5/10/2021

Flora: Mengenal Terung Asam

Apero Fublic.- Terung adalah jenis tanaman sayur yang terdapat hampir di seluruh dunia. Tanaman terung juga terdiri dari berbagai jenis. Terung liar, budidaya sampai terung-terung yang ditanam masyarakat desa secara tradisional. Ada jenis terung yang agak berbeda, yang kurang populer di tengah masyarakat. Terung ini, dikenal oleh masyarakat pedesaan yang menerapkan sistem pertanian ladang.

Berikut ini kita akan membahas jenis terung yang semi liar, namun sangat digemari oleh masyarakat Indonesia, yaitu Terung Asam. Terung asam memiliki ciri-ciri: Daun lebar dengan bentuk bintang-bintang. Pada daunnya membentuk enam atau lima tonjolan bergelombang. Tonjolan daun pangkal lebih kecil, lalu terus melebar di tengah daun, dan kembali mengecil di ujung daun.

Gagang daun tunggal menyumbuh dari batang atau dahannya. Gagang berwarna ungu, dengan tulang daun besar poros tengah. Kemudian tulang daun kecil tumbuh memperkeras tonjolan badan daun. Ada duri-duri kecil pada tulang poros daun dan batangnya.

Bunga terung asam berbentuk bintang lima. Di bagian tengah bunga terdapat tonjolan bunga berwarna kuning. Disinilah tersimpan benang sari bunga terung asam yang akan menjadi buah. Buah saat muda berwarna hijau, saat masak berwarna kuning. Pada buah dan batang pohon terdapat rambut halus berwarna putih.

Daging buah saat muda berwarna putih pucat. Saat masak daging buah berwarna kuning. Biji kecil-kecil sama halnya dengan biji terung biasa. Biji inilah menjadi sumber bibit untuk berkembang biak terung asam. Biji terung asam ada yang menjadi kecamba bibit secara alami. Dimana dia akan tumbuh kembali saat manusia membuka tanah tempat kecambah tersimpan.

Biji terung asam dapat dijadikan bibit, dengan cara menyimpan dan mengeringkan biji yang sudah masak. Lalu dapat ditanam beberapa waktu kemudian. Biji terung asam juga tersebar melalui perantara hewan, seperti kera atau tupai. Masyarakat peladang menemukan terung asam tumbuh alami di tengah ladang mereka.

Beberapa saat setelah mereka selesai membakar lahan ladang mereka. Terung asam tumbuh di Pulau Sumatera, Kalimantan, Papua, dan Amerika Selatan. Jangan anggap remeh tanaman rempah ini. Sebab salah satu tumbuhan yang menjadi pangan masyarakat luas.

Selain terung asam, ada jenis lain yaitu terung bantung. Terung bantung pada kondisi fisik sama dengan terung asam. Mulai dari bentuk daun, bunga, buah dan batang pohonnya. Perbedaan terdapat pada ukuran besar pohon dan buah.

Terung asam lebih kecil dari buah terung bantung. Terung bantung dari buahnya, daunnya, tinggi pohon lebih besar dari terung asam. Sebagai perbandingan buah terung asam sebesar telur burung puyuh. Sedangkan buah terung bantung sebesar telur ayam.

Penulis belum menemukan apa nama ilmiah terung asam, sebab tidak mengetahui nama dalam daftar ilmiah. Terung asam dan terung bantung dimanfaatkan masyarakat untuk sambal mentah atau sambal masak. Dijadikan bumbu gulai pindang, asam pais ikan (pepes) dan sambal ikan panggang.

Belum diketahui penulis vitamin yang terkandung pada terung asam. Namun biasanya jenis buah mengandung vitamin C dan serat. Manfaat obat juga belum diketahui. Yang jelas terung asam masuk dalam kategori tanaman pangan. Selama ini belum ada yang memudidayakannya.

Bagi masyarakat yang memiliki taman terung asam dan terung bantung. Agar melestarikan tanamannya, seperti menyimpan bibitnya dan menyebarkannya pada masyarakat. Agar keberadaan kedua jenis terung ini tetap terjaga sampai ada yang membudidayakannya.

Oleh. Ayu Ulandari.
Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 10 Mei 2021.

Sy. Apero Fublic.

0 komentar:

Post a Comment