9/11/2020

Mengenal Danau Rakihan.

Apero Fublic.- OKU Selatan. Danau Rakihan adalah sebuah danau yang sangat menakjubkan pandangan mata. Danau yang terletak di Desa Ulu Danau, Kecamatan Sindang Danau, Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), Provinsi Sumatera Selatan, Indonesia. Danau Rakihan terletak di perbatasan antara OKU Selatan dengan Provinsi Bengkulu.

Danau Rakihan adalah danau air tawar yang indah. Danau kedua di OKU Selatan ini dikenal sebagai adik dari Danau Ranau. Selain sebagai tempat tujuan wisata, Danau Rakihan juga dimanfaatkan warga sekitar untuk menangkap ikan. Danau Rakihan baik juga untuk budidaya ikan air tawar. Tentu saja dalam budidaya ikan, agar memperhatikan dampak lingkungan.

Menurut warga, air Danau Rakihan ada waktu-waktu tertentu ketubean atau keracunan alami. Sama halnya yang sering terjadi di aliran Sungai Musi. Dimana banyak ikan yang menjadi mabuk dan mengambang ke permukaan air. Ada yang bilang kalau ada aliran air yang mengandung belerang yang mengalir masuk ke dalam danau. Sehingga menyebabkan air danau keracunan belerang.

Danau Rakihan dan Danau Ranau dalam mitos yang berkembang pada masyarakat sekitar. Bahwa air Danau Rakihan dan Danau Ranau menyatu melalui aliran air bawah tanah atau mata air besar. Tapi hal demikian belum terbukti secara ilmiah. Kata Rakihan sebagai nama danau, diambil warga dari nama leluhur mereka, Puyang Janggut Merah atau Syeik Saidi Rakihan.

Mitos masyarakat menceritakan, Puyang Janggut Merah memiliki peliharaan dua ekor naga emas. Dua naga itu berdiam di dalam danau. Kedua naga tersebut sering mendatangi Danau Rakihan atau Danau Ranau melalui aliran mata air besar di bawah tanah.

Kehidupan kedua naga tersebut di dasar danau yang tidak terlihat. Terkadang kedua naga emas tersebut muncul ke permukaan danau. Tapi naga tersebut tidak pernah terlihat oleh manusia. Kedua naga memiliki kekuatan untuk membaca situasi untuk mengetahui keberadaan manusia.

Danua Rakihan adalah aset wisata daerah. Kekayaan alam ini belum mampu dikelolah oleh pemerintah secara maksiman. Padahal pemerintah dapat membuat mega proyek pariwisata Indonesia. Karena kawasan wisata tersebar dimana-mana di setiap wilayah Indonesia termasuk di OKU Selatan, terkhusus  Danau Rakihan.

Untuk saat ini, Danau Rakihan hanya sebatas tempat wisata masyarakat sekitar dan sedikit dari daerah agak jauh. Jangankan masyarakat Indonesia secara luas, masyarakat Sumatera Selatan saja tidak banyak yang mengenali atau tidak mengetahui keberadaan Danau Rakihan. Semoga pariwisata Sumatera Selatan terus maju dan mega wisata terbentuk secara terintegrasi (11/09/2020).

Oleh. Jemmy Krisjon.
Editor. Desti. S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
OKU Selatan, 11 September 2020.

Sy. Apero Fublic.

1 comment: