-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Cerita Kita Cerpen Kampus Mahasiswa Pendidikan Ayah di Tepi Rel
Cerita Kita Cerpen Kampus Mahasiswa Pendidikan

Ayah di Tepi Rel

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
23 Jan, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

APERO FUBLIC  I  CERPEN.-  Suara kereta adalah musik yang tidak pernah berhenti di tempat tinggalku. Setiap dentangan roda besi yang beradu pada rel, selalu datang seperti denyut jantung yang berulang; keras, teratur, dan tak pernah benar-benar memberi jeda.

Getaran tajam yang merambat sampai ke lantai papan rumah. Aku sudah terbiasa hidup dengan ritme itu sejak kecil, seakan-akan rumah kami memiliki jantung sendiri yang ikut berdenyut setiap kali kereta lewat.

Ayah sering berkata sambil tersenyum, “Kalau kamu bangun sebelum kereta pertama lewat, berarti kamu siap hadapi hari apa pun.”

Aku hanya tertawa kecil setiap kali ia mengatakannya, meski kadang aku merasa pernyataan itu bukan sekadar candaan. Ayah memang selalu mencari cara agar hidup ini terasa lebih ringan.

Kami tinggal di sebuah rumah kecil dari papan bekas yang menempel langsung di tepi rel. Hanya ada satu kamar, satu ruang keluarga yang merangkap dapur, dan kamar mandi mungil dari seng. Tapi semua itu ayah bangun sendiri, pelan-pelan, sambil menabung dari hasil kerja serabutan.

Pekerjaan ayah tidak tetap. Hari ini ia membantu mengangkut karung di pasar, besok ia bekerja di bengkel las, lusa menjadi ojek payung ketika hujan turun tiba-tiba. Apa pun yang menghasilkan uang halal, ayah ambil.

“Ayah itu serabutan, tapi tidak pernah sembarangan,” katanya suatu hari sambil tertawa kecil.

Aku percaya itu. Dari caranya bekerja, dari caranya pulang dengan tubuh Lelah tapi wajah tetap berusaha ringan.

*****

Hari itu, aku bangun lebih pagi karena suara kereta yang lewat terlalu keras. Sedikit kemiringan pada rel membuat getarannya lebih kuat dari biasanya. Aku duduk sambil meminum teh yang masih hangat ketika ayah keluar dari kamar sambil mengencangkan ikat pinggang.

“Sekolah jam berapa hari ini?” tanya ayah sambil mengambil roti tawar.
“Jam tujuh, Yah.”

Ayah mengangguk pelan. “Ada yang harus dibayar lagi?”

Pertanyaan itu sebenarnya biasa, tapi aku selalu merasa tidak enak. Meskipun kami hidup sederhana, kebutuhan sekolah tidak pernah berhenti.

“Ada, Yah…” jawabku pelan. “Foto untuk kartu OSIS. Dua puluh ribu.”

Ayah lebih lama diam dari biasanya. Aku tahu, angka dua puluh ribu itu tidak kecil bagi kami. Tapi ia tersenyum juga kemudian.
“Nanti Ayah usahain, ya.”

Ia pergi dengan senyum tipis, seperti seseorang yang berusaha menyembunyikan betapa capeknya ia sebenarnya. Aku menatap punggungnya sampai menghilang di tikungan gang, menyadari betapa banyak hal yang selalu ia sembunyikan di balik kata usahain itu.

*****

Di sekolah, hidupku tidak begitu rumit, kecuali satu hal: aku selalu berusaha menyembunyikan tempat tinggalku.

Hari itu di kelas, beberapa teman sedang membahas kejadian di dekat rel belakang, tidak jauh dari rumahku.

“Eh, kemarin gue lewat daerah rel buat motong jalan,” kata salah seorang temanku. Rumahnya kecil-kecil banget. Kalau kereta lewat pasti geter semua tuh, haha!”.

Yang lain ikut menimpali, “Gila, kebayang nggak sih kalo tinggal di situ? Debunya aja pasti kayak hujan.”

Mereka tertawa. Aku ikut tertawa, tapi tawaku kosong. Tidak ada yang tahu bahwa rumah yang mereka bicarakan adalah rumahku sendiri.

Salah satu temanku tiba-tiba menatapku. “Ndak, kamu pulang lewat arah mana sih? Deket-deket situ bukan?”. Aku tercekat.

“Engg… nggak. Rumahku agak jauh kok,” jawabku cepat.

Aku menunduk, pura-pura sibuk dengan buku catatan. Ada rasa hangat di mata, tapi aku tahan sekuat mungkin. Untuk apa aku malu? Aku pun tidak tahu. Seharusnya aku bangga dengan perjuangan ayah.

Tapi umurku… perasaanku… harga diriku sebagai remaja… semua bercampur jadi satu dan menimbulkan rasa rendah diri yang sulit dijelaskan. 

*****

Sore hari, ayah belum pulang. Aku duduk di depan rumah, mengayun-ayunkan kaki di tepi papan. Kereta lewat menimbulkan angin kencang yang menerbangkan debu ke wajahku.
Bu Rini, ibu warung depan rumah, menghampiri sambil mengipas-ngipas dirinya.

“Ayahmu kerja keras sekali hari ini,” katanya.

“Waktu siang aku lihat dia batuk-batuk pas angkat karung.”

Aku mengangguk, tidak menjawab.
“Suruh istirahat, Ndak. Badannya kelihatan makin kurus.”

Aku menatap jalanan kecil yang sepi menuju arah pasar. Setiap kali ayah belum pulang sampai malam, dadaku tidak pernah benar-benar tenang.

*****

Jam hampir sembilan malam ketika ayah akhirnya muncul dengan langkah gontai. Bajunya penuh debu, wajahnya sembab, dan napasnya tampak berat. Tapi ketika ia melihatku, senyum itu lagi-lagi muncul.

“Ini…” Ayah menaruh uang dua puluh ribu di meja kayu kecil. “Buat fotomu.”

“Yah… udah makan belum?” tanyaku.

“Belum. Nanti aja.”

Ada yang janggal. Ayah tidak biasanya selelah itu.

*****

Beberapa hari setelahnya, kabar tentang penggusuran semakin santer. Petugas kelurahan datang membawa berkas-berkas, memotret rumah-rumah kami.

Warga memulai ronde baru obrolan panik.
“Kalau digusur kita pindah ke mana?”.

“Kontrakan mahal!”.

“Anak-anak sekolah gimana?”.

Kegaduhan itu membuatku semakin khawatir. Aku membayangkan harus pindah jauh, harus menyesuaikan diri lagi, atau bahkan tidak bisa sekolah jika biaya semakin besar.

Ayah hanya menepuk bahuku dan berkata. “Selama Ayah ada, kamu sekolah terus".

Tapi bagaimana jika ayah tidak kuat lagi bekerja?. 

Pertanyaan itu selalu muncul di kepalaku.

*****

Sampai suatu sore, semua kekhawatiranku terjawab dengan cara yang paling menakutkan. Aku baru pulang sekolah ketika mendengar orang-orang berkerumun di ujung gang. 

Beberapa tetangga berteriak panik. Aku berlari, jantungku seakan berpacu dengan suara kereta yang baru saja lewat.

“Ndak! Ayahmu!” teriak Pak Jago, tetangga kami.

Ayah sedang dibopong dua orang. Kepalanya terkulai, wajahnya pucat, baju kerjanya basah oleh keringat.

“Ayah!” jeritku.

“Ayahmu jatuh waktu ngangkat besi. Pingsan,” kata seseorang. “Maksa kerja padahal dari pagi udah batuk keras.”

Mataku berair langsung. Ayah diletakkan di kasur kami. Napasnya satu-satu, berat. Aku memegang tangannya yang dingin.

“Yah… Ayah dengar aku?”. Suaraku gemetar.
Perlahan, ayah membuka mata. Ia tersenyum lemah. “Maafin Ayah… Ayah cuma ingin kamu punya yang terbaik. Biar kamu nggak malu…”

Dan kalimat itu menghancurkan semuanya. Aku merasa seperti ditampar oleh dunia.

“Yah, aku yang salah!” tangisku pecah. “Aku malu tinggal di sini, aku malu sama teman-teman… tapi Ayah yang kerja sampai begini. Aku egois! Maafin aku, Yah… maafin…”

Ayah mengusap kepalaku pelan. “Nggak apa-apa. Namanya juga tumbuh. Yang penting kamu jangan menyerah sama sekolah.”
Aku menangis lebih keras.

******

Ayah butuh beberapa minggu untuk benar-benar pulih. Selama itu, tetangga-tetangga kami membantu: mengirimkan makanan, membantu memperbaiki rumah, bahkan menawarkan pekerjaan ringan.

Pemukiman pinggir rel ini mungkin dianggap kumuh oleh banyak orang. Tapi di tempat inilah aku melihat betapa tulusnya manusia bisa saling membantu.

Aku duduk di dekat ayah hampir setiap malam sambil bercerita tentang sekolah, tentang teman-teman, tentang rel yang selalu bising. Ayah hanya tersenyum, mendengar tanpa mengeluh.

Suatu malam, aku berkata pelan, “Yah… nanti kalau kita benar-benar digusur… aku nggak apa-apa. Asal masih sama Ayah.”

Ayah menatapku lama, senyum lembut muncul.
“Kamu anak Ayah yang paling kuat.”

Rel bergetar lagi. Kereta malam melintasi pemukiman kecil kami. Dulu aku membenci suara itu. Tapi sekarang, entah kenapa… suara itu seperti mengingatkanku pada rumah, pada perjuangan, pada ayah.

Tempat tinggal bisa digusur kapan saja. Papan rumah bisa lapuk, atap bisa bocor. Tapi ayah… ayah adalah fondasi paling kokoh yang pernah aku punya.

Dan malam itu, aku memutuskan satu hal: Aku tidak akan pernah malu lagi pada suara kereta, pada rumah kecil ini, dan pada ayah yang berdiri di tepi rel demi masa depanku.


PENULIS:  Ninda Dwi Trismayanti
Mahasiswi Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Malang. 
Editor. Tim Redaksi

Sy. Apero Fublic

Via Cerita Kita
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Tuesday, September 08, 2026
Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Monday, August 17, 2026
Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Thursday, September 10, 2026
Ibu Ibu dan Warga Gading Kulon Ikuti Sosialisasi dan Workshop Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah

Ibu Ibu dan Warga Gading Kulon Ikuti Sosialisasi dan Workshop Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah

Monday, August 24, 2026
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Akselerasi Tol Betung–Tempino–Jambi: Kemenko Infraswil dan Pemkab Muba Pangkas Sekat Birokrasi Demi Bebaskan Lahan

PT. Media Apero Fublic- Tuesday, September 15, 2026 0
Akselerasi Tol Betung–Tempino–Jambi: Kemenko Infraswil dan Pemkab Muba Pangkas Sekat Birokrasi Demi Bebaskan Lahan
APERO FUBLIC   I  PALEMBANG.--  Pemerintah terus memacu penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) pada Ruas Bet…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20261898
  • 20251140
  • 2024217
  • 2023142
  • 2022105
  • 2021368
  • 2020435
  • 2019282
  • 20183

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Tengah Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua Australia BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkalan Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Bantaeng Banten Bantul Banyuasin Banyuwangi Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan Berita Berita anggal Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Bireuen Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bojonegoro Bola BOLMONGUT BOLTARA Bone Bosnia Boven Digoel BPD Brand Brazil Brebes Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cilegon Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Demak Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Geografi Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra India Indragiri Hulu Indramayu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jember Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karanganyar Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kendal Kepahiang Kepemimpinan Kepulauan Riau Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Klaten Kolaka Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Labusel Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lhokseumawe Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Dua Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna Ngawi Nias Selatan NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Olaraga Opini Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang PALI Palopo Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Paringi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pelalawan Pematangsiantar Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Perternakan Pesisir Selatan Peternakan Pidie Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purwokerto Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen Sastra Modern SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Seluma Semarang SEMSEL Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Siak Sibolga Sidenreng Rappang Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Singkawang Skil Wanita Sleman SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang Sumenep SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Bumbu Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Tebo Teknologi Temanggung Tenaga Kerja Thailand TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi
    APERO FUBLIC   I  SLEMAN.--  Sebuah kegiatan outing kelas bertajuk "Pelestarian Budaya Lewat Permainan Tradisional" s...
  • Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa
    Sumber: pribadi/pedaljuara APERO FUBLIC   I  BEKASI.— Suasana di sekitar stan Bazaar Karya Juara perlahan berubah ketika siswa SMP Adisa mu...
  • Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017
    APERO FUBLIC  I  JAKARTA.—   Pemkab Musi Banyuasin menegaskan tetap mempedomani dan memberlakukan Permendagri Nomor 126 Tahun 2017 s...
  • Ibu Ibu dan Warga Gading Kulon Ikuti Sosialisasi dan Workshop Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah
    APERO FUBLIC   I  SLEMAN-TURI.—   Dukuh Gading Kulon, Kalurahan Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, menjadi lokasi peny...
  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Mengenal Buah Raman
    APERO FUBLIC.- Buah raman atau dikenal juga dengan nama buah aman, dan gandario. Buah asli endemik Indonesia ini banyak tumbuh di pulau ...
  • Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly
    Sepeda Motor Listrik Produksi U^Winfly APERO FUBLIC.- U^Winfly merupakan Perusahaan Industrial pada sektor bergerak industri kendaraan list...
  • Mahasiswa KKM 17 UNIBA Luncurkan Website Profil Desa Kelurahan Mekarsari
    APERO FUBLIC   I  CILEGON.--   Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 17 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) resmi meluncur...
  • KKN UMRI Kelompok 92 Kenalkan Beragam Emosi kepada Anak-anak TK Aufa Zafira
    APERO FUBLIC   I  BUNUT.—  Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 92 mengadakan kegia...
  • Cegah Stunting Sejak Dini: Mahasiswa UTM Kenalkan Olahan Es Loli Daun Kelor di Posyandu Anggrek
    APERO FUBLIC   I   BANGKALAN.–   Daun kelor yang selama ini lebih dikenal sebagai bahan sayuran diolah menjadi sesuatu yang berbeda oleh Tim...

Editor Post

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

Wednesday, December 06, 2023
Mata Cantik Aisyah Part III: Aisyah dan Geng Mio

Mata Cantik Aisyah Part III: Aisyah dan Geng Mio

Sunday, August 18, 2019

Popular Post

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Tuesday, September 08, 2026
Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Monday, August 17, 2026
Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Thursday, September 10, 2026
Ibu Ibu dan Warga Gading Kulon Ikuti Sosialisasi dan Workshop Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah

Ibu Ibu dan Warga Gading Kulon Ikuti Sosialisasi dan Workshop Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah

Monday, August 24, 2026
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Mahasiswa KKM 17 UNIBA Luncurkan Website Profil Desa Kelurahan Mekarsari

Mahasiswa KKM 17 UNIBA Luncurkan Website Profil Desa Kelurahan Mekarsari

Tuesday, August 18, 2026
KKN UMRI Kelompok 92 Kenalkan Beragam Emosi kepada Anak-anak TK Aufa Zafira

KKN UMRI Kelompok 92 Kenalkan Beragam Emosi kepada Anak-anak TK Aufa Zafira

Monday, August 24, 2026
Cegah Stunting Sejak Dini: Mahasiswa UTM Kenalkan Olahan Es Loli Daun Kelor di Posyandu Anggrek

Cegah Stunting Sejak Dini: Mahasiswa UTM Kenalkan Olahan Es Loli Daun Kelor di Posyandu Anggrek

Tuesday, August 18, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 71 Berita 1931 Berita Daerah 1812 Berita Internasional 45 Berita Nasional 1250 Brand 117 Budaya Daerah 41 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 69 Cerita Rakyat 12 Cerpen 33 Dongeng 67 Ekonomi 127 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 4 Flora 65 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 12 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 21 Kampus 1182 Kesehatan 48 Kisah Legenda 10 Kuliner 34 Mitos 15 Opini 696 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 58 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 7 Puisi 70 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 64 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 25 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 213 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 44 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us