-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Banyuwangi Ekonomi Kampus Mahasiswi Opini Pemerintahan Pendidikan Paradigma Baru Keuangan Publik Di Era Digital: Menerapkan Performance-Based Budgeting Di Era Digital
Banyuwangi Ekonomi Kampus Mahasiswi Opini Pemerintahan Pendidikan

Paradigma Baru Keuangan Publik Di Era Digital: Menerapkan Performance-Based Budgeting Di Era Digital

Oleh: Dwi Zahratus Alviananda
PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
20 Jul, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Menerapkan Performance-Based Budgeting Di Era Digital
           
APERO FUBLIC  I  Pernahkah kita bertanya, mengapa anggaran negara terus membengkak tetapi kesejahteraan rakyat belum juga terasa merata? Jawabannya mungkin terletak pada cara kita memandang uang negara itu sendiri. 

Selama puluhan tahun, pengelolaan keuangan publik di Indonesia terjebak dalam paradigma lama yang hanya sibuk menghitung berapa uang yang masuk dan keluar, tanpa pernah benar-benar mempertanyakan apa yang dihasilkan dari uang tersebut. Saya melihat ini sebagai akar dari berbagai masalah pembangunan yang kita hadapi.

Sejarah mencatat, keuangan publik di Indonesia bermula sejak era kolonial melalui pemberlakuan Indische Comptabiliteitswet (ICW) pada tahun 1925. Regulasi yang mengatur perbendaharaan negara ini terus digunakan pada masa pasca-kemerdekaan hingga masa reformasi.

Bayangkan, sebuah sistem yang lahir di zaman penjajahan masih dipakai puluhan tahun kemudian, tanpa perubahan mendasar. Tidak heran jika sampai saat ini kita masih menghadapi persoalan klasik seperti kebocoran anggaran, proyek mangkrak, dan rendahnya kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan negara.

Padahal, dunia sudah berubah. Teknologi berkembang, masyarakat semakin kritis, dan tuntutan terhadap pelayanan publik semakin tinggi. Sayangnya, banyak aparatur masih mempertahankan cara kerja yang sama. Mereka merasa cukup jika anggaran sudah dihabiskan, tanpa peduli apakah hasilnya benar-benar dirasakan rakyat. Inilah yang membuat saya tertarik untuk mengupas paradigma baru keuangan publik, sebuah pendekatan yang menawarkan harapan bagi tata kelola pemerintahan yang lebih baik di masa depan.

Paradigma lama yang hanya berorientasi pada input membuat kita kehilangan banyak hal. Anggaran yang seharusnya menjadi alat untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, justru sering menjadi sumber masalah. Proyek-proyek besar dibangun, tetapi kualitasnya jauh dari harapan.

Masyarakat tidak dilibatkan, informasi tidak terbuka, dan pada akhirnya kepercayaan publik pun terkikis. Saya melihat fenomena ini di banyak daerah, termasuk di sekitar tempat tinggal saya. Pembangunan yang seharusnya membawa kemajuan, malah menimbulkan kekecewaan.

Saya merujuk pada teori Performance-Based Budgeting (PBB) yang dikemukakan oleh Schick (1998). PBB adalah sistem penganggaran yang mengaitkan alokasi anggaran dengan kinerja atau hasil (output dan outcome) yang ingin dicapai.

Artinya, setiap rupiah yang dikeluarkan harus memiliki tujuan jelas dan dapat diukur dampaknya. Pendekatan ini berbeda dengan anggaran tradisional yang hanya fokus pada berapa uang yang dihabiskan, tanpa mempedulikan hasilnya.

PBB mendorong pemerintah untuk bertanya: "Apa yang telah kita capai dengan uang ini?" bukan sekadar "Apakah uang ini sudah dihabiskan?" Teori ini menjadi fondasi utama dalam paradigma baru keuangan publik karena mengubah cara pandang dari sekadar kepatuhan prosedural menjadi orientasi pada hasil yang nyata bagi masyarakat.

Menerapkan paradigma baru bukanlah hal mudah. Masih ada berbagai tantangan di tingkat lokal yang perlu diatasi.

Pertama, kesenjangan infrastruktur teknologi masih terasa di banyak daerah. Tidak semua desa memiliki akses internet yang memadai untuk menjalankan sistem e-budgeting.

Kedua, keterbatasan kompetensi SDM dan literasi digital membuat banyak aparatur kesulitan beradaptasi dengan sistem baru. Mereka terbiasa dengan cara kerja manual dan merasa kesulitan ketika harus beralih ke sistem digital.

Ketiga, risiko keamanan dan privasi data juga perlu diantisipasi. Semakin banyak data yang dibuka, semakin besar pula risiko penyalahgunaan jika tidak dikelola dengan baik.

Keempat, ketidaksesuaian regulasi dengan perkembangan teknologi sering membuat implementasi terbengkalai. Peraturan yang terlalu kaku atau usang tidak akan mampu mengakomodasi inovasi digital yang berkembang begitu cepat.

Kelima, lemahnya koordinasi lintas lembaga membuat program-program yang seharusnya sinergis justru berjalan sendiri-sendiri. Ini menghambat terciptanya sistem yang terintegrasi dan efisien.

Namun, saya tetap optimis. Di Banyuwangi, saya melihat sendiri bagaimana pemerintah daerah mulai menerapkan sistem digital dalam pengelolaan keuangan. Layanan e-Government dan pemanfaatan data statistik mulai digunakan untuk perencanaan pembangunan. 

Meskipun masih dalam tahap awal, langkah ini menunjukkan bahwa perubahan menuju paradigma baru bukanlah hal yang mustahil. Ini langkah kecil, tetapi dari langkah-langkah kecil itulah perubahan besar dimulai. Yang terpenting adalah adanya kemauan politik dan komitmen dari semua pihak untuk terus bergerak maju.


Infografis ini terdiri dari dua bagian utama:

Bagian 1: Konsep PBB

Menjelaskan teori Performance-Based Budgeting dari Schick (1998) yang menjadi fondasi paradigma baru keuangan publik. Intinya adalah mengaitkan anggaran dengan kinerja, bukan sekadar menghabiskan uang. Pertanyaan kuncinya: "Apa yang telah kita capai?" bukan "Apakah uang sudah dihabiskan?"

Bagian 2: Bukti Empiris

Merangkum lima penelitian di Indonesia:

1. Agustina & Sari (2020): PBB meningkatkan efektivitas penyerapan anggaran dan kualitas pelaporan.
2. Wijaya & Rahayu (2021): MTEF meningkatkan kualitas perencanaan anggaran.
3. Lestari (2019): e-Budgeting dan transparansi di Banyuwangi meningkatkan partisipasi dan kepercayaan publik.
4. Rahmat & Hidayat (2022): Hambatan infrastruktur, SDM, dan literasi digital masih besar.
5. Premananda & Latrini (2017): Transparansi dan akuntabilitas berpengaruh positif terhadap kinerja anggaran.

PBB terbukti efektif, tetapi hambatan SDM dan infrastruktur masih menjadi tantangan besar.

Paradigma baru keuangan publik menekankan perubahan dari sistem berorientasi input menjadi berorientasi hasil, dengan fokus pada kinerja, transparansi, dan akuntabilitas. Sebagaimana dikemukakan Schick (1998) melalui teori Performance-Based Budgeting, setiap anggaran harus memiliki tujuan jelas dan dampak terukur.

Penelitian empiris membuktikan bahwa penerapan PBB, e-Budgeting, dan transparansi mampu meningkatkan kinerja anggaran dan kepercayaan publik. Namun, tantangan seperti kesenjangan infrastruktur, keterbatasan SDM, dan lemahnya koordinasi lintas lembaga masih harus diatasi secara serius.

Tugas generasi muda Administrasi Publik, termasuk saya, adalah memastikan paradigma ini tidak berhenti sebagai wacana akademik, melainkan menjadi praktik kebijakan nyata yang berpihak pada rakyat. Kita tidak bisa hanya diam dan menunggu perubahan datang dengan sendirinya.

Kita harus menjadi bagian dari perubahan itu sendiri. Dengan terus belajar, mengkritisi, dan memberikan solusi, kita bisa turut mendorong terciptanya tata kelola keuangan publik yang lebih baik. Sebab pada akhir cerita, anggaran yang dikelola dengan benar adalah bentuk paling konkret dari kehadiran negara untuk warganya.

Oleh: Dwi Zahratus Alviananda
Mahasiswi Administrasi Publik, FISIP Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi.
Editor. Tim Redaksi

Sy. Apero Fublic

Via Banyuwangi
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Tuesday, June 09, 2026
MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

Wednesday, December 06, 2023
Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980

Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980

Friday, October 18, 2019
Hilangnya Arsitektur Asli Atap Masjid Sumatera Selatan.

Hilangnya Arsitektur Asli Atap Masjid Sumatera Selatan.

Sunday, June 30, 2019

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Analisis Optimalisasi Pengelolaan Objek Wisata Jambi Paradise dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jamb

PT. Media Apero Fublic- Monday, July 20, 2026 0
Analisis Optimalisasi Pengelolaan Objek Wisata Jambi Paradise dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jamb
APERO FUBLIC  I  Optimalisasi pengelolaan Objek Wisata Jambi Paradise merupakan upaya untuk memanfaatkan seluruh potensi yang dimiliki agar dapat m…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20261474
  • 20251140
  • 2024210
  • 2023142
  • 2022105
  • 2021368
  • 2020435
  • 2019282
  • 20183

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua Australia BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Bantaeng Banten Bantul Banyuasin Banyuwangi Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan BENGSEL Berita Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bola BOLMONGUT BOLTARA Bosnia Boven Digoel Brand Brazil Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra India Indragiri Hulu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kepahiang Kepemimpinan Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Kolaka Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna Nias Selatan NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang Palopo Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Paringi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Pesisir Selatan Pidie Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Seluma Semarang Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Singkawang Skil Wanita SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang Sumenep SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tailan Tamiang Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Tebo Teknologi Temanggung Tenaga Kerja Thailand TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik
    Apero Fublic.- Lembar pertama dari naskah Sayir Khadamuddin, diawali dengan basmalah. Syair Khadamuddin adalah bentuk sastra lama dari ...
  • Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja
    APERO FUBLIC  I  ESAI . -  Data BPS per Februari 2025 mencatat bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) untuk lulusan perguruan ...
  • MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba
    APERO FUBLIC.- Makanan "Pundang Muba" merupakan salah satu kekayaan kuliner yang membanggakan dari Kota Sekayu, Kabupaten Musi B...
  • Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980
    Apero Fublic.- Harimau Sumatera adalah subspesies harimau di dunia. Habitat aslinya adalah Pulau Sumatera. Harimau sumatera dalam bahas...
  • Hilangnya Arsitektur Asli Atap Masjid Sumatera Selatan.
    Apero Fublic.- Arsitektur Masjid Agung Palembang Adalah Induk Dari Atap Masjid-Masjid Ttradisional di Sumatra Selatan. Mengapa demiki...
  • Pelita di Balik Doa Orang Tua
    APERO FUBLIC  I  Namaku Sintia, seorang mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) yang kini sedang menempuh s...
  • Kesejahteraan Sosial: Mengenal Apa Itu Profesi Pekerjaan Sosial?
    Kesejahteraan Sosial: Mengenal Apa Itu Profesi Pekerjaan Sosial? Oleh: Muhammad Izaz Alhafiz Dosen Pengampu: Apriani Riyanti, S....
  • Mata Cantik Aisyah Part III: Aisyah dan Geng Mio
    APERO FUBLIC.- Bulan Ramadhan 1439 Hijriah telah berlalu, sekitar sebulan lalu. Aktivitas perkuliahan Aisyah dalam libur smester. Kampu...
  • Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal
    APERO FUBLIC. MUBA.- Setelah berhasil melakukan peralihan pengelolaan kelistrikan dari PT MEP ke PLN, Bupati Muba H M Toha bersama Wakil Bup...
  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Thursday, June 04, 2026
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Wednesday, June 03, 2026

Popular Post

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Tuesday, June 09, 2026
MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

Wednesday, December 06, 2023
Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980

Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980

Friday, October 18, 2019
Hilangnya Arsitektur Asli Atap Masjid Sumatera Selatan.

Hilangnya Arsitektur Asli Atap Masjid Sumatera Selatan.

Sunday, June 30, 2019
Pelita di Balik Doa Orang Tua

Pelita di Balik Doa Orang Tua

Wednesday, July 15, 2026
Kesejahteraan Sosial: Mengenal Apa Itu Profesi Pekerjaan Sosial?

Kesejahteraan Sosial: Mengenal Apa Itu Profesi Pekerjaan Sosial?

Monday, June 29, 2026
Mata Cantik Aisyah Part III: Aisyah dan Geng Mio

Mata Cantik Aisyah Part III: Aisyah dan Geng Mio

Sunday, August 18, 2019
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 69 Berita 1782 Berita Daerah 1704 Berita Internasional 44 Berita Nasional 1226 Brand 117 Budaya Daerah 38 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 66 Cerita Rakyat 12 Cerpen 32 Dongeng 67 Ekonomi 112 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 4 Flora 65 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 11 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 20 Kampus 910 Kesehatan 41 Kisah Legenda 10 Kuliner 31 Mitos 15 Opini 666 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 53 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 7 Puisi 64 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 58 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 24 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 202 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 36 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us