7/14/2022

DONGENG WOLIO: Asal Usul Kelapa Bermata.

APERO FUBLIC.- Pada suatu zaman yang lampau, pohon kelapa belum ada di dunia. Dikisahkan hiduplah seorang istri yang sangat pemarah dan suka menaruh curiga pada suaminya. Kemarahannya karena suaminya selalu pulang kerja sore dan kadang malam. Di dalam hati dan pikiran istri orang itu selalu menaruh curiga dan membuat suaminya serba salah.

Dia menduga dan curiga kalau suaminya berselingkuh dan bermain serong dengan wanita lain. Padahal suaminya memang bekerja dan setiah. Suaminya selalu bersumpah agar istrinya percaya, namun tabiat yang buruk tetap tidak mau percaya, negatif thingking.

Suatu sore pertengkaran terjadi dan salah satunya tidak mau mengalah. Suaminya sudah capek meladeni dan sabar pada istri yang selalu berpikir buruk pada suaminya sendiri. Karena keras kepala dan selalu mau menang sendiri. Maka menangislah istrinya sejadi-jadinya sambil membanting-bantingkan pantatnya ke tanah. Karena terus menerus, akhirnya pantat istri orang itu tertancap ke dalam tanah. Lama kelamaan terus masuk kedalam tanah dan akhirnya istri orang itu hilang ditelan bumi.

Satu tahun kemudian, ditempat itu tumbuhlah sebatang pohon yang kemudian dinamakan oleh penduduk dengan, kelapa. Lama kelamaan pohon tumbuh besar dan akhirnya berbuah. Itulah awal bermulah pohon kelapa, dan mengapa buah kelapa selalu ada matanya di tempurungnya. Karena amarah seorang istri pada suaminya. Amarah seorang istri yang menjulang menjadi pohon kelapa.

Karena asalnya dari manusia, itulah sebabnya kelapa memiliki mata dan hidung. Kalau jatuh biah kelapa tidak pernah menimpa manusia. Kalau sekiranya ada buah kelapa jatuh dan menimpa manusia, pastilah itu kelapa yang buta atau tidak memiliki mata.

Rewrite. Tim Apero Fublic
Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 14 Juli 2022.
Sumber: M.Arief Mattalitti, Dkk. Sastra Lisan Walio. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan: Jakarta, 1985.

Sy. Apero Fublic

0 komentar:

Post a Comment