-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Cerita Bersambung PRABU KANDADAHA: Menggelar Acara Parakan (4)
Cerita Bersambung

PRABU KANDADAHA: Menggelar Acara Parakan (4)

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
08 Jan, 2024 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

APERO FUBLIC.- Kadipaten Pasirluhur merupakan salah satu kadipaten yang dikuasai seorang raja yang dikenal dengan nama, Prabu Kandadaha. Kadipaten Pasirluhur merupakan kadipaten yang kaya, rakyatnya sejahtera dan hidup tentram. Wilayah yang luas, tanah subur, rakyat yang banyak, sehingga mampu berdiri dengan kuat. Istanah kadipaten Pasirluhur sama megahnya dengan sebuah keraton istanah kerajaan.

Begitu juga, di dalam keraton Prabu Kandadaha dimana terdapat siti inggil, baluwarti yang dibangun dengan indah dan megah. Dari sana dapat melihat keindahan dataran tinggi, di sebelah barat mengalir Sungai Perigi, di sebelah timur Sungai Logawa, disebelah utara alun-alun luas yang ditumbuhi rumput hijau terbentang. Di sisi Sungai Logawa terdapat taman bunga yang indah. Taman bunga itu, dinamakan taman Benakeling. Tumbuh bermacam-macam bunga, terdapat kolam air jernih, tempat para putri mandi. Taman itu, menjadi tempat kesukaan Prabu Kandadaha bercengkrama dengan permaisurinya.

Di Sungai Logawa ada sebuah lubuk sungai yang di tebat. Sehingga air sungai menjadi meluas mirip danau. Air sungai juga ditata sehingga menjadi dalam dan tetap bisa mengalir ke hilir. Di dalam lubuk dipelihara bermacam-macam ikan. Ikan di lubuk itu tidak pernah di tangkap. Sebab, sekali waktu dalam setahun Prabu Kandadaha mengadakan kegiatan menangkap ikan ramai-ramai (parakan). Suatu pagi, Prabu Kandadaha seperti biasa pergi berjalan-jalan di taman. Kebetulan dia duduk dan beristirahat di sisi lubuk. Dia menyaksikan ikan-ikan yang sudah berlimpah dan besar-besar. Melihat itu, dia memutuskan untuk mengadakan acara menangkap ikan beramai-ramai, atau parakan.

Melalui beberapa prajuritnya, Prabu Kandadaha mengumumkan pada rakyatnya untuk mengutus pemuda-pemuda yang pandai menangkap ikan. Berita tersebar, dan banyak pemuda yang mengkuti kegiatan parakan atau menangkap ikan. Begitu juga di Kadipaten Pasirluhur, berita telah menyebar dan puluhan pemuda ikut kegiatan. Banyak rakyat pergi berbondong-bondong untuk menyaksikan kegiatan yang jarang sekali diadakan itu. Patih Reksanata meminta Raden Kamandaka (Raden Banyakcatra) anak angkatnya untuk ikut kegiatan parakan. Raden Kamandaka begitu genbira mendapati dia diizinkan pergi.

Rakyat banyak datang untuk menyaksikan kegiatan memarak ikan. Tua, muda, anak-anak dan para pemuda, bujang dan gadis tak ketinggalan turut hadir menyaksikan. Bagi para muda-mudi kegiatan itu menjadi ajang berkenalan. Sehingga tidak langsung menjadi ajang pertemuan mencari pasangan hidup. Setelah acara memarak ikan, akan banyak pernikahan. Beberapa hari setelah pengumuman, dan rakyat sudah berdatangan, begitu juga para pemuda peserta menangkap ikan telah hadir. Maka kegiatan segerah dimulai, di suatu pagi yang cerah.

“Putri Ciptarasa pasti hadir menyaksikan kegiatan memarak ikan.” Ujar seorang pemuda, pada tiga orang temannya. Mereka sedang santai di sisi jalan. Ketiganya mengiakan dan tersenyum bahagia. Mereka menjadi semangat disaksikan si putri bungsu yang cantik.

“Heyy, jangan mimpi ya.” Ujar seorang gadis yang berlalu di depan mereka. Tampak lima gadis desa yang cantik alami berlalu menuju kota raja yang ingin menyaksikan kegiatan memarak ikan.

“Ah, siapa yang mimpi, hanya bahagia. Dia kan putri prabu kita, jadi merasa terhormat dihadannya.” Balas si pemuda. Lima gadis itu hanya tertawa ringan sambil berlalu. Raden Kamandaka mendengar percakapan para pemuda itu. Dia duduk tidak jauh dari mereka sambil makan nasi perbekalannya. Membuatnya menjadi penasaran dan hatinya berdebar-debar. Dia tidak sabar ingin segerah melihat putri bungsu itu.

*****

Panggung megah didirikan di sisi lubuk, dengan hiasan indah, janur kuning, kain-kain, dan lantai dilapisi dengan tikar kain yang indah. Para prajurit berjaga mengawal di setiap sisi dan sudut panggung. Dari sini, Prabu Kandadaha dan keluarag, disertai para pejabat tinggi negara akan menyaksikan kegiatan memarak ikan. Sebuah gong di pukul, pertanda rombongan prabu Kandadaha akan tiba. Beberapa saat kemudian, tampak sang prabu dan rombongan datang menaiki panggung.

Semua prajurit berlutut, begitu juga seluruh rakyat yang hadir disekeliling lubuk. Setelah prabu dan rombongan duduk dikursi singgasana di atas panggung. Baru dia memberi tanda agar semua berdiri seperti tadi. Gong dipukul tiga kali, dan semuanya berdiri seperti tadi. Prabu melalui juru bicaranya mengatakan kalau kegiatan memarak ikan segerah di mulai. Tampak juru bicara maju ke muka panggung dan berkata.

Di atas panggung yang menjadi perhatian semua pemuda adalah, Putri Dewi Ciptarasa yang sangat cantik jelita. Sesekali mereka mencuri pandang, dan tidak mau diketahui kalau mereka memandangi sang putri. Sebab bisa saja mereka di hukum penggal oleh Prabu Kandadaha karena dianggap kurang ajar pada pemimpin mereka. Berbeda dengan Raden Kamandaka, dia tampak berani memperhatikan dengan seksama sang putri.

Kegiatan parakan dimulai, masing-masing peserta membawa perahu, jala masing-masing. Perahu dimasukkan ke dalam lubuk, dan mereka mulai menebar jala. Membuat ikan kalang kabut dan berlompatan. Saat ikan melompat, mereka pukul dengan dayung, dan ikan jatuh ke dalam perahu mereka. Air lubuk terus di goyang-goyang dengan perahu, jala terus di tebar. Membuat ikan menjadi mabuk atau pusing.

“Heeaa.” Teriak peserta.

“Wooowwwww.” Jeritan penonton, kadang mereka bertepuk tangan saat ada peserta yang mendapat ikan sangat besar. Begitu juga Prabu Kandadaha dan pejabat istanah tampak menikmati keseruhan itu.

“Byurrrr.” Dua perahu bertabrakan, dia pengemudi terjatuh ke dalam air dan basah kuyup. Perahu yang terbalik membuat ikan yang ditangkap menjadi lepas kembali. Mereka terpaksa mengulang dari awal.

“Ha..ha..ha.” Semua yang menyaksikan tertawa lepas. Kejadian itu berulang pada peserta yang lain. Hanya satu peserta yang selalu lolos dari benturan, dia lincah dan gesit. Wajah tampan, tubuhnya tegap dan kuat. Pakaiannya indah dan mahal.

“Siapa pemuda itu.” Ujar seorang pejabat, begitu juga dengan penonton juga bertanya-tanya. Banyak sekali gadis-gadis mengaguminya, dan berdoa untuk kemenangan si pemuda itu.

“Anak bangsawan mana dia.” Tanya perdana menteri Prabu Kandadaha pada seorang patih disebuah kadipaten.

“Tidak tahu, baru melihat pemuda itu.” Jawabnya.

*****

Sementara itu, Putri Dewi Ciptarasa sama seperti gadis-gadis lain. Dia juga mengagumi si pemuda yang gesit berwajah tampan itu. Perahunya kini hampir penuh oleh ikan. Membuat si putri penasaran padanya. Perna sekali pandangan keduanya beradu, membuat dada si pemuda berdebar dan begitu juga si putri. Putri sangat penasaran, kalau seandainya dia gadis biasa ingin dia segerah mendekati si pemuda dan berkenalan. Tapi dia tidak kehilangan akal, untuk menghilangkan penasarannya.

“Pluuunggg.” Si pemuda menebar jala, lalu menariknya dan mendapat ikan yang banyak dan besar-besar. Semua bersorak dan bertepuk tangan.

*****

Putri Dewi Ciptarasa dengan malu-malu berbisik pada dayang pengasuhnya, bernama Nyai Kandeg

“Biyung Kandek, tolong tanyakan nama pemuda yang pandai menangkap ikan tadi. Tanyakan juga apakah dia sudah punya kekasih atau belum, siapa nama orang tuanya dan dari mana.” Bisik si putri pada dayang pengasuhnya.

“Waduh gusti, nanti ketahuan prabu, kita bisa dihukum dan dimarahin.” Jawab dayang itu dengan wajah pucat.

“Jangan sampai ketahuan, biyung keluar istana dan membawa keranjang bunga. Kalau ada yang bertanya mau memetik bunga. Cari kesempatan mendekatinya, dan berbincang biasa saja.” Saran putri, sehingga dayang itu merasa aman. Dia pun siap melaksanakan tugas itu.

*****

Acara parakan atau menangkap ikan terus berlangsung. Banyak para bangsawan dan putri istana ikut menangkap ikan yang sudah pusing berat akibat air yang selalu bergoyang. Membuat suasana bertambah riuh dan genbira. Disana sini terdengar jeritan dan teriakan kegirangan. Namun, Putri Ciptarasa tidak ikut, dia hanya menyaksikan saja. Hanya dayang yang tampak pergi membawa keranjang dan menyaksikan dikeramaian. Dia menyelinap entah kemana tanpa dicurigai oleh siapa pun. Prabu Kandadaha tidak curiga, dia melihat putri bungsunya dengan santai.

*****

Raden Kamandaka sudah bersiap pulang ke Kadipaten Pasirluhur. Dia begitu gembira dapat melihat Putri Ciptarasa yang dia mimpikan untuk dijadikan permaisurinya. Dia tampak bertambah tampan setelah berganti pakaian yang bersih dan kering. Kuda dia tuntun, pakaian dan bekal perjalanan sudah dia gantungkan di punggung kuda, bersiap naik kuda.

“Raden, tunggu.” Dia mendengar suara seorang perempuan memanggilnya. Raden Kamandaka menoleh ke belakang, tampak seorang permepuan menenteng keranjang bunga, dan kepala ditutupi selendang kain. Wajahnya hampir tidak kelihatan.

“Ada apa, bibi.”        Tanya Kamandaka.

“Saya mau bertanya, siapa nama raden, asal dari mana, dan anak siapa.” Tanyanya.

“Oh, nama saya Kamandaka, anak Patih Reksanata adipati Kadipaten Pasirluhur.” Jawab Raden Kamandaka.

“Apakah Raden Kamandaka sudah punya kekasih atau sudah menikah.” Tanyanya lagi.

“Ah, saya masih bujangan bibi. Jangankan istri, kekasih pun tidak ada.” Jawab Raden Kamandaka disertai senyum malu, disertai rasa penasaran. Dia merasa aneh, tiba-tiba ditanyakan masalah satatus perkawinan.

“Ya, umur radenkan sudah sepatutnya menikah, paling tidak punya kekasih.” Kata si perempuan itu. Raden Kamandaka bertambah malu, wajahnya merah padam.

“Bibi mengapa bertanya begitu, bibik siapa.” Tanya Kamandaka.

“Saya Nyai Kandek, Biyung Putri Dewi Ciptarasa. Dia meminta bibi menyakan hal itu. Rahasiakan percakapan kita. Bibi pamit.” Jawab Nyaik Kandeg, lalu dia menutupi wajah dengan rapat dan melangkah pergi meninggalkan Raden Kamandaka yang terdiam dan tertegun. Dia hampir tidak bisa mengendalikan perasaanya, betapa bahagianya dirinya. Pucuk dicinta, ulam pun tiba. Setelah tibah di istanah, di dalam kamar putri Dewi Ciptarasa, Nyai Kandek menceritakan percakapannya dengan Raden Kamandaka.

“Kamandaka.” Putri Ciptarasa menyebut nama itu berkali-kali di dalam hatinya.


Bersambung ke Part 5.

Sy. Apero Fublic

Via Cerita Bersambung
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Tuesday, September 08, 2026
Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Monday, August 17, 2026
Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Thursday, September 10, 2026
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Pemerintah Desa Kemambang Gelar Posyandu Bersama Mahasiswa KKN-MIT Posko 60 UIN Walisongo Semarang

PT. Media Apero Fublic- Wednesday, September 23, 2026 0
Pemerintah Desa Kemambang Gelar Posyandu Bersama Mahasiswa KKN-MIT Posko 60 UIN Walisongo Semarang
APERO FUBLIC   I  SEMARANG.-   Pemerintah Desa Kemambang,Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, menyelenggarakan kegiatan Posyandu bersama para m…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20261954
  • 20251140
  • 2024217
  • 2023142
  • 2022105
  • 2021367
  • 2020435
  • 2019282
  • 20183

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Tengah Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua Australia BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkalan Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Bantaeng Banten Bantul Banyuasin Banyuwangi Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan Berita Berita anggal Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Bireuen Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bojonegoro Bola BOLMONGUT BOLTARA Bone Bosnia Boven Digoel BPD Brand Brazil Brebes Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cilegon Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Demak Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Geografi Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra India Indragiri Hulu Indramayu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jember Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karanganyar Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kendal Kepahiang Kepemimpinan Kepulauan Riau Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Klaten Kolaka Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kulon Progo Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Labusel Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lhokseumawe Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Dua Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna Ngawi Nias Selatan NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Olaraga Opini Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang PALI Palopo Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Paringi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekalongan Pekanbaru Pelalawan Pematangsiantar Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Perternakan Pesisir Selatan Peternakan Pidie Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purwokerto Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen Sastra Modern SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Seluma Semarang Seminar SEMSEL Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Siak Sibolga Sidenreng Rappang Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Singkawang Skil Wanita Sleman SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Sragen Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara Sukoharjo SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang Sumenep SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Bumbu Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Tebo Tegal Teknologi Temanggung Tenaga Kerja Thailand TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi
    APERO FUBLIC   I  SLEMAN.--  Sebuah kegiatan outing kelas bertajuk "Pelestarian Budaya Lewat Permainan Tradisional" s...
  • Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa
    Sumber: pribadi/pedaljuara APERO FUBLIC   I  BEKASI.— Suasana di sekitar stan Bazaar Karya Juara perlahan berubah ketika siswa SMP Adisa mu...
  • Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017
    APERO FUBLIC  I  JAKARTA.—   Pemkab Musi Banyuasin menegaskan tetap mempedomani dan memberlakukan Permendagri Nomor 126 Tahun 2017 s...
  • Mengenal Buah Raman
    APERO FUBLIC.- Buah raman atau dikenal juga dengan nama buah aman, dan gandario. Buah asli endemik Indonesia ini banyak tumbuh di pulau ...
  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly
    Sepeda Motor Listrik Produksi U^Winfly APERO FUBLIC.- U^Winfly merupakan Perusahaan Industrial pada sektor bergerak industri kendaraan list...
  • KKN MIT 22 Posko 202 UIN Walisongo Resmikan Fasilitas Pengolahan Sampah dan Briket Janggel Jagung di Desa Jatirejo
    APERO FUBLIC   I  KENDAL.–   Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Walisongo Semarang secara resmi mere...
  • Kunjungi Kandang Bebek Pak Senari: KKN MIT 167 UIN Walisongo Intip Perjalanan Telur Bebek dari Kandang Hingga Pemasok
    APERO FUBLIC   I  KENDAL.-   Aktivitas peternakan bebek menjadi perhatian mahasiswa KKN MIT Posko 167 UIN Walisongo Semarang saa...
  • Warisan Leluhur yang Tetap Terjaga, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Mengenal
    APERO FUBLIC   I  KENDAL.–   Di tengah perkembangan zaman, masyarakat Desa Wonotenggang, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, m...
  • Cegah Bahaya Narkoba Sejak Dini, Mahasiswa KKN MIT Ke-22 UIN Walisongo Gelar Penyuluhan P4GN di SDN Brongkol 01
    APERO FUBLIC   I  SEMARANG.—   Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa Inisiatif Terpadu (KKN MIT) ke-22 UIN Walisongo Semarang P...

Editor Post

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

Wednesday, December 06, 2023
Mata Cantik Aisyah Part III: Aisyah dan Geng Mio

Mata Cantik Aisyah Part III: Aisyah dan Geng Mio

Sunday, August 18, 2019

Popular Post

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Tuesday, September 08, 2026
Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Monday, August 17, 2026
Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Thursday, September 10, 2026
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
KKN MIT 22 Posko 202 UIN Walisongo Resmikan Fasilitas Pengolahan Sampah dan Briket Janggel Jagung di Desa Jatirejo

KKN MIT 22 Posko 202 UIN Walisongo Resmikan Fasilitas Pengolahan Sampah dan Briket Janggel Jagung di Desa Jatirejo

Monday, September 07, 2026
Kunjungi Kandang Bebek Pak Senari: KKN MIT 167 UIN Walisongo Intip Perjalanan Telur Bebek dari Kandang Hingga Pemasok

Kunjungi Kandang Bebek Pak Senari: KKN MIT 167 UIN Walisongo Intip Perjalanan Telur Bebek dari Kandang Hingga Pemasok

Thursday, August 06, 2026
Warisan Leluhur yang Tetap Terjaga, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Mengenal

Warisan Leluhur yang Tetap Terjaga, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Mengenal

Saturday, August 29, 2026
Cegah Bahaya Narkoba Sejak Dini, Mahasiswa KKN MIT Ke-22 UIN Walisongo Gelar Penyuluhan P4GN di SDN Brongkol 01

Cegah Bahaya Narkoba Sejak Dini, Mahasiswa KKN MIT Ke-22 UIN Walisongo Gelar Penyuluhan P4GN di SDN Brongkol 01

Wednesday, August 19, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 73 Berita 1937 Berita Daerah 1815 Berita Internasional 45 Berita Nasional 1251 Brand 117 Budaya Daerah 41 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 69 Cerita Rakyat 12 Cerpen 33 Dongeng 67 Ekonomi 128 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 4 Flora 65 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 12 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 21 Kampus 1231 Kesehatan 52 Kisah Legenda 10 Kuliner 34 Mitos 15 Opini 704 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 59 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 7 Puisi 70 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 64 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 25 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 215 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 48 Video 19 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us