1/15/2021

Peran Perempuan di Era Digital Masa Kini

Apero Fublic.- Perempuan secara etimologis berasal dari kata empu yang berarti "tuan", yaitu orang yang mahir atau berkuasa, kepala , hulu , yang paling besar. Namun disisi lain menurut Zaitunah Subhan (2004:19) bahwa kata perempuan berasal dari kata empu yang artinya dihargai. Makna dalam arti orang yang mahir atau berkuasa, maka dari itu perempuan haruslah mampu mengambil peran dalam segala bidang.

Perempuan merupakan makhluk yang penuh kelembutan , kasih sayang dan sangat memiliki peran penting dalam kehidupan berkeluarga ,masyarakat dan negara..Berperan diartikan serba bisa mengambil peran dibidang apapun. Namun ia juga merupakan makhluk yang memiliki kelemahan , maka dari itu segala bentuk usaha dalam mengambil peran kita harus menghargai perjuangannya.

Melihat peran perempuan di era digital masa kini bahwa perempuan dituntut harus bisa menyesuaikan diri seiring berkembangnya zaman. Era digital adalah suatu masa ketika kita bias mendaptkan informasi mudah dan cepat serta disebarluaskan dengan menggunakan teknologi digital. Teknologi digital adalah teknologi yang menggunakan sistem komputerisasi yang terhubung internet.

Menurut data dari We Are Social in 2019, Indonesia mengalami peningkatan 13 persen dalam hal jumlah pengguna internet dari tahun ke tahun. Kaum perempuan menempati porsi 48.57 persen dari keseluruhan pengguna internet, berdasarkan data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). Sayangnya, survei yang dilakukan oleh Google memperlihatkan bahwa 53 persen wanita tidak menerima informasi yang benar-benar mereka butuhkan di internet.

Di tengah banyaknya informasi yang beredar di internet saat ini, kita dituntut lebih berhati-hati dalam memilih apa yang perlu dibaca dan apa yang bisa dipercaya. Tips yang paling mendasar adalah mencari tahu sumber informasi tersebut, dan pastikan bahwa sumber tersebut kredibel serta tepercaya, Kita juga perlu lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Perlindungan Hak Perempuan Dalam Situasi Darurat dan Kondisi Khusus, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, juga menyoroti bagaimana peran perempuan dapat mengambil bagian dalam sektor ekonomi yang lebih mudah sekarang ini. Hal tersebut sejalan dengan riset dari The Mc Kinsey Global Institute (MGI) yang memperkirakan peningkatan kesetaraan gender dapat menambah nilai 12 triliun dolar AS per tahun ke perekonomian dunia di tahun 2025 nanti. Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi, perempuan akan mampu meningkatkan kapasitas mereka dan berpartisipasi dalam banyak sektor, termasuk ekonomi dan pembangunan.

1. Peran Perempuan Untuk Semakin Berdaya di Era Digital.

Berbagai informasi dan pengetahuan yang dapat diakses dengan kemajuan teknologi ini dapat digunakan untuk memberdayakan mereka dengan kemampuan dan pengetahuan baru, yang dapat menjadi pilihan karir yang baru atau sumber pendapatan. Perempuan yang berdaya ini akan mendapatkan hal-hal bermanfaat dan signifikan di setiap rumah tangga, sehingga dapat memperkaya keluarganya dengan lebih banyak mengandung nilai-nilai positif.

2.Peran Perempuan Untuk Saling Berbagi Demi Kemajuan Bersama.

Untuk memberikan akses ke lebih banyak informasi dan kesempatan yang dapat memberdayakan kaum perempuan. Saling berbagi sesama untuk kemajuan bersama dalam hal sektor ekonomi kita harus bisa berbagi antar sesama terhadap informasi apa yang telah kita dapatkan. Misalkan dalam hal berbisnis, dimana kita harus memberikan informasi tersebut supaya mengingatkan bahwa kaum perempuan berhak untuk berkarir dibidang apa pun agar bisa meringankan beban keluarga dan membantu suaminya dalam mencari nafkah nanti.

Apalagi seperti saat ini kondisi ekonomi indonesia telah memasuki masa masa resesi, dimana kebutuhan serta peluang mencari pundi pundi uang pun semakin sulit. Maka dari itu peran perempuan di era digital ini sangatlah penting jika kita melek menggunakan teknologi tentu saja banyak peluang mencari pundi - pundi uang tersebut.

Tantangan bagi perempuan dalam menjalankan peran dan fungsinya di era digital ini tentu tidak mudah. Perlu adanya ketelitian serta kehati-hatian dalam memperoleh  informasi di media apapun. Dan perempuan juga dituntut untuk perbanyak belajar supaya mahir dibidang teknologi dan informasi , mengingat perkembangan digital ini sudah berkembang sangat pesat di era saat ini agar kita tidak ketinggalan informasi dan teknologi dalam menjalankan peran kita sebagai perempuan nantinya.

Oleh: Sintia Delvianti.
Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Jambi, 16 Januari 2021.

Artikel Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin Jambi.

Sy. Apero Fublic.

2 comments: