Kampus
Mahasiswa
Opini
Pendidikan
KKN-PPM ITERA: Program Pembuatan dan Pengaplikasian Pupuk Organik Cair (POC) dari Limbah Kulit Bawang
Pupuk Ramah Lingkungan: Program Pembuatan dan Pengaplikasian Pupuk Organik Cair (POC) dari Limbah Kulit Bawang sebagai Solusi Berkelanjutan untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan oleh Mahasiswa KKN-PPM ITERA
APERO FUBLIC I OPINI.- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Kelompok 93 yang bertugas di Pekon Wonosobo melaksanakan program kerja berupa pembuatan dan pengaplikasian Pupuk Organik Cair (POC) berbahan dasar limbah kulit bawang merah.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan limbah organik rumah tangga menjadi pupuk ramah lingkungan, sekaligus mendukung pertanian berkelanjutan.
Pupuk Organik Cair (POC) merupakan pupuk hasil fermentasi bahan organik yang bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan tanah, merangsang pertumbuhan tanaman, serta mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. Limbah kulit bawang dipilih karena mudah ditemukan di lingkungan sekitar dan memiliki kandungan unsur hara yang baik untuk tanaman.
Proses pembuatan POC dilakukan menggunakan alat sederhana seperti wadah tertutup, pengaduk, dan alat pemotong. Bahan yang digunakan meliputi kulit bawang merah, air cucian beras, air bersih, EM4 pertanian, serta molase atau gula merah. Pembuatan dimulai dengan memotong kulit bawang, lalu mencampurkannya dengan bahan lainnya ke dalam wadah. Campuran tersebut kemudian difermentasi selama 7–14 hari di tempat teduh dan dibuka satu kali sehari untuk mengeluarkan gas fermentasi.
Hasil pupuk organik cair ini kemudian dikemas menjadi produk yang diberi nama TALAM (Tani Alami) sebagai pupuk ramah lingkungan yang mudah dikenali masyarakat.
Selain menghasilkan produk TALAM, mahasiswa KKN-PPM ITERA Kelompok 93 juga menyusun buku panduan pembuatan dan pengaplikasian POC agar masyarakat dapat membuat pupuk secara mandiri dan menerapkannya secara berkelanjutan.
Penggunaan POC TALAM dilakukan dengan cara mencampurkan 1 tutup botol (±5 ml) ke dalam 1 liter air bersih. Larutan dapat diaplikasikan dengan cara disiram ke tanah sekitar tanaman atau disemprotkan ke daun pada pagi atau sore hari.
Melalui program ini, diharapkan masyarakat Pekon Wonosobo dapat memanfaatkan limbah kulit bawang menjadi produk bernilai guna, mengurangi pencemaran lingkungan, serta mendukung pertanian yang lebih sehat, hemat biaya, dan berkelanjutan.
Link Buku Panduan : https://drive.google.com/file/d/1B0UUoBFDQtaju-IT1g8FzTcTYQgvLWWL/view?usp=sharing.
PENULIS : Kelompok 93 KKN PPM ITERA
1. Menuk Rani Manullang_ 122250033 Teknik Lingkungan
2. Willyam Charllos Chin_123120004 Teknik Geofisika
3. Zahara Asopa_123260011 Farmasi
4. Ira Nurul Aulia_123520029 Pariwisata
5. Dhea Octa Ramadhane_123120033 Teknik Geofisika
6. Fenty Fatima Tuzahro_123460046 Teknik Perkeretaapian
7. Vania Gian Kusuma_123180062 Biologi
8. Swandiman Hutauruk_123240095 Arsitektur
9. Maxavier Girvanus Manurung_123140191 Teknik Informatika.
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Kampus

Post a Comment