-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Cerpen Ilmu Kesastraan Mahasiswa Sastra Kita Sastra Moderen Rumah yang Tak Pernah Benar-Benar Ditinggali
Cerpen Ilmu Kesastraan Mahasiswa Sastra Kita Sastra Moderen

Rumah yang Tak Pernah Benar-Benar Ditinggali

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
27 Apr, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

APERO FUBLIC  I  CERPEN.-   Rumah nenekku berdiri tepat di samping rumahku, hanya dipisahkan oleh tembok pendek yang bahkan bisa kulewati dengan satu langkah. Sejak kecil, aku sudah terbiasa keluar-masuk rumah itu tanpa perlu mengetuk pintu.

Rasanya seperti dua rumah, sebenarnya satu, hanya dipisahkan oleh garis yang tidak pernah benar-benar terasa. Rumah itu tidak terlalu besar, tapi cukup luas untuk ukuran rumah lama. Dindingnya tebal, catnya mulai memudar di beberapa bagian, dan lantainya selalu terasa dingin, bahkan saat siang hari.

Halamannya hanya sebidang tanah kosong yang mengelilingi rumah, tanpa pohon besar, tanpa kebun, hanya tanah yang kadang retak saat panas dan lembap setelah hujan turun.
Dari luar, rumah itu terlihat biasa saja, kadang bahkan terasa hidup.

Pintu depannya jarang benar-benar tertutup. Televisi hampir selalu menyala, entah ditonton atau tidak. Suara orang berbicara sering terdengar dari dalam, terutama saat anak-anak nenek datang menjenguk. Mereka biasanya datang sore hari, membawa makanan, duduk sebentar, berbincang, lalu pulang sebelum malam benar-benar turun.

Tetangga juga sering mampir, jadi kalau dilihat dari luar, rumah itu tidak pernah benar-benar sepi. Tapi aku tahu, itu tidak sepenuhnya benar. Karena setiap kali aku melangkah masuk ke dalamnya. Ada sesuatu yang selalu kurasakan. Sunyi bukan sunyi yang kosong, bukan juga karena tidak ada suara.

Justru sebaliknya, suara ada di mana-mana. Televisi, percakapan, langkah kaki. Tapi di balik semua itu, ada kesunyian yang aneh. Kesunyian yang terasa berat, seolah-olah menempel di dinding, di lantai, bahkan di udara yang kuhirup.

Dulu, rumah itu tidak seperti ini. Dulu ada kakek, aku masih ingat bagaimana ia selalu duduk di kursi yang sama di ruang tengah, dengan televisi menyala di depannya. Ia jarang benar-benar fokus menonton, tapi tetap membiarkan suara itu memenuhi ruangan.

Katanya, rumah yang terlalu sepi itu tidak baik. Suara membuat rumah terasa hidup. Aku sering duduk di lantai dekat kakinya, mendengarkan cerita-ceritanya. Suaranya keras, tawanya mudah terdengar, dan kehadirannya membuat rumah itu terasa penuh sampai suatu hari, semuanya berubah.

Kakek ditemukan sudah meninggal, bukan di rumah, bukan di kamar, tapi di luar. Jauh dari tempat ini, tidak ada yang benar-benar menjelaskan bagaimana kejadiannya. Orang-orang hanya berkata bahwa itu sudah waktunya.

Bahwa setiap orang pasti akan pergi. Pada akhirnya, tubuhnya dipulangkan ke rumah. Dibaringkan di ruang tengah, orang-orang datang silih berganti. Ada yang menangis, ada yang hanya diam, ada yang berdoa. Rumah itu penuh, lebih ramai dari biasanya tapi di tengah semua keramaian itu, aku justru merasakan sesuatu yang berbeda sunyi.

Lebih dalam, lebih berat seolah-olah rumah itu menahan sesuatu yang tidak bisa keluar setelah pemakaman, semuanya kembali seperti biasa atau setidaknya. Terlihat seperti biasa, anak-anak nenek kembali ke rumah masing-masing.

Tetangga tidak lagi sering datang. Televisi masih menyala. Pintu masih sering terbuka, tapi ada sesuatu yang hilang dan sesuatu itu tidak pernah benar-benar kembali sekarang hanya nenek yang tinggal di sana nenek sudah tua.

Tubuhnya lemah, dan ia sering sakit. Ia lebih banyak menghabiskan waktu di kamar, berbaring atau duduk diam di dekat jendela. Kadang matanya terbuka, tapi tidak benar-benar fokus pada apa pun.

Aku masih sering datang ke sana awalnya karena kebiasaan, lalu karena merasa kasihan dan lama-kelamaan karena penasaran. Karena perasaan itu, tidak pernah hilang sunyi itu. Suatu sore, aku datang seperti biasa, pintu depan terbuka sedikit. Televisi menyala pelan. Tapi tidak ada suara orang. Aku melangkah masuk, langkah kakiku terdengar lebih keras dari biasanya.

“Nenek…” panggilku pelan, tidak ada jawaban. Aku berjalan lebih dalam dan saat itulah aku mendengarnya, langkah kaki pelan dari arah ruang tengah. Aku langsung berhenti, jantungku berdegup lebih cepat. Aku yakin tadi tidak ada siapa-siapa. Aku mencoba berpikir logis. Mungkin ada orang lain di dalam rumah. Mungkin ada yang baru saja datang.

Tapi tidak ada suara pintu dibuka, tidak ada tanda-tanda seseorang masuk hanya langkah itu. Aku berjalan perlahan ke arah ruang tengah dan saat aku sampai di sana tidak ada siapa pun.

Hanya kursi yang sedikit bergeser, seperti baru saja diduduki. Aku berdiri diam beberapa detik lalu memaksakan diri untuk berjalan ke kamar nenek. Nenek ada di sana berbaring dengan mata setengah terbuka.

“Aku datang,” kataku pelan, Ia menoleh sedikit lalu tersenyum tipis.
“Kamu datang…”  Aku duduk di sampingnya. “Nenek sendirian?.” tanyaku, ia menggeleng pelan.

“Tidak… ada kakek.” jawab nenek. Aku terdiam, aku pikir itu hanya karena nenek merindukan kakek. Tapi cara ia mengatakannya…tidak terdengar seperti kenangan lebih seperti… kepastian.

Malam itu, aku memutuskan untuk menginap aku tidak tahu kenapa mungkin karena penasaran atau mungkin karena ada sesuatu yang membuatku ingin memastikan sendiri sekitar tengah malam, aku terbangun bukan karena mimpi tapi karena suara langkah kaki pelan berat…seperti seseorang berjalan di dalam rumah.

Aku duduk di tempat tidur, menahan napas, langkah itu semakin dekat, satu langkah, dua langkah, tiga langkah, sampai berhenti tepat di depan pintu kamar sunyi. Lalu terdengar suara kecil seperti gagang pintu disentuh. Tanganku langsung dingin, aku tidak berani bergerak.

Aku hanya bisa menatap pintu itu dalam diam beberapa detik kemudian langkah itu menjauh, perlahan menghilang. Aku tidak tidur lagi, malam itu dan sejak kejadian itu, semuanya berubah. Aku mulai lebih memperhatika rumah itu, memang ramai, tapi keramaian itu terasa kosong.

Orang-orang datang dan pergi. Tidak ada yang benar-benar tinggal lama tidak ada yang benar-benar betah dan setiap kali rumah itu kembali sepi suara-suara itu muncul lagi kadang dari ruang kosong, kadang dari lorong, kadang tepat di belakangku, aku mulai merasa selalu diperhatikan, seolah-olah ada yang mengawasi setiap langkahku di suatu malam.

Aku tidak tahan lagi, lalu keluar kamar saat suara itu muncul lagi, lorong gelap, udara terasa lebih dingin. aku berjalan perlahan menuju ruang tengah dan di sana aku melihatnya seseorang berdiri diam, Membelakangi. Tubuhnya tinggi, bahunya sedikit membungkuk. Aku tidak perlu melihat wajahnya. Aku tahu siapa itu, Kakek.

Tubuhku langsung kaku, aku ingin memanggil tapi suaraku tidak keluar. Sosok itu tidak bergerak dan tidak menoleh. Hanya berdiri seolah-olah ia memang bagian dari rumah itu. Lampu berkedip dan dalam satu kedipan ia hilang, aku mundur perlahan. Tanganku gemetar, dan saat itu, aku akhirnya mengerti kakek memang tidak meninggal di rumah ini, tapi… ia tidak pernah benar-benar pergi. Keesokan harinya, aku menemui nenek.

“Kakek masih di sini, ya?.” tanyaku pelan, nenek tidak terlihat terkejut. Ia hanya menatap ke arah pintu kamar, lalu berkata lirih. 
“Dia pulang.”
Aku menelan ludah. 
“Kenapa…?” Nenek menarik napas pelan.
“Karena ini masih rumahnya."

Aku tidak bisa berkata apa-apa sejak saat itu, aku tidak pernah melihat rumah nenek dengan cara yang sama lagi. Aku masih datang, masih duduk di ruang tamu yang sama, masih mendengar televisi yang tidak pernah benar-benar dimatikan. Tapi sekarang, aku tahu rumah itu tidak pernah benar-benar sepi bukan karena orang-orang yang datang dan pergi, tapi karena ada sesuatu yang selalu tinggal.

Suatu malam, sebelum pulang, aku berdiri di halaman rumahku, aku menoleh ke rumah nenek. Tampak lampunya masih menyala dan di jendela ruang tengah aku melihat sosok itu lagi, diam menatap ke luar seolah-olah sadar bahwa aku melihatnya.

Aku langsung memalingkan wajah, jantungku berdegup kencang dan untuk pertama kalinya, aku benar-benar mengerti rumah itu tidak pernah benar-benar ditinggali karena mereka yang ada di dalamnya tidak pernah benar-benar pergi.


PENULIS :  Asfahani
Mahasiswa Universitas Negeri Makassar, Sastra indonesia, Bahasa dan Sastra. 
Editor. Tim Redaksi

Sy. Apero Fublic

Via Cerpen
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Urbanisasi Tinggi di Batam, Pemerintah Soroti Kesenjangan Tenaga Kerja

Urbanisasi Tinggi di Batam, Pemerintah Soroti Kesenjangan Tenaga Kerja

Saturday, July 25, 2026
Pelita di Balik Doa Orang Tua

Pelita di Balik Doa Orang Tua

Wednesday, July 15, 2026
Konser Gebyar Kewirausahaan Pemuda Semarakkan HUT ke 344 Kota Bandar Lampung

Konser Gebyar Kewirausahaan Pemuda Semarakkan HUT ke 344 Kota Bandar Lampung

Saturday, July 25, 2026
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Ubah Sampah Dapur Jadi Berkah: Mahasiswa KKNT IPB University Ajak Ibu-Ibu PKKDesa Pesantunan Sulap Limbah Organik Jadi Eco-Enzyme

PT. Media Apero Fublic- Thursday, August 06, 2026 0
Ubah Sampah Dapur Jadi Berkah: Mahasiswa KKNT IPB University Ajak Ibu-Ibu PKKDesa Pesantunan Sulap Limbah Organik Jadi Eco-Enzyme
Foto proses pemotongan sampah dapur untuk dijadikan limbah organik Eco-Enzyme (dokumentasi pribadi) APERO FUBLIC   I  PESANTUNAN, BREBES.— Masalah…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20261617
  • 20251140
  • 2024217
  • 2023142
  • 2022105
  • 2021368
  • 2020435
  • 2019282
  • 20183

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua Australia BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Bantaeng Banten Bantul Banyuasin Banyuwangi Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan Berita Berita anggal Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Bireuen Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bojonegoro Bola BOLMONGUT BOLTARA Bone Bosnia Boven Digoel Brand Brazil Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra India Indragiri Hulu Indramayu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jember Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kendal Kepahiang Kepemimpinan Kepulauan Riau Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Kolaka Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna Ngawi Nias Selatan NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang PALI Palopo Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Paringi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pematangsiantar Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Pesisir Selatan Peternakan Pidie Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purwokerto Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Seluma Semarang Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Singkawang Skil Wanita SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang Sumenep SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Bumbu Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Tebo Teknologi Temanggung Tenaga Kerja Thailand TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik
    Apero Fublic.- Lembar pertama dari naskah Sayir Khadamuddin, diawali dengan basmalah. Syair Khadamuddin adalah bentuk sastra lama dari ...
  • Urbanisasi Tinggi di Batam, Pemerintah Soroti Kesenjangan Tenaga Kerja
    APERO FUBLIC  I  BATAM.–   Arus urbanisasi ke Kota Batam terus menunjukkan tren peningkatan seiring berkembangnya kawasan indust...
  • Pelita di Balik Doa Orang Tua
    APERO FUBLIC  I  Namaku Sintia, seorang mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) yang kini sedang menempuh s...
  • Konser Gebyar Kewirausahaan Pemuda Semarakkan HUT ke 344 Kota Bandar Lampung
    APERO FUBLIC  I    BANDAR LAMPUNG.-  Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menghadiri Konser Gebyar Kewirausahaan Pemuda ya...
  • Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal
    APERO FUBLIC. MUBA.- Setelah berhasil melakukan peralihan pengelolaan kelistrikan dari PT MEP ke PLN, Bupati Muba H M Toha bersama Wakil Bup...
  • Mata Cantik Aisyah Part III: Aisyah dan Geng Mio
    APERO FUBLIC.- Bulan Ramadhan 1439 Hijriah telah berlalu, sekitar sebulan lalu. Aktivitas perkuliahan Aisyah dalam libur smester. Kampu...
  • Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly
    Sepeda Motor Listrik Produksi U^Winfly APERO FUBLIC.- U^Winfly merupakan Perusahaan Industrial pada sektor bergerak industri kendaraan list...
  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • PUYUH BETINA: Tradisi Memelihara Burung Puyuh di Sumatera Selatan
    APERO FUBLIC.- Memelihara burung puyuh merupakan bagian dari hobi memelihara burung sebagaimana orang biasanya. Namun memelihara burung puy...
  • Tak Lagi Repot Bayar Tunai, KKN-T IPB University 2026 Dorong UMKM Desa Jayanti Go Digital melalui QRIS-J
    APERO FUBLIC  I  SUKABUMI.– Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi IPB University 2026 Desa Jayanti kembali melaksanak...

Editor Post

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Thursday, June 04, 2026
Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Tuesday, June 09, 2026
Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Wednesday, June 03, 2026

Popular Post

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Urbanisasi Tinggi di Batam, Pemerintah Soroti Kesenjangan Tenaga Kerja

Urbanisasi Tinggi di Batam, Pemerintah Soroti Kesenjangan Tenaga Kerja

Saturday, July 25, 2026
Pelita di Balik Doa Orang Tua

Pelita di Balik Doa Orang Tua

Wednesday, July 15, 2026
Konser Gebyar Kewirausahaan Pemuda Semarakkan HUT ke 344 Kota Bandar Lampung

Konser Gebyar Kewirausahaan Pemuda Semarakkan HUT ke 344 Kota Bandar Lampung

Saturday, July 25, 2026
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Mata Cantik Aisyah Part III: Aisyah dan Geng Mio

Mata Cantik Aisyah Part III: Aisyah dan Geng Mio

Sunday, August 18, 2019
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
PUYUH BETINA: Tradisi Memelihara Burung Puyuh di Sumatera Selatan

PUYUH BETINA: Tradisi Memelihara Burung Puyuh di Sumatera Selatan

Tuesday, September 26, 2023
Tak Lagi Repot Bayar Tunai, KKN-T IPB University 2026 Dorong UMKM Desa Jayanti Go Digital melalui QRIS-J

Tak Lagi Repot Bayar Tunai, KKN-T IPB University 2026 Dorong UMKM Desa Jayanti Go Digital melalui QRIS-J

Monday, July 27, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 70 Berita 1843 Berita Daerah 1752 Berita Internasional 45 Berita Nasional 1237 Brand 117 Budaya Daerah 39 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 67 Cerita Rakyat 12 Cerpen 33 Dongeng 67 Ekonomi 125 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 4 Flora 65 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 11 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 21 Kampus 993 Kesehatan 42 Kisah Legenda 10 Kuliner 31 Mitos 15 Opini 683 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 55 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 7 Puisi 69 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 63 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 24 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 204 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 38 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us