9/07/2020

Aktivitas Cerdas Pemuda Pemudi Desa Gajah Mati

Apero Fublic.- Musi Banyuasin. Sore yang cerah, langit berwarna biru dengan sedikit awan putih. Lebih dari seratusan orang anak-anak muda di Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan (07/08/2020). Mereka tampak sibuk, memainkan bola voli. Dua tim wanita sedang bermain dengan semangat.

Sementara itu, disisi lapangan tampak pemuda-pemudi yang berlati cara mengendalikan bola. Bola tampak melambung kesana kemari dan tidak jarang bola mental jauh. Dengan semangat mereka mengambil bola dan kembali berlatih. Pulahan anak-anak juga ikut bermain dengan gembira ria. Sementara disisi lain penonton juga asik menikmati aksi permainan mereka.

Disela-sela waktu senggang, tampak dua pemuda yang sedang melakukan pemanasan. Biasa, sebelum memulai latihan bermain voli memang dilakukan pemanasan. Apero Fublic menghampiri keduanya yang tampak berkeringat dan tersenyum rama. Saya berkenalan dengan dua pemuda gagah, Tahir dan Azair. Meminta waktu keduanya untuk berbincang-bincang sore. Kami pun mulai berbincang-bincang hangat.

Saat diwawancarai Tahir mengungkapkan, “Saya sudah menyukai olah raga bola voli sejak masih di bangku SMP. Entah mengapa demikian ujarnya. Saat bermain bola voli dia merasa ada kegembiraan tersendiri. Tentu juga bermain voli dia tidak berlebihan. Sebab dia juga sibuk bekerja di sebuah perusahaan swasta di daerahnya.

Begitu juga dengan Azair, dengan nada ceria dia berkata. “Kalau saya dunia bola voli adalah suatu keharusan. Sebab saya bukan hanya suka dengan dunia olahraga bola volly, tapi juga bagian dari hobi." Pungkasnya.

Saat ditanya, apakah membuat aktivitas sehari-hari terganggu?. “Tentu saja tidak, tugas harus diselesaikan dengan baik. Bermain bola sebatas olahraga dan hiburan. Tidak lebih!, karena berolah raga pengisi waktu kosong agar terhindar dari perbuatan negatif." Tandas Azair.

Keduanya kemudian bergabung dengan rekan-rekan untuk mulai permainan rutin mereka. Memang hampir setiap sore mereka selalu berolah raga. Terkadang ada tim-tim dari daerah lain untuk latihan bersama. Terkadang juga tim mereka diundang dari daerah lain. Beberapa hari yang lalu mereka mengungkapkan diundang tim dari daerah Kecamatan Palakat Tinggi, Musi Baanyuasin.

Selain itu, mereka juga mengundang sahabat-sahabat tim voli dari daerah lain atau siap menerima undangan dari tim daerah lain untuk berlatih dan bermain voli bersama. Sehingga terjadi silahtuhrahmi dan menamba kenalan juga menjalin persahabatan.

Salam kompak selalu untuk pecinta bola voli. Buat seluruh masyarakat Desa Gajah Mati, terutama bujang gadis untuk ikut berolahraga dan meramaikan lapangan bola voli.

Memang apabila dicermati kegiatan anak muda, Putra dan Putri Desa Gajah Mati sangat bermanfaat. Perlu diperhatikan juga oleh berbagai pihak, terutama Pemerintah. Dapat berupa penyelenggaraan pertandingan persahabatan atau sebagainya. Sehingga mengaktifkan dan mengalihkan jiwa muda mereka ke aktivitas yang positif.

Bermanfaat bagi kesehatan dan tentu juga sebagai pengendali sosial mereka. Kalau kita perhatikan anak-anak muda yang sering menyimpang prilakunya (narkoba) adalah mereka-mereka yang kurang pergaulan sosial. Baik itu pergaulan sesama anak muda sekaligus kurang pendidikan akhlak terutama dari orang tua mereka.

Desa Gajah Mati yang dijuluki Kampung Olahraga memang banyak memiliki atlit pemain bola voli. Maju terus dunia Olahraga masyarakat.

Oleh. Padli, S.Pd.
Editor. Selita. S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Gajah Mati, 8 Agustus 2020.

Sy. Apero Fublic.

0 komentar:

Post a Comment