-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Sastra Lisan HIKAYAT: Muslihat Busuk Kepala Labu (Langkat)
Sastra Lisan

HIKAYAT: Muslihat Busuk Kepala Labu (Langkat)

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
15 Dec, 2023 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

APERO FUBLIC.- Alkisah zaman dahulu, pada masa kesultanan Islam di Nusantara. Hiduplah di Kesultanan Langkat seorang pemuda yang dijuluki warga daerahnya, Busuk Kepala Labu. Hidup miskin bersama orang tuanya. Pekerjaannya sebagai pembela kayu bakar dan dijual ke pasar.

Dijuluki dengan Busuk Kepala Labu karena pemuda itu sangat pandai berkelakar atau membual. Dia juga cerdik mengakali orang-orang. Walau demikian, dia tidak pernah berbuat berbuah tercelah dan melanggar hukum. Di daerah itu, terdapat pasar yang ramai dan pelabuhan kapal besar.

Suatu hari, Sultan membangun rumah di daerah tinggal, Busuk Kepala Labu. Suatu hari Sultan berjalan-jalan di desa Busuk Kepala Labu. Dia menemukan keadaan keluarga dan Busuk Kepala Labu yang sangat memprihatinkan. Penghasilan dari menjual kayu bakar tidak mencukupi, selain makan sehari-hari. Karena merasa kasihan dan ingin membantu kehidupan Busuk Kepala Labu. Baginda Sultan mempekerjakannya di rumah kediaman Sultan.

Setelah beberapa lama bekerja, putra dan putri sultan juga kasihan. Di kediaman sultan menetap putri bungsunya yang belum menikah. Dia bermaksud membatu Busuk Kepala Labu mendapatkan uang lebih. Suatu hari, dimintalah Busuk Kepala Labu membeli perbekalan alat menyirih.

Kemudian putri meracik sirih untuk dijual kembali kepada warga di pasar. Satu racikan sirih sehat itu, seharga satu sen sesuai apa yang diajarkan Putri Bungsu. Tapi, Busuk Kepala Labu menaikkan harga penjualan. Awalnya dua sen, kemudian tiga sen satu racikan.

Semua anak-anak sultan, teman-teman Putri Bungsu dan lainnya merasa heran. Padahal pembeli siri dagangan Busuk Kepala Labu orang-orang istana. Busuk Kepala Labu tidak mengerti dibantu agaknya, atau dia memang sengaja karena tahu orang-orang kaya itu yang menjadi pembeli. Suatu hari, daerah kesultanan itu kedatangan kunjungan putra-putri sultan daerah seberang. Saat membeli ikat sirih, mereka keheranan mengapa begitu mahal harganya.

“Mengapa kau begitu mahal menjual seikat racik siri ini.” Tanya Putra Sultan Negeri Seberang itu.

“Tidak, tahukah kalau ini siri racikan Putri Bungsu Sultan negeri ini. Itulah mengapa harganya mahal.” Kata Busuk Kepala Labu. Putra raja dan pengawalnya tidak percaya, maka dia bertanya pada penduduk kota. Penduduk kota memberi tahu agar jangan percaya pada Pemuda itu, karena dia seorang pembual. Tidak mungkin putri Sultan mau menikah dengannya.

Tapi gosip terlanjur menyebar dan tersampaikan ke Putri Bungsu.

Putri Bungsu bukan main marahnya. Kemudian dia mencari Busuk Kepala Labu dengan amarah yang meluap-luap. Mana mungkin dia mau menikah dengan orang seperti Busuk Kepala Labu. “Dasar tidak tahu terima kasih, dibantu malah membuat gosip.” Gerutu Putri Bungsu. Saat menjumpai Busuk Kepala Labu dia langsung marah dan mau memukulnya.

Menyadari kalau Putri Bungsu sangat marah. Busuk Kepala Labu melarikan diri, dan Putri Bungsu mengejar. Sampai akhirnya Busuk Kepala Labu tiba di kantor pengadilan agama Islam. Kemudian dia menemui kadi. “Ada apa kau ke kantor pengadilan ini, anak muda.” Tanya Kadi Kesultanan. Masih dengan nafas sesak dia berkata.

“Tuan Kadi, Putri Bungsu baginda sultan mengejar saya memaksa menikah dengannya.” Kata Busuk Kepala Labu, pada Tuan Kadi. Tuan Kadi yang mengerti syariat Islam dan hukum adat. Tidak boleh bujang dan gadis berlarian berkejaran. Mungkin juga pikir Tuan Kadi sudah terjadi sesuatu diantara mereka. Maka Tuan Kadi memutuskan menikahkan Busuk Kepala Labu dan Putri Bungsu. Karena pengadilan memutuskan demikian, tidak ada lagi yang dapat memprotes termasuk baginda Sultan.

Pulanglah mereka berdua ke rumah kediaman Sultan. Tapi keduanya tidak sejalan karena Putri Bungsu tidak mencintai dan menyukai Busuk Kepala Labu. Busuk Kepala Labu kemudian berpikir bagaimana cara agar diterima tuan Putri. Suatu malam Busuk Kepala Labu tidak bisa tidur. Karena dia tidur di luar, banyak nyamuk. Dia merenung entah apa yang dia pikirkan.

“Tuttt… Tuuttt...Tutttt. Tutttt... Tutttt... Tutttt,” Terdengar dua suara terompet kapal layar besar yang akan berlabu di pelabuhan. Busuk Kepala Labu kemudian berpikir keras tentang sesuatu. Kali ini, entah apa yang dia pikirkan.

Keesokan harinya, Busuk Kepala Labu pergi ke pelabuhan dengan berteriak gembira dan bahagia. Dari kediaman sultan dia berteriak-teriak kalau ada kerabatnya orang kaya datang di pelabuhan. Kata-katanya didengar oleh Putri Bungsu dan dayang-dayang. “Bang Ulung dan Bang Nga.

Sepanjang jalan dia berteriak-teriak memanggil Bang Ulung dan Bang Nga. Sesampai di pelabuhan dia berkata, ini kapal Bang Ulung. “Bang Ulung, apa kabarmu saudaraku. Lama tidak jumpa dan aku merindukanmu. Pemilik kapal yang tidak kenal dan tidak tahu menahu pada Busuk Kepala Labu menjadi kesal. Lalu dia meminta anak buahnya melemparkan ke luar kapal. Sehingga Busuk Kepala Labu jatuh ke laut.

Dengan basah kuyup dia kemudian naik ke kapal yang satunya. Kembali dia berteriak-teriak memanggil-manggil. “Bang Nga, apa kabar saudaraku.” Pemilik kapal itu juga kesal pada Busuk Kepala Labu yang diminta berhenti tidak berhenti. Bahkan Busuk Kepala Labu berani memeluk saudagar kaya pemilik kapal. Oleh pengawalnya, kembali dia dilemparkan keluar kapal dan jatuh ke laut.

Prajurit kerajaan mencari Busuk Kepala Labu. Lalu membawa dia ke istana, dimana Sultan dan pejabat sudah berada di istana untuk menjamu kedua saudagar kaya itu. Sultan menyatakan pada kedua saudagar kalau Busuk Kepala Labu adalah menantunya.

Dinikahkan oleh Kadi Kesultanan di pengadilan. Keduanya terkejut mendapati Busuk Kepala Labu. Mereka kaget takut perbuatan di adukan oleh Busuk Kepala Labu kepada sultan. Mereka pasti kena hukum apabila telah memperlakukan menantu raja tidak sopan.

“Bang Ulung dan Bang Nga, apa kabar. Apa kalian tidak rindu dengan saudaramu ini.” Sapa Busuk Kepala Labu. Keduanya akhirnya mengalah dan mengikuti kehendak Busuk Kepala Labu. “Kabar baik saudaraku, bagaimana keadaan kamu. Kami sangat bersyukur sekarang saudara kami menjadi menantu sultan.” Kata keduanya. Seisi ruangan, Sultan, Pejabat Istana, dan Putri Bungsu menjadi terkejut. Tidak menyangka kalau Busuk Kepala Labu adalah saudara saudagar kaya dan bangsawan dari negeri seberang.

“Bagaimana, Apakah peninggalan Pakcik dibagi rata dengan saudara-saudara.” Tanya Busuk Kepala Labu. Keduanya terpaksa menjawab, karena sudah mengaku keluarga. Kalau sandiwara ketahuan sultan, mereka bisa di penggal berani mempermainkan sultan.

“Iya, semua mendapat bagian masing-masing.” Jawab yang satunya.

“Abang Nga, apakah lahan perkebunan lada, gambir, dan tambang timah orang tua kita dulu masih berjalan dengan baik.” Tanya Busuk Kepala Labu pada saudagar satunya. Saudagar itu, kaget bukan main mendapatkan pertanyaan seperti itu yang tidak-tidak. Tapi dia terpaksa menjawab dengan sandiwara juga. Takut Sultan tersinggung dan akan mendapat kesulitan membuat menantu sultan marah. “Alhamdulilah, saudaraku. Semua usaha orang tua kita masih menghasilkan dan bertambah maju.” Jawab saudagar itu.

“Baiklah kalau begitu, Alhamdulillah. Kalau kalian berdua tidak keberatan dengan harta berlimpah itu. Berilah aku kekayaan di tanah rantau ini. Agar aku hidup lebih layak di negeri rantau.” Kata Busuk Kepala Labu. Kedua saudagar itu kaget bukan main, matanya melotot. Tapi mereka sedang berurusan dengan keluarga istana. Hal yang sangat merepotkan apabila mereka marah. Maka keduanya mengiakan dan berjanji memberikan harta yang banyak.

“Alhamdullilah, kalian sesama keluarga sudah bertemu. Kami merasa bahagia mendapatkan menantu keluarga bangsawan dan saudagar kaya. Mari, kita makan terlebih dahulu dan setelah baru berbicara lagi.” Kata Sultan. Semua makan dengan lahap dan kekenyangan. Putri Bungsu dan pejabat istana merasa takjub pada Busuk Kepala Labu. Tidak di sangka pemuda miskin itu adalah keluarga bangsawan.

Sebelum pulang, kedua saudagar itu memberikan banyak uang, emas, dan pakaian yang indah dan bagus-bagus. Mereka terpaksa dan meminta maaf pada Busuk Kepala Labu atas perbuatan mereka di kapal. Sehingga Busuk Kepala Labu dapat membeli rumah bagus dan besar, berpakaian bagus, uang banyak dan dia membangun usaha juga.

Busuk Kepala Labu kemudian terkenal menjadi orang kaya dan anak bangsawan. Akhirnya Putri Bungsu menerima Busuk Kepala Labu dengan rela. Mereka tinggal di rumah mereka yang besar dan indah. Mereka hidup bahagia dan rukun selamanya.


Rewrite. Tim Apero Fublic.
Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra
Palembang, 9 Desember 2020.

Sumber: Informan Mastur, lahir di Desa Hinai Kanan tahun 1920, berbahasa Melayu. Masindan, Dkk. Sastra Lisa Melayu Langkat. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1987.

Sy. Apero Fublic

Via Sastra Lisan
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Urbanisasi Tinggi di Batam, Pemerintah Soroti Kesenjangan Tenaga Kerja

Urbanisasi Tinggi di Batam, Pemerintah Soroti Kesenjangan Tenaga Kerja

Saturday, July 25, 2026
Konser Gebyar Kewirausahaan Pemuda Semarakkan HUT ke 344 Kota Bandar Lampung

Konser Gebyar Kewirausahaan Pemuda Semarakkan HUT ke 344 Kota Bandar Lampung

Saturday, July 25, 2026
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Pelita di Balik Doa Orang Tua

Pelita di Balik Doa Orang Tua

Wednesday, July 15, 2026

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Bupati dan Forkopimda Khidmat Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia

PT. Media Apero Fublic- Friday, August 14, 2026 0
Bupati dan Forkopimda Khidmat Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia
APERO FUBLIC   I  BANYUASIN.-   Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, SH.,MH bersama Sekretaris Daerah Ir. Erwin Ibrahim, S.T.,MM.,M.BA.,IPU ASEAN ENG …

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20261686
  • 20251140
  • 2024217
  • 2023142
  • 2022105
  • 2021368
  • 2020435
  • 2019282
  • 20183

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Tengah Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua Australia BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Bantaeng Banten Bantul Banyuasin Banyuwangi Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan Berita Berita anggal Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Bireuen Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bojonegoro Bola BOLMONGUT BOLTARA Bone Bosnia Boven Digoel Brand Brazil Brebes Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cilegon Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Demak Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Geografi Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra India Indragiri Hulu Indramayu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jember Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kendal Kepahiang Kepemimpinan Kepulauan Riau Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Klaten Kolaka Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lhokseumawe Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna Ngawi Nias Selatan NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang PALI Palopo Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Paringi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pematangsiantar Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Perternakan Pesisir Selatan Peternakan Pidie Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purwokerto Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen Sastra Modern SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Seluma Semarang SEMSEL Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidenreng Rappang Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Singkawang Skil Wanita SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang Sumenep SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Bumbu Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Tebo Teknologi Temanggung Tenaga Kerja Thailand TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik
    Apero Fublic.- Lembar pertama dari naskah Sayir Khadamuddin, diawali dengan basmalah. Syair Khadamuddin adalah bentuk sastra lama dari ...
  • Urbanisasi Tinggi di Batam, Pemerintah Soroti Kesenjangan Tenaga Kerja
    APERO FUBLIC  I  BATAM.–   Arus urbanisasi ke Kota Batam terus menunjukkan tren peningkatan seiring berkembangnya kawasan indust...
  • Konser Gebyar Kewirausahaan Pemuda Semarakkan HUT ke 344 Kota Bandar Lampung
    APERO FUBLIC  I    BANDAR LAMPUNG.-  Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menghadiri Konser Gebyar Kewirausahaan Pemuda ya...
  • Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal
    APERO FUBLIC. MUBA.- Setelah berhasil melakukan peralihan pengelolaan kelistrikan dari PT MEP ke PLN, Bupati Muba H M Toha bersama Wakil Bup...
  • Pelita di Balik Doa Orang Tua
    APERO FUBLIC  I  Namaku Sintia, seorang mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) yang kini sedang menempuh s...
  • Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly
    Sepeda Motor Listrik Produksi U^Winfly APERO FUBLIC.- U^Winfly merupakan Perusahaan Industrial pada sektor bergerak industri kendaraan list...
  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Tak Lagi Repot Bayar Tunai, KKN-T IPB University 2026 Dorong UMKM Desa Jayanti Go Digital melalui QRIS-J
    APERO FUBLIC  I  SUKABUMI.– Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi IPB University 2026 Desa Jayanti kembali melaksanak...
  • Ketika Mimpi Berubah Arah
    APERO FUBLIC I  Namaku Revalin. Ada satu hari yang tidak pernah benar-benar hilang dari ingatanku. Hari itu bukan hari kelulusa...
  • Gentala Arasy dan Tantangan Pengembangan Pariwisata Kota Jambi
    APERO FUBLIC I  Ditengah upaya Pemerintah Kota Jambi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sektor pariwisata menjadi salah...

Editor Post

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Thursday, June 04, 2026
Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Tuesday, June 09, 2026
Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Wednesday, June 03, 2026

Popular Post

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Urbanisasi Tinggi di Batam, Pemerintah Soroti Kesenjangan Tenaga Kerja

Urbanisasi Tinggi di Batam, Pemerintah Soroti Kesenjangan Tenaga Kerja

Saturday, July 25, 2026
Konser Gebyar Kewirausahaan Pemuda Semarakkan HUT ke 344 Kota Bandar Lampung

Konser Gebyar Kewirausahaan Pemuda Semarakkan HUT ke 344 Kota Bandar Lampung

Saturday, July 25, 2026
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Pelita di Balik Doa Orang Tua

Pelita di Balik Doa Orang Tua

Wednesday, July 15, 2026
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Tak Lagi Repot Bayar Tunai, KKN-T IPB University 2026 Dorong UMKM Desa Jayanti Go Digital melalui QRIS-J

Tak Lagi Repot Bayar Tunai, KKN-T IPB University 2026 Dorong UMKM Desa Jayanti Go Digital melalui QRIS-J

Monday, July 27, 2026
Ketika Mimpi Berubah Arah

Ketika Mimpi Berubah Arah

Thursday, July 16, 2026
Gentala Arasy dan Tantangan Pengembangan Pariwisata Kota Jambi

Gentala Arasy dan Tantangan Pengembangan Pariwisata Kota Jambi

Thursday, July 16, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 71 Berita 1861 Berita Daerah 1768 Berita Internasional 45 Berita Nasional 1239 Brand 117 Budaya Daerah 41 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 69 Cerita Rakyat 12 Cerpen 33 Dongeng 67 Ekonomi 126 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 4 Flora 65 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 11 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 21 Kampus 1043 Kesehatan 43 Kisah Legenda 10 Kuliner 32 Mitos 15 Opini 683 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 58 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 7 Puisi 70 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 64 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 25 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 208 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 41 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us