9/02/2020

Mengenal Pohon Bulian Atau Pohon Ulin.

Apero Fublic.- Musi Banyuasin. Mengenal kayu Bulian tumbuhan endemik Indonesia yang terdapat di Pulau Sumatera dan Pulau Kalimantan.  Kayu Bulian memiliki beberapa nama lokal diantaranya; kayu belian, bulian, kayu besi, kayu onglen, dan ulin. Nama-nama tersebut sesui penyebutan di setiap daerah-daerah di Indonesia.

Kayu ulin atau kayu bulian, memiliki nama ilmiah eusideroxylon zwageri dari marga lauraceae. Tinggi batang pohon bulian mencapai antara 30 sampai 35 meter diatas permukaan tanah. Untuk diameter batang dari 60 sampai 120 centimeter.

Pada zaman kerajaan dan kesultanan, kayu bulian atau kayu ulin ini menjadi komoditas perdagangan. Zaman Kedatuan Sriwijaya kayu bulian dijadikan benteng istanah raja atau bangsawan. Selain itu kayu ini juga diekspor ke luar negeri.

Selain untuk bangunan rumah, istana, juga dimanfaat untuk membangun masjid. Sistem pembangunan masjid yang memakai tiang sakaguru untuk penopang atap bangunan masjid tradisional di Asia Tenggara. Sekarang pun, masih ada masjid-masjid tradisional masih tetap mempertahankan tiang sakaguru kayu bulian ini.

Pada masyarakat pedalaman atau pedesaan. Kayu ulin atau bulian dijadikan tiang-tiang rumah panggung. Kayu ini sangat tahan lama dan anti air. Sehingga diburu warga untuk dijadikan tiang rumah-rumah mereka.

Ada empat jenis kayu ulin atau bulian ini. Bulian Abang, adalah bulian yang batangnya berwarna coklat kemerahan. Bulian Itam yaitu pohon bulian yang batang pohonnya berwarna coklat gelap. Bulian konyet yaitu pohon bulian dengan warna kekuningan.

Bulian sirap bercirikan warna batang coklat muda. Bulian sirap inilah yang sering dijadikan atap sirat rumah atau masjid oleh penduduk. Bulian sirap adalah jenis bulian yang mudah dibelah. Tapi daya tahan sama dengan kayu bulian lainnya.

Karena terlalu tinggi pemanfaatan membuat kayu bulian menjadih langkah. Karena penebangan tidak seimbang dengan pertumbuhan kayu bulian yang memakan waktu lama. 

Saat ini pohon kayu bulian sudah sangat langkah sekali. Di Kabupaten Musi Banyuasin salah tempat yang masih dapat menjumpai pohon bulian atau ulin ini, terdapat di Kawasan Hutan Lindung Bukit Pendape.

Terletak di Desa Jebang, Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Semoga kedepannya ada sistem budidaya dan program pelestarian yang lebih meyakinkan, budidaya dan pembibitan. Agar pohon kayu bulian tidak punah.

Oleh. Sujarnik.
Editor. Desti, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Sekayu, 2 September 2020.

Sy. Apero Fublic.

0 komentar:

Post a Comment