-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Cerita Kita Cerpen Jurnalisme Kita Pendidikan Sastra Kita Martir Keberagaman sebagai Mahkota Pelajar Pancasila: Seni Menjalani Kehidupan pada Puncaknya
Cerita Kita Cerpen Jurnalisme Kita Pendidikan Sastra Kita

Martir Keberagaman sebagai Mahkota Pelajar Pancasila: Seni Menjalani Kehidupan pada Puncaknya

PENULIS: Teresa Nitya Sivananda Reifran
PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
25 Apr, 2024 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

“Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.” (HR.Thabrani dan Daruquthni)

APERO FUBLIC  I  Seni untuk kebaikan orang lain adalah seni keindahan tertinggi yang paling sejati. Seni tersebut berakar dari penghargaan yang adil bagi setiap individu. Karena setiap individu adalah seni bagi individu lain melalui ciri khas diri di tengah perbedaan.

Dapat dikatakan bahwa satu individu tak dapat disamakan dengan individu lainnya. Jadi, sudahkah kamu memandang manusia berdasarkan kedalaman manusia yang demikian? Seni keindahan terluhur dapat meruntuhkan pandangan sebagian besar masyarakat yang sering kali dengan “kacamata asing” memandang perbedaan semata-mata sebagai suatu pembeda dalam ketidaksamaan. 

Misalnya, seni tersebut bisa membantu melihat dan melampaui banyak perbedaan dalam berbagai aspek dengan sudut pandang yang positif, salah satunya adalah mengatasi perbedaan identitas yang memicu perbedaan perlakuan antarindividu akibat dari penilaian yang berbeda.

Dengan demikian, seni itu dapat mengikis pandangan terhadap perbedaan sebagai pembeda yang menjadi sorotan masyarakat bertahun-tahun lamanya yang memakan korban dalam sejarah kebangsaan Indonesia.

Pandangan terhadap perbedaan yang dianggap sebagai stigma negatif merupakan seni terendah yang tak ada nilainya. Mari kita melangkah, satu langkah lebih tinggi, dengan memandang bahwa keindahan terdalam adalah yang tak sekedar dilihat dengan mata, tetapimelihat kedalaman yang tertanam dalam diri manusia dan tumbuh dalam bentuk cara hidup yang mengagumkan di tengah keberagaman. Keberagaman melahirkan pesona yang agung sebagai kodrat manusia yang bersifat alami dan identik dengan diri manusia itu sendiri.

Keberagaman sungguh merupakan permata terindah pada manusia yang bercahaya dengan penuh kekhasan dari setiap individu, bahkan membantu mengenal dan menyelami diri dari memahami keberagaman pada diri orang lain sebagai langkah awal untuk memahami diri kita sebagai sebagian kecil serpihan permata keberagaman yang begitu luas dan tidak terbatas. 

Menyelami lebih dalam lukisan agung Sang Pencipta membangkitkan kekuatan terbesar yang dianugerahi oleh Sang Pencipta untuk menghadapi tantangan dan meraih Indonesia maju, sebab kemajuan Indonesia hanya dapat diraih melalui sejuta tangan yang disebut satu bangsa Indonesia sebagai kumpulan dalam kesatuan dan harmoni potensi setiap orang yang berbedabeda.

Itulah poin emasnya kekuatan tersebut. Dengan berbagai perbedaan tersebut, Indonesia dapat mengerahkan segala potensi dan saling melengkapi kekurangan serta kelebihan unik dari setiap individu.

Itulah sebabnya Indonesia mampu mendapatkan segudang keberhasilan, salah satunya adalah kemerdekaan Indonesia yang menjadi awal tonggak bersejarah bagi bangsa Indonesia sekaligus juga menjadi awal perjuangan bagi bangsa Indonesia dalam melawan politiasi atas perbedaan secara implisit maupun secara eksplisit.

Seluruh dimensi tersebut menjadi elemen utama kemartiran keberagaman. Orang yang mampu menyatukan dimensi-dimensi tersebut menjadi bagian dari dirinya adalah tokoh yang layak disebut sebagai seorang martir. Seperti Riyanto, martir keberagaman yang merupakan sosok bagian dari anggota Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (NU) yang patut diteladani semangat toleransi dan jiwa kemanusiaannya.

Ia adalah Bhinneka Tunggal Ika yang nyata, sebab ditengah perbedaan ia bersedia dan rela berkorban hingga akhir hayatnya. Ia patut diacungi jempol karena berani mengambil langkah besar yang begitu berbahaya bagi dirinya sendiri saat masih cukup muda, yaitu berumur 25 tahun dan belum menikah. 

Pantas untuk dilabelkan bahwa Riyanto menunjukkan pedoman hidup yang terbatas, namun bersikap tak terbatas. Pria asal kelahiran di Kediri, Jawa Timur tersebut merupakan anak pertama dari tujuh bersaudara pada sebuah keluarga kecil yang sederhana dari Bapak Sukarmin yang merupakan tukang becak dan Ibu Katrinem sebagai ibu rumah tangga.

Keterbatasan hidupnya sendiri tidak menutup kepeduliannya kepada orang lain, terbukti dari cara hidup Riyanto yang sejak kecil sudah mengabdikan hidupnya untuk membantu siapa saja tanpa melihat latar belakang hingga kemudian ia tergabung menjadi bagian dari anggota Banser NU membuktikan keseriusannya untuk mau selalu mengulurkan tangannya bagi kebaikan banyak orang. Cara hidup Riyanto yang selalu tak terbatas dan mengagumkan telah ia jalankan setiap harinya untuk mengembangkan dan mengabdikan diri.

Pada malam hari 24 Desember 2000, Riyanto diutus oleh GP Ansor untuk turut membantu aparat keamanan dalam menjaga keamanan dan kelancaran pada misa malam Natal di Gereja Eben Haezer. Ia rela untuk berbuka puasa di sana dan bergantian menunaikan ibadah salat dengan anggota Banser lainnya, karena pada hari itu juga merupakan bulan Ramadhan. Seusai misa malam Natal, terdapat laporan dari seorang jemaat kebaktian yang menemukan dan menaruh kecurigaan penuh pada tas plastik yang tergeletak di bawah telepon umum depan gereja.

Riyanto menyerahkan tas plastik tersebut kepada salah satu polisi untuk mengeceknya. Ternyata itu bom! Petugas memperingatkan untuk mundur, namun menurut kesaksian dari petugas lainnya justru Riyanto segera memeluk tas tersebut dan hendak bergegas membuang ke selokan atau gorong-gorong yang berjarak 10 meter di depan gereja.

Naasnya, bom tersebut meledak sebelum lepas dari genggaman Riyanto. Kuatnya daya ledak dari bom tersebut telah menghancurkan wilayah lingkungan sekitar gereja dan menewaskan Riyanto, dimana serpihan tubuhnya terpental-pental pada jarak 30 - 100 meter dari titik ledakan.

Pengabdiannya yang begitu besar hingga gugur dalam tugasnya sebagai anggota untuk mengamankan gereja pada perayaan malam Natal 24 Desember 2000 di Gereja Eben Haezer, Kota Mojokerto, Jawa Timur. Ia menunjukkan bahwa sosok-sosok yang terlihat sebagai sosok yang kecil dan pendiam juga tetap memiliki kesempatan untuk terbang tinggi dengan tekad yang kuat, karena hal ini bukan bergantung pada siapa orangnya dan seperti apa orangnya.

Ini semua bergantung pada pilihan antara keraguan dan keyakinan untuk mau menanamkan keabadian dalam kebaikan, mau merawat indahnya toleransi, mau berkilau dalam diam, mau menghidupkan kehidupan yang sadar akan sesama manusia yang hidup, dan mau memprioritaskan kebaikan 
bersama. 

Keluhuran sejati yang dipersembahkan oleh Riyanto sangat menggugah kesadaran bagi masyarakat Indonesia. Kesadaran tersebut tidak hanya berlaku dalam menghadapi berbagai tantangan-tantangan masa lampau, namun juga berlaku bagi tantangan masa kini hingga bertahun-tahun kedepan.

Saat ini saja bangsa Indonesia telah digemparkan oleh banyak cobaan dahsyat karena gesekan-gesekan yang terlahir dari adanya perbedaan yang dianggap memberi “noda kotor” pada keberagaman Indonesia yang justru seharusnya memancarkan silau warnawarna kehidupan. 

Melalui kemartiran keberagaman Riyanto, Indonesia menginspirasi hingga jangkauan global kepada seluruh bangsa di dunia untuk memaknai keberagaman sebagai kekuatan, aset terbesar, dan nilai tertinggi umat manusia yang menjadi fondasi paling kokoh untuk membangun perdamaian dunia, persaudaraan global, dan solidaritas lintas bangsa-bangsa. 

Hal ini pun sangat disetujui oleh narasumber dan individu-individu lainnya yang berkarya di aspek Pendidikan, mereka menyatakan bahwa pengorbanannya sangat menyentuh hati dan layak untuk disebut sebagai pahlawan masa kini. 

Sungguh, Riyanto adalah mentari NKRI yang menerangi kegelapan perpecahan dan pemusnahan antara negara yang sedang terjadi di berbagai belahan dunia. Ia berhasil membuka mata dunia untuk memandang secara lebih luas, lebih dalam, dan lebih luhur atas perbedaan sebagai keindahan tertinggi umat manusia yang kemudian diharapkan melahirkan sosok-sosok penerus seperti Riyanto pada setiap bidang kehidupan di Indonesia melalui gerakan pelajar Pancasila.

Purwokerto, 25 April 2024


PENULIS:  Teresa Nitya Sivananda Reifran
Editor. Tim Redaksi

Sy. Apero Fublic

Via Cerita Kita
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat

Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat

Thursday, October 01, 2026
Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Wednesday, June 17, 2026
WACANA KOALISI PERMANEN: Demokrasi Tanpa Oposisi?

WACANA KOALISI PERMANEN: Demokrasi Tanpa Oposisi?

Saturday, September 26, 2026
Hukum Tata Negara sebagai Fondasi Mewujudkan Smart & Good Citizenship di Indonesia

Hukum Tata Negara sebagai Fondasi Mewujudkan Smart & Good Citizenship di Indonesia

Thursday, October 01, 2026
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Belajar di Luar Kelas: Pengaruh Study Banding Terhadap Motivasi Belajar Siswa Mas Darussalam Bumi Nabung

PT. Media Apero Fublic- Friday, October 16, 2026 0
Belajar di Luar Kelas: Pengaruh Study Banding Terhadap Motivasi Belajar Siswa Mas Darussalam Bumi Nabung
APERO FUBLIC  I  Bagaimana study banding berpotensi mendukung motivasi belajar? Pertama , pengalaman langsung dapat membuat materi terasa lebih rel…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20262176
  • 20251140
  • 2024217
  • 2023142
  • 2022105
  • 2021367
  • 2020435
  • 2019282
  • 20183

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Tengah Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua Australia BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Balikpapan Banda Aceh Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkalan Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Bantaeng Banten Bantul Banyuasin Banyuwangi Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan Berita Berita anggal Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Berita Nasionalis Betul Daerah Binjai Biologi Bireuen Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bojonegoro Bola Bolaang Mongondow BOLMONGUT BOLTARA Bone Bosnia Boven Digoel BPD Brand Brazil Brebes Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cilegon Cililin Cina Cirebon Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Demak Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Geografi Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra India Indragiri Hulu Indramayu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jember Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampu Kampus Kanada Kapolri Karanganyar Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kendal Kepahiang Kepemimpinan Kepulauan Riau Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Klaten Kolaka Kolaka Timur Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kulon Progo Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Labusel Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lhokseumawe Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makalah Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Mesir Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Dua Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna Ngawi Nias Nias Selatan NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Olahraga9 Olaraga Opini Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang PALI Palopo Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Paringi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekalongan Pekanbaru Pelalawan Pematangsiantar Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Perternakan Pesisir Selatan Peternakan Pidie Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purwokerto Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen Sastra Modern SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Seluma Semarang Seminar SEMSEL Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Siak Sibolga Sidenreng Rappang Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Singkawang Skil Wanita Sleman SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Sragen Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara Sukoharjo SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang Sumenep SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Bumbu Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Tebo Tegal Teknologi Temanggung Tenaga Kerja Thailand TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat
    APERO FUBLIC  I  Kebakaran hutan dan lahan (Sumber: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)  Kebakaran hutan dan lahan (kar...
  • Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya
    APERO FUBLIC   I  KAMPUS .--  Dunia kampus itu, kalau boleh jujur, adalah sebuah miniatur negara. Semuanya tersistem dengan rapi...
  • WACANA KOALISI PERMANEN: Demokrasi Tanpa Oposisi?
    APERO FUBLIC  I  Ada satu angka yang cukup menjelaskan arah politik Indonesia hari ini: dari delapan partai politik yang lolos ...
  • Hukum Tata Negara sebagai Fondasi Mewujudkan Smart & Good Citizenship di Indonesia
    Vani Satya Puspita Anggraeni APERO FUBLIC  I  Perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang semakin cepat membawa tantangan baru bagi ke...
  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha“Tentang mental health dan proses menerima diri”
    Dok. Penulis Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha “Tentang mental health dan proses menerima diri” APERO FUBLIC    I  SASTRA KITA .-  Aku pern...
  • Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan
    Penulis :   Muliana Putri APERO FUBLIC   I  OPINI. --   Pernahkah Anda berada di situasi ketika sedang berkendara, tiba-tiba mat...
  • Mengenal Buah Raman
    APERO FUBLIC.- Buah raman atau dikenal juga dengan nama buah aman, dan gandario. Buah asli endemik Indonesia ini banyak tumbuh di pulau ...
  • Menyongsong Kemandirian Ternak: Pelatihan Pembuatan UMMB “Permen Sapi” Bekali Calon Transmigran Poso
    APERO FUBLIC  I  Kegiatan Pelatihan Calon Transmigran (Catrans) Poso dilaksanakan pada Rabu, 23 September 2026, bertempat di Ba...
  • Hidup Harus Tetap Berjalan Meskipun Kamu Sendirian
    ILUSTRASI: Oleh Penulis “ Hidup Harus Tetap Berjalan Meskipun Kamu Sendirian ” APERO FUBLIC   I  SASTRA KITA .-  Malam ditemanin cahaya kehi...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Prasasti Persumpahan Telaga Batu 1: Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Prasasti Persumpahan Telaga Batu 1: Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Thursday, October 03, 2024
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
Kisah Inspiratif : Mandiri Finansial di Usia 20-an

Kisah Inspiratif : Mandiri Finansial di Usia 20-an

Monday, February 16, 2026
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Mengenal Piagam Leiden : Piagam Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Mengenal Piagam Leiden : Piagam Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Tuesday, October 08, 2024

Popular Post

Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat

Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat

Thursday, October 01, 2026
Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Wednesday, June 17, 2026
WACANA KOALISI PERMANEN: Demokrasi Tanpa Oposisi?

WACANA KOALISI PERMANEN: Demokrasi Tanpa Oposisi?

Saturday, September 26, 2026
Hukum Tata Negara sebagai Fondasi Mewujudkan Smart & Good Citizenship di Indonesia

Hukum Tata Negara sebagai Fondasi Mewujudkan Smart & Good Citizenship di Indonesia

Thursday, October 01, 2026
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha“Tentang mental health dan proses menerima diri”

Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha“Tentang mental health dan proses menerima diri”

Monday, February 16, 2026
Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Wednesday, June 17, 2026
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Menyongsong Kemandirian Ternak: Pelatihan Pembuatan UMMB “Permen Sapi” Bekali Calon Transmigran Poso

Menyongsong Kemandirian Ternak: Pelatihan Pembuatan UMMB “Permen Sapi” Bekali Calon Transmigran Poso

Saturday, September 26, 2026
Hidup Harus Tetap Berjalan Meskipun Kamu Sendirian

Hidup Harus Tetap Berjalan Meskipun Kamu Sendirian

Monday, February 16, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 74 Berita 1965 Berita Daerah 1838 Berita Internasional 45 Berita Nasional 1253 Brand 117 Budaya Daerah 42 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 70 Cerita Rakyat 12 Cerpen 34 Dongeng 67 Ekonomi 129 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 9 Flora 67 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 22 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 21 Kampus 1414 Kesehatan 56 Kisah Legenda 10 Kuliner 35 Mitos 15 Opini 836 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 61 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 8 Puisi 70 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 64 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 25 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 222 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 54 Video 19 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us