Kampus
Mahasiswa
Opini
Pendidikan
Melihat Dinamika Konstitusi Indonesia dari Sudut Pandang Mahasiswa PPKn
APERO FUBLIC I OPINI.- Konstitusi ini memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan bernegara, karena konstitusi merupakan dasar yang mengatur tentang struktur kekuasan negara, hubungan antar lembaga negara dan hubungan antara negara dengan warga negaranya.
Sebagai mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewaragnegaraan perlu memahami tentang bagaimana sebuah konstitusi dijalankan dalam kehidupan bernegara, jadi sebagai mahasiswa Ppkn tidak hanya memahami konstitusi sebatas mempelajari isi dari pasal pasal yang ada didalamnya.
Di indonesia sendiri dasar konstitusional negara terdapat dalam Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Konstitusi tersebut merupakan sumber hukum tertinggi yang menjadi dasar dalam pembentukan berbagai peraturan perundang – undangan.
Konstitusi dapat mengalami perubahan dan perkembangan sesuai dengan kebutuhan dari masyarakat maupun adanya perubahan situasi dalam suatu negara.
Contoh nyata dalam hal tersebut terjadi diindonesia yaitu pada Undang Undang Dasar 1945 ,yang sudah mengalami empat kali amandeman pada periode 1999-2002.
Dengan adanya perubahan tersebut tentunya memiliki dampak yang besar dalam sisstem ketatanegaraan diindonesia. Seperti adanya pembatasan masa jabatan presiden, peningkatan peran lembaga perwakilan rakyat, serta adanya jaminan yang lebih jelas dan tegas terhadap hak asasi manusia.
Selain itu dibentuk juga beberapa lembaga negara untuk menjaga keseimbangan kekuasaan dalam pemerintahan, salah satu lembaganya adalah mahkamah konstitusi yang memiliki kewenangan dalam menguji apakah suatu undang undang yang di ajukan sesaui atau tidak dengan konstitusi.
Dalam negara demokratis, konstitusi memiliki peran dalam memastikan bahwa kekuasaan tidak digunakan dengan sewenang-wenang namun kekuasaan benar benar digunakan dengan semestinya.
Karena hal tersebut terdapat pembagian kekuasaan yang jelas antara lembaga legislatif, eksekutif dan yudikatif agar pemerintahan dapat berjalan dengan semestinya.
Sebagai seorang mahasiswa Ppkn perlu untuk memiliki sikap kritis dalam memahami perkembangan konstitusi yang ada di Indonesia.
Bukan memahami dalam hal tidak setuju mengenai konstitusi yang ada seperti menolak adanya sebuah kebijakan, tetapi memahami dalam hal untuk menilai apakah kebijakan yang ada sudah sesuai dengan konstitusi yang ada.
PENULIS: Aminatun Qoyimah
Mahasiswi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Negeri Yogyakarta
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Kampus

Post a Comment