-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Cerita Bersambung Cerita Rakyat Kamandaka: Si Penyabung Ayam (Bagian 8)
Cerita Bersambung Cerita Rakyat

Kamandaka: Si Penyabung Ayam (Bagian 8)

Episode ini Raden Banyak Catra atau Kamandaka akan berjumpa dengan adiknya Raden Banyak Ngampar. Tapi mereka tidak saling mengenal, karena penyamaran.
PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
08 Aug, 2024 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


APERO FUBLIC.- Beberapa hari setelah keberangkatan Silihwara  atau Raden Banyak Ngampar yang menyamar dalam misi menemukan Raden Banyak Catra (Kamandaka) di Daerah Pangembatan ada pertandingan adu ayam. Silihwara mendengar tentang acara adu ayam itu. Tentu saja Silihwara yang didampingi punggawa Nitipraja dan puluhan pasukan mendatangi tempat adu ayam itu. Mereka semua memakai pakaian biasa seperti rakyat umumnya.

Kamandaka sudah pasti berada di arena adu ayam, karena dia memang salah satu anggota adu ayam. Suasana sekitar ramai sekali oleh penonton dan orang-orang berlalulalang. Ayam jantan diadu, dan kalah menang berlanjut terus seiring sorak sorai penonton. Dalam kesibukan serta hiruk pikuk itu, Silihwara, punggawa Nitipraja dan pasukan mereka datang berbaur diantara warga.

“Itu orang yang bernama Kamandaka dan temannya.” Bisik punggawa Nitipraja pada Silihwara. Silihwara melihat dengan tajam, lalu memberi isyarat pada semua pasukannya. Di dalam hati Silihwara merasa ada yang aneh dengan Kamandaka. Dia merasa mengenal dan merasa pernah berjumpa tapi dia tidak bisa ingat. Sepertinya penyamaran Raden Banyak Catra sangat sempurna sampai-sampai adiknya tidak dapat mengenalinya lagi. Silihwara kemudian melompat ke dalam arena adu ayam setelah usai satu sesi adu ayam pengadu lainnya.

“Heeiiii, hari ini ayam orang itu berlawanan dengan ayamku yang hebat ini dan Aku yakin ayamnya segerah kalah.” Ujar Silihwara yang menunjukkan sikap sombong. Melihat perilaku Silihwara yang sombong membuat Kamandaka tidak mau mengadu ayam jagonya dengan ayam jago Silihwara.

“Hari ini si Mercu tidak akan Aku adu. Aku akan menonton saja.” Jawab Kamandaka.

“Ayo Den Bagus, lawanlah ayam orang itu.” Teriak puluhan orang bergantian.

“Ada apa denganmu, Den. Lawanlah ayam orang sombong itu, si Mercu pasti menang.” Kata seorang penonton. Si Mercu nama ayam jago milik Kamandaka yang sudah terkenal di Desa Pangembatan.

“Ayo. Ayo Den Bagus jangan takut.” Teriak para botoh atau penonton meminta Kamandaka mengadu ayamnya dengan ayam Silihwara. Kamandaka yang didukung banyak penggemar akhirnya melompat ke dalam arena adu ayam. Silihwara dan Kamandaka berhadapan di dalam arena adu ayam dan sama-sama memegang ayam masing-masing.

“Wusssss.” Tiba-tiba Silihwara melemparkan ayam jagonya ke arah Kamandaka. Karena diluar dugaan Kamandaka atas perbuatan itu membuatnya tidak sempat mengelak. Kaki ayam jago Silihwara mengenai perut sebelah kanan. Bersamaan itu juga, taji ayam jago menggores kulit perut dan terluka, meneteskan darah.

Melihat itu, semua penonton menjadi merasa aneh dan marah pada Silihwara yang dianggap mereka kurang ajar dan tidak sopan. Mereka semua mulai berkata-kata yang mengkritik Silihwara. Sementara Kamandaka tetap tenang, dia melirik perutnya yang terluka. Perlahan dia menangkap ayam jago Silihwara. Lalu..

“Buukkkkk.” Suara bantingan.

“Keeeeeeooookkkk.” Suara jeritan ayam jago Silihwara kesakitan karena dibanting Kamandaka dengan kuat, lalu mati seketika. Silihwara sangat terkejut dan marah besar. Dia tidak bisa lagi menahan amarahnya. Lalu.

“Sriiiingggg.” Dia mencabut keris, dan menyerang Kamandaka. Dalam beberapa serangan tusukan dielakan Kamandaka dengan mudah.

“Tangggg.” Seran keris Silihwara akhirnya ditangkis Kamandaka dengan senjata sakti miliknya, Gagang Tampek Wasiat. Karena tenaga sakti Tampek Wasiat membuat Silihwara terpental dan jatuh tidak sadarkan diri. Punggawa Nitipraja yang melihat atasannya terjatuh pingsan, akhirnya menyerang Kamandaka juga. Dalam beberapa jurus terjadi pertarungan sengit, tapi akhirnya Nitipraja terkenah tusukan Tampek Wasiat dan dia tewas seketika. Semua orang disana menjadi terdiam dan takut bahkan mulai menyingkir melihat terjadinya perkelahian itu. Puluhan prajurit yang menyamar mulai menampakkan diri mereka dengan mencabut pedang masing-masing. Kamandaka akhirnya melarikan diri Bersama temannya Rekajaya. Para prajurit kemudian mengejar mereka yang melarikan diri.

Beberapa saat keadaan di sekitar arena adu ayam sudah sepi. Saat Silihwara tersadar dari pingsan, dia melihat ke sekeliling yang tampak sepi. Dia melihat mayat Punggawa Nitipraja yang tergeletak begitu saja. Silihwara menemukan prajuritnya yang sedang mencari Kamandaka dan Rekajaya.

“Kalian semua, jangan melawan Kamandaka si pencuri itu. Tetap di belakangku saja. Biar Aku yang melawannya. Ayo kita acari dia.” Perintah Silihwara, kemudian dia memerintahkan sepuluh prajuritnya pergi mengurusi mayat Nitipraja dan menguburkannya. Mereka bergerak memencar untuk mencari Kamandaka, setiap yang menemukan Kamandaka segera memberitahu Silihwara.

Beberapa hari kemudian Silihwara dan pasukannya berhasil menemukan dan mengepung Kamandaka di Daerah Pajonggolan. Kata pajonggolah diambil dari istilah pertarungan tampa senjata, atau tangan kosong, kalau zaman modern daerah itu di Kecamatan Cilongok. Pertarungan yang terus menerus adu kesaktian itu memakan waktu berhari-hari dan terus menerus dari desa ke desa sehingga tidak sempat beristirahat.

Silihwara akhirnya beristirahat, dia meminta pasukannya menyerang Kamandaka. Agar Kamandaka tidak lari. Dia duduk merenung berpikir bagaimana mengalahkan Kamandaka yang sangat sakti. Saat itulah, tiba-tiba ada langkah banyak orang datang. Silihwara melihat ke arah langkah-langkah itu.

“Oh, Gusti Pati Maresi. Pasti ada sesuatu yang sangat penting sampai mendatangi hamba secara langsung.” Tanya Silihwara sesaat serombongan orang itu tiba. Tampak Pati Maresi dikawan sepasukan Kadipaten Pasirluhur.

“Adinda Silihwara, saya ditugaskan oleh Rama Adipati agar segerah menangkap Kamandaka dan perang segerah usai.” Kata Pati Maresi, menantu Adipati Pasirluhur.

“Baiklah Gusti, akan segerah kami tangkap Kamandaka itu.” Jawab Silihwara, dia kemudian memerintahkan pasukannya untuk lebih ketat lagi menyerang Kamandaka. Pertarungan kembali terjadi dengan hebat, mereka semua mengeroyok Raden Kamandaka. Tapi Kamandaka juga menyerang bagaikan banteng terluka, sehingga sangat banyak pasukan pimpinan Silihwara yang tewas.

Matahari pun terbenam sudah, semuanya tidak bisa melanjutkan pertarungan di hutan itu. Kamandaka dan Ki Rekajaya menyelinap melarikan diri dari hutan ituke arah utara. Masuk hutan lebat di sebelah timur Kali Banjaran.

*****

Keesokan paginya, Silihwara dan Pasukannya kembali mendesak Kamandaka di dalam wilayah pengepungan. Namun sampai siang hari mereka tidak menemukan Kamandaka di hutan yang mereka kepung.

“Kurang ajar, dia sudah melarikan diri.” Teriak Silihwara, dan dia meminta pasukannya mencari jejak Kamandaka. Sampai akhirnya mereka menemukan jejak-jejak. Lalu mengikuti jejak itu yang menuju ke arah utara. Sampai menjelang petang mereka menemukan hutan keramat yang dihuni banyak binatang buas. Mereka tidak bisa memasuki hutan itu, tapi menemukan Kamandaka berada di dalam hutan keramat itu.

Para prajurit menjadi serbah salah. Untuk sementara mereka hanya mengepung hutan itu saja. Kalau mereka masuk mencari Kamandaka, kemungkinan mereka tewas oleh hewan buas atau ular berbisa. Kalau mereka hanya mengepung saja, dan tidak segerah menangkap Kamandaka pangkat mereka akan diturunkan atau bahkan diberhentikan dari prajurit. Kamandaka yang ditunggu keluar hutan rimba keramat itu pun tidak muncul-muncul dan tetap di dalam hutan.

“Kalian tidak perlu khawatir mencari Kamandaka. Aku punya rencana, kita lepaskan saja anjing-anjing kita untuk mencari Kamandaka. Kalau anjing menemukannya, pasti akan menggonggong dan kita dapat langsung menyergap Kamandaka.” Ujar Silihwara, dan pasukannya setuju. Dengan demikian mereka tidak perlu masuk hutan menyebar.

Anjing-anjing pilihan dilepaskan ke dalam hutan. Dengan penciuman tajam si anjing yang mampu mengendus bauh manusia. Tidak berapa lama beberapa ekor anjing menemukan Kamandaka dan Rekajaya. Lalu menggonggong keras diikuti anjing-anjing lainnya. Sehingga suara gonggongan didengar beberapa pasukan dan melaporkan ke Silihwara.

Namun Kamandaka yang mendengar suara anjing yang ganas mendekatinya sadar kalau itu anjing pelajak pasukan Kadipaten Pasirluhur yang mengejarnya. Kamandaka kemudian segerah membaca mantera pembungkam anjing. Sehingga anjing-anjing pelacak menjadi diam dan jinak.

“Paman, ikan anjing itu di pohon. Jangan takut lagi, anjing itu sudah jinak sekarang.” Perintah Kamandaka pada abdinya, lalu anjing-anjing pelacak diikatkan di pohon. Membuat mereka semua tenang dan kembali istirahat. Sementara Silihwara dan Pasukannya tidak lagi mendengar suara anjing menggonggong sehingga mereka tidak tahu dimana posisi Kamandaka dan Ki Rekajaya berada.

Bersambung ke bagian 9.

 

Rewrite: Tim Redaksi
Editor. Tim Redaksi.
Source: Radjiati. BA. Raden Kamandaka. Cerita rakyat Dari Daerah Banyumas. Jawa Tengah. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (catatan: cerita ini merupakan cerita Raden Kamandaka versi Banyumas).

Sy. Apero Fublic

Via Cerita Bersambung
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Kurang Solidaritas Sosial di Kalangan Generasi Muda di Era Digital

Kurang Solidaritas Sosial di Kalangan Generasi Muda di Era Digital

Friday, April 03, 2026
Benarkah Konstitusi Kita Hanya Menjadi Alat Legitimasi Kekuasaan Sesaat?

Benarkah Konstitusi Kita Hanya Menjadi Alat Legitimasi Kekuasaan Sesaat?

Friday, April 03, 2026
RAYA BERDARAH

RAYA BERDARAH

Thursday, April 02, 2026
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Pemkab dan DPRD Muba Gelar Evaluasi Pelaksanaan APBD Triwulan I Tahun Anggaran 2026

PT. Media Apero Fublic- Monday, April 27, 2026 0
Pemkab dan DPRD Muba Gelar Evaluasi Pelaksanaan APBD Triwulan I Tahun Anggaran 2026
Tekankan Sinergi dan Optimalisasi PAD APERO FUBLIC  I  SEKAYU.—  Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin bersama DPRD Muba menggelar rapat Badan Anggar…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
BPD Lumpatan II Serahkan langsung proposal usulan ke anggota DPRD MUBA pada reses II.

BPD Lumpatan II Serahkan langsung proposal usulan ke anggota DPRD MUBA pada reses II.

Thursday, April 23, 2020
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 2026691
  • 20251139
  • 2024203
  • 2023142
  • 2022103
  • 2021365
  • 2020435
  • 2019281

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua BABEL Badan Pemerintah Bali Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Banten Banyuasin Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan BENGSEL Berita Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Biruisme Bisnis BNN Bogor Bola BOLMONGUT BOLTARA Bosnia Boven Digoel Brand Brazil Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Fotografi Gatget Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Indragiri Hulu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Masyarakat Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jembrana Jepang Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kepahiang Kepemimpinan Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Kolaka Konawe Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Mappi Marinir Mask Medan Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Morowali Morut Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Palangkaraya Palembang Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Barat Daya Papua Selatan Parigi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pemerintah Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Pesisir Selatan Pinrang Politik Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Renang Riau Rote Ndao Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Semarang Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Skil Wanita Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang SUMSEL SUMUT Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Datar Tangerang TANJABAR Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Tebing Tinggi Teknologi Temanggung TNI TNI AD TNI AL TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Kurang Solidaritas Sosial di Kalangan Generasi Muda di Era Digital
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Saat ini, teknologi berkembang dengan sangat pesat, dan kita bergantung pada komputer dan internet u...
  • Benarkah Konstitusi Kita Hanya Menjadi Alat Legitimasi Kekuasaan Sesaat?
    PENULIS.  Andyn Cahya Nugraha APERO FUBLIC   I  OPINI .  Konstitusi sering kali hanya dipandang sebagai tumpukan teks hukum yang...
  • RAYA BERDARAH
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Arus mudik tahun ini secara umum sangat lancar dan minim kecelakaan. Upaya pemerintah untuk membuat ...
  • Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly
    Sepeda Motor Listrik Produksi U^Winfly APERO FUBLIC.- U^Winfly merupakan Perusahaan Industrial pada sektor bergerak industri kendaraan list...
  • Hak Cipta vs Hak Belajar: Menimbang Moralitas dan Legalitas Pembajakan Buku
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Perdebatan mengenai pembajakan buku selalu berada di wilayah yang sensitif: antara perlindungan hak ...
  • Tidak Kuat atau Tidak Niat? Menelusuri Alasan Terjadinya Fenomena Tidak Berpuasa di Bulan Ramadhan
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Di Indonesia, mayoritas umat yang beragama Islam senantiasa melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramad...
  • Sebut Anak Istimewa: Tetapi Tersingkirkan Dari Publik
    Dok. Pinterest APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Banyak postingan di media sosial tentang seorang ibu yang memposting anaknya dengan b...
  • Subsidi BBM atau MBG? Saatnya Pemerintah Menentukan Prioritas di Tengah Krisis Energi
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Konflik di Timur Tengah yang menyebabkan penutupan jalur distribusi minyak mentah dunia di Selat Ho...
  • Matinya Kelas Menengah: Terjepit Pajak, Terasing dari Subsidi
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-   Dalam satu dekade terakhir, kelompok kelas menengah kerap dianggap sebagai “tulang punggung” perek...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

Sunday, June 23, 2019
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
Tegaskan Komitmen Sinkronisasi Pembangunan Daerah

Tegaskan Komitmen Sinkronisasi Pembangunan Daerah

Sunday, June 15, 2025

Popular Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Kurang Solidaritas Sosial di Kalangan Generasi Muda di Era Digital

Kurang Solidaritas Sosial di Kalangan Generasi Muda di Era Digital

Friday, April 03, 2026
Benarkah Konstitusi Kita Hanya Menjadi Alat Legitimasi Kekuasaan Sesaat?

Benarkah Konstitusi Kita Hanya Menjadi Alat Legitimasi Kekuasaan Sesaat?

Friday, April 03, 2026
RAYA BERDARAH

RAYA BERDARAH

Thursday, April 02, 2026
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Hak Cipta vs Hak Belajar: Menimbang Moralitas dan Legalitas Pembajakan Buku

Hak Cipta vs Hak Belajar: Menimbang Moralitas dan Legalitas Pembajakan Buku

Monday, March 30, 2026
Tidak Kuat atau Tidak Niat? Menelusuri Alasan Terjadinya Fenomena Tidak Berpuasa di Bulan Ramadhan

Tidak Kuat atau Tidak Niat? Menelusuri Alasan Terjadinya Fenomena Tidak Berpuasa di Bulan Ramadhan

Monday, March 30, 2026
Sebut Anak Istimewa: Tetapi Tersingkirkan Dari Publik

Sebut Anak Istimewa: Tetapi Tersingkirkan Dari Publik

Saturday, April 04, 2026
Subsidi BBM atau MBG? Saatnya Pemerintah Menentukan Prioritas di Tengah Krisis Energi

Subsidi BBM atau MBG? Saatnya Pemerintah Menentukan Prioritas di Tengah Krisis Energi

Monday, March 30, 2026
Matinya Kelas Menengah: Terjepit Pajak, Terasing dari Subsidi

Matinya Kelas Menengah: Terjepit Pajak, Terasing dari Subsidi

Sunday, March 29, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 60 Berita 1500 Berita Daerah 1523 Berita Internasional 34 Berita Nasional 1175 Brand 117 Budaya Daerah 33 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 45 Cerita Rakyat 12 Cerpen 19 Dongeng 67 Ekonomi 39 Elektronik 21 FASHION 12 Fauna 4 Flora 64 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 2 Islam dan Budaya 11 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Islam dan Masyarakat 3 Jurnalisme Kita 18 Kampus 437 Kesehatan 26 Kisah Legenda 10 Kuliner 30 Mitos 15 Opini 377 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 42 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 6 Puisi 56 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 1 Sastra Kita 37 Sastra Klasik 53 Sastra Lisan 13 Sejarah Daerah 24 Sejarah Kebudayaan 28 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 167 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 25 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us