-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Cerpen Kampus Mahasiswa Pendidikan Sastra Kita Ketika Sahabat Menjadi Rumah
Cerpen Kampus Mahasiswa Pendidikan Sastra Kita

Ketika Sahabat Menjadi Rumah

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
23 Jan, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

APERO FUBLIC  I  CERPEN.-  Sejak kecil, Aira dan Dafa tumbuh  Bersama seperti dua garis yang berjalan sejajar. Mereka tinggal di desa kecil yang dilingkeri hamparan sawah hijau dan aliran Sungai yang mengalir tenang. Seolah tak pernah tergesa oleh waktu.

Setiap hari setelah sekolah Langkah mereka selalu menyatu-menyusuri, pematang, Melewati pohon-pohon yang berdiri teduh sementara angin membawa bau tanah basah dan padi muda.

Aira selalu membawa pulang cerita-cerita baru tentang guru yang galak, tentang mimpi-mimpi aneh, tentang dunia yang ingin ia jelajahi kelak. 

Sementara Dafa selalu jadi pendengar setia tanpa pernah merasa bosan. Mereka tumbuh seperti akar-akar yang saling bertautan di bawah padi yang hijau, tak terlihat, namun saling menguatkan.

Ketika SMP, jalan pulang mereka berubah. Sekolah yang lebih jauh tugas semakin banyak, Namun mereka tetep berjalan Bersama, meski Langkah sering kali dipercepet oleh Lelah.

Suatu sore, hujan turun deras secara tiba-tiba. Langit menggelap,  Aira dan Dafa berteduh di bawah pohon dekaet sawah. Untuk pertama kalinya, Aira yang biasanya banyak bicara, mendadak diam.

Tatapannya tertuju pada hujan yang jatuh satu-persatu, seolah menympan sesuatu dibalik rintiknya.

Dafa merasa bingung dengan sikap Aira dan meliriknya.

“Ada apa ?.” Tanya Dafa. 

Aira menatap rintik hujan yang turun, “Aku takut kita akan berubah dan asing, kita nanti SMA akan beda sekolah, terus kuliah juga beda kota. Aku takut kamu lupa sama aku.”

Dafa menghela napas dan menatap Aira “Aku nggak bakalan lupain kamu, Kita dari kecil tumbuh bersama, mana mungkin aku secepat itu lupain kamu.”

Aira menatap Dafa penuh harapan “Janji ?.”

“Iya, aku janji sama kamu.” jawab Dafa.

Mengacungkan jari kelingkingnya, Aira tersenyum bahagia dan menautkan jarinya.
Waktu berjalan begitu cepat. Waktu yang ditunggu tiba, mereka benar-benar masuk SMA berbeda. Aira aktif di organisasi. Sementara Dafa sibuk dengan les dan kerja sampingan di bengkel milik pamannya.

Jalan mereka tak lagi sama, Namun setiap kali bertemu dijalan  Ketika pulang sekolah, mereka masih bisa tertawa mengenang masa kecil mereka.

Setelah hari itu, mereka hampir dua bulan tidak bertemu lagi, Aira mengajak Dafa pergi ke pinggir sawah tempat dulu mereka berjanji. Senja hampir turun dan langit memerah indah.

“Aku diterima kuliah di Malang." kata Aira dengan suara pelan.

Dafa terdiam mendengar Aira “Serius Ra...?, kapan kamu berangkat ?.”

“Sebulan lagi Daf. ” jawab Aira dengan lemah. 

Hening Panjang dengan suara pohon yang tertiup angin dan burung-burung yang berterbangan di langit yang cerah. Dafa menunduk, seolah kata-kata tertinggal di tenggorokannya, Aira tersenyum menatap Dafa, meski matanya sedikit berkaca-kaca.

“Kita bakal jarang ketemu dan bakal semakin jauh Daf.” katanya. 

Dafa akhirnya berbicara “Jarak itu urusan tempat tapi sahabat itu urusan hati.”

Aira  menatapnya lama.  Lalu pelan-pelan ia tersenyum.

“Kita tetap sahabatkan?.” tanya Aira. 

“Selamanya.“ jawab Dafa tegas. 

Ketika mereka melangkah pulang, jejak kaki mereka kembali menelusuri jalan yang dulu biasanya jadi tempat mereka bersama,  Meski sekarang keduanya tahu bahwa suatu saat jejak itu akan terpisah.

Namun di dalam hati, jalan persahabatan mereka akan tetap satu, tak peduli ke mana langkah masing-masing membawa mereka.

*****

Sudah tiga tahun sejak Aira pergi kuliah ke Malang. Suasana desa kecil itu masih sama, sawah hijau, pohon-pohon rindang, yang berbeda hanya satu yaitu jejak kaki Aira yang tak lagi terlihat di jalan.

Dafa kini bekerja di bengkel milik pamannya, sedangkan Aira berada di Malang, setiap pulang saat libur semester, Aira dan Dafa menghabiiskan waktu bersama, namun setelah libur selesai, Aira kembali ke Malang, menyisakan Dafa sendirian.

Suatu sore, di awal musim hujan, Aira pulang lagi dengan penampilan yang berbeda, rambut sudah semakin Panjang, badan sedikit kurus dan mata yang terlihat sangat lelah, namun senyumannya teteap hangat seperti dulu.

“Daf!.” Aira memanggil dari kejauhan sambil melambaikan tangan.

Dafa yang melihat Aira langsung tersenyum “ Akhirnya pulang juga.”

Mereka jalan kembali bersama menelusuri sawah seperti saat kecil dulu.

“Aku pulang bukan Cuma karena liburan” kata Aira pelan sambil menunduk. 

“Hah, maksudmu apa?.” tanya Dafa. 

Aira menggigit bibirnya sejenak sebelum bicara. “Aku dapat beasiswa ke Korea, setahun.”

Dafa terdiam, langkahnya berhenti, hatinya terasa seperti seperti ada yang menekan.

“ Wow…. Itu keren banget." katanya sambil tersenyum. 

Aira menatapnya “Kamu nggak sedih ?.”

“Kenapa harus sedih? Kamu mengejar mimpi kamu, dan Aku sangat bangga sama kamu, Ra”
Aira menunduk.

“Aku takut kehilangan kamu  Daf, Semakin jauh Aku pergi, semakin banyak hal yang berubah.”

“Aku di sini, kamu jangan khawatir dan aku akan tetap jadi sahabatmu.” jawab Damar lembut.

*****

Angin sore bertiup pelan, daun-daun berguguran, memunculkan suasana yang menenangkan. Setelah mereka sampai di pinggir sawah tempat mereka berjanji saat hujan deras dulu.

Aira duduk di tepi sawah “Daf.. kamu tahu nggak,  waktu kita berpisah, Aku sering kangen ingin pulang, tapi yang aku kangenin bukan desa ini.”

Dafa duduk di sampingnya, menoleh “ Terus siapa?.”

Aira tersenyum kecil ”Kamu.”

Kata-kata itu membuat hati Dafaterasa hangat sekaligus sakit. Ia tahu perasaannya pada Aira jauh lebih besar dari pada sahabat. Tapi ia juga tahu, mimpi Aira jauh lebih besar dan dia tidak pernah ingin menjadi alasan Aira berhenti.

“Ra…” suara Dafa bergetar. “Kalau suatu hari kamu merasa lelah, kamu bisa pulang, pulang ke rumah, pulang ke jalan ini…dan pulang ke Aku."

Aira menatap Dafa dengan mata berkaca-kaca. “Kamu sahabat terbaikku, Daf.”

Dafa tersenyum. “Dan kamu mimpi terbaikku.”

Hari keberangkatan Aira tinggal dua hari lagi. Desa kecil itu seperti ikut merasa kehilangan Aira, langit sering mendung dan hujan turun rintik-rintik.

Aira menghabiskan waktu Bersama Dafa sebelum ia pergi ke Korea. Mereka pergi mengelilingi sawah tempat mereka bermain dulu. Namun selama keliling, Aira selalu diam lebih lama dari biasanya, seola dia menyimpan semuanya dalam hati.

*****

Malam sebelum ia kembali ke Malang, Aira pergi ke rumah Dafa, Hal ini membuat Dafa terkejut melihatnya berdiri sambil membawa dua botol minuman soda dan tersenyum lebar.

“Ayo jalan.” Kata Aira. 

“Sekarang ?, malam-malam begini ?.”

“Iya. Sekali ini saja.”

Mereka akhirnya berangkat menuju sawah, tempat semua cerita dan janji mereka bermula.
Di bawah langit malam, Aira duduk di tepi sawah dan menyerahkan satu botol soda ke Dafa.

“Kita minum untuk merayakan.. kedewasaan kita.” kata Aira sambil mengangkat botolnya.

Dafa membuka botolnya “Kita sudah dewasa?.”

“Ya… berusaha dewas."

Mereka bersulang, suara denting dari botol minumn terasa seperti perjalanan panjang mereka.

“Daf..” kata Aira tiba-tiba. Sebelum Aku pergi aku mau ngomong sesuatu.”

Dafa menoleh, matanya lansung menatap serius “Apa ?.”

Aira menelan ludah. “Aku takut. Takut kehilangan semuanya. Takut kalau Aku berubah, atau kamu berubah. Takut kalau jarak bikin kita jadi orang asing.”

Dafa menarik napas Panjan. “Ra.. Aku juga takut kekhilangan kamu.”

Dafa menatap padi-padi yang hijau. “Karena kamu adalah orang yang paling lama dalam hidupku. Dan Aku takut suatu hari, Aku uma jadi masa kecilmu yang kamu ceritakan ke orang lain.”

Aira terdiam, suaranya lirih saat bicara, “ Daf… kamu bukan hanya teman masa kecilku, tapi kamu rumahku. Kamu sahabat yang selalu aku cari, bahkan kalau aku teresat sekalipun.”

Dafa menggenggam botol di tangannya erat, ia ingin mengaku bahwa perasaannya jauh lebih dari pada sahabat tetapi ia tahu sekarang bukan waktu yang tepat.

Jadi ia memilih berkata, “Kalau kamu rumahku, Ra… maka kamu selalu punya jalan pulang. Meski sejauh apa pun kamu pergi.”

Dan malam itu, sebelum berpisah, Aira berkata,
“Kalau suatu hari aku kembali… Aku harap kamu masih ada di jalan ini.”

Dafa tersenyum lembut. “Aku akan selalu ada.”

*****

Musim dingin menyambut Aira di Jepang. Sebagai mahasiswa pertukaran, ia sibuk dengan kuliah dan kehidupan baru. Setiap malam, ia membaca pesan Dafa dari desa, pesan sederhana yang selalu mengingatkannya untuk makan dan beristirahat.

Namun, seiring waktu, balasan Aira semakin jarang. Jarak dan kesibukan perlahan membuat komunikasi mereka sunyi.
Di desa, Dafa menjalani hari-hari berat.

Pamannya sakit, bengkel sepi, dan ia bekerja apa saja demi bertahan. Ia rindu Aira, tetapi memilih diam agar tidak menjadi beban. Rindu mereka tumbuh tanpa pernah benar-benar terucap.

Suatu hari, Aira mengirim pesan panjang tentang salju dan kerinduannya. Pesan itu tidak pernah terbaca, ponsel Dafa mati saat ia berjaga di rumah sakit. Sejak itu, keduanya sama-sama menunggu dalam kebisuan.

Ketika Aira pulang saat liburan. Mereka kembali berbincang seperti dulu, tentang mimpi, ketakutan, dan masa kecil. Di tepi sawah yang hijau, Aira berkata lirih, “Kamu itu rumah buat aku.”

Dafa menjawab pelan, “Kamu selalu punya tempat pulang di sini.”  Sambil menunjuk dadanya.

Dafa menatap padi-padi yang hijau. Untuk sesaat, tidak ada yang berbicara. Hanya suara air dan angin malam yang menemani.

“Aku nggak tahu masa depan akan membawa kita ke mana,” kata Dafa akhirnya, suaranya. 

Tenang namun jujur. “Tapi selama kamu masih mau pulang, aku akan ada di sini.”

Aira tersenyum, matanya berkaca-kaca. Ia tidak membutuhkan janji besar atau kepastian yang terlalu cepat. Kata-kata itu sudah cukup, cukup untuk menenangkan hatinya yang lama berjalan sendirian.

Malam itu, mereka duduk lebih lama dari biasanya. Tidak banyak kata, tetapi keheningan di antara mereka terasa hangat. Seperti dua sahabat yang akhirnya mengerti bahwa jarak pernah menjauhkan, namun tidak pernah memutuskan.

Keesokan harinya, Aira kembali berangkat membawa mimpi dan harapan. Namun kali ini, ia pergi tanpa rasa takut kehilangan. Karena ia tahu, sejauh apa pun langkahnya melangkah, selalu ada satu tempat yang menunggunya pulang dan satu nama yang akan selalu menjadi rumah.


PENULIS:  Baiq Listia Malini
Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)
Editor. Tim Redaksi

Sy. Apero Fublic

Via Cerpen
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Tuesday, September 08, 2026
Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Monday, August 17, 2026
Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Thursday, September 10, 2026
Ibu Ibu dan Warga Gading Kulon Ikuti Sosialisasi dan Workshop Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah

Ibu Ibu dan Warga Gading Kulon Ikuti Sosialisasi dan Workshop Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah

Monday, August 24, 2026
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Akselerasi Tol Betung–Tempino–Jambi: Kemenko Infraswil dan Pemkab Muba Pangkas Sekat Birokrasi Demi Bebaskan Lahan

PT. Media Apero Fublic- Tuesday, September 15, 2026 0
Akselerasi Tol Betung–Tempino–Jambi: Kemenko Infraswil dan Pemkab Muba Pangkas Sekat Birokrasi Demi Bebaskan Lahan
APERO FUBLIC   I  PALEMBANG.--  Pemerintah terus memacu penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) pada Ruas Bet…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20261897
  • 20251140
  • 2024217
  • 2023142
  • 2022105
  • 2021368
  • 2020435
  • 2019282
  • 20183

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Tengah Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua Australia BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkalan Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Bantaeng Banten Bantul Banyuasin Banyuwangi Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan Berita Berita anggal Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Bireuen Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bojonegoro Bola BOLMONGUT BOLTARA Bone Bosnia Boven Digoel BPD Brand Brazil Brebes Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cilegon Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Demak Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Geografi Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra India Indragiri Hulu Indramayu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jember Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karanganyar Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kendal Kepahiang Kepemimpinan Kepulauan Riau Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Klaten Kolaka Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Labusel Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lhokseumawe Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Dua Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna Ngawi Nias Selatan NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Olaraga Opini Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang PALI Palopo Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Paringi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pelalawan Pematangsiantar Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Perternakan Pesisir Selatan Peternakan Pidie Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purwokerto Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen Sastra Modern SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Seluma Semarang SEMSEL Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Siak Sibolga Sidenreng Rappang Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Singkawang Skil Wanita Sleman SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang Sumenep SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Bumbu Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Tebo Teknologi Temanggung Tenaga Kerja Thailand TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi
    APERO FUBLIC   I  SLEMAN.--  Sebuah kegiatan outing kelas bertajuk "Pelestarian Budaya Lewat Permainan Tradisional" s...
  • Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa
    Sumber: pribadi/pedaljuara APERO FUBLIC   I  BEKASI.— Suasana di sekitar stan Bazaar Karya Juara perlahan berubah ketika siswa SMP Adisa mu...
  • Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017
    APERO FUBLIC  I  JAKARTA.—   Pemkab Musi Banyuasin menegaskan tetap mempedomani dan memberlakukan Permendagri Nomor 126 Tahun 2017 s...
  • Ibu Ibu dan Warga Gading Kulon Ikuti Sosialisasi dan Workshop Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah
    APERO FUBLIC   I  SLEMAN-TURI.—   Dukuh Gading Kulon, Kalurahan Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, menjadi lokasi peny...
  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Mengenal Buah Raman
    APERO FUBLIC.- Buah raman atau dikenal juga dengan nama buah aman, dan gandario. Buah asli endemik Indonesia ini banyak tumbuh di pulau ...
  • Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly
    Sepeda Motor Listrik Produksi U^Winfly APERO FUBLIC.- U^Winfly merupakan Perusahaan Industrial pada sektor bergerak industri kendaraan list...
  • Mahasiswa KKM 17 UNIBA Luncurkan Website Profil Desa Kelurahan Mekarsari
    APERO FUBLIC   I  CILEGON.--   Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 17 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) resmi meluncur...
  • KKN UMRI Kelompok 92 Kenalkan Beragam Emosi kepada Anak-anak TK Aufa Zafira
    APERO FUBLIC   I  BUNUT.—  Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 92 mengadakan kegia...
  • Cegah Stunting Sejak Dini: Mahasiswa UTM Kenalkan Olahan Es Loli Daun Kelor di Posyandu Anggrek
    APERO FUBLIC   I   BANGKALAN.–   Daun kelor yang selama ini lebih dikenal sebagai bahan sayuran diolah menjadi sesuatu yang berbeda oleh Tim...

Editor Post

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

Wednesday, December 06, 2023
Mata Cantik Aisyah Part III: Aisyah dan Geng Mio

Mata Cantik Aisyah Part III: Aisyah dan Geng Mio

Sunday, August 18, 2019

Popular Post

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Tuesday, September 08, 2026
Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Monday, August 17, 2026
Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Thursday, September 10, 2026
Ibu Ibu dan Warga Gading Kulon Ikuti Sosialisasi dan Workshop Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah

Ibu Ibu dan Warga Gading Kulon Ikuti Sosialisasi dan Workshop Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah

Monday, August 24, 2026
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Mahasiswa KKM 17 UNIBA Luncurkan Website Profil Desa Kelurahan Mekarsari

Mahasiswa KKM 17 UNIBA Luncurkan Website Profil Desa Kelurahan Mekarsari

Tuesday, August 18, 2026
KKN UMRI Kelompok 92 Kenalkan Beragam Emosi kepada Anak-anak TK Aufa Zafira

KKN UMRI Kelompok 92 Kenalkan Beragam Emosi kepada Anak-anak TK Aufa Zafira

Monday, August 24, 2026
Cegah Stunting Sejak Dini: Mahasiswa UTM Kenalkan Olahan Es Loli Daun Kelor di Posyandu Anggrek

Cegah Stunting Sejak Dini: Mahasiswa UTM Kenalkan Olahan Es Loli Daun Kelor di Posyandu Anggrek

Tuesday, August 18, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 71 Berita 1931 Berita Daerah 1812 Berita Internasional 45 Berita Nasional 1250 Brand 117 Budaya Daerah 41 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 69 Cerita Rakyat 12 Cerpen 33 Dongeng 67 Ekonomi 127 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 4 Flora 65 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 12 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 21 Kampus 1181 Kesehatan 48 Kisah Legenda 10 Kuliner 34 Mitos 15 Opini 696 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 58 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 7 Puisi 70 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 64 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 25 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 213 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 44 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us