-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Cerpen Kampus Mahasiswa Pendidikan Sastra Kita Ketika Sahabat Menjadi Rumah
Cerpen Kampus Mahasiswa Pendidikan Sastra Kita

Ketika Sahabat Menjadi Rumah

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
23 Jan, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

APERO FUBLIC  I  CERPEN.-  Sejak kecil, Aira dan Dafa tumbuh  Bersama seperti dua garis yang berjalan sejajar. Mereka tinggal di desa kecil yang dilingkeri hamparan sawah hijau dan aliran Sungai yang mengalir tenang. Seolah tak pernah tergesa oleh waktu.

Setiap hari setelah sekolah Langkah mereka selalu menyatu-menyusuri, pematang, Melewati pohon-pohon yang berdiri teduh sementara angin membawa bau tanah basah dan padi muda.

Aira selalu membawa pulang cerita-cerita baru tentang guru yang galak, tentang mimpi-mimpi aneh, tentang dunia yang ingin ia jelajahi kelak. 

Sementara Dafa selalu jadi pendengar setia tanpa pernah merasa bosan. Mereka tumbuh seperti akar-akar yang saling bertautan di bawah padi yang hijau, tak terlihat, namun saling menguatkan.

Ketika SMP, jalan pulang mereka berubah. Sekolah yang lebih jauh tugas semakin banyak, Namun mereka tetep berjalan Bersama, meski Langkah sering kali dipercepet oleh Lelah.

Suatu sore, hujan turun deras secara tiba-tiba. Langit menggelap,  Aira dan Dafa berteduh di bawah pohon dekaet sawah. Untuk pertama kalinya, Aira yang biasanya banyak bicara, mendadak diam.

Tatapannya tertuju pada hujan yang jatuh satu-persatu, seolah menympan sesuatu dibalik rintiknya.

Dafa merasa bingung dengan sikap Aira dan meliriknya.

“Ada apa ?.” Tanya Dafa. 

Aira menatap rintik hujan yang turun, “Aku takut kita akan berubah dan asing, kita nanti SMA akan beda sekolah, terus kuliah juga beda kota. Aku takut kamu lupa sama aku.”

Dafa menghela napas dan menatap Aira “Aku nggak bakalan lupain kamu, Kita dari kecil tumbuh bersama, mana mungkin aku secepat itu lupain kamu.”

Aira menatap Dafa penuh harapan “Janji ?.”

“Iya, aku janji sama kamu.” jawab Dafa.

Mengacungkan jari kelingkingnya, Aira tersenyum bahagia dan menautkan jarinya.
Waktu berjalan begitu cepat. Waktu yang ditunggu tiba, mereka benar-benar masuk SMA berbeda. Aira aktif di organisasi. Sementara Dafa sibuk dengan les dan kerja sampingan di bengkel milik pamannya.

Jalan mereka tak lagi sama, Namun setiap kali bertemu dijalan  Ketika pulang sekolah, mereka masih bisa tertawa mengenang masa kecil mereka.

Setelah hari itu, mereka hampir dua bulan tidak bertemu lagi, Aira mengajak Dafa pergi ke pinggir sawah tempat dulu mereka berjanji. Senja hampir turun dan langit memerah indah.

“Aku diterima kuliah di Malang." kata Aira dengan suara pelan.

Dafa terdiam mendengar Aira “Serius Ra...?, kapan kamu berangkat ?.”

“Sebulan lagi Daf. ” jawab Aira dengan lemah. 

Hening Panjang dengan suara pohon yang tertiup angin dan burung-burung yang berterbangan di langit yang cerah. Dafa menunduk, seolah kata-kata tertinggal di tenggorokannya, Aira tersenyum menatap Dafa, meski matanya sedikit berkaca-kaca.

“Kita bakal jarang ketemu dan bakal semakin jauh Daf.” katanya. 

Dafa akhirnya berbicara “Jarak itu urusan tempat tapi sahabat itu urusan hati.”

Aira  menatapnya lama.  Lalu pelan-pelan ia tersenyum.

“Kita tetap sahabatkan?.” tanya Aira. 

“Selamanya.“ jawab Dafa tegas. 

Ketika mereka melangkah pulang, jejak kaki mereka kembali menelusuri jalan yang dulu biasanya jadi tempat mereka bersama,  Meski sekarang keduanya tahu bahwa suatu saat jejak itu akan terpisah.

Namun di dalam hati, jalan persahabatan mereka akan tetap satu, tak peduli ke mana langkah masing-masing membawa mereka.

*****

Sudah tiga tahun sejak Aira pergi kuliah ke Malang. Suasana desa kecil itu masih sama, sawah hijau, pohon-pohon rindang, yang berbeda hanya satu yaitu jejak kaki Aira yang tak lagi terlihat di jalan.

Dafa kini bekerja di bengkel milik pamannya, sedangkan Aira berada di Malang, setiap pulang saat libur semester, Aira dan Dafa menghabiiskan waktu bersama, namun setelah libur selesai, Aira kembali ke Malang, menyisakan Dafa sendirian.

Suatu sore, di awal musim hujan, Aira pulang lagi dengan penampilan yang berbeda, rambut sudah semakin Panjang, badan sedikit kurus dan mata yang terlihat sangat lelah, namun senyumannya teteap hangat seperti dulu.

“Daf!.” Aira memanggil dari kejauhan sambil melambaikan tangan.

Dafa yang melihat Aira langsung tersenyum “ Akhirnya pulang juga.”

Mereka jalan kembali bersama menelusuri sawah seperti saat kecil dulu.

“Aku pulang bukan Cuma karena liburan” kata Aira pelan sambil menunduk. 

“Hah, maksudmu apa?.” tanya Dafa. 

Aira menggigit bibirnya sejenak sebelum bicara. “Aku dapat beasiswa ke Korea, setahun.”

Dafa terdiam, langkahnya berhenti, hatinya terasa seperti seperti ada yang menekan.

“ Wow…. Itu keren banget." katanya sambil tersenyum. 

Aira menatapnya “Kamu nggak sedih ?.”

“Kenapa harus sedih? Kamu mengejar mimpi kamu, dan Aku sangat bangga sama kamu, Ra”
Aira menunduk.

“Aku takut kehilangan kamu  Daf, Semakin jauh Aku pergi, semakin banyak hal yang berubah.”

“Aku di sini, kamu jangan khawatir dan aku akan tetap jadi sahabatmu.” jawab Damar lembut.

*****

Angin sore bertiup pelan, daun-daun berguguran, memunculkan suasana yang menenangkan. Setelah mereka sampai di pinggir sawah tempat mereka berjanji saat hujan deras dulu.

Aira duduk di tepi sawah “Daf.. kamu tahu nggak,  waktu kita berpisah, Aku sering kangen ingin pulang, tapi yang aku kangenin bukan desa ini.”

Dafa duduk di sampingnya, menoleh “ Terus siapa?.”

Aira tersenyum kecil ”Kamu.”

Kata-kata itu membuat hati Dafaterasa hangat sekaligus sakit. Ia tahu perasaannya pada Aira jauh lebih besar dari pada sahabat. Tapi ia juga tahu, mimpi Aira jauh lebih besar dan dia tidak pernah ingin menjadi alasan Aira berhenti.

“Ra…” suara Dafa bergetar. “Kalau suatu hari kamu merasa lelah, kamu bisa pulang, pulang ke rumah, pulang ke jalan ini…dan pulang ke Aku."

Aira menatap Dafa dengan mata berkaca-kaca. “Kamu sahabat terbaikku, Daf.”

Dafa tersenyum. “Dan kamu mimpi terbaikku.”

Hari keberangkatan Aira tinggal dua hari lagi. Desa kecil itu seperti ikut merasa kehilangan Aira, langit sering mendung dan hujan turun rintik-rintik.

Aira menghabiskan waktu Bersama Dafa sebelum ia pergi ke Korea. Mereka pergi mengelilingi sawah tempat mereka bermain dulu. Namun selama keliling, Aira selalu diam lebih lama dari biasanya, seola dia menyimpan semuanya dalam hati.

*****

Malam sebelum ia kembali ke Malang, Aira pergi ke rumah Dafa, Hal ini membuat Dafa terkejut melihatnya berdiri sambil membawa dua botol minuman soda dan tersenyum lebar.

“Ayo jalan.” Kata Aira. 

“Sekarang ?, malam-malam begini ?.”

“Iya. Sekali ini saja.”

Mereka akhirnya berangkat menuju sawah, tempat semua cerita dan janji mereka bermula.
Di bawah langit malam, Aira duduk di tepi sawah dan menyerahkan satu botol soda ke Dafa.

“Kita minum untuk merayakan.. kedewasaan kita.” kata Aira sambil mengangkat botolnya.

Dafa membuka botolnya “Kita sudah dewasa?.”

“Ya… berusaha dewas."

Mereka bersulang, suara denting dari botol minumn terasa seperti perjalanan panjang mereka.

“Daf..” kata Aira tiba-tiba. Sebelum Aku pergi aku mau ngomong sesuatu.”

Dafa menoleh, matanya lansung menatap serius “Apa ?.”

Aira menelan ludah. “Aku takut. Takut kehilangan semuanya. Takut kalau Aku berubah, atau kamu berubah. Takut kalau jarak bikin kita jadi orang asing.”

Dafa menarik napas Panjan. “Ra.. Aku juga takut kekhilangan kamu.”

Dafa menatap padi-padi yang hijau. “Karena kamu adalah orang yang paling lama dalam hidupku. Dan Aku takut suatu hari, Aku uma jadi masa kecilmu yang kamu ceritakan ke orang lain.”

Aira terdiam, suaranya lirih saat bicara, “ Daf… kamu bukan hanya teman masa kecilku, tapi kamu rumahku. Kamu sahabat yang selalu aku cari, bahkan kalau aku teresat sekalipun.”

Dafa menggenggam botol di tangannya erat, ia ingin mengaku bahwa perasaannya jauh lebih dari pada sahabat tetapi ia tahu sekarang bukan waktu yang tepat.

Jadi ia memilih berkata, “Kalau kamu rumahku, Ra… maka kamu selalu punya jalan pulang. Meski sejauh apa pun kamu pergi.”

Dan malam itu, sebelum berpisah, Aira berkata,
“Kalau suatu hari aku kembali… Aku harap kamu masih ada di jalan ini.”

Dafa tersenyum lembut. “Aku akan selalu ada.”

*****

Musim dingin menyambut Aira di Jepang. Sebagai mahasiswa pertukaran, ia sibuk dengan kuliah dan kehidupan baru. Setiap malam, ia membaca pesan Dafa dari desa, pesan sederhana yang selalu mengingatkannya untuk makan dan beristirahat.

Namun, seiring waktu, balasan Aira semakin jarang. Jarak dan kesibukan perlahan membuat komunikasi mereka sunyi.
Di desa, Dafa menjalani hari-hari berat.

Pamannya sakit, bengkel sepi, dan ia bekerja apa saja demi bertahan. Ia rindu Aira, tetapi memilih diam agar tidak menjadi beban. Rindu mereka tumbuh tanpa pernah benar-benar terucap.

Suatu hari, Aira mengirim pesan panjang tentang salju dan kerinduannya. Pesan itu tidak pernah terbaca, ponsel Dafa mati saat ia berjaga di rumah sakit. Sejak itu, keduanya sama-sama menunggu dalam kebisuan.

Ketika Aira pulang saat liburan. Mereka kembali berbincang seperti dulu, tentang mimpi, ketakutan, dan masa kecil. Di tepi sawah yang hijau, Aira berkata lirih, “Kamu itu rumah buat aku.”

Dafa menjawab pelan, “Kamu selalu punya tempat pulang di sini.”  Sambil menunjuk dadanya.

Dafa menatap padi-padi yang hijau. Untuk sesaat, tidak ada yang berbicara. Hanya suara air dan angin malam yang menemani.

“Aku nggak tahu masa depan akan membawa kita ke mana,” kata Dafa akhirnya, suaranya. 

Tenang namun jujur. “Tapi selama kamu masih mau pulang, aku akan ada di sini.”

Aira tersenyum, matanya berkaca-kaca. Ia tidak membutuhkan janji besar atau kepastian yang terlalu cepat. Kata-kata itu sudah cukup, cukup untuk menenangkan hatinya yang lama berjalan sendirian.

Malam itu, mereka duduk lebih lama dari biasanya. Tidak banyak kata, tetapi keheningan di antara mereka terasa hangat. Seperti dua sahabat yang akhirnya mengerti bahwa jarak pernah menjauhkan, namun tidak pernah memutuskan.

Keesokan harinya, Aira kembali berangkat membawa mimpi dan harapan. Namun kali ini, ia pergi tanpa rasa takut kehilangan. Karena ia tahu, sejauh apa pun langkahnya melangkah, selalu ada satu tempat yang menunggunya pulang dan satu nama yang akan selalu menjadi rumah.


PENULIS:  Baiq Listia Malini
Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)
Editor. Tim Redaksi

Sy. Apero Fublic

Via Cerpen
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Urbanisasi Tinggi di Batam, Pemerintah Soroti Kesenjangan Tenaga Kerja

Urbanisasi Tinggi di Batam, Pemerintah Soroti Kesenjangan Tenaga Kerja

Saturday, July 25, 2026
MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

Wednesday, December 06, 2023
Pelita di Balik Doa Orang Tua

Pelita di Balik Doa Orang Tua

Wednesday, July 15, 2026
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Demi Pertanian Berkelanjutan, PPM IAI Ngawi Jembatani Pakar dan Petani Modern Edukasi Pu puk MOL

PT. Media Apero Fublic- Thursday, July 30, 2026 0
Demi Pertanian Berkelanjutan, PPM IAI Ngawi Jembatani Pakar dan Petani Modern Edukasi Pu puk MOL
Gambar 1. K elompok 3 PPM IAI Ngawi Bersama Narasumber ahli dan petani milenial' APERO FUBLIC   I  NGAWI.– Kelompok 3 Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) Ins…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20261558
  • 20251140
  • 2024210
  • 2023142
  • 2022105
  • 2021368
  • 2020435
  • 2019282
  • 20183

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua Australia BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Bantaeng Banten Bantul Banyuasin Banyuwangi Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan Berita Berita anggal Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bola BOLMONGUT BOLTARA Bone Bosnia Boven Digoel Brand Brazil Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra India Indragiri Hulu Indramayu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jember Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kepahiang Kepemimpinan Kepulauan Riau Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Kolaka Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna Ngawi Nias Selatan NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang Palopo Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Paringi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pematangsiantar Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Pesisir Selatan Pidie Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purwokerto Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Seluma Semarang Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Singkawang Skil Wanita SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang Sumenep SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Bumbu Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Tebo Teknologi Temanggung Tenaga Kerja Thailand TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik
    Apero Fublic.- Lembar pertama dari naskah Sayir Khadamuddin, diawali dengan basmalah. Syair Khadamuddin adalah bentuk sastra lama dari ...
  • Urbanisasi Tinggi di Batam, Pemerintah Soroti Kesenjangan Tenaga Kerja
    APERO FUBLIC  I  BATAM.–   Arus urbanisasi ke Kota Batam terus menunjukkan tren peningkatan seiring berkembangnya kawasan indust...
  • MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba
    APERO FUBLIC.- Makanan "Pundang Muba" merupakan salah satu kekayaan kuliner yang membanggakan dari Kota Sekayu, Kabupaten Musi B...
  • Pelita di Balik Doa Orang Tua
    APERO FUBLIC  I  Namaku Sintia, seorang mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) yang kini sedang menempuh s...
  • Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal
    APERO FUBLIC. MUBA.- Setelah berhasil melakukan peralihan pengelolaan kelistrikan dari PT MEP ke PLN, Bupati Muba H M Toha bersama Wakil Bup...
  • Mata Cantik Aisyah Part III: Aisyah dan Geng Mio
    APERO FUBLIC.- Bulan Ramadhan 1439 Hijriah telah berlalu, sekitar sebulan lalu. Aktivitas perkuliahan Aisyah dalam libur smester. Kampu...
  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly
    Sepeda Motor Listrik Produksi U^Winfly APERO FUBLIC.- U^Winfly merupakan Perusahaan Industrial pada sektor bergerak industri kendaraan list...
  • Konser Gebyar Kewirausahaan Pemuda Semarakkan HUT ke 344 Kota Bandar Lampung
    APERO FUBLIC  I    BANDAR LAMPUNG.-  Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menghadiri Konser Gebyar Kewirausahaan Pemuda ya...
  • PUYUH BETINA: Tradisi Memelihara Burung Puyuh di Sumatera Selatan
    APERO FUBLIC.- Memelihara burung puyuh merupakan bagian dari hobi memelihara burung sebagaimana orang biasanya. Namun memelihara burung puy...

Editor Post

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Thursday, June 04, 2026
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Wednesday, June 03, 2026

Popular Post

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Urbanisasi Tinggi di Batam, Pemerintah Soroti Kesenjangan Tenaga Kerja

Urbanisasi Tinggi di Batam, Pemerintah Soroti Kesenjangan Tenaga Kerja

Saturday, July 25, 2026
MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

Wednesday, December 06, 2023
Pelita di Balik Doa Orang Tua

Pelita di Balik Doa Orang Tua

Wednesday, July 15, 2026
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Mata Cantik Aisyah Part III: Aisyah dan Geng Mio

Mata Cantik Aisyah Part III: Aisyah dan Geng Mio

Sunday, August 18, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Konser Gebyar Kewirausahaan Pemuda Semarakkan HUT ke 344 Kota Bandar Lampung

Konser Gebyar Kewirausahaan Pemuda Semarakkan HUT ke 344 Kota Bandar Lampung

Saturday, July 25, 2026
PUYUH BETINA: Tradisi Memelihara Burung Puyuh di Sumatera Selatan

PUYUH BETINA: Tradisi Memelihara Burung Puyuh di Sumatera Selatan

Tuesday, September 26, 2023

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 69 Berita 1808 Berita Daerah 1719 Berita Internasional 45 Berita Nasional 1235 Brand 117 Budaya Daerah 39 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 66 Cerita Rakyat 12 Cerpen 33 Dongeng 67 Ekonomi 123 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 4 Flora 65 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 11 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 20 Kampus 967 Kesehatan 42 Kisah Legenda 10 Kuliner 31 Mitos 15 Opini 682 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 55 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 7 Puisi 64 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 58 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 24 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 203 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 37 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us