Ilmu Kesastraan
JATIM
Kampus
Mahasiswa
Opini
Pendidikan
Sastra Moderen
Surabaya
Dari Ruang Bahasa ke Media Digital: Mahasiswa UPN Veteran Jatim Kembangkan Kreativitas dan Kompetensi Profesional di Rumah Bahasa Surabaya
APERO FUBLIC I SURABAYA.— Program magang tidak hanya menjadi ruang pembelajaran akademik, tetapi juga wadah pengembangan kompetensi profesional bagi mahasiswa. Hal ini tercermin dari pengalaman magang yang dijalani oleh Nurmalita Herdiana selama empat bulan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surabaya, tepatnya di Rumah Bahasa Surabaya.
Rumah Bahasa Surabaya merupakan salah satu program pelatihan bahasa yang dihadirkan Pemerintah Kota Surabaya dan terbuka secara gratis bagi masyarakat. Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan bahasa asing dan Bahasa Indonesia sebagai upaya memperkuat daya saing masyarakat di tingkat global.
Melalui berbagai kelas dan kegiatan edukatif, Rumah Bahasa Surabaya menjadi ruang pembelajaran yang inklusif sekaligus wadah pengembangan komunikasi lintas budaya.
Mahasiswa Program Studi Linguistik Indonesia di UPN Veteran Jawa Timur terlibat aktif dalam berbagai kegiatan kreatif dan edukatif yang mendukung program pengembangan literasi bahasa di Kota Surabaya.
Selama menjalankan magang, Nurmalita Herdiana dipercaya menangani sejumlah tugas strategis, mulai dari pembuatan konten media sosial, desain feeds Instagram, hingga berkontribusi dalam penyusunan konsep acara berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh Rumah Bahasa Surabaya. Keterlibatan ini menjadi pengalaman berharga dalam mengasah kemampuan komunikasi digital, kreativitas visual, serta koordinasi kerja tim di lingkungan profesional.
Tidak hanya berfokus pada pengelolaan media informasi, pengalaman lapangan juga memberikan kesempatan untuk terlibat langsung dalam kegiatan pengajaran Bahasa Indonesia bagi Kawan Bahasa. Aktivitas ini menjadi ruang implementasi ilmu linguistik yang dipelajari di bangku perkuliahan sekaligus memperkuat kemampuan interpersonal dan public communication.
Dalam pelaksanaan program magang, kegiatan akademik turut didampingi oleh dosen pembimbing magang, Dewi Puspa Arum, S.Pd., M.Pd., yang memberikan arahan serta pendampingan selama proses pembelajaran di dunia kerja berlangsung.
Keikutsertaan mahasiswa dalam program magang di lingkungan instansi pemerintahan tidak hanya menjadi ruang pengembangan kompetensi profesional, tetapi juga menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Melalui keterlibatan dalam edukasi, literasi bahasa, serta penyebaran informasi kreatif dan komunikatif, mahasiswa turut mengambil peran dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik dan pengembangan sumber daya masyarakat.
Pengalaman ini juga menjadi bentuk nyata kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi dengan lembaga pelayanan masyarakat dalam meningkatkan kompetensi generasi muda.
Melalui pengalaman di Rumah Bahasa Surabaya, Nurmalita Herdiana menunjukkan bahwa mahasiswa linguistik tidak hanya memiliki kompetensi dalam bidang kebahasaan, tetapi juga mampu beradaptasi dalam pengelolaan media digital, produksi konten kreatif, hingga kegiatan edukasi berbasis masyarakat.
Pengalaman ini menjadi bekal penting dalam membangun profesionalisme serta personal branding sebagai generasi muda yang kreatif, komunikatif, dan berdaya saing di era digital.
PENULIS :
Mahasiswi Linguistik Indonesia, UPN "VETERAN" JAWA TIMUR.
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Ilmu Kesastraan

Post a Comment