Feature
Kampus
KKN
Mahasiswa
Pendidikan
Mahasiswa KKN-T Gel. 116 Unhas Hadirkan Peta Administrasi dan Batas-Batas Dusun untuk Mendukung Informasi Wilayah Desa Borong Loe
APERO FUBLIC I BANTAENG.-- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja pembuatan peta administrasi dan batas-batas dusun di Desa Borong Loe, Kecamatan Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng. Program ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya untuk mendukung penyediaan informasi wilayah desa yang lebih jelas, terstruktur, dan mudah dipahami oleh pemerintah maupun masyarakat Desa Borong Loe.
Program kerja tersebut dilaksanakan oleh Muhammad Rizal Saputra H., mahasiswa Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, dengan NIM D051231055. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan KKN-T Gelombang 116 dengan tema Pemberdayaan Masyarakat Pesisir, khususnya dalam mendukung penataan dan penyediaan informasi mengenai wilayah administrasi desa.
Peta administrasi dan batas-batas dusun dibuat untuk memberikan gambaran mengenai pembagian wilayah Desa Borong Loe, termasuk batas antarwilayah dusun. Keberadaan peta tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah desa dan masyarakat dalam mengenali wilayah administratif secara lebih jelas serta menjadi salah satu media pendukung dalam kegiatan perencanaan dan pembangunan desa.
Muhammad Rizal Saputra H. menjelaskan bahwa pembuatan peta administrasi dan batas-batas dusun dilakukan untuk membantu Desa Borong Loe memiliki informasi wilayah yang lebih terstruktur dan dapat digunakan sebagai media informasi bagi masyarakat.
“Pembuatan peta ini diharapkan dapat membantu pemerintah dan masyarakat Desa Borong Loe dalam mengetahui pembagian wilayah administrasi serta batas-batas antar dusun secara lebih jelas. Selain sebagai media informasi, peta ini juga dapat menjadi salah satu data pendukung dalam perencanaan dan pembangunan desa,” ujarnya.
Pemerintah Desa Borong Loe menyambut baik pelaksanaan program kerja tersebut. Keberadaan peta administrasi dan batas-batas dusun dinilai dapat memberikan manfaat dalam penyampaian informasi mengenai wilayah desa serta membantu masyarakat memahami pembagian wilayah administratif Desa Borong Loe.
Pelaksanaan program kerja meliputi pengumpulan informasi mengenai wilayah administrasi desa, identifikasi dan penyesuaian batas-batas dusun, pengolahan data wilayah, hingga penyusunan peta administrasi yang dapat digunakan sebagai media informasi desa.
Dalam prosesnya, mahasiswa juga berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk memastikan informasi yang digunakan sesuai dengan kondisi dan pembagian wilayah yang berlaku di Desa Borong Loe.
Melalui program kerja ini, peta administrasi dan batas-batas dusun diharapkan dapat menjadi salah satu media informasi yang bermanfaat bagi Pemerintah Desa Borong Loe dan masyarakat.
Selain memperjelas pembagian wilayah administratif, peta tersebut diharapkan dapat mendukung tertib administrasi serta membantu proses perencanaan dan pengembangan Desa Borong Loe secara lebih terarah.
Oleh: Tim KKN-T Borong Loe
Liputan: Muhammad Rizal Saputra H.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas).
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment