Pendidikan
Tak Berhenti di HAORNAS, Semangat Berolahraga Terus Hidup di SMP Negeri 2 Piyungan
Seluruh warga SMP Negeri 2 Piyungan mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat sebagai rangkaian peringatan HAORNAS 2026.
Sumber: Dokumentasi Pribadi (09/09/2026)
APERO FUBLIC I Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) di SMP Negeri 2 Piyungan pada hari Rabu, 9 September 2026, berlangsung meriah melalui serangkaian kegiatan olahraga. Kegiatan diawali dengan apel yang dipimpin oleh kepala sekolah, lalu dilanjutkan dengan senam Anak Indonesia Hebat yang diikuti oleh seluruh keluarga SMP Negeri 2 Piyungan.
Setelah mengikuti senam, seluruh warga sekolah turut memeriahkan lima perlombaan, yaitu futsal, badminton, gobak sodor, estafet bakiak papan, dan estafet tampah sarung.
Rangkaian perlombaan HAORNAS di SMP Negeri 2 Piyungan melibatkan berbagai unsur warga sekolah dan peserta mahasiswa PK serta PPG Universitas Negeri Yogyakarta. Pada cabang futsal dan badminton, pertandingan diikuti oleh perwakilan setiap jenjang kelas, yaitu kelas VII, VIII, dan IX yang masing-masing mengirim satu tim.
Selain itu, turut berpartisipasi perwakilan dari guru, karyawan, serta mahasiswa PK dan PPG UNY. Sementara itu, tiga perlombaan tradisioanl, yaitu gobak sodor, estafet bakiak papan, dan estafet tampah sarung, dilaksanakan dengan sistem perwakilan antarkelas. Setiapkelas, mulai dari kelas VII hingga IX, mengirimkan perwakilan untuk mengikuti ketiga perlombaan tersebut.
Olahraga sebagai Bagian dari Gaya Hidup Sehat
Pelaksanaan kegiatan olahraga dalam peringatan HAORNAS tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong aktivitas fisik dan pola hidup sehat di lingkungan sekolah. Kegiatan seperti senam, futsal, badminton, gobak sodor, estafet bakiak papan, dan estafet tampah sarung memberikan kesempatan bagi siswa dan warga sekolah untuk bergerak aktif sekaligus membangun kebersamaan.
Hal tersebut sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) ke-3, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera, yang salah satunya mendorong terciptanya kehidupan yang sehat dan kesejahteraan bagi semua.
Siswa SMP Negeri 2 Piyungan beradu kekompakan dalam perlombaan estafet bakiak papan pada peringatan HAORNAS 2026.
Sumber: Dokumentasi Pribadi (09/09/2026)
Menurut Guru PJOK SMP Negeri 2 Piyungan, Tri, kegiatan olahraga dalam peringatan HAORNAS dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya aktivitas fisik.
Menurutnya, olahraga tidak hanya berkaitan dengan kemampuan siswa dalam melakukan suatu cabang olahraga, tetapi juga berperan dalam menjaga kebugaran dan kesehatan. Kegiatan yang dikemas dalam bentuk perlombaan juga dapat membuat siswa lebih antusias untuk bergerak aktif sekaligus membangun kerja sama dengan teman.
“Kegiatan seperti ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran siswa bahwa olahraga penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran, bukan hanya dilakukan ketika ada perlombaan,” ujar Tri.
Semangat Berolahraga Berlanjut di Lingkungan Sekolah
Semangat berolahraga di SMP Negeri 2 Piyungan tidak berhenti pada peringatan HAORNAS. Aktivitas fisik secara berkelanjutan telah menjadi bagian dari kegiatan sekolah melalui pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) yang diikuti oleh seluruh siswa.
Selain itu, sekolah juga menyediakan ekstrakurikuler futsal sebagai wadah bagi siswa yang memiliki minat dalam bidang olahraga untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menjaga kebugaran. Permainan tradisional juga tetap hadir dalam kegiatan sekolah.
Estafet bakiak, misalnya, pernah menjadi salah satu perlombaan yang diselenggarakan OSIS dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan. Keberadaan berbagai kegiatan tersebut menunjukkan bahwa aktivitas olahraga tidak hanya dilakukan dalam momentum HAORNAS, tetapi terus menjadi bagian dari kehidupan siswa di lingkungan sekolah.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peringatan HAORNAS di SMP Negeri 2 Piyungan menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya aktivitas fisik bagi kesehatan dan kebugaran. Kegiatan olahraga yang terus hadir melalui pembelajaran PJOK, ekstrakurikuler, maupun berbagai kegiatan sekolah menunjukkan bahwa upaya membangun pola hidup aktif dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Hal ini sejalan dengan SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, khususnya melalui pembiasaan aktivitas fisik sejak usia sekolah sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan dan kesejahteraan siswa.
Anis Munawwaroh, mahasiswa Praktik Kependidikan, program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa Seni dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta.
Oleh: Anis Munawwaroh
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa Seni dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta.
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Kampus

Post a Comment