-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Artikel Kampus Mahasiswa Opini Pendidikan Sistem Penjurusan SMA Diutak-atik Lagi, Siswa Kembali Jadi “Kelinci Percobaan"
Artikel Kampus Mahasiswa Opini Pendidikan

Sistem Penjurusan SMA Diutak-atik Lagi, Siswa Kembali Jadi “Kelinci Percobaan"

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
12 Dec, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Penulis: Namira Alifia Izhar

APERO FUBLIC  I  ARTIKEL.-  Perubahan dalam kurikulum di Indonesia telah menjadi hal yang biasa di masyarakat. Namun, biasa bukan berarti menyenangkan. Rencana terbaru dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang dipimpin oleh Menteri Abdul Mu’ti tentang pemulihan sistem penjurusan SMA kembali menimbulkan keresahan. Setelah sebelumnya dihapus melalui peraturan pada era menteri sebelumnya, kini penjurusan IPA, IPS, dan Bahasa akan dihidupkan kembali dalam sistem baru yang mulai diperkenalkan.

Saat masyarakat baru berusaha memahami fleksibilitas Kurikulum Merdeka, perubahan ini muncul kembali. Banyak yang meragukan konsistensi dalam kebijakan pendidikan dan khawatir siswa kembali menjadi subjek uji coba dari berbagai eksperimen kurikulum yang berubah dengan sangat cepat. Banyak sekolah bahkan masih berupaya beradaptasi dengan sistem yang lalu, sehingga rencana perubahan yang tiba-tiba ini terasa seperti membongkar pekerjaan yang telah dilakukan.

Dalam konteks ini, artikel ini berusaha untuk menganalisis perjalanan kebijakan tersebut, alasan di baliknya, serta kritik dari para ahli terhadap arah pendidikan di Indonesia yang dinilai tidak konsisten dan terlalu sering mengalami perubahan seiring dengan pergantian jabatan.
Wacana Pengembalian Penjurusan: Mengulang Pola Lama?

Dalam rencana Kementerian, siswa sekolah menengah atas akan menjalani Ujian Kemampuan Akademis sebagai dasar dalam pemilihan jurusan. Dua mata pelajaran yang harus diujikan adalah Bahasa Indonesia dan Matematika, diikuti dengan pilihan mata pelajaran berdasarkan minat. Untuk kelompok sains, siswa akan menentukan pilihan di antara Fisika, Kimia, atau Biologi; sedangkan untuk kelompok sosial, pilihan termasuk Ekonomi, Sejarah, dan pelajaran sosial lainnya. Jurusan Bahasa juga akan mendapatkan tempat kembali seperti sebelum diberlakukannya Kurikulum Merdeka.

Menteri Abdul Mu’ti menekankan bahwa penjurusan sangat penting untuk memperkuat dasar akademik siswa dan menghindari ketidakcocokan dalam pilihan studi ketika masuk perguruan tinggi. Salah satu contoh menarik yang sering disebut adalah siswa yang berasal dari latar belakang sosial yang kesulitan saat mengikuti kuliah di Fakultas Kedokteran. Dari sudut pandang akademis, penjurusan memang menawarkan keuntungan dalam mempersiapkan siswa dengan lebih terarah dan terfokus sesuai dengan bidang yang mereka pilih sejak awal.

Namun, yang menjadi masalah bukan hanya relevansi, melainkan bagaimana kebijakan ini muncul begitu tiba-tiba setelah sebelumnya sistem penjurusan dihapuskan. Masyarakat menyaksikan pola yang sama: setiap kali ada perubahan menteri, berarti terjadi juga perubahan arah dalam sistem pendidikan. Para guru, kepala sekolah, dan siswa harus mampu beradaptasi kembali, menyusun dokumen baru, dan menyesuaikan metode pembelajaran di tengah ketidakpastian peta jalan pendidikan nasional.

Data nyata mendukung kekhawatiran ini: sejak memperoleh kemerdekaan, sistem kurikulum di Indonesia telah mengalami banyak perubahan. Mengingat sejarahnya, kurikulum telah diperbaharui setidaknya sebanyak 11 kali hingga saat ini. Perubahan tersebut mencakup periode "Rentjana Pelajaran 1947", sejumlah revisi, hingga penerapan Kurikulum Merdeka.

Dengan seringnya perubahan dalam pendidikan seperti ini, muncul risiko bahwa sekolah, pengajar, dan siswa tidak memiliki waktu yang cukup untuk benar-benar menyesuaikan diri dan mengevaluasi efek dari tiap kebijakan sebelum muncul perubahan baru. Hal ini mengakibatkan kestabilan dan kontinuitas dalam proses belajar menjadi sulit dijaga.

Kurikulum Merdeka: Ide yang Positif, Implementasi yang Kurang Lancar
Di sisi lain, pemerintah pernah memperkenalkan Kurikulum Merdeka: sebuah ide dengan visi pembelajaran di abad ke-21 yang menekankan inovasi, pemikiran kritis, kerja sama, dan proyek. Pandangan ini sejalan dengan tuntutan dunia yang terus berubah. Namun banyak laporan menunjukkan bahwa pelaksanaan di lapangan berjalan dengan sulit: banyak sekolah masih belum siap, guru tidak mendapatkan pelatihan yang memadai, serta fasilitas dan sumber daya yang tidak merata. Akibatnya: tugas proyek kadang-kadang hanya menjadi rutinitas, dengan siswa hanya menyalin dari internet, tanpa mendapatkan pemahaman yang mendalam.

Banyak pengajar mengakui bahwa mereka belum sepenuhnya memahami konsep dasar dari Kurikulum Merdeka, khususnya dalam menyusun modul, melakukan penilaian yang autentik, dan mendampingi siswa dalam proses pembelajaran aktif. Hal ini menunjukkan bahwa ide yang brilian dapat gagal jika para pelaksana tidak siap.

Masalah semacam ini bukan sekadar berkaitan dengan niat, melainkan terkait dengan kemampuan untuk menerapkan: kurangnya tenaga pengajar yang terlatih, minimnya program pelatihan, dan perbedaan fasilitas antar institusi pendidikan. Tanpa penanganan yang tulus terhadap elemen penunjang, diskursus mengenai penjurusan yang "dari yang sederhana" ini mungkin hanya akan menjadi solusi jangka pendek yang tidak menyentuh masalah mendasar.

Tradisi Perubahan Kurikulum: Masalah Lama yang Terabaikan

Sejak Indonesia meraih kemerdekaan hingga saat ini, kurikulum telah disesuaikan lebih dari sebelas kali. Setiap kali terjadi perubahan kepemimpinan menjabat, seringkali ada penyesuaian dalam struktur, isi, metode, dan tujuan pembelajaran. Banyak akademisi mengecam pola “ganti menteri, ganti kurikulum”: mereka berpendapat bahwa seharusnya pemerintah memperbaiki sistem yang sudah ada, bukan terus-menerus memulainya dari awal.

Fenomena ini membawa dampak langsung: para guru harus terus-menerus mengikuti pelatihan yang bervariasi, sekolah harus menyesuaikan administrasi mereka, dan siswa pun dituntut untuk selalu beradaptasi dengan pendekatan belajar yang baru. Dalam jangka panjang, sulit untuk mengevaluasi sistem karena kurikulum sudah diubah sebelum hasil dari penerapan sebelumnya selesai dianalisis.

Sebagai akibatnya, tujuan pendidikan untuk menghasilkan generasi yang cerdas, kritis, kreatif, dan adaptif sulit untuk dicapai secara berkelanjutan. Alih-alih bergerak maju, sistem pendidikan kita terkadang terasa seolah “berada di tempat”, atau bahkan mundur ketika perubahan diterapkan sebelum siap.

Belajar dari Negara Tetangga dan Negara Maju: Stabilitas Jadi Kunci

Untuk menemukan alternatif yang lebih efektif, kita dapat meneliti negara-negara yang telah sukses dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui kebijakan yang stabil dan berlanjut. Sebagai contoh, dalam Programme for International Student Assessment (PISA) 2022, siswa dari Singapura meraih peringkat tertinggi di antara berbagai negara di dunia dalam hal membaca, matematika, dan sains. Keberhasilan ini bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari sistem pendidikan yang kokoh, kurikulum yang stabil, serta investasi yang terus-menerus dalam kualitas pengajaran dan sarana.

Finnlandia juga menunjukkan bahwa fokus pada kualitas pengajar, akses pendidikan yang merata, dan pendekatan yang mendukung pertumbuhan menyeluruh siswa lebih baik dibandingkan dengan seringnya pergantian kurikulum.

Dari Situ, Kita Bisa Penarik dua Poin Penting:

• Konsistensi dalam kurikulum dan kebijakan memungkinkan penilaian jangka panjang terhadap mutu pendidikan dan pengaruhnya terhadap siswa.

• Penempatan dana untuk kualitas pengajaran, sarana, dan metode belajar yang terbaru jauh lebih penting daripada sekadar mengubah struktur.

Dengan mengadaptasi pendekatan ini, Indonesia memiliki peluang yang lebih besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.

Menuju Kebijakan Pendidikan yang Lebih Konsisten Dengan Solusi Inovatif


Membangun sistem pendidikan yang tangguh memerlukan konsistensi dalam kebijakan, kesiapan sumber daya, serta visi yang berjangka panjang. Berikut adalah beberapa rekomendasi konkret dan inovatif agar reformasi pendidikan tidak lagi menjadi percobaan bagi para siswa:

1. Studi dan Uji Coba Jangka Panjang: Sebelum menerapkan penjurusan secara luas, lakukan uji coba di beberapa sekolah yang representatif (baik di perkotaan maupun daerah terisolasi, negeri maupun swasta). Lakukan evaluasi secara mandiri dalam waktu 2-3 tahun; analisis dampak terhadap prestasi belajar, minat peserta didik, serta kesejahteraan mental, kemudian baru diperluas jika terbukti berhasil.

2. Penyempurnaan dan Profesionalisasi Pengajar: Tawarkan program pelatihan mendalam untuk pengajar agar mereka akrab dengan metode kurikulum modern, pendekatan pembelajaran aktif, penilaian autentik, dan pembelajaran yang beragam. Pemerintah juga dapat mendukung terbentuknya komunitas pengajar berbasis pengalaman untuk berbagi praktik terbaik.

3. Penyeleksian Infrastruktur dan Teknologi Pendidikan: Permudah akses internet, perangkat belajar digital, perpustakaan, serta ruang belajar yang nyaman khususnya di daerah terpencil. Ini akan membantu mengimplementasikan pembelajaran berbasis proyek, penelitian, dan literasi digital.

4. Kebijakan Berdasarkan Data dan Evaluasi Rutin: Setiap kebijakan baru harus dilengkapi dengan indikator keberhasilan, metodologi pemantauan dan evaluasi, serta laporan hasil yang jelas. Jika hasilnya tidak memuaskan, lakukan perbaikan berdasarkan bukti, bukan mengganti secara keseluruhan tanpa analisis.

5. Penglibatan Berbagai Pemangku Kepentingan: Libatkan guru, siswa, orang tua, akademisi, dan masyarakat dalam proses penciptaan kebijakan. Pendapat mereka sangat berharga agar kebijakan bisa bersifat kontekstual dan tidak hanya berpola dari atas ke bawah sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

6. Fokus pada Pembentukan Karakter dan Keterampilan Abad 21, Tidak Hanya Akademis: Selain penjurusan (IPA, IPS, Bahasa), sediakan jalur minat lain seperti seni, vokasi, teknologi, dan kewirausahaan. Ini memberikan kesempatan bagi siswa dengan berbagai potensi, bukan hanya yang berbasis akademis tradisional.

Dengan pendekatan semacam ini, pengelompokan bukan hanya sekadar pergantian administratif, melainkan merupakan komponen dari sistem pendidikan yang berkembang, inklusif, dan fokus pada masa depan.

Jangan Jadikan Siswa Sebagai Objek Percobaan

Pada akhirnya, siswa tidak boleh diperlakukan sebagai "kelinci percobaan" untuk kebijakan yang sering berubah. Mereka memerlukan arah pendidikan yang tetap, konsisten, dan terukur. Reformasi pendidikan seharusnya tidak hanya mengikuti perubahan kepemimpinan, tetapi harus dirancang sebagai strategi jangka panjang yang melibatkan semua pihak terkait, mulai dari para pengajar hingga keluarga dan masyarakat.

Konsistensi, kesiapan, dan kerja sama adalah elemen penting agar pendidikan di Indonesia tidak terjebak dalam siklus perubahan kebijakan yang tidak menentu, melainkan benar-benar melangkah ke arah sistem yang lebih baik dalam membentuk masa depan bangsa. Dengan demikian, generasi yang akan datang akan mendapatkan lebih dari sekadar pendidikan; mereka akan memiliki landasan untuk berkembang dengan baik di era global.

Oleh: Namira Alifia Izhar
Mahasiswi Prodi Manajemen Pendidikan, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah. 
Editor. Tim Redaksi

Sy. Apero Fublic

Via Artikel
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak. Sastra Klasik Nusantara.

Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak. Sastra Klasik Nusantara.

Monday, August 03, 2020
Mengamati Dinamika Konstitusi Indonesia melalui Lensa Mahasiswa PPKn

Mengamati Dinamika Konstitusi Indonesia melalui Lensa Mahasiswa PPKn

Monday, February 16, 2026
Perempuan Kuat itu Aku

Perempuan Kuat itu Aku

Friday, February 13, 2026

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Minyak Bumi Bukan Sekedar Bahan Bakar: Fondasi Material Tersembunyi Peradaban Modern

PT. Media Apero Fublic- Friday, March 13, 2026 0
Minyak Bumi Bukan Sekedar Bahan Bakar: Fondasi Material Tersembunyi Peradaban Modern
APERO FUBLIC   I  OPINI .-   Selama beberapa dekade, minyak bumi lebih sering dipahami sebagai bahan bakar transportasi. Yaitu sumber energi bagi m…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
BPD Lumpatan II Serahkan langsung proposal usulan ke anggota DPRD MUBA pada reses II.

BPD Lumpatan II Serahkan langsung proposal usulan ke anggota DPRD MUBA pada reses II.

Thursday, April 23, 2020
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 2026467
  • 20251139
  • 2024203
  • 2023142
  • 2022103
  • 2021365
  • 2020435
  • 2019281

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua BABEL Badan Pemerintah Bali Bandung Bangka Barat Bangkinang Banjarnegara Banten Banyuasin Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan BENGSEL Berita Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biruisme Bisnis BNN Bogor Bola BOLMONGUT BOLTARA Bosnia Brand Brazil Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Fotografi Gatget Gunung Sitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ilmu Kesastraan Indragiri Hulu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Masyarakat Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jembrana Jepang Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kepahiang Kepemimpinan Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Ketapang Kimia Kisah Legenda KKN Kolaka Konawe Selatan KONSEL Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu Labura LABURA Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Mappi Marinir Mask Medan Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Morowali Morut MORUT Muara Enim Muaro Jambi MUBA MURA Muratara Musi Rawas Musik Nasional NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Palangkaraya Palembang Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Barat Daya Papua Selatan Parigi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pemerintah Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Pesisir Selatan Pinrang Politik Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Renang Riau Rote Ndao Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Semarang Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Skil Wanita Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA SUMBAR Sumber Air Sumedang SUMSEL SUMUT Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Datar Tangerang TANJABAR Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Tebing Tinggi Teknologi Temanggung TNI TNI AD TNI AL TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly
    Sepeda Motor Listrik Produksi U^Winfly APERO FUBLIC.- U^Winfly merupakan Perusahaan Industrial pada sektor bergerak industri kendaraan list...
  • Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak. Sastra Klasik Nusantara.
    Apero Fublic.- Raja Syahriyuna yang memerintah di negeri Banduburi mempunyai seorang putri yang cantik dan berbudi luhur bernama Budiwangi. ...
  • Mengamati Dinamika Konstitusi Indonesia melalui Lensa Mahasiswa PPKn
    PENULIS:  RR. Farra Naylazzahra Pramushiva APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Seiring dengan perkembangan zaman, berbagai perubahan sosial politi...
  • Perempuan Kuat itu Aku
    PENULIS :   Norie Khoiril Qiromah Perempuan Kuat itu Aku : Perempuan yang menjahit retaknya sendiri APERO FUBLIC   I  CERITA KI...
  • PUISI : Pada Seragam yang Kupanggil dalam Doa
    Pada Seragam yang Kupanggil dalam Doa Warnamu memikat setiap insan manusia. Melihatmu seperti menatap langit yang luas tanpa awa...
  • Mengenal Buah Raman
    APERO FUBLIC.- Buah raman atau dikenal juga dengan nama buah aman, dan gandario. Buah asli endemik Indonesia ini banyak tumbuh di pulau ...
  • Dari Limbah Menjadi Energi: Bio-Oil Tandan Kosong Sawit Sebagai Bahan Bakar Masa Depan
    APERO FUBLIC   I  ENERGI . -  Setiap hari, pabrik kelapa sawit di berbagai daerah Indonesia menghasilkan tumpukan tandan kosong ...
  • Sederhana Namun Ampuh: Garam dalam Tradisi Pengawetan Nusantara
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Indonesia sebagai wilayah tropis menghadapi tantangan besar dalam menjaga kesegaran bahan pangan. Su...
  • Mahasiswa KKN PPM 109 Olah Kelapa Jadi Spons Alami dan Minyak Urut Serai : Dorong Potensi Lokal dan Ekonomi Masyarakat
    Foto: Kelompok KKN PPM 109 APERO FUBLIC   I  MAHASISWA .-    Lampung, 27 Januari 2026 – Mahasiswa Kuliah Keja Nyata (KKN) Pembel...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

Sunday, June 23, 2019
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Tegaskan Komitmen Sinkronisasi Pembangunan Daerah

Tegaskan Komitmen Sinkronisasi Pembangunan Daerah

Sunday, June 15, 2025

Popular Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak. Sastra Klasik Nusantara.

Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak. Sastra Klasik Nusantara.

Monday, August 03, 2020
Mengamati Dinamika Konstitusi Indonesia melalui Lensa Mahasiswa PPKn

Mengamati Dinamika Konstitusi Indonesia melalui Lensa Mahasiswa PPKn

Monday, February 16, 2026
Perempuan Kuat itu Aku

Perempuan Kuat itu Aku

Friday, February 13, 2026
PUISI :  Pada Seragam yang Kupanggil dalam Doa

PUISI : Pada Seragam yang Kupanggil dalam Doa

Friday, February 13, 2026
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Dari Limbah Menjadi Energi: Bio-Oil Tandan Kosong Sawit Sebagai Bahan Bakar Masa Depan

Dari Limbah Menjadi Energi: Bio-Oil Tandan Kosong Sawit Sebagai Bahan Bakar Masa Depan

Thursday, March 05, 2026
Sederhana Namun Ampuh: Garam dalam Tradisi Pengawetan Nusantara

Sederhana Namun Ampuh: Garam dalam Tradisi Pengawetan Nusantara

Tuesday, March 10, 2026
Mahasiswa KKN PPM 109 Olah Kelapa Jadi Spons Alami dan Minyak Urut Serai : Dorong Potensi Lokal dan Ekonomi Masyarakat

Mahasiswa KKN PPM 109 Olah Kelapa Jadi Spons Alami dan Minyak Urut Serai : Dorong Potensi Lokal dan Ekonomi Masyarakat

Tuesday, January 27, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 58 Berita 1409 Berita Daerah 1448 Berita Internasional 34 Berita Nasional 1163 Brand 117 Budaya Daerah 33 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 36 Cerita Rakyat 12 Cerpen 18 Dongeng 67 Ekonomi 27 Elektronik 21 FASHION 12 Fauna 4 Flora 62 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 1 Islam dan Budaya 11 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Islam dan Masyarakat 3 Jurnalisme Kita 18 Kampus 311 Kesehatan 22 Kisah Legenda 10 Kuliner 30 Mitos 15 Opini 250 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 39 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 6 Puisi 56 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 1 Sastra Kita 36 Sastra Klasik 53 Sastra Lisan 13 Sejarah Daerah 24 Sejarah Kebudayaan 28 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 153 Tokoh Wanita 10 UKM-Bisnis 24 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us