-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Sastra Klasik Kaba: Mamak Si Hetong
Sastra Klasik

Kaba: Mamak Si Hetong

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
19 Aug, 2020 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Apero Fublic.- Di Ulak Tanjung Bungo, Nagari Camin Taruih, Ranah Payuang Sakiki memerintah seorang raja bernama Rajo nan Hangek. Saudara perempuannya bernama Rabiah Rando Kayo bersuami Datuak Bendaharo mempunyai anak seorang perempuan bernama Kasumbo Hampai.

Kasumbo Hampai ini seorang putri cantik jelita, tiada taranya, pintar, bangsawan, dan kaya raya. Ketika Kasumbo Hampai ini lahir terlihat keistimewaanya, lantai rumah patah dan pondasi rumah belah menyambut bayi itu. Tingkat kebangsawanannya itu diceritakan; Sulit untuk mencarikan raja untuk jodohnya.

Sulit mencarikan Sultan untuk pendampingnya. Sulit pula mencari putri untuk teman duduknya. Putri mempunyai dua orang pelayan bernama Kambang Manih dan Bujang Salamaek. Memiliki sebuah kolam khusus untuk putra dan putri raja mandi dan bersantai bermain.

*****

Tidak jauh dari negeri itu. Tinggal dua orang bersaudara, yang laki-laki bernama Mamak Si Hetong. Yang perempuan bernama Si Rawan Pinang. Keduanya yatim piatu, hidup miskin, rakyat jelata dan silsilah keluarganya juga tidak begitu jelas.

Suatu hari, karena suatu urusan. Mamak Si Hetong meminta adiknya Si Rawan Pinang pergi ke Ulak Tanjung Bungo. Negeri kediaman Kasumbo Hampai. Sesampai di sana, Rawan Pinang mandi di kolam milik Kasumbo Hampai yang indah.

Saat sedang mandi, Bujang Salamaek dan Kambang Mani datang dan melihat ada orang lain yang berani mandi di kolom kerajaan. Keduanya melaporkan kejadian tersebut pada, Kasumbo Hampai. Dia datang menghampiri kolam, marah. Kasumbo Hampai mencaci maki Si Rawan Pinang.

“Anak anjiang, anak binatang. Anak jumbalang moh kiranyo. Anak singiang-ngiang rimbo. Anak cancang panarahan. Kononlah bak paras kau iko. Tapijak ka den lantiangkan. Tabuai ka den lapehkan. Tatangguak ka den tuangkan. Bapak kau panjua padi. Mande kau panjua sada.”

(Terjemahan: Anak anjing anak binatang. Anak jumbalang malah kiranya. Anak hantu dalam rimba. Anak cincang penyiangan. Kononlah seperti rupa kau ini. Terpijak akan saya sepakkan. Terbuai akan saya lepaskan. Tertangguk akan saya lemparkan. Bapak kau penjual padi. Ibu kau penjual sadah).

Penghinaan tersebut diterimah dengan hati yang sedih dan pedih. Dia berkata janganlah berkata seperti itu. Karena bisa menyebabkan  terjadinya hal yang buruk.

Penghinaan Kasumbo Hampai diceritakan Si Rawan Pinang pada kakaknya, Mamak Si Hetong. Mendengar penghinaan buruk itu, dia bermaksud membalas perbuatan Kasumbo Hampai. Lalu dia meminta adiknya untuk meminjam rencong sakti pada, Putih Ameh Manah. Ameh Manah meminjamkan, dengan syarat. Kalau rencong hilang mereka berdua menjadi budaknya.

Setelah itu, Mamak Si Hetong pergi menyusuri hutan. Dia mencari buluh perindu dan kelapa sakti. Dia menemukan kelapa sakti. Batangnya kokoh, berbuah satu dan daunnya hanya sehelai. Hetong berusaha memanjat, tetapi tidak bisa. Kemudian dengan rencong sakti dia diterbangkan ke atas dan dapat memetik buah kelapa sakti itu.

Tempurung kelapa dia bawak pulang. Kemudian pergi mencari buluh perindu. Akhirnya menemukannya di Gunung Bungsu, Simulanggang, Ranah Limo Puluah. Buluh perindu hanya seruas, daunnya hanya sehelai. Kemudian dia ambil dan dibuatnya saluang. Tempurung kelapa tadi dia buat rebab.

Setelah itu, mulailah Mamak si Hetong meniup dan memainkan saluang. Sedangkan Si Rawan Pinang memainkan rebab. Keduanya memulai merayu Kasumbo Hampai. Kasumbo Hampai perlahan termakan rayuan saluang dan rebab sakti tersebut. Sehingga dia jatuh cinta pada Mamak Si Hetong. Tidak enak makan dan tidak enak tidur. Karena ingin bertemu dengan Mamak si Hetong.

Rajo Nan Hangek marah mengetahui Kasumbo Hampai jatuh cinta pada Mamak Si Hetong orang miskin dan rakyat jelata. Tapi Kasumbo Hampai tidak mau lagi dengan yang lain. Dia hanya ingin hidup bersama Mamak Si Hetong. Kalau dilarang dia akan bunuh diri.

Kemudian, secara sembunyi-sembunyi Kasumbo Hampai keluar istana. Dia pergi menuju rumah Mamak Si Hetong. Setiba di sana dia hanya menjumpai Si Rawan Pinang. Dikatannnya kalau Mamak Si Hetong sudah pergi ke Lubuak Aluang. Sesungguh, Mamak Si Hetong ada di dalam rumahnya.

Baru beberapa waktu kemudian. Kasumbo Hampai bertemu dengan Mamak Si Hetong. Kasumbo Hampai membujuk Mamak Si Hetong agar tidak lagi berdagang. Apabila dia ingin menjadi istrinya. Kasumbo Hampai relah memberikan semua hartanya.

Mamak Si Hetong menolak, dia kemudian terus pergi ke berdagang. Kasumbo Hampai kemudian mengikuti dari belakang. Dalam perjalanan itu, tibalah di Bukit Sialang di dekat sebuah ngarai yang dalam. Ngarai itu dihuni oleh ular tedung, ular naga dan lebah. Saat menyeberangi penyemberangan ngarai itu. Kasumbo Hampai terjatuh karena titiannya patah. Sedangkan Mamak Si Hetong terus melanjutkan perjalanan.

Di dalam ngarai, Kasumbo Hampai meminta naga itu untuk menelannya. Tapi ular naga menolak karena dia tahu, kalau Kasumbo Hampai kekasih Mamak Si Hetong manusia sakti. Begitu juga lebah dan ular tedung tidak mau mengganggu Kasumbo Hampai. Oleh naga itu, Kasumbo Hampai diberikan cincin dan benda keramat.

Dengan bantuan cincin sakti itu, Kasumbo Hampai memanggil burung Burak. Dia meminta burak menyampaikan pesan pada orang tuanya, Rajo Nan Hangek. Kalau dia sekarang berada di dalam sebuah ngarai dalam. Pada awalnya raja tidak percaya, tapi burak membawa tanda dari Kasumbo Hampai.

Rajo Nan Hangek memerintahkan rakyatnya mengeluarkan Kasumbo Hampai. Raja sendiri datang dengan mengendarai kuda terbangnya. Kasumbo Hampai dikeluarka menggunakan rotan. Setelah itu, Kasumbo Hampai berpesan pada semua orang. Kalau dia mati, maka kuburkan dia di Bukit Sialang.

Setelah beberapa waktu pulang ke istana. Kasumbo Hampai timbul niat ingin bunuh diri. Sebagaimana kata-katanya dahulu. Kalau tidak menikah dengan Mamak Si Hetong lebih baik dia mati. Dia juga merasa malu, keinginannya ingin menikah dengan Mamak Si Hetong tidak terwujud. Sebelum bunuh diri dia meminta semua orang pelayan untuk pergi dan dia ingin sendiri. Kemudian dia menulis pesan ungkapan rasa malu dan sedihnya.

“Malu hamba tiada tertahan. Mamak raja kata orang. Ibu kaya kata orang. Bapak bertua di negeri. Awak gadis kata orang. keinginan tidak akan terkabul. Daripada hidup lebih baik mati. Besok mati kini mati.” Saat Rajo Nan Hangek pulang, istanah tampak tertutup. Saat masuk didapati Kasumbo Hampai mati bunuh diri dengan sebilah rencong.

Sesuai dengan wasiat Kasumbo Hampai sebelumnya. Maka dia di kubur di Bukit Sialang. Datang mengikuti menguburkan dari tiga luak. Yaitu, Luhak Tanah Datar, Luhak Limo Puluh, Luhak Agam. Semua yang datang diberi sedekah. Kemudian diadakan sedekahan selama tiga hari.

*****

Setelah menjadi orang kaya, Mamak Si Hetong pulang dari merantau. Melewati jalan pulang dahulu, dia kembali tiba di Bukit Sialang. Menjumpai sebuah kuburan, dan ditanyakannya pada seorang penggembala.

Jawab si penggembala bahwa kuburan tersebut adalah kuburan Kasumbo Hampai. Mendengar itu, Mamak Si Hetong menggali kubur Kasumbo Hampai. Lalu dia berdoa pada Allah SWT, solawat pada Rasulullah SAW, juga atas nama keramat kakeknya. Akhirnya, Kasumbo Hampai kembali hidup lagi.

Pulanglah mereka ke rumah Mamak Si Hetong. Oleh Si Rawan Pinang dengan keramat sakti kakek mereka. Meminta rumah besar beserta seisinya, sapi, kerbau dan lainnya. Untuk persiapan pernikahan Mamak Si Hetong dengan Kasumbo Hampai.

Untuk itu, masyarakat dan kedua orang tua Kasumbo Hampai diundang. Orang tua Kasumbo Hampai terkejut menyaksikan kalau dia masih hidup. Oleh keduanya ingin kembali di ajak pulang. Tapi Kasumbo Hampai tidak mau dan tinggal dirumah suaminya.

Beberapa waktu kemudian lahirlah anak laki-laki, bernama Sidawan Pakan. Setelah dewasa Sidawan Pakan bertanya tentang rumah ibunya. Tapi ibunya tidak mau memberitahu. Kasumbo Hampai memberikannya cincin sakti dan baju terbang pemberian naga di ngarai di dekat Bukit Sialang.

Dengan kesaktian cincin tersebut, Sidawan Pakan berjumpa dengan roh neneknya yang sudah lama meninggal. Roh Neneknya menceritakan asal usul ibunya. Tentan peristiwa dimana ayah ibunya melarang menikah dengan Mamak Si Hetong. Untuk itu, Sidawan Pakan bermaksud mengunjungi Negeri Camin Taruih. Mempertanyakan alasan-alasan perlakuan Rajo Nan Hangek pada ibunya.

Namun kejadian diluar sangakah. Rajo Nan Hangek marah dan tidak terima atas kelancangan Sidawan Pakan. Maka terjadilah pertarungan yang tidak diinginkan Sidawan Pakan. Karena kesaktiannya Sidawan Pakan dapat mengalahkan kakek dari ibunya. Sehingga keduanya menjadi berdamai dan baik. Namun, Rajo Nan Hangek akhirnya meninggal karena dimakan usia. Setelah itu, Sidawan Pakan pulang dan menceritakan kejadian tersebut. Membuat semuanya menjadi sedih. Karena tidak ada pewaris taktah Nagari Camin Taruih. Akhirnya Mamak Si Hetong diangkat masyarakat menjadi raja. Karena dia suami Kasumbo Hampai putri Rajo Nan Hangek.

Mamak Si Hetong ingat jasa baik Putih Ameh Manah.  Yang dahulu meminjamkan dia sebilah rencong Aceh yang sakti. Atas nasihat Hakim Perdana. Si Rawan Pinang dinikahkan dengan Sutan Lembang Alam putra Puti Ameh Mana. Sehingga bertambah erat hubungan kekeluargaan mereka.

Diadakanlah pesta besar-besaran pernikahan Si Rawan Pinang dengan Sutan Lembang Alam. Lembang Alam dalam acara pernikahan mengendarai burung garuda. Setelah itu, kehidupan Mamak Si hetong dan Adiknya penuh dengan kebahagiaan.

Oleh. Tim Apero Fublic.
Editor. Selita. S.Pd.
Fotografer. Dadang Saputra.
Palembang, 7 Agustus 2020.

Sumber: Edwar Djamaris. Terjemahan Kaba Mamak si Hetong. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1990.

Kaba adalah salah satu jenis karya sastra prosa dalam kesastraan masyarakat Melayu Minangkabau. Kaba sama halnya dengan jalan cerinta pantun, misalnya dalam kesastraan Sunda.

Kaba juga sejenis prosa liris. Dari segi isinya kaba sama dengan jenis kesastraan Melayu pada umumnya, seperti cerita hikayat. Cerita hikayat adalah cerita yang berisi hasil hayalan atau fiksi.

Sy. Apero Fublic.

Via Sastra Klasik
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Urbanisasi Tinggi di Batam, Pemerintah Soroti Kesenjangan Tenaga Kerja

Urbanisasi Tinggi di Batam, Pemerintah Soroti Kesenjangan Tenaga Kerja

Saturday, July 25, 2026
Konser Gebyar Kewirausahaan Pemuda Semarakkan HUT ke 344 Kota Bandar Lampung

Konser Gebyar Kewirausahaan Pemuda Semarakkan HUT ke 344 Kota Bandar Lampung

Saturday, July 25, 2026
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Wakili Muba di MTQ KORPRI VIII Nasional 2026, Kabag Kesra Opi Palopi Optimis Raih Prestasi Terbaik

PT. Media Apero Fublic- Wednesday, August 19, 2026 0
Wakili Muba di MTQ KORPRI VIII Nasional 2026, Kabag Kesra Opi Palopi Optimis Raih Prestasi Terbaik
APERO FUBLIC   I  SEKAYU.– Prestasi aparatur daerah kembali diuji di panggung nasional. H. Opi Palopi, MA, Kabag Kesra Setda Muba, dipercaya memper…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20261738
  • 20251140
  • 2024217
  • 2023142
  • 2022105
  • 2021368
  • 2020435
  • 2019282
  • 20183

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Tengah Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua Australia BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkalan Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Bantaeng Banten Bantul Banyuasin Banyuwangi Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan Berita Berita anggal Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Bireuen Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bojonegoro Bola BOLMONGUT BOLTARA Bone Bosnia Boven Digoel Brand Brazil Brebes Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cilegon Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Demak Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Geografi Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra India Indragiri Hulu Indramayu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jember Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kendal Kepahiang Kepemimpinan Kepulauan Riau Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Klaten Kolaka Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lhokseumawe Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Dua Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna Ngawi Nias Selatan NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Olaraga Opini Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang PALI Palopo Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Paringi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pematangsiantar Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Perternakan Pesisir Selatan Peternakan Pidie Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purwokerto Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen Sastra Modern SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Seluma Semarang SEMSEL Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidenreng Rappang Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Singkawang Skil Wanita SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang Sumenep SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Bumbu Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Tebo Teknologi Temanggung Tenaga Kerja Thailand TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik
    Apero Fublic.- Lembar pertama dari naskah Sayir Khadamuddin, diawali dengan basmalah. Syair Khadamuddin adalah bentuk sastra lama dari ...
  • Urbanisasi Tinggi di Batam, Pemerintah Soroti Kesenjangan Tenaga Kerja
    APERO FUBLIC  I  BATAM.–   Arus urbanisasi ke Kota Batam terus menunjukkan tren peningkatan seiring berkembangnya kawasan indust...
  • Konser Gebyar Kewirausahaan Pemuda Semarakkan HUT ke 344 Kota Bandar Lampung
    APERO FUBLIC  I    BANDAR LAMPUNG.-  Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menghadiri Konser Gebyar Kewirausahaan Pemuda ya...
  • Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal
    APERO FUBLIC. MUBA.- Setelah berhasil melakukan peralihan pengelolaan kelistrikan dari PT MEP ke PLN, Bupati Muba H M Toha bersama Wakil Bup...
  • Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly
    Sepeda Motor Listrik Produksi U^Winfly APERO FUBLIC.- U^Winfly merupakan Perusahaan Industrial pada sektor bergerak industri kendaraan list...
  • Media Sosial: Manfaat Besar atau Risiko Nyata bagi Remaja ?
    Perubahan Interaksi Sosial Remaja di Era Digital APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Media sosial kini menjadi ruang utama bagi remaja Indonesia . D...
  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Tak Lagi Repot Bayar Tunai, KKN-T IPB University 2026 Dorong UMKM Desa Jayanti Go Digital melalui QRIS-J
    APERO FUBLIC  I  SUKABUMI.– Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi IPB University 2026 Desa Jayanti kembali melaksanak...
  • Semarakkan HUT ke-81 RI, Mahasiswa KKM 17 Mekarsari Universitas Bina Bangsa Ikut Aksi Pembentangan Bendera Raksasa di Pulau Merak Besar
    APERO FUBLIC   I  CILEGON.–   Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 17 Kelurahan Mekarsari dari Universitas Bina Bangs...
  • KPM Mandiri Kelompok 14 Uin Sultanah Nahrasiyah Kunjungi SDLB Desa Burni Bius, Bangun Kebersamaan Bersama Guru dan Siswa
    APERO FUBLIC  I  Burni Bius, Aceh Tengah, 5 Agustus 2026. Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Mandiri Kelompok 14 mela...

Editor Post

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Thursday, June 04, 2026
Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Wednesday, June 03, 2026
Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Tuesday, June 09, 2026

Popular Post

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Urbanisasi Tinggi di Batam, Pemerintah Soroti Kesenjangan Tenaga Kerja

Urbanisasi Tinggi di Batam, Pemerintah Soroti Kesenjangan Tenaga Kerja

Saturday, July 25, 2026
Konser Gebyar Kewirausahaan Pemuda Semarakkan HUT ke 344 Kota Bandar Lampung

Konser Gebyar Kewirausahaan Pemuda Semarakkan HUT ke 344 Kota Bandar Lampung

Saturday, July 25, 2026
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Media Sosial: Manfaat Besar atau Risiko Nyata bagi Remaja ?

Media Sosial: Manfaat Besar atau Risiko Nyata bagi Remaja ?

Wednesday, December 10, 2025
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Tak Lagi Repot Bayar Tunai, KKN-T IPB University 2026 Dorong UMKM Desa Jayanti Go Digital melalui QRIS-J

Tak Lagi Repot Bayar Tunai, KKN-T IPB University 2026 Dorong UMKM Desa Jayanti Go Digital melalui QRIS-J

Monday, July 27, 2026
Semarakkan HUT ke-81 RI, Mahasiswa KKM 17 Mekarsari Universitas Bina Bangsa Ikut Aksi Pembentangan Bendera Raksasa di Pulau Merak Besar

Semarakkan HUT ke-81 RI, Mahasiswa KKM 17 Mekarsari Universitas Bina Bangsa Ikut Aksi Pembentangan Bendera Raksasa di Pulau Merak Besar

Friday, August 14, 2026
KPM Mandiri Kelompok 14 Uin Sultanah Nahrasiyah Kunjungi SDLB Desa Burni Bius, Bangun Kebersamaan Bersama Guru dan Siswa

KPM Mandiri Kelompok 14 Uin Sultanah Nahrasiyah Kunjungi SDLB Desa Burni Bius, Bangun Kebersamaan Bersama Guru dan Siswa

Tuesday, August 04, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 71 Berita 1876 Berita Daerah 1779 Berita Internasional 45 Berita Nasional 1242 Brand 117 Budaya Daerah 41 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 69 Cerita Rakyat 12 Cerpen 33 Dongeng 67 Ekonomi 127 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 4 Flora 65 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 12 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 21 Kampus 1079 Kesehatan 47 Kisah Legenda 10 Kuliner 34 Mitos 15 Opini 685 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 58 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 7 Puisi 70 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 64 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 25 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 208 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 43 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us