9/09/2022

Nubuat Kenabian Rasulullah di Dalam Kitab Mazmur.

APERO FUBLIC.- Allah berfirman bahwasanya orang-orang Yahudi dan Nasrani mengenal Nabi Muhammad seperti mereka mengenali anak mereka sendiri (Albaqara 146). Hal demikian karena banyaknya ayat-ayat yang menjelaskan kedatangan Nabi akhir zaman. Namun karena mereka mengidap penyakit di hati mereka. Maka mereka menentang dan menutupi kebenaran tersebut. Berikut keterangan kenabian Muhammad SAW di dalam kitab Mazmur.

Mazmur menurut wikipedia adalah nyanyian atau syair puji-pujian kepada Tuhan. Dahulunya biasa dilantunkan dalam ibadat-ibadat di Bait Suci dan upacara-upacara kerajaan pada masa Israel kuno. Mazmur-mazmur yang masih bertahan hingga saat ini dikumpulkan dalam bentuk kitab, yaitu Kitab Mazmur. Kemudian digunakan dalam ritual keagamaan kaum Yahudi dan Kristen kemudian.

Terlepas dari benar atau salahnya bunyi-bunyi ayat dalam kitab Mazmur. Namun dijelaskan oleh Said Nursi dalam bukunya, Risalah Annur adanya berita tentang kenabian Rasulullah SAW. Berikut ayat-ayat yang beliau kutif dalam kitab Mazmur. Namun sepanjang jalan sejarah telah adanya perubahan-perubahan oleh mereka untuk mengaburkan kabar tersebut. Baik mengedit kata-kata atau merubah maknanya yang sesuai kepentingan mereka.

Dalam Mazmur Daud, ada ayat sebagai berikut:

“Ya Allah, turunkan pada kami zaman peralihan (setelah yang terakhir dari beberapa nabi berturut-turut), nabi yang akan mengadakan jalan-Mu.”

Dalam bunyi Mazmur tersebut nabi yang akan mengadakan jalan-Mu, merujuk pada Nabi Muhammad SAW. Walau hal demikian tidak persisi tertulis seperti itu di dalam Injil versi sekarang. Tetapi direkam dalam Hujjat Allah lil al-alamin fi Mu’jizat al-Sayyid at-mursalin dari Yusuf Nahbani (104).

“Hai Daud, seorang Nabi akan datang setelah kamu, bernama Ahmad (Muhammad), yang jujur dan pemimpin, dan kaumnya akan diampuni. (Ibnu Kathir, al-Bidaya wa i-Nihaya, 2:326; Sharh al-Shifa, 1:739).

Itulah sedikit berita kerasulan Nabi Muhammad SAW di dalam Mazmur. Yang dijelaskan oleh Syaik Said Nursi dalam bukunya Risalah-An-Nur. Beliau adalah seorang pemikir dan sufi besar pada abad ke 20.

 

Disusun: Tim Apero Fublic
Sumber: Sugeng Hariyanto. Mohammad Rudi Atmoko. Umi Rohima. Risalah-An-Nur: Said Nursi Pemikir dan Sufi Besar Abad 20. Rajagrafindo Persada: Jakarta, 2003.

Sy. Apero Fublic

0 komentar:

Post a Comment