-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Cerita Kita Cerpen Kampus Mahasiswa Pendidikan Ayah di Tepi Rel
Cerita Kita Cerpen Kampus Mahasiswa Pendidikan

Ayah di Tepi Rel

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
23 Jan, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

APERO FUBLIC  I  CERPEN.-  Suara kereta adalah musik yang tidak pernah berhenti di tempat tinggalku. Setiap dentangan roda besi yang beradu pada rel, selalu datang seperti denyut jantung yang berulang; keras, teratur, dan tak pernah benar-benar memberi jeda.

Getaran tajam yang merambat sampai ke lantai papan rumah. Aku sudah terbiasa hidup dengan ritme itu sejak kecil, seakan-akan rumah kami memiliki jantung sendiri yang ikut berdenyut setiap kali kereta lewat.

Ayah sering berkata sambil tersenyum, “Kalau kamu bangun sebelum kereta pertama lewat, berarti kamu siap hadapi hari apa pun.”

Aku hanya tertawa kecil setiap kali ia mengatakannya, meski kadang aku merasa pernyataan itu bukan sekadar candaan. Ayah memang selalu mencari cara agar hidup ini terasa lebih ringan.

Kami tinggal di sebuah rumah kecil dari papan bekas yang menempel langsung di tepi rel. Hanya ada satu kamar, satu ruang keluarga yang merangkap dapur, dan kamar mandi mungil dari seng. Tapi semua itu ayah bangun sendiri, pelan-pelan, sambil menabung dari hasil kerja serabutan.

Pekerjaan ayah tidak tetap. Hari ini ia membantu mengangkut karung di pasar, besok ia bekerja di bengkel las, lusa menjadi ojek payung ketika hujan turun tiba-tiba. Apa pun yang menghasilkan uang halal, ayah ambil.

“Ayah itu serabutan, tapi tidak pernah sembarangan,” katanya suatu hari sambil tertawa kecil.

Aku percaya itu. Dari caranya bekerja, dari caranya pulang dengan tubuh Lelah tapi wajah tetap berusaha ringan.

*****

Hari itu, aku bangun lebih pagi karena suara kereta yang lewat terlalu keras. Sedikit kemiringan pada rel membuat getarannya lebih kuat dari biasanya. Aku duduk sambil meminum teh yang masih hangat ketika ayah keluar dari kamar sambil mengencangkan ikat pinggang.

“Sekolah jam berapa hari ini?” tanya ayah sambil mengambil roti tawar.
“Jam tujuh, Yah.”

Ayah mengangguk pelan. “Ada yang harus dibayar lagi?”

Pertanyaan itu sebenarnya biasa, tapi aku selalu merasa tidak enak. Meskipun kami hidup sederhana, kebutuhan sekolah tidak pernah berhenti.

“Ada, Yah…” jawabku pelan. “Foto untuk kartu OSIS. Dua puluh ribu.”

Ayah lebih lama diam dari biasanya. Aku tahu, angka dua puluh ribu itu tidak kecil bagi kami. Tapi ia tersenyum juga kemudian.
“Nanti Ayah usahain, ya.”

Ia pergi dengan senyum tipis, seperti seseorang yang berusaha menyembunyikan betapa capeknya ia sebenarnya. Aku menatap punggungnya sampai menghilang di tikungan gang, menyadari betapa banyak hal yang selalu ia sembunyikan di balik kata usahain itu.

*****

Di sekolah, hidupku tidak begitu rumit, kecuali satu hal: aku selalu berusaha menyembunyikan tempat tinggalku.

Hari itu di kelas, beberapa teman sedang membahas kejadian di dekat rel belakang, tidak jauh dari rumahku.

“Eh, kemarin gue lewat daerah rel buat motong jalan,” kata salah seorang temanku. Rumahnya kecil-kecil banget. Kalau kereta lewat pasti geter semua tuh, haha!”.

Yang lain ikut menimpali, “Gila, kebayang nggak sih kalo tinggal di situ? Debunya aja pasti kayak hujan.”

Mereka tertawa. Aku ikut tertawa, tapi tawaku kosong. Tidak ada yang tahu bahwa rumah yang mereka bicarakan adalah rumahku sendiri.

Salah satu temanku tiba-tiba menatapku. “Ndak, kamu pulang lewat arah mana sih? Deket-deket situ bukan?”. Aku tercekat.

“Engg… nggak. Rumahku agak jauh kok,” jawabku cepat.

Aku menunduk, pura-pura sibuk dengan buku catatan. Ada rasa hangat di mata, tapi aku tahan sekuat mungkin. Untuk apa aku malu? Aku pun tidak tahu. Seharusnya aku bangga dengan perjuangan ayah.

Tapi umurku… perasaanku… harga diriku sebagai remaja… semua bercampur jadi satu dan menimbulkan rasa rendah diri yang sulit dijelaskan. 

*****

Sore hari, ayah belum pulang. Aku duduk di depan rumah, mengayun-ayunkan kaki di tepi papan. Kereta lewat menimbulkan angin kencang yang menerbangkan debu ke wajahku.
Bu Rini, ibu warung depan rumah, menghampiri sambil mengipas-ngipas dirinya.

“Ayahmu kerja keras sekali hari ini,” katanya.

“Waktu siang aku lihat dia batuk-batuk pas angkat karung.”

Aku mengangguk, tidak menjawab.
“Suruh istirahat, Ndak. Badannya kelihatan makin kurus.”

Aku menatap jalanan kecil yang sepi menuju arah pasar. Setiap kali ayah belum pulang sampai malam, dadaku tidak pernah benar-benar tenang.

*****

Jam hampir sembilan malam ketika ayah akhirnya muncul dengan langkah gontai. Bajunya penuh debu, wajahnya sembab, dan napasnya tampak berat. Tapi ketika ia melihatku, senyum itu lagi-lagi muncul.

“Ini…” Ayah menaruh uang dua puluh ribu di meja kayu kecil. “Buat fotomu.”

“Yah… udah makan belum?” tanyaku.

“Belum. Nanti aja.”

Ada yang janggal. Ayah tidak biasanya selelah itu.

*****

Beberapa hari setelahnya, kabar tentang penggusuran semakin santer. Petugas kelurahan datang membawa berkas-berkas, memotret rumah-rumah kami.

Warga memulai ronde baru obrolan panik.
“Kalau digusur kita pindah ke mana?”.

“Kontrakan mahal!”.

“Anak-anak sekolah gimana?”.

Kegaduhan itu membuatku semakin khawatir. Aku membayangkan harus pindah jauh, harus menyesuaikan diri lagi, atau bahkan tidak bisa sekolah jika biaya semakin besar.

Ayah hanya menepuk bahuku dan berkata. “Selama Ayah ada, kamu sekolah terus".

Tapi bagaimana jika ayah tidak kuat lagi bekerja?. 

Pertanyaan itu selalu muncul di kepalaku.

*****

Sampai suatu sore, semua kekhawatiranku terjawab dengan cara yang paling menakutkan. Aku baru pulang sekolah ketika mendengar orang-orang berkerumun di ujung gang. 

Beberapa tetangga berteriak panik. Aku berlari, jantungku seakan berpacu dengan suara kereta yang baru saja lewat.

“Ndak! Ayahmu!” teriak Pak Jago, tetangga kami.

Ayah sedang dibopong dua orang. Kepalanya terkulai, wajahnya pucat, baju kerjanya basah oleh keringat.

“Ayah!” jeritku.

“Ayahmu jatuh waktu ngangkat besi. Pingsan,” kata seseorang. “Maksa kerja padahal dari pagi udah batuk keras.”

Mataku berair langsung. Ayah diletakkan di kasur kami. Napasnya satu-satu, berat. Aku memegang tangannya yang dingin.

“Yah… Ayah dengar aku?”. Suaraku gemetar.
Perlahan, ayah membuka mata. Ia tersenyum lemah. “Maafin Ayah… Ayah cuma ingin kamu punya yang terbaik. Biar kamu nggak malu…”

Dan kalimat itu menghancurkan semuanya. Aku merasa seperti ditampar oleh dunia.

“Yah, aku yang salah!” tangisku pecah. “Aku malu tinggal di sini, aku malu sama teman-teman… tapi Ayah yang kerja sampai begini. Aku egois! Maafin aku, Yah… maafin…”

Ayah mengusap kepalaku pelan. “Nggak apa-apa. Namanya juga tumbuh. Yang penting kamu jangan menyerah sama sekolah.”
Aku menangis lebih keras.

******

Ayah butuh beberapa minggu untuk benar-benar pulih. Selama itu, tetangga-tetangga kami membantu: mengirimkan makanan, membantu memperbaiki rumah, bahkan menawarkan pekerjaan ringan.

Pemukiman pinggir rel ini mungkin dianggap kumuh oleh banyak orang. Tapi di tempat inilah aku melihat betapa tulusnya manusia bisa saling membantu.

Aku duduk di dekat ayah hampir setiap malam sambil bercerita tentang sekolah, tentang teman-teman, tentang rel yang selalu bising. Ayah hanya tersenyum, mendengar tanpa mengeluh.

Suatu malam, aku berkata pelan, “Yah… nanti kalau kita benar-benar digusur… aku nggak apa-apa. Asal masih sama Ayah.”

Ayah menatapku lama, senyum lembut muncul.
“Kamu anak Ayah yang paling kuat.”

Rel bergetar lagi. Kereta malam melintasi pemukiman kecil kami. Dulu aku membenci suara itu. Tapi sekarang, entah kenapa… suara itu seperti mengingatkanku pada rumah, pada perjuangan, pada ayah.

Tempat tinggal bisa digusur kapan saja. Papan rumah bisa lapuk, atap bisa bocor. Tapi ayah… ayah adalah fondasi paling kokoh yang pernah aku punya.

Dan malam itu, aku memutuskan satu hal: Aku tidak akan pernah malu lagi pada suara kereta, pada rumah kecil ini, dan pada ayah yang berdiri di tepi rel demi masa depanku.


PENULIS:  Ninda Dwi Trismayanti
Mahasiswi Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Malang. 
Editor. Tim Redaksi

Sy. Apero Fublic

Via Cerita Kita
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Thursday, June 04, 2026
Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Wednesday, June 03, 2026
Maraknya Penggunaan Kecerdasaan Buatan (AI ) Dalam Dunia Pendidikan

Maraknya Penggunaan Kecerdasaan Buatan (AI ) Dalam Dunia Pendidikan

Wednesday, June 03, 2026
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Efek Domino Kenaikan BBM Non-Subsidi: Saat Semua Orang Ikut Menanggung Bebannya

PT. Media Apero Fublic- Friday, June 12, 2026 0
Efek Domino Kenaikan BBM Non-Subsidi: Saat Semua Orang Ikut Menanggung Bebannya
APERO FUBLIC   I  OPINI .--   Kebijakan PT Pertamina (Persero) yang menyesuaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter pada 10 Ju…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20261119
  • 20251139
  • 2024203
  • 2023142
  • 2022103
  • 2021365
  • 2020435
  • 2019282

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Banten Bantul Banyuasin Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan BENGSEL Berita Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bola BOLMONGUT BOLTARA Bosnia Boven Digoel Brand Brazil Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Indragiri Hulu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Masyarakat Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta JAKARTA Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jembrana Jepang Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kampuu Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kepahiang Kepemimpinan Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Kolaka Konawe Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang Palopo Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pemerintah Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Pesisir Selatan Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Semarang Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Skil Wanita SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang SUMSEL SUMUT Sungai Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tailan Tamiang Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Tebing Tinggi Teknologi Temanggung Tenaga Kerja TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)
    Pantai Kuta Lombok. Merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Pulau Lombok yang terkenal dengan pasir putihnya yang unik menyerupai ...
  • Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi
    APERO FUBLIC   I  ESAI .-  Teknologi yang terus berkembang ini telah mengubah dunia pelayanan kesehatan dengan cepat sekali. Har...
  • Maraknya Penggunaan Kecerdasaan Buatan (AI ) Dalam Dunia Pendidikan
    Penulis :   Mariani Suciati Danggur APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Perkembangan Teknologi yang sangat berkembang saat ini banyak me...
  • Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal
    APERO FUBLIC. MUBA.- Setelah berhasil melakukan peralihan pengelolaan kelistrikan dari PT MEP ke PLN, Bupati Muba H M Toha bersama Wakil Bup...
  • Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.
    APERO FUBLIC.- Raden Kamandaka sebuah cerita rakyat dari dari daerah Banyumas, Jawa Tengah. Cerita Rakyat ini bercerita tentang Keraja...
  • Tampil Modis Ala Korea di Tengah Tugas dan Uang Saku Pas-Pasan
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Dalam beberapa tahun terakhir, budaya Korea Selatan semakin populer di Indonesia. Tidak hanya melalu...
  • Antrean Panjang, Informasi Pendek Pemerintah : Krisis Komunikasi di Balik Kelangkaan BBM
    source : kontrasx.com APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Fenomena kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dalam beberapa waktu terakhir telah menjadi...
  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Antropologi Kampus UIN Jurai Siwo LampungFakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Program Studi Tadris IPS
    APERO FUBLIC   I  FEATURE .-  Antropologi kampus merupakan kajian yang membahas tentang kehidupan manusia di lingkungan pergurua...
  • Topeng Baru Penghancur Persahabatan
    APERO FUBLIC   I  CERPEN .-  Di sebuah desa kecil yang hangat dan damai, hiduplah lima sahabat perempuan yang sudah bersama seja...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

Sunday, June 23, 2019
Tegaskan Komitmen Sinkronisasi Pembangunan Daerah

Tegaskan Komitmen Sinkronisasi Pembangunan Daerah

Sunday, June 15, 2025
Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Thursday, June 04, 2026

Popular Post

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Thursday, June 04, 2026
Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Wednesday, June 03, 2026
Maraknya Penggunaan Kecerdasaan Buatan (AI ) Dalam Dunia Pendidikan

Maraknya Penggunaan Kecerdasaan Buatan (AI ) Dalam Dunia Pendidikan

Wednesday, June 03, 2026
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Tampil Modis Ala Korea di Tengah Tugas dan Uang Saku Pas-Pasan

Tampil Modis Ala Korea di Tengah Tugas dan Uang Saku Pas-Pasan

Friday, May 22, 2026
Antrean Panjang, Informasi Pendek Pemerintah : Krisis Komunikasi di Balik Kelangkaan BBM

Antrean Panjang, Informasi Pendek Pemerintah : Krisis Komunikasi di Balik Kelangkaan BBM

Thursday, May 21, 2026
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Antropologi Kampus UIN Jurai Siwo LampungFakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Program Studi Tadris IPS

Antropologi Kampus UIN Jurai Siwo LampungFakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Program Studi Tadris IPS

Friday, May 22, 2026
Topeng Baru Penghancur Persahabatan

Topeng Baru Penghancur Persahabatan

Sunday, May 17, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 65 Berita 1606 Berita Daerah 1591 Berita Internasional 37 Berita Nasional 1193 Brand 117 Budaya Daerah 37 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 53 Cerita Rakyat 12 Cerpen 23 Dongeng 67 Ekonomi 81 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 4 Flora 65 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 10 Islam dan Budaya 11 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Islam dan Masyarakat 4 Jurnalisme Kita 19 Kampus 744 Kesehatan 39 Kisah Legenda 10 Kuliner 30 Mitos 15 Opini 579 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 46 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 6 Puisi 58 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 2 Sastra Kita 42 Sastra Klasik 54 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 24 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 187 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 36 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us