Berita
Berita Nasional
Merauke
Papua Selatan
Dishub Papua Selatan Petakan Jalan Rawan, LPJU dan Rambu Keselamatan Segera Dilengkapi
APERO FUBLIC I MERAUKE.– Sejumlah ruas jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Papua Selatan akan dilengkapi lampu penerangan, rambu lalu lintas, papan penunjuk arah, dan fasilitas keselamatan lainnya. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan pengendara sekaligus mengurangi risiko kecelakaan.
Untuk menentukan titik prioritas, Dinas Perhubungan Provinsi Papua Selatan melakukan survei prasarana dan perlengkapan jalan. Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Dinas Perhubungan Papua Selatan Michael R. Gomar bersama Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) serta tim teknis.
Survei mencakup pemeriksaan kondisi dan ketersediaan marka jalan, papan penunjuk arah, lampu lalu lintas, rambu batas kecepatan, rambu peringatan, rambu tikungan, paku jalan, mata kucing, hingga Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU).
“Survei ini kita lakukan untuk melihat langsung kondisi prasarana perlengkapan jalan yang sudah tersedia, termasuk mengidentifikasi fasilitas yang rusak maupun yang membutuhkan penambahan,” kata Michael di Merauke, Kamis (3/9/2026).
Michael menjelaskan, hasil pemetaan lapangan menjadi dasar bagi Dishub Papua Selatan untuk membangun dan melengkapi sejumlah fasilitas keselamatan jalan pada titik-titik prioritas sepanjang 2026.
Program tersebut meliputi pembangunan LPJU di atas Jembatan Tujuh Wali-Wali, pemasangan Traffic Warning Light, serta papan penunjuk arah menuju Kantor Gubernur Papua Selatan di Salor.
Dishub Papua Selatan juga akan memasang paku jalan pada sejumlah titik yang dinilai rawan kecelakaan. Beberapa ruas jalan turut dilengkapi rambu batas maksimal kecepatan, rambu peringatan hati-hati, dan rambu tikungan.
Selain pembangunan fasilitas baru, Dishub akan memperbaiki LPJU yang mengalami kerusakan atau tidak lagi menyala.
“Termasuk pemeliharaan LPJU yang sudah terpasang tetapi mengalami kerusakan atau tidak menyala. Ini menjadi bagian dari perhatian kita agar fasilitas yang ada dapat kembali berfungsi secara optimal,” ujarnya.
Menurut Michael, survei tersebut tidak hanya digunakan untuk menentukan kebutuhan pembangunan dan pemeliharaan pada 2026. Data yang diperoleh juga akan menjadi bahan pemetaan kondisi fisik perlengkapan jalan dan penyusunan program Dishub Papua Selatan pada 2027.
Ia menegaskan, ketersediaan perlengkapan jalan yang memadai sangat penting untuk menciptakan sistem transportasi darat yang aman dan nyaman.
“Dukungan prasarana perlengkapan jalan ini pada akhirnya untuk membantu masyarakat. Kita ingin pengguna jalan mendapatkan informasi dan peringatan yang jelas saat berkendara, sehingga dapat meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi risiko kecelakaan,” jelas Michael.
Dishub Papua Selatan berkomitmen melanjutkan pemetaan, pembangunan, pemeliharaan, dan peningkatan kualitas perlengkapan pada jalan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.
Upaya tersebut diharapkan dapat melindungi pengguna jalan, menekan risiko kecelakaan, serta mendorong budaya tertib berlalu lintas di wilayah Papua Selatan.
Editor. Tim Redaksi
Source. Info Papua Selatan
Sy. Apero Fublic
Via
Berita

Post a Comment