-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Cerpen Sastra Kita Martir Keberagaman sebagai Mahkota Pelajar Pancasila: Seni Menjalani Kehidupan pada Puncaknya
Cerpen Sastra Kita

Martir Keberagaman sebagai Mahkota Pelajar Pancasila: Seni Menjalani Kehidupan pada Puncaknya

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
27 Jun, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

“Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.” (HR.Thabrani 
dan Daruquthni)

APERO FUBLIC  I  CERITA KITA.--  Seni untuk kebaikan orang lain adalah seni keindahan tertinggi yang paling sejati. Seni tersebut berakar dari penghargaan yang adil bagi setiap individu. Karena setiap individu adalah seni bagi individu lain melalui ciri khas diri di tengah perbedaan.

Dapat dikatakan bahwa satu individu tak dapat disamakan dengan individu lainnya. Jadi, sudahkah kamu memandang manusia berdasarkan kedalaman manusia yang demikian? Seni keindahan terluhur dapat meruntuhkan pandangan sebagian besar masyarakat yang sering kali dengan “kacamata asing” memandang perbedaan semata-mata sebagai suatu pembeda dalam ketidaksamaan. 

Misalnya, seni tersebut bisa membantu melihat dan melampaui banyak perbedaan dalam berbagai aspek dengan sudut pandang yang positif, salah satunya adalah mengatasi perbedaan identitas yang memicu perbedaan perlakuan antarindividu akibat dari penilaian yang berbeda.

Dengan demikian, seni itu dapat mengikis pandangan terhadap perbedaan sebagai pembeda yang menjadi sorotan masyarakat bertahun-tahun lamanya yang memakan korban dalam sejarah kebangsaan Indonesia.

Pandangan terhadap perbedaan yang dianggap sebagai stigma negatif merupakan seni 
terendah yang tak ada nilainya. Mari kita melangkah, satu langkah lebih tinggi, dengan 
memandang bahwa keindahan terdalam adalah yang tak sekedar dilihat dengan mata, tetapimelihat kedalaman yang tertanam dalam diri manusia dan tumbuh dalam bentuk cara hidup yang mengagumkan di tengah keberagaman. Keberagaman melahirkan pesona yang agung sebagai kodrat manusia yang bersifat alami dan identik dengan diri manusia itu sendiri.

Keberagaman sungguh merupakan permata terindah pada manusia yang bercahaya dengan penuh kekhasan dari setiap individu, bahkan membantu mengenal dan menyelami diri dari memahami keberagaman pada diri orang lain sebagai langkah awal untuk memahami diri kita sebagai sebagian kecil serpihan permata keberagaman yang begitu luas dan tidak terbatas. 

Menyelami lebih dalam lukisan agung Sang Pencipta membangkitkan kekuatan terbesar 
yang dianugerahi oleh Sang Pencipta untuk menghadapi tantangan dan meraih Indonesia maju, sebab kemajuan Indonesia hanya dapat diraih melalui sejuta tangan yang disebut satu bangsa Indonesia sebagai kumpulan dalam kesatuan dan harmoni potensi setiap orang yang berbedabeda.

Itulah poin emasnya kekuatan tersebut. Dengan berbagai perbedaan tersebut, Indonesia dapat mengerahkan segala potensi dan saling melengkapi kekurangan serta kelebihan unik dari setiap individu.

Itulah sebabnya Indonesia mampu mendapatkan segudang keberhasilan, salah satunya adalah kemerdekaan Indonesia yang menjadi awal tonggak bersejarah bagi bangsa Indonesia sekaligus juga menjadi awal perjuangan bagi bangsa Indonesia dalam melawan politiasi atas perbedaan secara implisit maupun secara eksplisit.

Seluruh dimensi tersebut menjadi elemen utama kemartiran keberagaman. Orang yang 
mampu menyatukan dimensi-dimensi tersebut menjadi bagian dari dirinya adalah tokoh yang 
layak disebut sebagai seorang martir. Seperti Riyanto, martir keberagaman yang merupakan 
sosok bagian dari anggota Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (NU) yang patut diteladani semangat toleransi dan jiwa kemanusiaannya.

Ia adalah Bhinneka Tunggal Ika yang nyata, sebab ditengah perbedaan ia bersedia dan rela berkorban hingga akhir hayatnya. Ia patut diacungi jempol karena berani mengambil langkah besar yang begitu berbahaya bagi dirinya sendiri saat masih cukup muda, yaitu berumur 25 tahun dan belum menikah. 

Pantas untuk dilabelkan bahwa Riyanto menunjukkan pedoman hidup yang terbatas, 
namun bersikap tak terbatas. Pria asal kelahiran di Kediri, Jawa Timur tersebut merupakan anak pertama dari tujuh bersaudara pada sebuah keluarga kecil yang sederhana dari Bapak Sukarmin yang merupakan tukang becak dan Ibu Katrinem sebagai ibu rumah tangga.

Keterbatasan hidupnya sendiri tidak menutup kepeduliannya kepada orang lain, terbukti dari cara hidup Riyanto yang sejak kecil sudah mengabdikan hidupnya untuk membantu siapa saja tanpa melihat latar belakang hingga kemudian ia tergabung menjadi bagian dari anggota Banser NU membuktikan keseriusannya untuk mau selalu mengulurkan tangannya bagi kebaikan banyak orang. Cara hidup Riyanto yang selalu tak terbatas dan mengagumkan telah ia jalankan setiap harinya untuk mengembangkan dan mengabdikan diri.

Pada malam hari 24 Desember 2000, Riyanto diutus oleh GP Ansor untuk turut membantu aparat keamanan dalam menjaga keamanan dan kelancaran pada misa malam Natal di Gereja Eben Haezer. Ia rela untuk berbuka puasa di sana dan bergantian menunaikan ibadah salat dengan anggota Banser lainnya, karena pada hari itu juga merupakan bulan Ramadhan. Seusai misa malam Natal, terdapat laporan dari seorang jemaat kebaktian yang menemukan dan menaruh kecurigaan penuh pada tas plastik yang tergeletak di bawah telepon umum depan gereja.

Riyanto menyerahkan tas plastik tersebut kepada salah satu polisi untuk mengeceknya. Ternyata itu bom! Petugas memperingatkan untuk mundur, namun menurut kesaksian dari petugas lainnya justru Riyanto segera memeluk tas tersebut dan hendak bergegas membuang ke selokan atau gorong-gorong yang berjarak 10 meter di depan gereja.

Naasnya, bom tersebut meledak sebelum lepas dari genggaman Riyanto. Kuatnya daya ledak dari bom tersebut telah menghancurkan wilayah lingkungan sekitar gereja dan menewaskan Riyanto, dimana serpihan tubuhnya terpental-pental pada jarak 30 - 100 meter dari titik ledakan.

Pengabdiannya yang begitu besar hingga gugur dalam tugasnya sebagai anggota untuk 
mengamankan gereja pada perayaan malam Natal 24 Desember 2000 di Gereja Eben Haezer, Kota Mojokerto, Jawa Timur. Ia menunjukkan bahwa sosok-sosok yang terlihat sebagai sosok yang kecil dan pendiam juga tetap memiliki kesempatan untuk terbang tinggi dengan tekad yang kuat, karena hal ini bukan bergantung pada siapa orangnya dan seperti apa orangnya.

Ini semua bergantung pada pilihan antara keraguan dan keyakinan untuk mau menanamkan keabadian dalam kebaikan, mau merawat indahnya toleransi, mau berkilau dalam diam, mau menghidupkan kehidupan yang sadar akan sesama manusia yang hidup, dan mau memprioritaskan kebaikan 
bersama. 

Keluhuran sejati yang dipersembahkan oleh Riyanto sangat menggugah kesadaran bagi 
masyarakat Indonesia. Kesadaran tersebut tidak hanya berlaku dalam menghadapi berbagai tantangan-tantangan masa lampau, namun juga berlaku bagi tantangan masa kini hingga bertahun-tahun kedepan.

Saat ini saja bangsa Indonesia telah digemparkan oleh banyak cobaan dahsyat karena gesekan-gesekan yang terlahir dari adanya perbedaan yang dianggap memberi “noda kotor” pada keberagaman Indonesia yang justru seharusnya memancarkan silau warnawarna kehidupan. 

Melalui kemartiran keberagaman Riyanto, Indonesia menginspirasi hingga jangkauan 
global kepada seluruh bangsa di dunia untuk memaknai keberagaman sebagai kekuatan, aset terbesar, dan nilai tertinggi umat manusia yang menjadi fondasi paling kokoh untuk membangun perdamaian dunia, persaudaraan global, dan solidaritas lintas bangsa-bangsa. 

Hal ini pun sangat disetujui oleh narasumber dan individu-individu lainnya yang berkarya di aspek Pendidikan, mereka menyatakan bahwa pengorbanannya sangat menyentuh hati dan layak untuk disebut sebagai pahlawan masa kini. 

Sungguh, Riyanto adalah mentari NKRI yang menerangi kegelapan perpecahan dan 
pemusnahan antara negara yang sedang terjadi di berbagai belahan dunia. Ia berhasil membuka mata dunia untuk memandang secara lebih luas, lebih dalam, dan lebih luhur atas perbedaan sebagai keindahan tertinggi umat manusia yang kemudian diharapkan melahirkan sosok-sosok penerus seperti Riyanto pada setiap bidang kehidupan di Indonesia melalui gerakan pelajar Pancasila.

PENULIS:  
Editor. Tim Redaksi

Sy. Apero Fublic
Via Cerpen
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts No results found
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Thursday, June 04, 2026
Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Wednesday, June 03, 2026
Maraknya Penggunaan Kecerdasaan Buatan (AI ) Dalam Dunia Pendidikan

Maraknya Penggunaan Kecerdasaan Buatan (AI ) Dalam Dunia Pendidikan

Wednesday, June 03, 2026
Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Wednesday, June 17, 2026
Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Tuesday, June 09, 2026

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Martir Keberagaman sebagai Mahkota Pelajar Pancasila: Seni Menjalani Kehidupan pada Puncaknya

PT. Media Apero Fublic- Saturday, June 27, 2026 0
Martir Keberagaman sebagai Mahkota Pelajar Pancasila: Seni Menjalani Kehidupan pada Puncaknya
“Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.” (HR.Thabrani  dan Daruquthni) APERO FUBLIC   I  CERITA KITA.--   Seni untuk kebaikan or…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20261277
  • 20251139
  • 2024203
  • 2023142
  • 2022103
  • 2021365
  • 2020435
  • 2019282

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Banten Bantul Banyuasin Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan BENGSEL Berita Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bola BOLMONGUT BOLTARA Bosnia Boven Digoel Brand Brazil Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra Indragiri Hulu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Masyarakat Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta JAKARTA Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kampuu Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kepahiang Kepemimpinan Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Kolaka Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Opini Pertanian Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang Palopo Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pemerintah Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Pesisir Selatan Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Semarang Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Skil Wanita SMA Smart TV so Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang SUMSEL SUMUT Sungai Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tailan Tamiang Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Teknologi Temanggung Tenaga Kerja TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)
    Pantai Kuta Lombok. Merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Pulau Lombok yang terkenal dengan pasir putihnya yang unik menyerupai ...
  • Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi
    APERO FUBLIC   I  ESAI .-  Teknologi yang terus berkembang ini telah mengubah dunia pelayanan kesehatan dengan cepat sekali. Har...
  • Maraknya Penggunaan Kecerdasaan Buatan (AI ) Dalam Dunia Pendidikan
    Penulis :   Mariani Suciati Danggur APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Perkembangan Teknologi yang sangat berkembang saat ini banyak me...
  • Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan
    Penulis :   Muliana Putri APERO FUBLIC   I  OPINI. --   Pernahkah Anda berada di situasi ketika sedang berkendara, tiba-tiba mat...
  • Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja
    APERO FUBLIC  I  ESAI . -  Data BPS per Februari 2025 mencatat bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) untuk lulusan perguruan ...
  • Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?
    APERO FUBLIC   I  OPINI .--  Berdasarkan data yang telah saya kumpulkan, Tingkat inflasi Kota Padang mencapai 0,79% secara tahun...
  • Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal
    APERO FUBLIC. MUBA.- Setelah berhasil melakukan peralihan pengelolaan kelistrikan dari PT MEP ke PLN, Bupati Muba H M Toha bersama Wakil Bup...
  • Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya
    APERO FUBLIC   I  KAMPUS .--  Dunia kampus itu, kalau boleh jujur, adalah sebuah miniatur negara. Semuanya tersistem dengan rapi...
  • Dari Sudut Sekarbolo: Kisah 10 Mahasiswa UNY Lintas Ilmu, Hadirkan Edukasi Inklusif Anak hingga Gali Sejarah Makam Gunung Merak
    APERO FUBLIC   I  FEATURE .- Mengintegrasikan disiplin ilmu akademis ke dalam realitas sosial menjadi esensi utama yang dibawa o...
  • Mismatch Tenaga Kerja Masih Jadi Tantangan Besar di Jawa Barat
    APERO FUBLIC   I  BANDUNG .— Tingginya jumlah angkatan kerja di Jawa Barat belum diimbangi dengan ketersediaan lapangan pekerjaan yang memad...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

Sunday, June 23, 2019
Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Thursday, June 04, 2026
Tegaskan Komitmen Sinkronisasi Pembangunan Daerah

Tegaskan Komitmen Sinkronisasi Pembangunan Daerah

Sunday, June 15, 2025

Popular Post

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Thursday, June 04, 2026
Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Wednesday, June 03, 2026
Maraknya Penggunaan Kecerdasaan Buatan (AI ) Dalam Dunia Pendidikan

Maraknya Penggunaan Kecerdasaan Buatan (AI ) Dalam Dunia Pendidikan

Wednesday, June 03, 2026
Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Wednesday, June 17, 2026
Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Tuesday, June 09, 2026
Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?

Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?

Wednesday, June 17, 2026
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Wednesday, June 17, 2026
Dari Sudut Sekarbolo: Kisah 10 Mahasiswa UNY Lintas Ilmu, Hadirkan Edukasi Inklusif Anak hingga Gali Sejarah Makam Gunung Merak

Dari Sudut Sekarbolo: Kisah 10 Mahasiswa UNY Lintas Ilmu, Hadirkan Edukasi Inklusif Anak hingga Gali Sejarah Makam Gunung Merak

Thursday, June 04, 2026
Mismatch Tenaga Kerja Masih Jadi Tantangan Besar di Jawa Barat

Mismatch Tenaga Kerja Masih Jadi Tantangan Besar di Jawa Barat

Monday, June 15, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 67 Berita 1643 Berita Daerah 1616 Berita Internasional 38 Berita Nasional 1202 Brand 117 Budaya Daerah 37 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 56 Cerita Rakyat 12 Cerpen 27 Dongeng 67 Ekonomi 99 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 4 Flora 65 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 11 Islam dan Budaya 11 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Islam dan Masyarakat 4 Jurnalisme Kita 19 Kampus 853 Kesehatan 41 Kisah Legenda 10 Kuliner 31 Mitos 15 Opini 632 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 47 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 7 Puisi 63 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 52 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 24 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 193 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 36 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us